Guratan Pena Tak Abadi

Kelopak bunga sakura terbang melintasi langit

Lambaiannya begitu hangat, lembut dan indah

Layaknya engkau ketika mengajakku bermain

Piano dan biola, apa salahnya?

Engkau mulai memainkan nada

Yang kudengar bukan hanya alunan nada tanpa makna

Sesekali engkau tersenyum melihat ke arahku dan berkata,

"Bagaimana jika kau ikut memulai?"

Aku mengangguk dan mulai bermain

Partitur, nada dan harmoni terbang di sekitar kita

Aku tidak salah, kan?

Indahnya harmoni yang kita mainkan saat itu

Membuat seakan waktu terhenti

Kau berlari di depanku kini

Sesekali menengok dan terlihat sedih

Ada apa? Aku bertanya

Ia menjawab tidak dan mulai melangkah pergi

Hilang di pelupuk mataku

Harmoni kini menghilang

Tiada lagi keindahan serta kehangatan memancar

Udara pun ikut mendingin pada kalau kau menghilang

Aku berteriak, memaki diriku sendiri

Andai… andai aku tidak terlambat, sudah kukatakan ini

Perasaan yang tidak kusadari sebelumnya

Ketika kau masih di sini, di sampingku

Bahwa aku….

mencintaimu