Dia sudah meminum... obat ''tahanan'''!
Chanyeol, kau telah menjadi budakku!
''Hei, kopi ini diberi apa? Kok jadi manis?'' tanya chanyeol pada ryeowook.
''Nggak, kok. Kau kan benci gula.'' Jawab ryeowook.
''... Oi kau bubuhi sesuatu?'' tanya chanyeol pada baekhyun.
''Apa maksudmu? Jangan menuduh, dong.'' Jawab baekhyun dengan wajah polos.
Chanyeol menatap baekhyun seketika aura disekelilingnya berubah.
BRAK
''KYAAAA! KYAAAA! JANGAN PAKAI LINGKARAN SIHIR!'' teriak baekhyun saat melihat tangan chanyeol bergerak.
Hening
''Kau... ini... apa yang kau lakukan?!'' tanya chanyeol yang membeku.
O... obatnya manjur...!
''Be.. berlututlaaaah!'' seketika chanyeol berlutut mendengar perkataan baekhyun.
''AHAHAHAH! Menarik!'' tawa baekhyun.
''Kubunuh kau, kerdil!'' omel chanyeol.
''Hah? Masih berani ngomong begitu?'' tanya baekhyun.
''Kau kan sudah jadi budakku. Walaupun hatimu menolak, tubuhmu pasti patuh padaku.'' Kata baekhyun sambil tersenyum.
Chanyeol akan menuruti semua perkataanku. Rasanya sungguh menyenangkan.
''Bawakan..'' baekhyun memberikan tasnya ke chanyeol.
''... Baik.'' Jawab chanyeol kesal.
.
.
''Kemarikan dagingnya.'' Perintah baekhyun sat makan malam.
''... Silahkan ...'' Kata chanyeol masih kesal.
''Kerjakan pr ku.'' Baekhyun memberikan buku tugas miliknya.
''... Baik...'' Kata chanyeol.
''Dia benar-benar, menuruti semua kata-kataku...'' kata baekhyun senang saat melihat chanyeol mengerjakan tugasnya.
''... Jadi memang ini maumu?'' tanya chanyeol.
''Kau juga begitu.'' Jawab baekhyun.
''Aku kan Cuma menggertak! Toh itu salahmu juga!'' chanyeol berbalik untuk melihat baekhyun.
''... Aku bikin obat bukan karena ingin melakukan ini. Kita masuk ke topik utama. Kau harus menyukaiku.'' Kata baekhyun sembari duduk di meja belajar chanyeol dan menunjuknya.
''Mustahil!'' chanyeol langsung jawab.
''I... Ini perintah!'' kata baekhyun.
''Kau perintahkan pun mustahil. Kalau aku suka hanya karena itu, berarti takkan ada cinta yang bertepuk sebelah tangan di dunia.'' Kata chanyeol.
''Kau ini.. sama sekali tidak tahu menyukai orang itu seperti apa, ya. Cinta takkan lahir dari kondisi tanpa rasa bedebar macam ini.'' Lanjut chanyeol.
''Aku.. akan membuatmu berdebar-debar dan menyukaiku!'' Kata baekhyun lalu pergi dari kamar chanyeol.
''Padahal sudah kubilang itu mustahil.'' Kata chanyeol.
Tapi... walau kubilang begitu...
''Obat berdebar-debar kan nggak ada.. tapi kan ada obat cinta..'' pikir baekhyun.
Apa guru... tidak memberiku obat cinta...?
''Gawat masa penyihir pergi untuk mendapatkan obat penyihir... harga diriku bisa jatuh!'' kata baekhyun panik.
Tapi ... apa yang dimaksud dengan berdebar-debar...?
.
.
''Chanyeol. Berikan hamburgermu.'' Perintah baekhyun saat makan siang bersama disekolah.
''Boleh.'' Kata chanyeol tenang.
''Onigiri mu juga.'' Perintah baekhyun lagi.
''Makan saja semua.'' Chanyeol memberikan tempat makannya.
''Hari ini kalian tetap mesra, ya...'' kata luhan senang.
.
.
''Hei baekhyun-ah. Kau ciuman dengan chanyeol-ah?'' tanya luhan di tangga saat akan turun dari rooftop sekolah.
Eh?
''Kok kau tanya begitu?!'' tanya baekhyun shock.
''Soalnya... ada gosip begitu. Katanya ada yang lihat.'' Jawab luhan polos.
''Walau orang bilang itu salah karena kalian kakak-beradik... Luhan nggak bilang begitu.'' Kata luhan sambil tersenyum.
''Jadi... kalian berciuman?'' tanya luhan lagi.
''Me... memang, sih. Tapi aku memaksakan diri!'' Jawab baekhyun gugup.
''Jadi benar.. kalau baekhyun-ah memaksakan diri mencium chanyeol-ah, berarti baekhyun-ah suka padanya!'' kata luhan senang sampai memeluk baekhyun.
''HAAAAH?!''
''Rupanya cinta baekhyun-ah bertepuk sebelah tangan,ya...'' kata luhan masih memeluk baekhyun.
''Bu... bukan begitu! Kau dengar?! Na.. nafasku sesak...'' kata baekhyun di dekapan luhan yang erat.
''Sebenarnya kau ini romantis, ya...'' luhan mengabaikan baekhyun.
''Luhan punya ide bagus!'' kata luhan senang seraya melepas baekhyun.
Baekhyun lemas karena kehabisan nafas.
''Kau mau pergi ke pesta kembang api?'' tanya luhan.
''kembang api? Untuk apa?'' tanya baekhyun.
''Kuberi nama 'rencana membuat lawan berdebar-debar dengan yukata' hehe..'' jawab luhan.
Berdebar – debar?!
''Di malam musim panas. Sosok kita terlihat dengan memakai yukata. Kembang api yang indah. Bintang yang indah. Chanyeol-ah pasti berdebar-debar dalam kondisi begini.'' Jelas luhan.
Mustahil... aku menemukannya di sini. Rupanya aku punya guru cinta...!
''Pikiran luhan dan sehun-ah juga menyatu waktu pesta kembang api.'' Kata luhan.
''Benarkah itu, guru?!'' tanya baekhyun penasaran.
''Benar. Guru?'' jawab luhan.
''Baekhyun-ah! Berjuanglah!'' luhan menyemangati.
''Baik!'' kata baekhyun semangat.
.
.
''Pesta kembang api?'' tanya chanyeol.
''A.. ayo kita kesana sama-sama! Walaupun kau tidak mau...'' ajak baekhyun setengah memaksa.
''Aku mau kok.'' Jawab chanyeol masih membaca bukunya.
''Eh? Kau patuh,ya..'' kata baekhyun.
''Walau aku tidak mau, kau akan memaksaku dengan kekuatan obat itu. Aku tak suka berbuat sia-sia.'' Jawab chanyeol tenang.
''baiklah. Bersikaplah begitu selagi bisa. Nantinya aku akan memaksamu berkata 'aku cinta padamu.' Bersiaplah!'' Kata baekhyun sambil tersenyum.
Chanyeol berbalik, menatap baekhyun yang ada di belakangnya.
''Aku cinta padamu. Aku suka padamu. Aku sangat menyukaimu.'' Kata chanyeol sambil menarik rambut baekhyun.
Sakit..! ada apa ini...?
''Yang jelas... aku bisa mengatakannya berulang kali tanpa berpikir.'' Kata chanyeol lalu menjulurkan lidahnya.
''Jangan mengatakannya tanpa berpikir!'' kesal baekhyun.
''Ngomong apa, sih? Kau ingin memaksaku bilang begitu,kan?'' chanyeol membelakangi baekhyun lagi.
... Glek... Dia mengatakannya tanpa berpikir.
''Me.. memangnya salah?!'' tanya baekhyun.
''Tentu salah.'' Jawab chanyeol sambil menghela nafas.
Dia ini sok tahu.
Lalu kejadian sebelumnya dan sebelumnya..
Ada apa ini...?
Padahal aku semakin kesal padanya...
Aku tak tahu alasannya..
.
.
.
To Baekhyun Chanyeol
.
Wah ternyata obat tahanan manjur! Lalu bagaimana dengan rencana membuat lawan berdebar-debar dengan yukata, ya? Apakah akan berhasil? Ikuti kelanjutannya!
Author notes :
Halo! Maaf lama update nya hehe
Real life membuatku malas untuk melanjutkan dan ya karena tugas yang menumpuk juga sih hehe
Aku baru sadar ini publish 2016 ya saat aku kelas 11 dan sekarang sudah 2018 aku sudah kuliah hahaha maaf kan aku yaa
chanichen : Bingung dibagian mananya? mungkin karena diriku juga author baru yang masih kurang pengalaman menulis ya. Maaf hehe
sehunboo17 : Yups betul sekali!
fffff : wah f nya banyak sekali ku sampai bingung itu ada berapa banyak? Hahaha emang ya mamih sok-sokan /smirk
yousee : Sudah update silahkan dibaca ... ku tunggu komentar mu lagi ^^
Salam,
yuuyo
