Chapter Two

-No Way!-

"Pagi, Mayuyu" sapa Yukirin. "Pagi..Yukirin" sapa Mayuyu dingin. "Kamu mau sarapan?" ajak Yukirin. Mayuyu mengangguk setuju. Kedua sahabat ini pergi menuju ruang makan. Mereka berada di meja yang sama, berdua. "Kamu tahu, sejak kemarin, Mayuyu tampak gelisah!" seru Takamina. "Lalu?" tanya Yuuko menyantap sarapannya. "Ya, kita harus cari tahu dong masalahnya!" seru Takamina. "Kamu kaptennya, kamulah yang cari!" jawab Yuuko dengan makanan penuh di mulutnya. "Ketika makan, tidak boleh berbicara, Yuuko!" kata Takamina menahan amarahnya. "Kamu aja bicara saat sarapan!" jawab Yuuko menelan makanan yang ada di mulutnya. "MAKSUDKU, TIDAK BOLEH BERBICARA SAAT MAKANANMU MASIH DI DALAM MULUT!" teriak Takamina kepada Yuuko. "Lalu?" tanya Yuuko menyantap makanannya lagi. "Akan ku kutuk kau, Yuuko!" seru Takamina mengerikan. "KYAAA! MAMA TOLONG!" seru Yuuko. Yuuko kabur dan Takamina mengejar. Terlihat film animasi Tom and Jerry versi AKB0048.

Nagisa menggelengkan kepalanya, "kenapa mereka selalu berantem?". "Itu urusan mereka" jawab Chieri menyantap sarapannya. "Ya sih, tapi, tiap hari mereka berantem!" kata Nagisa, "kalau tidak salah mereka membicarakan Mayuyu". "Mayuyu?" Chieri melihat ke arah Nagisa. "Ya..Mayuyu" keduanya melihat ke arah Mayuyu. "Ada apa dengannya?" tanya Nagisa. "Mana ku tahu" jawab Chieri. "Oh ya Chieri" kata Nagisa. "Apa?" tanya Chieri dengan makanan di mulutnya. "Itu..kirara nya Mayuyu ya? mirip dengan kirara Yuka ya..." kata Nagisa menunjuk kirara yang ada di samping Mayuyu. Chieri menelan makanannya, "Iya...kali". "Ini pertama kalinya aku melihat kirara Mayuyu" kata Nagisa. "Aneh sekali, ini pertama kalinya kirara Mayuyu muncul! Aku curiga, pasti ada yang tidak beres" gumam Chieri dalam hati. "Chieri!" panggil Nagisa. "Ah, apa Nagisa?" tanya Chieri sedikit kaget. "Nanti...kita latihan ya?" tanya Nagisa. "Iya" jawab Chieri. "Latihan lagu apa?" tanya Nagisa. "Ng, kalau gak salah..." Chieri berpikir sejenak, "Ooge Diamond, Kaze wa Fuiteiru, Everyday Katyuusha dan..Korogaru Ishi ni Nare". "He!? 4 sekaligus!?" seru Nagisa tidak percaya. Chieri mengguk. "Nyawa ku melayang..." seru Nagisa. "Melayanglah!" kata Chieri meneguk teh nya. "Kenapa kamu dingin sekali Chieri!?" seru Nagisa dalam hati. "Bukan urusan mu..." jawab Chieri. "Dia penyihir!" seru Nagisa dalam hati. "Aku manusia.." jawab Chieri. "Dia benar-benar nenek sihir!" seru Nagisa mengubah kata penyihir menjadi nenek sihir. "Terserah" Chieri bangkit dan menuju kamar nya. "Eh, Chieri, tungguin dong" seru Nagisa. Chieri berhenti, "ada yang bicara ya tadi?" pikirnya. "Dia menganggapku hantu..." seru Nagisa dalam hati.


Korogaru ishi ni nare
Jibun no MIND de ugoke yo
Atsuku moetsukiru made
Jidai wo kaero
Korogaru ishi ni nare
Ima iru sono ba ni tachitomaru na yo
Toki wa nagareteru nda
Himeta jounetsu yo
We're the team K


"Oke cukup, kalian boleh istirahat" kata Ushiyama sensei. "Ha..ha..ha.." Nagisa mengatur napasnya. Lalu, didepannya ada sebuah botol minum, dia menoleh, "Chieri!". "Nih, aku sudah minum" kata Chieri. "Thanks ya Cher" Nagisa meminum air yang ada di botol itu. "Bukan apa-apa" kata Chieri, "Ya, aku akan pergi sekarang". "Kemana?" tanya Nagisa. "Perpustakaan" jawab Chieri menoleh ke arah Nagisa. "Perpustakaan?" Nagisa bingung kenapa Chieri ingin ke perpustakaan. Tidak biasanya dia ke perpustakaan.


"Kamu cari apa sih Cher?" tanya Nagisa. "M m m Ma ma..." Chieri bergumam sendiri sambil mencari buku di urutan M. "Profile Book of Mayuyu Successor?" Chieri melihat buku bersampul biru tua. Dia mengambil nya lalu menaruh di meja perpustakaan. "Untuk apa?" tanya Nagisa. "Aku hanya ingin melihat para successor Mayuyu" jawab Chieri membuka halaman selanjutnya. "Wah, Mayuyu pertama cantik ya!" seru Nagisa. "Warna rambutnya mirip abu-abu, tapi ada warna hijau bercampur biru!" seru Chieri. Lalu, mereka membuka halaman Mayuyu kedua. "Jadi ini, successor Mayuyu yang menjadi center nova!" seru Chieri. "Warna rambutnya empink!" seru Nagisa. "Pink kali..." seru Chieri. "Suka-suka aku dong!" seru Nagisa. Lalu, mereka membuka halaman Mayuyu ketiga. "Hei, ini Mayuyu kita!" seru Nagisa. "Tapi, penjelasannya belum ada, pasti saat dia tiada," kata Chieri. Dia menutup buku itu lalu mengembalikan buku itu ke raknya. "Kamu cari buku apa sih, Chieri?" tanya Nagisa. "Gak tahu" jawab Chieri menaruh buku itu di rak. "Lalu ngapain kamu ke sini?" seru Nagisa. "Ngapain aja boleh" jawab Chieri. Nagisa menahan amarahnya.

Tidak sengaja, Chieri menyenggol sebuah buku bersampul biru agak muda. Dia lalu memungutnya. "The Fact of Mayuyu" baca kedua sahabat itu. Mereka lalu membuka halaman yang berisikan, isi buku itu. "Hei, lihat ini!" seru Nagisa menunjuk sebuah tulisan. "Ketika Kirara Muncul" baca Chieri, "halaman 145". Chieri lalu membuka halaman 145. "Seperti yang kita ketahui..." Chieri berhenti membaca. "Langsung bagian inti nya aja, aku bosan dengan prolog" kata Nagisa. "Baiklah" kata Chieri. "Seperti yang kalian ketahui, kirara adalah binatang milik AKB0048 yang hampir semua anggotanya mempunyai binatang itu. Kirara itu adalah binatang yang ketika pemilik nya bernyanyi, dia akan bersinar. Tapi, guna kirara Mayuyu lain. Kirara adalah suatu bertanda bagi Mayuyu. Setelah Mayuyu menyelesaikan konsernya, dia akan rusak atau yang sering kalian dengar..." Chieri berhenti membaca. Kedua sahabat ini kaget setengah mati, "Meninggal..." lanjut Chieri. "Kita harus kasih tahu Yukirin dan Tsubasa soal ini!" seru Nagisa. "Tidak, kita kasih tahu TakaYuu saja!" kata Chieri. Nagisa mengangguk, kedua sahabat ini berlari menemui Takamina dan Yuuko. Buku itu tergeletak di lantai saja lalu menghilang seketika.

~Next Chapter~