The Story of The Engineer
Manhattan, New York 8.38 PM.
Suasana dalam ruangan itu sekejap menjadi tegang setelah Valt mengatakan hal tersebut.
"TARIK KEMBALI UCAPANMU ITU!" Kata anggota CIA itu mengebrak meja introgasi.
"Sudahlah Greg, tidak banyak yang dapat ia lakukan dalam kondisinya sekarang."
Pimpinan CIA tersebut menasihati bawahannya; dan suasana di ruangan itu kembali tenang.
"Apa kau tahu posisimu sekarang? Kau terlibat dalam banyak kasus di Negara ini, kami bisa saja memasukkanmu kembali ke dalam sel itu untuk sisa hidupmu." Jelas pimpinan tersebut.
"Selain itu, mata-mata kami berhasil mendapatkan data bahwa kau terlibat dalam kasus pembunuhan masal di Rusia dengan media artificial smog. Dengan data tersebut maka kami sudah memiliki cukup bukti untuk melaksanakan hukuman mati untuk orang se…."
"ITU BUKAN TINDAKKANKU !"
Valt berdiri dari kursinya, membantah pernyataan pimpinan CIA tersebut. Tindakan tersebut sontak membuat Greg menarik pistol dari sakunya dan mengarahkannya ke Valt.
"Jadi, apakah sebenarnya yang terjadi?"
"Satu bulan yang lalu, di Rusia.
Aku mendapat perintah dari Departemen Pertahanan Rusia untuk merancang sebuah sebuah formula gas yang mampu menyebabkan setiap orang yang menghirupnya memiliki 75% kemungkinan lebih besar untuk mengidap kanker. Aku - dengan alasan kemanusiaan - menolak perintah tersebut. Namun hal tersebut tidak pernah tersebar ke Departemen. Satu minggu setelah penolakan tersebut, aku melihat berita bahwa ada sebuah wabah yang menyebabkan sebagian besar warga Bagian Timur Rusia meninggal dunia. Sebuah sumber menyatakan kejadian tersebut disebabkan oleh…"
"Gas buatanmu?" Potong pimpinan tersebut.
"Tidak – Aku tidak pernah membuat gas seperti itu. Akan tetapi seluruh rakyat Rusia percaya bahwa hanya akulah yang mampu untuk membuat gas tersebut. Aku sudah menjalani pengadilan, seluruh saksi yang datang semuanya sepakat mengatakan bahwa aku bersalah. Aku mencoba mencari bukti untuk membuktikan bahwa aku sama sekali tak terlibat dalam hal itu. Aku melihat seluruh berita, artikel, apapun yang bisa kudapatkan dari kejadian tersebut. Namun dengan seluruh bukti yang telah kukumpulkan, pengadilan tetap menyatakan bahwa aku bersalah.
3 hari sebelum hukumanku dijalankan, aku menemukan sesuatu yang aneh. Mata-mataku melaporkan bahwa ia melihat suatu kelompok yang mencurigakan 5 hari sebelum kejadian itu terjadi. Ia berhasil mendapatkan sebuah informasi yang mengatakan bahwa mereka adalah para anggota dari Organisasi Giancarlo – Organisasi yang berhasil mengendalikan politik dan ekonomi banyak Negara dengan menggunakan propaganda. Mata-mataku pun berhasil menyadap pembicaraan mereka. Dan benar saja, mereka akan melakukan genosida dengan gas beracun tersebut pada Bagian Timur Rusia."
"Mengapa mereka melakukan hal tersebut?" Pimpinan tersebut terlihat bingung dengan cerita Valt.
"Mereka tahu bahwa akulah inti dari seluruh kemiliteran di Rusia – mulai dari persenjataan hingga taktik. Dengan menjatuhkanku, mereka tahu bahwa akan mudah untuk menguasai Rusia. Oleh karena itulah, aku kabur ke USA untuk menghindar dari hukumanku.
Aku kehilangan segalanya – Jabatan, rumah, hasil penelitian, seluruh hal yang kubangun di Rusia lenyap begitu saja. Yang tersisa hanyalah jas ini dan senjata yang kalian sita. Aku bersumpah untuk mengembalikan nama baikku, aku akan memburu Organisasi ini dengan tanganku sendiri."
Suasana di dalam ruang introgasi kembali tenang. Pimpinan tersebut terlihat puas dengan cerita Valt. Walaupun demikian, Greg masih memandangi Valt dengan penuh curiga.
"Jadi informasi apakah yang telah kau dapatkan tentang Organisasi itu?" Tanya pimpinan itu.
"Organisasi tersebut dipimpin oleh Draco Giancarlo, bermarkas di Venice. Ia memiliki seorang anak yang bernama Adriano. Organisasinya memiliki basis di setiap Negara, termasuk Amerika. Dimana setiap anggota mereka memasuki suatu lembaga yang penting dalam sistem pemerintah.
Dan seharusnya data yang baru saja kusebutkan sama seperti yang tertera di dalam berkasmu itu." Kata Valt menunjuk ke berkas yang dipegang oleh pimpinan itu.
Raut muka Greg yang semula terlihat sinis menjadi terkejut. Ia tidak menyangka bahwa Valt tahu begitu banyak mengenai organisasi ini.
"Perolehan data yang akurat dan analisis yang cukup cermat – Selain itu senjata terkostumisasi yang mampu melumpuhkan syaraf setiap korbannya untuk sisa hidupnya."
"…
Sebenarnya siapakah kau ini?"
Valt terlihat tersenyum, dan ia mengatakan:
USSR Ex Tactician-and-Combat Engineer
Valt Vino Ivanovich
