My CRAZY Family

Author: Hanyoung Kim

Cast : Kaihun & Chanbaek

Genre : Family & Humor

Rate : M

Sumarry : Tentang sebuah keluarga yang terbentuk tanpa ikatan, tak ada satupun status yang mengikat mereka. Yang mereka tau hanyalah mereka saling menyayangi dan membutuhkan ... terutama untuk menuntaskan hasrat mereka

Hanyoung present ..

.

.

"eomma ingat? Eomma telah melanggar perjanjian eomma padaku~ kkk tunggulah pembalasanku eommaku yang cantik" bisik Jongin disela-sela kegiatannya memaju mundurkan tubuhnya dan melumat kasar bibir pink eommanya, ah iya juga memaju mundurkan vibrator serta dildo dimanhole eomma seksinya yang sangat menggairahkan ini.

"eung.. ahh.. i-ingath maaf sayang~ dan ku tunggu balasanmu sayang hh.. fyuh" balas Nyonya Byun berbisik sambil mendesah seksi dan meniup pelan lubang telinga Jongin, mencoba untuk membangkitkan aura seks pekat yang tertanam alami ditubuh anak –angkatnya itu- . Dan Ia tak ingin anak manis dibawahnya mendengar obrolan penuh gairan antara ia dan hyungnya –anak manis tersebut atau sehun-

"ah hyungiehh~~ lagi ahh cepath.. ak-akuuu…" teriak sehun sambil mencoba menahan bobot badannya dan badan eommanya yang mengangkang indah dipunggungnya kepada tangan kanannya. Sedangkan tangan kirinya dia arahkan ke junior imut miliknya yang sudah seperti balok kayu –sangat keras-

"ahhhhhhh…." Desah sehun mengeras tatkala Junior menampar pantat kirinya. Nyonya Byun malah mengocok kasar juniornya dan mencengkram erat tubuh sehun dibawahnya. Sedangkan Jongin semakin dibakar gairah melihat pemandangan erotis didepannya, ia tetap berkonsentrasi kepada junior dan tangan kanannya yang semakin mempercepat keluar masuknya vibrator serta dildo itu.

Bukankah mereka sangat tangguh dalam sex? Sudah hampi 2 jam mereka melakukan kegiatan tersebut. Hingga akhirnya…

"ahhhhh… hyungiehh/SEHUNNIEE…/aaahhh jong-ahhhh" desah mereka bersamaan dengan pancuran milk shake yang gurih –menurut sehun- dari kejantanan masing-masing. Sperma sehun meluber ke pinggir kasur dan menetes indah ke lantai marmer yang dipijaknya tak ayal juga ada yang mengalir dipaha putih mulus miliknya. Sedangkan jongin, ia menyemprotnya saat ia merasa disitulah letak terdalam hole sehun, ia juga mengangga spermanya akan memasuki perut sehun. Lain pula dengan Nyonya Byun, dengan meledakkan spermanya tepat didada Jongin dan mengalir kejantanan Jongin. Dengan memasang mimic wajah menggoda dan super nakal ia turun dari punggung lemas sehun dan berjongkok didepan kejantanan Jongin dan menghisap aliran spermanya. Setelah ia rasa bersih ia beralih ke atas mengikuti jalur aliran spermanya.

Jongin bergidik geli dan nikmat saat eommanya berbuat nakal seperti itu. Ia hanya diam, menatap lapar eommanya yang memandangnya seduktif,dan sesekali mendesah ataupun mendesis sebagai ucapan nikmatnya atas perlakuan special tersebut.

"a-ahh sudah eomma, sudah bersih" jongin menjauhkan tubuh eommanya dan melirik sebentar kea rah sehun yang tetap diam menungging ditempatnya tadi. 'ada apa dengan anak ini?' pikirnya

"ah iya, hehehe… makasih ne jonginnie anak eomma yang paling tampan" ujar Nyonya Byun sambil mencuri satu kecupan dari bibir tebal anaknya. Ia berlari sedikit mengangkang dan sesekali meringis.

.

.

"ck! Kenapa dengan anak ini? Terlalu kelelahan,eoh?" ujar Jongin setelah sadar bahwa Sehun tak bergeser sedikitpun dari posisi menunggingnya.

"Hunnie-ah.. kau tak lelah menungging terus seperti itu? Atau kau ingin kumasuki lagi?" ujarnya lagi sambil mengelus bokong dan paha sehun yang masih tersisa air kenikmatan miliknya dan Jongin.

"Astaga! Hunnie~ bangun sayang" ucap Jongin panic. Pasalnya saat ia mengelus bokong sehun, ia merasakan panas yang berbeda, lebih hangat dari biasanya. Jongin berfikir cepat dan mengambil keputusan kalau sehun demam.

"urgh.. hyu-hyungie" panggil sehun parau. Ia tak tahu mengapa udara disekelilingnya begitu panas dan kepalanya mendadak pening. Jongin menggendong Sehun ke atas kasur dan menyelimutinya. Tak lupa ia naikkan suhu ruangan kamar tersebut.(sebenernya aku gatau kalo orang sakit demam gaboleh kena panas atau dingin)

Jongin berlari keluar kamar dengan tergopoh-gopoh. Ia panic luar biasa. Padahal sehun hanya demam biasa, sudah jelas ia kelelahan ckck. Ia berlari menuruni tangga. Ia merasa ada yang aneh saat berlari menuruni tangga. Serasa ada yang menampar lembut pahanya.

Ia berhenti.

Berfikir.

"astaga, jongin! Kemana celanamu hah?" teriak sang Appa.' Sejak kapan ia pulang? Dan celana? Apa maksudnya? Apakah Appa ingin membelikan aku celana baru?' pikirnya bodoh.

"Kau ingin pamer kepada Appa huh? Kau habis bercinta dengan Sehun, kan? Oh, atau dengan Eommamu juga?"ucapan frontal sang Appa menyadarkannya.

Bercinta

Sehun

Demam

"eommaaa~ sehun demam" teriaknya kepada sang eomma yang masih berkutat didapur setelah ia mandi tadi

"Ya ampun Jongin, sebegitu paniknya kah kau sampai lupa memakai celana?" heboh Nyonya Byun.

TWICH. Persimpangan muncul di dahi pria seksi berkulit tan itu. Ia baru sadar kalau ia tak memakai celana. 'pantas saja aku merasakan hawa dingin dibawah sana, ternyata itu penyebabnya' batinnya santai.

Satu

Dua

"Astaga celanakuuuuuuu" pekik jongin sambil berlari heboh kearah tangga dan menaikinya dengan cepat.'eh ada yang tertinggal'pikirnya

"ya ampun, sehunnnn" teriaknya kembali turun ke lantai ! padahal ia sudah hamper sampai di lantai 2hanya tinggal 2 anak tangga lagi

"HEH! Bodoh! Kenapa berteriak seperti itu eoh?" sang Appa –Tuan Park- menyahut lagi.

"aku lupa Appa kalau sehun sedang demam. Apa ada obat penurun panas disini?"

"Tanya saja pada Eommamu" berr.. menyebalkan. Kenapa bisa aku punya Appa –tiri- seperti dia?

"eomma… yuhu eomma~" teriak jongin mendayu sambil meloncat-loncat. Sangat OOC.

"mana celanamu? Sana pakai dulu! Biar obat sehun eomma yang urus. Oh ya kau mandi saja sekalian"

"hn" jongin berlari ke arah kamarnya dan sehun. Sambil bersenandung dan menggoyangkan badannya seperti anak TK.

"sayang~ kenapa Jongin semaki gila saja sayang?" Tanya Tuan Park kepada Nyonya Byun. Sedangkan yang ditanya hanya menggelengkang kepalanya sok imut.

"aku tak tahu sayang. Yang ku tahu hanyalah juniormu memasuki holeku hh"jawab Nyonya Byun santai.

"sayang, bantu aku.. nampaknya Park Junior mulai mual dibawah sana" Tuan Park melirik ke arah resleting celananya yang maju kedepan. Menonjol. Nyonya Byun mulai berjongkok didepan celana Tuan Park.

"kau mual sayang? Slurp" Tanya Nyonya Byun kepada gembungan itu. Jemari lentiknya memijatnya perlahan seperti memijat tengkuk orang yang ingin muntah.

"sshh.. baek-aahhh" desahan rendah mulai melantun dari sang pemilik. Meremangkan bulu Baekhyun –nyonya byun-. Remasan keras itu mulai berubah menjadi kocokan kasar.

"ohh baekk.. mm" eraman lembut semakin membakar gairah kedua makhluk tersebut. Baekhyun dengan cepat membuka dan menurunkan celana kerja beserta underware pria didepannya.

"ahhhh/AAAAAAAAAAAA!"

TBC

maaf ya~ baru lanjut dan alurnya makin aneh.. hanyoung lagi banyak masalah soalnya..

next chapter bakal di bagusin lagi deh.. oh ya ada perubahan judul dan genrenya. setelah dipikir pikir ff ini gada romance nya sama sekali

kalo chap 2nya yang ngereview makin banyak, hanyoung usahain bakal apdet cepet..

makasih udah bacaaaa~~

review?