Sebelumnya….
"aku heran… kenapa kau begitu membela hyung abnormalmu itu…" kata soo hee pada kyu dengan santainya membuat kyuhyun semakin berang dibuatnya.
"kau….." kyuhyun siap melayangkan tangannya dihadapan soo hee.
'PLAAKK'
"wookie….."
.
.
.
My Lovely Idol…..
by : Lody Charming
Cats : Kim Jong Woon, Kim Ryeowook
dan rekan-rekan senasib
Disclaimer :
Mereka adalah mahluk Tuhan yang lagi popular.
Warning : Geje, Typos dimana-mana.
yah maklum, namanya juga manusia.
Summary : ketika cinta yang dianggap sebuah mimpi menjadi begitu nyata.
Don't Like Don't Read
.
.
.
"wookie….." kaget sungmin dan eunhyuk
"hyu…ung…." Mata kyuhyun membelalak kaget, saat menyadari tamparannya baru saja mendarat dipipi sang hyung. wookie.
Wookie sangat tau gelagat kyu yang bersiap menampar soo hee, mengambil tempat tepat didepan soo hee dan membiarkan tangan kyu mendarat dipipinya. Wookie hanya tak mau sang adik mendapat masalah jika sampai soo hee melapor pada pihak sekolah, dan lagi wookie tak pernah suka jika kyu kasar pada yeoja, sekalipun yeoja itu menyakitinya.
"hyuu….ng…." kyu membelalak kaget menatap pipi wookie yang kini memerah karena tamparannya.
"sudah puas kyu…..?" wookie menatap nanar kearah sang adik. "berapa kali harus hyung katakan …? Jangan pernah kasar pada yeoja….. itu sama saja kau kasar pada umma kyu….." kata wookie.
'TES'
Setetes buliran bening lolos jatuh dipipi wookie, air mata yang sejak tadi ditahannya kini meluncur begitu saja, membuat sungmin, eunhyuk dan kyu tersiksa melihatnya. Namun membuat soo hee dan kawanannya tersenyum puas dengan apa yang mereka lihat. Gagal sudah keinginan wookie yang bertekad tak akan menangis hari ini.
"owh….. pertengkaran keluarga…. Manisnya….." kata soo hee dengan tampang tanpa dosanya membuat sungmin dan eunhyuk kembali emosi.
"heh yeoja gila…. Pergi kau…!" bentak sungmin.
"apa….."
"pergi….!" Kali ini bentakan datang dari kyuhyun.
"kyu….."
"PERGIII…!" sekali lagi, suara kyuhyun terdengar begitu menggema penuh amarah.
"geure….. pay..pay namja abnormal….." kata soo hee lalu meninggalkan wookie dan yang lain dengan santainya tanpa beban.
"kyu cukup…..!" hardik wookie sedikit membentak "jangan berteriak pada yeoja…." Hardik wookie lagi, matanya semakin nanar karena air mata yang terus keluar.
"hyuung….. tapi aku tak suka mereka menghinamu seperti ini…" kata kyu melirih meski hatinya masih dikuasai amarah.
"aku lebih tak suka melihatmu kasar… kau namja yang baik kyu….. jangan rusak namamu hanya karena aku….." kata wookie ditengah isak tangisnya yang semakin jelas terdengar.
"hyuuung…. Bagaimana mungkin aku diam melihatmu diperlakukan seperti ini…..?"
"kau tau kan kyu kalau hyung akan selalu baik-baik saja…..? percayalah, selamanya hyung akan baik-baik saja….." kata wookie mengulas senyum miris.
'GREEPP'
Kyuhyun menarik wookie dalam dekapannya, dekapan seorang adik yang sangat menyayangi hyungnya, dekapan seorang adik yang ikut merasakan sakit ketika sang hyung harus selalu menerima hinaan dari orang lain, dekapan seorang adik yang akan selalu setia menjadi tameng sang hyung dalam menghadapi semuanya, dekapan seorang adik yang menginginkan kebahagiaan untuk hyungnya. Ya, kyuhyun akan selalu menjadi tameng bagi wookie, sampai wookie menemukan orang lain yang bisa menjadi tamengnya kelak, melindunginya dari apapun.
"miandhe hyung…" lirih kyuhyun mengecup kepala wookie, sungguh hatinya juga sakit melihat hyungnya saat ini.
"uljjima wookie…" sungmin dan eunhyuk mendekat dan mengusap punggung wookie lembut membuat tangisan wookie justru semakin keras dalam pelukan kyuhyun.
"aku tak suka melihatmu menangis hyung…" kyuhyun menarik wookie dari pelukannya dan menghapus air mata wookie "matamu sangat indah jika tanpa air mata…" kata kyu tersenyum.
"….."
"tersenyumlah hyung… bukankah kau selalu bilang kau baik-baik saja…..? jika kau ingin aku percaya kau baik-baik saja sekarang tersenyumlah….." kata kyu lagi masih menatap iris coklat milik wookie, tampak pancaran luka disana.
"aku baik-baik saja kyu…" kata wookie tersenyum, kali ini senyum manis meski dengan susah payah wookie melengkungkan bibirnya tapi pada akhirnya kasih sayang dan perhatian dari kyuhyun serta sahabatnya membuatnya berhasil tersenyum.
"saranghae hyung….." gumam kyu ikut tersenyum.
"jangan bilang saranghae padaku kyu… nanti aku diteror kekasihmu….." kata wookie melirik kearah sungmin yang hanya terkekeh.
"baguslah….. setidaknya kau punya ketakutan lain selain takut dengan kehidupanmu….. " kyuhyun menepuk bahu wookie seakan memberii semangat.
"aku senang kau sudah bisa bercanda lagi…." Eunhyuk dan sungmin ikut mengusap punggung wookie.
!
!
Seorang namja tinggi berambut ikal kecoklatan terlihat sedang berlari menyusuri lorong kelas, ditangannya memegang sebuah tabloid. Kim Kyuhyun, namja yang sedang berlari dan beberapa kali harus menabrak orang lain karena tak memperhatikan sekitarnya.
"mochi china…" teriak kyuhyun saat melihat namja lain duduk dibangku taman dan bermain biola. Henry, sahabat baik kyuhyun.
"aiiihh….. aku dipanggil setan…." Dengus henry menoleh sekilas kearah kyuhyun. Henry sengaja ketaman agar tak diganggu saat bermain biola
"yak, kau henry mochi….. kucari kemana-mana…. Kenapa malah disini kau….?" Kyu memukul punggung henry dengan tabloid yang dibawanya.
"appo…. Pabo kau setan….." hardik henry kesal "kau…" henry menghentikan kata-katanya saat melihat kearah tangan kyuhyun "kau….. baca tabloid…..?" Tanya henry heran. Tentu saja, kyuhyun kan memang tak pernah menyentuh yang namanya majalah atau tabloid.
"apakah aku seaneh itu jika membaca tabloid….? Hah….?" Bentak kyuhyun yang tau arti pertanyaan henry.
"Ne… sangat aneh…." Jawab henry dengan watadosnya.
"ahh…..terserah kau saja… yang jelas bantu aku….." kyu melupakan kekesalannya dan kini menyampaikan tujuannya mencari henry.
"bantu apa….? Tumben kau minta bantuanku…..? biasanya kan…."
"pinjami aku uang…!" potong kyuhyun membuat mata sipit henry melebar.
"Mwo….? Apa katamu tadi….? Coba ulangi…..?" Tanya henry tak yakin.
"Ne… pinjami aku uang….. 200 ribu won…." Ulang kyu sembari menyebut jumlahnya.
"Mwo….? Uang… sebanyak itu…" henry semakin menatap tak percaya pada sahabatnya.
"ayolah mochi….. kau kan anak orang kaya, pinjami aku 200 ribu won….. aku pasti menggantinya…. Meski tak bisa mengganti langsung tapi aku akan mencicilnya….. jebal….." kyu menangkupkan tangannya didepan dada sembari memohon.
"yah kim kyuhyun… kau mabuk ya….? Orang tuamu juga kaya… lagipula kenapa tak minta pada kangin ahjussi saja… pasti kau mau pakai untuk macam-macam ya….?" Henry mengerutkan keningnya yang membuatnya dapat hadiah jitakan tak elit dari kyu.
"enak saja… aku hanya ingin memakainya untuk 1 macam saja…." Jawab kyu dengan polosnya
"kenapa tak minta appa mu…..?"
"henry yah….. appa akan bertanya macam-macam padaku….. aku harus jawab apa nanti….. lagipula kan appa tak bisa diajak kerja sama….." jelas kyu masih dengan nada memohonnya
"kau kira aku tak akan bertanya padamu….? Eoh…? Aku juga mau tau untuk apa kau pinjam uang sebanyak itu….? untuk apa….?" Henry menusuk kyu dengan stick biolanya.
"lihat ini…." Kyu membuka tabloid yang dibawanya pada henry dan menampakan sebuah head line.
'KIM JONG WOON GELAR KONSER PERDANA DI INCHEON'
"lalu….? Hubungannya dengan hutang….?" Tanya henry masih tak mengerti.
"aku mau membeli tiket konsernya….." jawab kyu mantap.
"kau….? Bukankah kau tak suka padanya….?"
"Ne… tapi wookie hyung yang suka….." jawb kyu lagi menatap henry "bukan hanya suka, tapi cinta…"
"ahh…. Ne, wookie hyung menyukainya…" henry mengangguk.
"aku ingin memberikan kejutan pada wookie hyung….. aku ingin membelikan dia tiket konser kim jong woon…. Bukankah jong woon pertama kali konser di incheon…..? pasti tiketnya sold out, kalau aku mengumpulkannya tak akan keburu…." Jelas kyuhyun menarik seragam henry.
"Yah…. Yah… seragamku kusut paboo….." hardik henry kesal.
"henry-yah….. jebal, aku hanya ingin hyungku itu melihat idolanya secara langsung….. aku tak tahan melihat bebannya selama ini…" kyu berkata sedikit lirih. "meski dia bilang dia baik-baik saja tapi aku tau jauh didalam hatinya ada beban berat yang dia pikul… menjadi gay, dicerca banyak orang dan mencintai namja yang bahkan hanya ada dimimpinya…"
"shiero….." kata henry setelah beberapa menit berfikir.
"mwo…? Apa katamu…? Tidak mau….? Kau itu sungguh bukan sahabatku henry….." kesal kyuhyun ngomel-ngomel.
"aku tak mau meminjamkan uang padamu….. kecuali kau biarkan aku ikut saat kau membeli tiketnya…." Jawab henry tersenyum.
"hah….? Jjinjaro….? Jadi kau mau….."
"Ne…. aku temani kau membelinya….." henry mengangguk membuat kyu meloncat girang dan langsung memeluk tubuh henry.
!
!
"Hyuuuuung…." Teriakan seseorang membuat wookie yang sedang duduk dihalaman belakang sekolahnya menoleh. Kyuhyun, dongsaengnya menghampirinya bersama sungmin, hyukie dan henry.
"wae….?" Tanya wookie tersenyum pada teman-temannya.
"ini…. Bacalah….." kata kyu menyebelahi wookie dan menyerahkan tabloidnya pada wookie.
"tabloid….? Sejak kapan kau baca tabloid…..?" Tanya wookie heran melihat kyu memberinya sebuah tabloid.
"itu punya minimi noona….." jawab kyuhyun yang sebenarnya berbohong, karena tabloid itu milik teman sekelasnya yang sudah sejak seminggu lalu dipinjamnya.
"noona baca tabloid infotainment…..?" Tanya wookie beralih pada sungmin.
"ahh…. Hanya iseng wookie-ah…." Kata sungmin sedikit gugup.
"tak penting tabloid itu milik siapa….. yang penting adalah beritanya….." sahut kyu menunjuk sebuah head line.
'KIM JONG WOON GELAR KONSER PERDANA DI INCHEON'
Mata wookie seketika membulat membaca headline tabloid dari kyuhyun. Bagaimana tidak jika penyanyi idolanya akan mengadakan konser di daerahnya. Padahal daerahnya termasuk kota kecil disudut seoul.
"j..jjong….." kata wookie seakan kehilangan kemampuan bicaranya.
"Ne…. pujaan hatimu akan mengadakan konser di icheon….. kesempatanmu untuk melihatnya secara langsung…" kata hyukie menepuk pundak wookie.
"aku ingin, tapi kurasa tiketnya terlalu mahal noona….." kata wookie pelan.
"lihatlah penyanyi favoritmu itu hyung….." kata kyu sambil mengibaskan selembar kertas didepan wookie..
"ehh… ini….?" Wookie kaget saat melihat kyu menyodorkan sebuah kertas, wookie menatap teman-temannya dan dibalas senyuman.
"jika masalahnya adalah tiket, sekarang kau sudah punya tiketnya…." Kata kyu lagi masih melambai-lambaikan kertas didepan wajah wookie.
"ini…..? tiket konser kim jong woon…..?" wookie menatap kyu seakan tak percaya.
"Ne…. itu untuk hyung….." jawab kyu tersenyum bangga.
"dari mana kau dapat uang kyu…?" bukannya menerima tiketnya wookie justru bertanya galak pada kyu.
"tak penting aku dapat uang darimana… yang penting kau dapat tiketnya….." jawab kyu membuat wookie semakin menatapnya tajam.
"Kim Kyuhyun….. kau tak pernah diajari untuk mencuri….." kata wookie masih galak. Membuat teman-temannya kaget.
"hyung….. kau menuduhku mencuri….? Aku tak mencuri…..!" bantah kyu cepat.
"lalu dari mana kau dapat uang…..? kau tak mungkin minta pada appa…" selidik wookie.
"ayolah hyung….. percayalah aku tidak mencuri…"
"jika tak mencuri, lalu darimana kau dapat uang…..?" hardik wookie membuat kyu terdiam begitu juga dengan teman-temannya. "KIM KYUHYUN….! JAWAB AKU…!" bentak wookie galak.
"…" kyu hanya diam dan memandang wookie tanpa berkata-kata. Teman-temannya pun ikut terdiam.
"geure….. jika itu maumu kyu….." kata wookie hampir berdiri.
"aku pinjam henry…" jawab kyu menyerah. Kyu tak akan pernah bisa menang jika sang hyung sudah mengatakan kata 'baiklah….jika itu maumu'.
"henry-yah berapa uang yang kyu pinjam padamu…..?"Tanya wookie pada henry.
"ee…. Itu…." henry terlihat ragu-ragu.
"henry-yah…?" wookie memiringkan kepalanya menatap henry.
"200….ribu won gege….." jawab henry lalu menunduk.
"Mwo…..? apa katamu….? 200 ribu won…..?" Tanya wookie tak percaya.
"Ne da ge….." jawab henry mengangguk.
"kyuhyun-ah….. kau pinjam uang sebanyak itu hanya untuk membeli tiket konser ini…..?" wookie kembali beralih pada kyu .
"hyung tiket ini bukan 'hanya'….. aku tau kau sangat ingin kan melihatnya….." jawab kyu menatap wookie.
"kyunnie….. seingin apapun aku, tak seharusnya kau melakukan ini….. kau terlalu memaksakan diri kyu…" kata wookie melembut dan membelai kepala sang dongsaeng
"aku tau hyung….kau sangat ingin kan melihatnya….. aku hanya ingin kau melihatnya….. aku hanya ingin memberimu sedikit kebahagiaan… dan aku tau kau bahagia jika bisa melihatnya…."
"sudah hyung bilang…. Kau tak perlu memaksakan diri kyu….. hyung sudah bahagia memiliki dongsaeng sepertimu….. tak ada yang lebih membahagiaan dari itu…." wookie tersenyum lembut pada kyu.
"hyung… nyawamu lebih dari apa yang kulakukan untukmu…" kata kyu membuat wookie maupun yang lain kaget.
"maksudmu apa kyu….?" Tanya wookie sedikit ragu.
"berhentilah menyembunyikannya…." Kata kyu lirih "kau hanya hidup dengan 1 ginjal kan….?" Tanya kyu menatap wookie.
"MWO…..?" teman-teman kyu membelalakan matanya.
"saat kita mengalami kecelakaan aku kehilangan 1 ginjalku….. meski dokter bilang aku bisa hidup dengan 1 ginjal, kau bersikeras memberikan ginjalmu agar aku hidup normal dengan 2 ginjal dan membiarkan dirimu hidup hanya dengan sebelah ginjal…" kata kyu menatap wookie dengan tatapan sedih.
"kyu…. Darimana kau…?"
"aku mendengar pembicaraan appa dan umma saat kau sakit… karena aku mengambil ginjalmu kau jadi sering sakit….. karena aku mencuri ginjalmu kau sering terbaring lemah….. semua karena aku kan hyung…..? dan sekarang apakah aku salah jika aku ingin menyenangkanmu….?" Kata kyu yang sudah nyaris menangis. Bahkan hyukie ikut merasa sedih mendengar kata-kata kyu.
"kyunnie…." Wookie memeluk kyuhyun dengan saiang "tak ada yang mengambil ginjalku….. tak ada yang mencurinya….. bukan juga kau… hyung memberikannya agar kau bisa bertahan… agar kita bisa terus bersama-sama kyu…" kata wookie mengusap punggung kyu perlahan.
"jika begitu ijinkan aku menyenangkanmu hyung…. meski hanya dengan hal kecil… jebal…." Kata kyu dalam dekapan wookie.
"jangan memasang aksi sedih seperti ini… apa tak malu kekasihmu melihatmu…hmm….?" Wookie menarik tubuh kyu dari dekapannya.
"hyung….." kyuhyun menatap wookie.
"Ne…..arraso….." kata wookie mengangguk membuat kyu tersenyum dan kembali memeluknya.
"wookie-ah…kau pantas mendapatkannya…" sungmin mengusap bahu wookie dengan lembut.
!
!
Hari yang tidak terlalu indah, matahari tak menampakan diri, meski salju tak turun 2 hari ini tapi udara tetap saja dingin untuk beberapa orang. Di sebuah jalan di daerah incheon terlihat seorang namja tampan yang sedang berlari kecil, sesekali menoleh kebelakang seakan memastikan sesuatu. Beberapa meter dibelakang sang namja terlihat banyak yeoja yang juga berlarian. Sepertinya sedang mengejar namja itu.
"aiiishhh… sialan….. kenapa mereka mengenaliku…..!" dengus sang namja yang semakin melebarkan langkahnya.
'jong woon oppa…'
'jong …..'
Para yeoja yang berlari menyebutkan sebuah nama. Jong woon….? Yah, namja yang sedang berlari adalah jong woon atau kim jong woon, seorang penyanyi solo yang karirnya sedang sangat bagus 2 tahun terakhir ini. Minggu depan dia akan mengadakan konser di icheon, seuah kota kecil di sudut seoul. Jauh-jauh hari dia sudah tiba karena dia berfikir untuk mengambil liburannya di icheon. Tapi jong woon tak menyangka jika orang mengenalinya sebagai seorang artis. Dan jong woon harus cepat kabur sebelum dia menjadi repot sendiri.
'DUAAGGGHHH'
"Apooo….."
TBC
To be continued dulu.
Thank you very much….
I know this is a bad story…..
I just wanna to fun…..
you wanna to review…? I'm not force you to do it….
Gomawo… *bow…bow…bow…*
.
.
.
yes, this is Lody- gege...
i don't know, why my story is lost...
i think this fandom was delete it...
and, i'll try to re-post this story from beggining...
jadi, berharap saja FF gege tidak didelete lagi...
maaf, kalau riviewnya gga di bales... soalnya dulu udah pernah... :D
_Thank You_
