A/N: Pheww.. cape juga sih nulis 2 chapter fanfict sekaligus dalam 1 hari sambil sekolah.. Makanya, sory-sory aja nih klo kualitas fanfictnya mungkin agak menurun.. But show must go on!

sHiNoda 'bLAcKLiCioUS' kAtSUyu dan .hoshi.na-chan.: Sesuai keinginan yang mulia, hamba melanjutkan..

Warning: Yaahh.. Karena Gokil Meter Author udah mulai turun, ni critanya bahasanya mungkin udah gak segokil yang chapter I. Untuk nama temen-temennya Minato, silahkan liat fanfict pertama Author, Kushina and Minato Love Story.. Author capek kalo disuruh jelasin mulu..

Disclaimer: My teacher, Masashi Kishimoto sensei.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Minato School Story

Chapt. II

Minato melirik Kushina dan nggak habis pikir sama cewe ini. Selama ini, setelah dia mati-matian menempa diri di kuil Shaolin (halah!) nggak ada satu orang cewe pun yang pernah menolak Minato. Minimal, cewe rata-rata pada mimisan.

Minato diam-diam mengeluarkan cermin Hello Kitty dari laci mejanya dan berkaca. Kurang ganteng apa gua? Pikirnya. Perasaan gw udah ngelakuin semuanya deh.. Latihan senyum, udah. Operasi plastik, udah. Facial di salon sebulan sekali, udah. Apa gw perlu mandi kembang tujuh rupa?? Minato mikir serius dan geleng-geleng kepala sambil menyimpan kembali cerminnya.

Sementara itu di TK Konohagakure, Naruto sedang asyik bermain dengan teman-temannya. Tak lupa ia pun kerap PDKT dengan Sakura.

"Sa-ku-ra chaaannn…" panggil Naruto sambil menutup mata Sakura. "Tebak siapa?"

"HUAAAAAAAAAAAAAA SASUKE KUNNNNN!!!!!!!!TOLOOOOOOONGGGGGG!!!!!!" Sakura teriak-teriak gak jelas sambil nendang-nendang dan ngamuk. Naruto yang kaget langsung melepas tangannya.

"Iiihh… Sakura chan, kok kamu gitu siihh…?" Tanya Naruto sok manja sambil cemberut.

Sakura memandang Naruto dengan tampang OMG sekaligus horor, "Chan?? Berani-beraninya kamu manggil aku CHAN?????JIJAY!!!!!"sembur Sakura histeris sambil lari menjauh. Naruto cuman bisa berdiri dengan muka basah bekas 'hujan lokal' dari Sakura.

"Hihihi… Sakura, kau akrab sekali ya dengan Naruto itu…" ledek Ino.

"Apa kau bilang?? Dasar Ino JELEK!!!!!" balas Sakura sambil teriak.

Cnut. Muncul satu kerutan di muka Ino.

"Apa?? Kau memanggilku jelek??? DASAR JIDAT LEBAR!!!!" balas Ino. Pertempuran hidup-mati antara Ino versus Sakura pun tak terelakkan. Shizune sensei kerepotan melerai mereka sementara anak-anak lain menyoraki. Sasuke cuek. Sai senyum. Shikamaru tidur. Shino sibuk ngudek-ngudek tanah buat nyari cacing. Author nyalain tipi buat nonton One Piece (Hidup Zorro!!!).

Sementara itu, dari kejauhan nun jauh di mato (mata deng..) ada sosok hitam-hitam bersembunyi di balik pohon. Genderuwo???? Oh bukan, sosok itu sedang nge-blushing sedangkan genderuwo tidak mungkin memerah pipinya karena Author blom nemu merek blush on khusus buat genderuwo. Jadi, siapakah itu??

JengJengJengJeng… (efek suara mode on).

Sosok itu terus menerus menatap Naruto. Untuk lebih jelas siapa itu, marilah kita sorot sosok itu (Oi! Lampu! Sorot arah pohon!! Perintah Author sok ngebos).

Ternyata sosok itu… seorang gadis saudara-saudara! Rambutnya hitam kebiru-biruan bagaikan warna air laut yang dalam. Bibirnya merekah kemerah-merahan bagaikan bunga mawar. Dan bola matanya yang putih nan lugu menatap lurus ke arah Naruto..

Hinata Hyuuga, gadis terkalem se-TK Konohagakure, bersemu kemerah-merahan sambil menatap Naruto. Naruto kun… Seandainya kau menutup mataku juga seperti itu.. batin Hinata. Ia mendesah lirih. Sadar akan Naruto yang selalu dan selalu memperhatikan Sakura, bukan dirinya.

Balik ke SMA Konohagakure, bel istirahat pertama telah berbunyi. Perut Minato keroncongan. Laper. Minato jadi kesel kalau ingat BengBeng kesayangannya, penawar lapar dikala belajar, dilahap habis sama Kushina. Minato melirik Kushina dengan pandangan sedikit sinis. Kushina sendiri sedang bersiap-siap berdiri untuk pergi ke kantin. Sadar sedang dilihat, Kushina pun balas melirik Minato.

"Apa lu liat-liat?" Tanya Kushina sinis.

Jadi cewe kok nggak ada manis-manisnya seeeh?!? Batin Minato kesal. "Ah nggak.. Cuma…"Minato berusaha tetap bersikap manis.

"Apa?!?!? Cuma apa?!??! Ngomong yang jelas dong dasar BANCI!!" desis Kushina dengan suara yang agak keras.

Cnut. Salah satu urat Minato berdenyut, nongol dimukanya kayak jerawat.

"Bisa nggak kamu ganti BengBengku?"Tanya Minato sambil (sangat) berusaha tersenyum.

Kushina memutar bola matanya. "Kayaknya nggak bisa deh. Keburu masuk usus," jawab Kushina cuek sambil melengos pergi. Tapi Minato sempat menangkap salah satu tangannya.

"Tunggu!! Kita belum selesai!"tegur Minato dengan suara agak keras.

"Lepasin!!" Kushina hampir teriak saking kesalnya.

"Ada apaan sih berisik banget?" Tanya Shikaku, anggota Minato gank yang berambut hitam selain Fugaku.

"Benar Shikaku. Minato, tidak biasanya kau berlaku kekanak-kanakan seperti ini sejak masuk SMA," tegur Fugaku dingin.

"Kalian tidak tahu sih hukum perhutangan.. Mata dibalas mata, BengBeng dibalas BengBeng," bela Chouza sambil menjilat air liur di bibirnya. All sweatdropped.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Kushina berhasil meloloskan diri dari Minato gank (MG) dan MFC (Minato Fans Club) untuk pergi makan. Tapi ia berhasil dipojokkan oleh Minato di toilet.

Sebetulnya berpapasannya mereka hanyalah kebetulan semata (kebetulan ato elu emang sengaja?!??!? –Minato kesel nanya ke Author-). Melihat Kushina sedang sendiri keluar dari toilet, Minato melihat akan adanya kesempatan untuk mengerjai Kushina. Minato yang disemangati MG merasa kembali pede dengan tampangnya. Mungkin tadi pagi dia grogi ketemu gua.. pikir Minato (narseeeeeeessssss!!OMG!!!).

Minato memasang gaya sekeren-kerennya sambil bersandar di dinding dekat toilet.

"Hai Kushina," sapa Minato.

Kushina sedikit terkejut dan mengangkat alis melihat Minato ada disitu. Buset nih anak! Udah tadi pagi kayak banci ngaca-ngaca pake cermin Hello Kitty sekarang nongkrong di depan toilet cewe!!! Tuhannnn… Kayaknya dunia emang mau kiamat deh!!!!! Batin Kushina menjerit.

Kushina melengos begitu aja kayak nggak ada apa-apa.

Njrit! Ni anak pemalu amat.. mungkin gw musti lebih agresif… batin Minato. Minato pun menangkap tangan Kushina dan mendorongnya ke dinding. Kushina was-was. Ia sudah siap jika Minato mau macem-macem tempe bacem. Bagaimanapun, ia adalah pewaris teknik bela diri khusus keluarga Uzumaki, Naginata.

"Kushina chan… Apa salahku..? Aku salah apa ke kamu.. Perasaan kita belum kenal tahu-tahu kamu jutek begini…" Minato memasang tampang puppy face.

"Aku sudah bilang, aku benci lelaki yang kerjanya cuma senyam-senyum. Sekarang lepas!!!" tanpa menunggu jawaban ataupun reaksi Minato, Kushina memuntir tangan Minato dan membuat roboh dalam satu serangan lalu menendangnya dan kembali ke kelas.

Back to TK Konohagakure… Jam menunjukkan pukul 12 siang, waktunya anak-anak TK untuk pulang. Sakura dijemput ibunya. Begitu pula Ino. Sedangkan Hinata seperti biasanya, dijemput supirnya yang bawa Be-Em-Wee. Secara gitu loh, putri dari keluarga utama Hyuuga. Keluarga Hyuuga adalah keluarga pengusaha sekaligus politikus yang sangat berpengaruh di Hi City.

"Nggg… Ummm… Naruto-kun…" panggil Hinata malu-malu. Naruto menengok kearah suara yang memanggilnya.

"Da pa Hinata?" Tanya Naruto acuh-tak-acuh. Matanya sipit kayak mau merem.

"Mmm… Ano… Na.. Naruto kun… Ma.. Mau pulang bareng?" Tanya Hinata dengan muka merah sambil merem kayak kepiting mateng pasrah dimakan orang.

Hening berapa lama.

"Aku mau pulang sama Minato Niisan!" jawab Naruto riang gembira syalalala tanpa memperdulikan Hinata yang udah pingsan duluan dan digotong supirnya masuk ke dalam Beh-Em-Weeeehhh!!(Author ngiri.. Hiks Hiks..).

Naruto dengan wajah polos tak berdosa pun pergi ke kompleks SMA. Ngeliat tampangnya yang mirip Minato, dalam sekejap Naruto digotong anak-anak cewe ke ruangan MFC dan diperlakukan selayaknya raja sampai ia dijemput dan dianter pulang oleh Minato.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

"Ikut kita bentar," perintah seorang anak cewe bermuka jutek sambil mengedikkan kepalanya.

Kushina mengernyitkan kening, "Ngapain?" Tanya Kushina. Feelingnya udah ngerasa nggak enak.

"Udaaaaaaahhh ngikut aja lu!!" perintah anak yang lainnya sambil nyeret-nyeret Kushina sepanjang koridor. Mau nggak mau Kushina pasrah. Dia dilempar masuk ruangan gelap dan bau apek. Ada beberapa matras buduk dan beberapa bola basket. Tempat apaan nih? Ruang olahraga? Batin Kushina bingung.

"Apa sih hubungan lu sama Namikaze sama?" Tanya anak cewe judes yang pertama ngomong ma dia.

"Hah? Sapa?" Tanya Kushina bego.

"Namikaze Minato sama!! Ketua OSIS kita yang bae nan ganteng dari Konohagakure School!!!" jerit anak cewe ntu histeris sambil ngacungin foto Minato yang lagi senyum. Bingkai tu foto ditempelin kembang tujuh rupa plus parfum minyak nyong-nyong (Busettt!!! Mo nyantet apa?!?!).

"Gak ada hubungan apa-apa," desis Kushina dingin sambil nutup idung. Bete ama bau minyak nyong-nyongnya.

"Bohong!!!" jerit yang lain pake toa sejuta umat. Mereka pun menginterogasi Kushina lebih jauh. Tapi karena Kushina embung jawab, palingan cuman bilang males ato kagak tau, maka anak-anak cewe gila yang ngaku MFC itu pun ngurung Kushina di ruangan pengap gak jelas tersebut.

"Heeeeeeiiiii!!!!Bukaaaaaa!!!!" Jerit Kushina sambil gedor-gedor pintu. Tapi MFC langsung ngabur nggak mau tanggung jawab.

"Bukaaaaaaaaaaaa!!!!!!" Kushina hampir nangis. Dia takut gelap.

Beberapa saat setelah jejeritan, ada gedoran balik di pintu yang menyekap Kushina.

"Ada orang di dalam?" Tanya seseorang. Suaranya menunjukkan kalau dia laki-laki.

"Ada!!! Cepat buka this dxxn sxxt door!!!!" teriak Kushina yang udah mulai serak sambil nendang tu pintu. Si pintu malang yang udah tua, ditonjok-tonjok dan ditendang-tendang Kushina dari tadi akhirnya sakaratul maut dan pergi kehadirat Yang Maha Kuasa.. Amin..

DJEGEEEEERRRRRRRRR!!!!!!!!!!! Pintu membuka dengan suara toa.

"Uhuk-uhuk.. Selamet juga gue.." ujar Kushina sambil berjalan keluar ruangan, "Mas makasih ya udah…" ucapan Kushina terjenti di tengah.Kushina celingukan kanan-kiri nyari orang yang udah nolongin dia. Tapi disana gak ada siapa-siapa. Kushina merinding.

"Kushina chann… Tolongin gw dong…" pinta Minato melas dari balik pintu ancur yang nimpa tubuhnya. Tapi yang dipanggil udah keburu ngibrit duluan karena takut.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

A/N: Author gak tahu kenapa ngerasa merinding pas nulis chapter ini…

Minato,Kushina,Fugaku,Shikaku,Chouza,Naruto,Ino,Sakura,Hinata,Shina,Sasuke,Sai,dkk: Kualat seh loooooooo…. Ngatain orang mulu! Dasar Author gila!!

Author: -Nangis-

Chapter II END