Title: Thank you, Nae Sarang

Pairs: KaiHun- KrisHan

Lengh: Chapters 2 of,,

Genre : hurt/comfort / romance

Author: Ophiepoy [~Ovay~]

Disclaimer: semua cast milik ortu mereka SMent dan tuhan pastinya, saya Cuma pinjam nama saja untuk membuat imajinasi saya terwujud dalam ff abal saya ini,

Warning :: Boys Love. Yaoi, crack pairs,,So DON'T LIKE just DON'T di mengerti yahhh harap maklum.

A/N: anyeong yeorobun, ovay datang lagi dngan THANK YOU ,NAE SARANG chap 2 HAHAHH, WAHHH ovay seneng ternyata responya bagus,, huhuhu#terharu, dan semoga chap 2 ini tidak begitu mengecewakan yanh chingu#ngedoabariwirid ^_^

HAPPY READING

THANK YOU, NAE SARANG

.

.

.

.

.

Pelukanku adalah benteng untukmu
Aku teracuhkan oleh yang lain,
Cinta,,,
Aku tak bisa melihat ujungnya yang gelap
Membuatku takut

Aku akan selalu menunggumu

Menjauh dan menghilang, terbang dihembus anginSedih karena tak bisa menggenggam cintaHarapan yang ku lepas, hilang layaknya buihDekapanku yang sepi dalam kepedihan yang mematikan
Aku akan selalu menunggumu

Menunggu sampai,,,bahagia itu datang,,,,

"kau tak perlu takut luhani,, sehun aman bersamaku,, ia hanya ingin beristiraat di apartementku sebentar,,setelahnya aku akan mengantarnya pulang,,,,"

" ,,,,"

" baiklah,, apa kau baik-baik saja disana,,aku sangat menghawatirkanmu changi,,,"

",,,,"

" baiklah,,,aku percaya padamu,,nae sarang,,"

Piiip

Dan krispun menutup sambungan telpon itu,,,

Sehun hanya tertawa kecil melihat raut wajah kris saat menelpon hyungnya tadi, terlihat jelas bahwa kris sangat menghawatirkan hyungnya itu,,,

" ckck hyung ,, kau sangat menghawatirkan hyungku eoh,,,hihi"sehun berkata dengan tawanya

"yak semenjak kapan kau disitu bocah,,,"

" semenjak hyung bilang ,,aku sangat mencintamu luhanie hahahah" sehun menirukan gaya bicara kris namun malah ancur dibuatnya

" yak anak kecil kau mengejekku,,"

Sehun tertawa terbahak-bahak , sungguh kris lebih senag melihat sehun yang seperti ini dari pada sehun yang terus tersenyum sebagai topeng penderitaanya.

" bisakah kau terus seprti ini di depan hyungmu sehuna,,"

Tawa sehun terhenti dan menatap kris yang kini juga menatapnya,,, " tersenyum di balik penderitaanku dan hyung,, itu sama saja dengan memakai topeng di hadapan banyak orang" batin sehun,, sedetik kemudian ia tersenyum ramah,,,

" akan aku lakukan apapun yang luhan hyung perintahkan,, selalu tersenyum dan ceria di hadapan semua orang walaupun pada kenyataannya itu menyakitkan,,tapi ini sudah nasiibku hyung,,,aku akan selalu tersenyum demi luhan hyung" dan krispun megusap rambut sehun sayang…

" hyung aku keluar sebentar kerumah baekhyunie ne,, aku janji takan pulang malam,,, dan apakah kau tak menjemput luhanmu itu,,,,"

"hahhhh,,, eommamu pasti akan menyembunyikan luhan setiap kali aku datang mencarinya, dan sekarang,,,," kris memberi jedah sebelum melanjutkan ucapannya, terlihat raut kekecewaan sekaligus sedih di wajah tampan namja itu

" luhan kini tengah melayani pelanggannya,,sungguh aku tidak terima sehuna,, ingin rasanya aku bawa dia pergi dari Negara ini, jauh dari eommamu itu,,,karna eommamu selalu melarangku mendekati omset terbesarnya walaupun sejumlah uang sudah kuserahkan padanya,,,itu semua tak ada artinya sehunna,,"kedua tangan kris terkepal hingga otot-otot terlihat jelas di sekiar kepalan tangannya itu. Sehun mengerti, bagaimana perasaan kris saat ini,

" bersabarlah hyung.. bukankah hyung selalu mengatakan itu padaku,,kau tau aku ini seorang simpanan hyung?,,karna itulah mungkin eomma tak mengijinkanku keluar kamar,"

Sehun menundukan kepalanya meratapi nasibnya sendiri, kris hanya bisa mengusap pundak sehun pelan

" aku hanya khawatir kepada luhan hyung saja, karna eomma tidak pernah membiarkan seorangpun memilikinya,,,,jadi hyung juga harus percaya,,kelak kebahagiann akan datang menjemput aku dan luhan hyung, menjemput kita,, kita hanya menunggu waktu itu datang,," sehun mendongakan wajahnya menatap kris , menlanjutkan kata-katanya yang sempat terhenti, mencoba menyemangati kris yang kini terlihat murung karna luhanya disana entah sedang apa dan di apakan,,ck

" gomawo,,karna kau adalah orang paling baik yang pernah aku temui hyung" ucap sehun lagi

" ne,,,itu sudah menjadi takdirku sehun,,,, pergilah, dan jangan pulang terlalu malam,,arraso?,''

" gomawo hyung,, aku juga menyayangimu sama seperti luhan hyung,,, dan aku takkan pulang malam, mungkin pagi hahahha"

Cuup

" jangan bersedih lagi ne,,,"Sehun mengecup pipi kris sebelah kiri mencoba membuat kris tersenyum dengan ulahnya dan berlari keluar dari apartement itu sebelum kris melemparnya dengan sepatu,,,

" ckck..anak itu sama saja seperti luhan,, selalu seenaknya,,,," kris mengusap pipi kirinya dan tersenyum

.

.

.

THANK YOU, NAE SARANG

.

.

.

DUK

DUK

DUK

Kai tengah Bermain basket lapangan dekat rumahya,,,waktu kini menunjukan pukul 20.00 KST dan seperti biasanya kai selalu bermain basket bahkan menari di lapangan basket itu setelah lapangan itu sepi,,

Keringat sudah bercucuran di sekitar leher dan dahinya,, ia melemparkan bolanya asal menghempaskan tubuhnya kasar di lapangan itu sambil menatap lagit malam yang bertabur bintang " indah" gumamnya,

Kai memasang earphone di kedua telinganya, memejamkan kedua matanya untuk menikmati lagu yang ber-alune indah melalui earphone itu,,,tanpa sadar, tubuhnya mulai bergerak mengikuti alunan music yang ia dengar, melupakan letih yang mendera tubuhnya saat ini,

kai meliuk-liukna tubuhnya dengan sangat lincah tubuhnya sungguh lentur bagai seorang ballerina,,

Sesosok pemudan manis kini tengah memperhatikan setiap gerakan yang kai lakukan, menatap takjub sosok itu, tak di sangka, selain wajahnya yang tampan ia juga pandai bermain basket dan menari,,sebotol air mineral sudah berada di genggamannya sejak ia melihat kai melempar bola basketnya.

Keringat sudah jatuh bercucuran di tubuh kai, menambah kesan seksi pada namja berkulit tan itu,, "sungguh tampan, seperti biasanya'' gumam namja manis itu , dan berjlan mendekati kai

kini kai telah menghentikan gerakannya dan melepas earphone yang melekat di telingganya,,,

Proook

Prook

" daebak,,,, bisakah kau mengajariku gerakanmu yang tadi itu,,,"

" mwoo,,,,, kau mengaggetkanku"Kai menatap sosok itu dengan pandangan malas,sambil mengusap dadanya ,terkejut ,kaget pastinya.

" kenapa kau bisa ada disini bocah,,,"lanjutnya setelah di rasa jantungnya mulai berdetak normal, namun kini namja dihadapannya hanya tersenyum manja seperti biasanya di hadapan kai,, -_-'

" kau ini,,,sesukaku,,hehehe,"

"maksudku,, kenapa kau berkeliaran sendiri malam2 seperti in sehun-ah,"

Sehun melirik jam tangannya dan kembali menatap wajah tampan itu

" ini bahkan masih jam 8 kai,, ini belum terlalu malam,,,dan aku masih ingin disini,,hmm,,,dan aku masih ingin disini,,hmm,,,bersamamu"

Dan kembali sehun memamerkan puppy eyesnya yang membuat siapapun lumer melihatnya

' hentikan tersenyum seperti itu bodoh, kau bisa membuatku mati berdiri,, eotokhe,,' batin kai

" minum ini,, kau pasti lelah kai,,,'' sehun menyodorkan sebotol air yang tadi di belinya,,

Kai menatap botol itu dan sehun secara bergantian,

'' tenaglah, aku takan meracunimu dengan air minum ini,, ambilah bukankah kau haus.." dan kaipun mengambil air minum itu dan meminumnya,, sehun hanya tersenyum melihat kai menerima air pemberiannya

" punyamu mana,,,," Tanya kai saat menyadari sehun malah memperhatikannya minum bukannya meminum minumannya

" punyakukan sudah ku berikan padamu kai,,," jawab sehun enteng

'aishh jinja,,namja manis ini sungguh aneh' batin kai

" lagi pula jika aku ingin minum, aku tinggal menggambilnya ,, ,,,"

Sehun menggambil botol minum itu dari tangan kai dan langsung meminumnya

" yakkk…"

" hmmmm,,, seperti ini kai,,,," lanjut sehun sambil mengelap bibirnya dengan pungung tangan, tak lupa senyum yang selalu ia berikan kepada kai yang menurut kai itu ' sangat manis'

DEG

Jantung kai berdetak tak karuan setelah sehun meminum minuman yang baru saja ia minum, tak sadarkah sehun bahwa itu berarti sebuah ciuman yang tak langsung,

' oh tuhan,, ada apa dengan jatungku,' dan sesegera mungkin ia memalingkan wajahnya yang kini mulai bersemu

'' kaii ,, pali ajari aku menari,,," rajuk sehun tak menyadari bahwa saat ini jantung kai hampir saja jatuh karena ulahnya yang merengek sambil menyenderkan kepalanya di pundak kai manja,,,

'' kau ini merepotkan sekali sehun-ah,,kau ini sudah besar janan seperti ini" walaupun berkata demikian namuan kai tak bisa memungkiri perasaan senangnya dengan tingkah sehun yang manja seprti sekarang ini.

" ani,, aku tidak merepotkan,, aku ini menyenangkan,,hihiih"

" aishh,,,jinja,, kenapa aku harus bertemu dengan mu sehun-ah,,"

" itu takdir kai,,"

Benarkah, benarkah ini takdir sehunah, jika benar, aku akan sangat berterimakasih pada tuhan karna telah mempertemukanku dengnmu

Greeeeeeeeeeeep

"kajja,,," sehun mengandeng tangan kai ketengah lapangan,,,dan kaipun hanya pasrah saja tanpa bisa menolak

Derita bagi kai karna sehun sama sekali tak memperhatikan apa yang ia ajarkan, ia malah sibuk dengan gerakannya sendiri sambil terus memandangi wajah kai, membuat pemilik wajah itu bergerak tak nyaman,,,

" sebenarnya kau mendengar apa yang aku perintahkan tidak sehuna,,"

Sehun hanya mengangguk dan terus berputa-putar mengelilingi kai,,,

" lalu kenapa kau menatap wajahku terus,," jawab kai ketus

" karna,, emmm,,, wajahmu lebih menarik dari pada gerakanmu, heheheh" lagi-lagi sehun hanya menjawab asal di sertai cengiran yang gak jelas, namun ucapan asalnya itu cukup membuat jantung kai dagdigdug der,,hahaha

" aishhh.. kau ini,,, sudahlah ini sudah malam ,, lebih baik kau pulang,, eommamu pasti mencarimu.."dan kaipun mulai melangkahkan kakinya meninggalkan lapangan itu dan sehun yang kini menundukan wajahnya saat kai menyebut kata eomma,,,raut kesedihan kembali tergambar di wajah sehun yang selalu ceria di hadapan kai itu. .

" eommaku takkan pernah menghawatirkan keadaanku,,"

" ehh.." kai membalikan tubuhnya saat mendengar sehun berucap, biarpun sangat lirih namun kai masih bisa mendengarnya, kai menatap sehun yang kini tertunduk 'ada apa dengan anak ini'

" apa maksudmu,,,?" sungguh tak biasanya sehun seperti itu, 'apa terjadi sesuatu di dalam keluarganya' menyadari sehun kini tertunduk sedih tidak seperti biasanya, kemana senyuman itu?,

Kai melangkahkan kakinya kembali menghampiri sehun, mengelus surai itu sama seperti saat ia pertama kali bertemu

" gwemchana sehunna…" kai hendak memeluk tubuh sehun yang kini terlihat rapuh , namun sesaat sebelum ia menarik tubuh sehun kedalam dekapannya, sehun mengangkat wajahnya

" ani,,,,,heheh" kai sempat tertegun melihat senyum sehun sedekat ini,, bagaimana tidak tertegun saat kau akan mendekap seseorang bermaksud untuk menenangkan orang itu, orang itu malah mendongakan wajahnya, memandang wajah yang berada dihadapannya dengan puppy eyes,,sungguh kai mati membeku sesat, dan bagaimana mungkin mood seseorang bisa berubah se derastis itu, tadi sehun terlihat rapuh dan sekarang, lihatlah senyuman konyolnya yang kembali menghiasi bibir cerry itu

' mood sehun mudah berubah ternyata' batin kai dengan senyum canggung di hadapan sehun

'' kau benar ini sudah pukul 9 lebih,, aku harus pulang,, kasihan hyung jika aku tidak segera pulang,,, anyonng kai,, sampai bertemu besok pagi,,',' dan sehun pun berlari mundur sambil melambaikan tanggannya kepada kai,, kai hanya menatapnya dengan senyuman

Duuuk

Kai terkekeh,Naas bagi sehun , kepalanya membentur tiang ring saat akan berbalik berlari dengan benar menuju pintu keluar lapangan itu

" aishhh pabboya,,,,," rutuk sehun pada dirinya sendiri,,,

Sesegera mungkin ia melihat kearah kai yang kini tengah mengalihkan pandangannya saat sehun melihat kearahnya, seolah ia tak melihat sehun yang terpentok tiang

" aishhh memalukan,,,,''rutuknya pada dirinya sendiri

Dan sehun segera berlari sambil memeganggi jidatnya yang memerah itu…berjalan keluar dengan wajah di tekuk karna kai sama sekali tak membantunya , sehun yakin sekali kai melihatnya terjatuh karena suara yang di timbulkan saat jidatnya dan tiang itu bertubrukan lumayan keras jadi sehun yakin kai pasti mendengar dan melihatnya,,' kkamjong sialan' rutuknya

'' sehuna,, kau mau kemana,,," teriak kai

" pulang.. dan kau tak perlu berpura-pura tidak melihatnya kai,,'' ucap sehun sambil terus berlalu

Tawa kai pecah saat itu juga , saat sosok sehun telah memghilang dari pandangannya,,

" hahahha,, namja itu lucu sekali,,,,"

Sehun menyandung-nyandung batu yang ada di hadapannya sambil terus mempotkan bibirnya, merutuki kai karna dengan teganya menertawakannya saat ia pergi, '' kai pabbo,,aku bahkan masih bisa mendengar tawamu itu, sebahagia itukah kau melihatku terjatuh,, menyesal aku pernah terpesona olehmu hitam"

DEG

Di tengah jalan sehun melihat dua orang adjussi yang sepertinya sedang mabuk ,, berjalan sempoyongan mendekat kearah sehun yang kini mulai ketakutan,,,

" hy-hyung.. luhan hyung,,," lirih sehun saat kedua adjussi mabuk itu semain mendekat kearahnya,, sehun berjalan mundur,, otknya kini hany bisa mengingat nama luhan, hyungnya yang selalu menjaganya dan melindunginya, sehun berjalan mundur tatapannya tak lepas dari dua ajussi mabuk itu.

Bruuuuuuukkkkk

" awww pabboya,,,'' sehun kembali merutuki dirinya sendiri yang menurutnya terlalu bodoh sehingga membuatnya kembali terjatuh dan bahkan kaki kananya kini sulit untuk di gerakan ,,' ini terlalu sakit',,,kakainya terkilir.

Dan atas kebodohan sehun itu jugalah yang membuat kedua adjussi mabuk itu mendekat kearahnyaa dan kini salah seorangnya berjongkok di hadapan sehun yang menundudukan wajahnya,sungguh sehun benar-benar takut sekarang, ajjusi mabuk itu mengingatkan akan eomma dan rumah yang ditinggalinya selama ini, rumah iblis bagi sehun.,

Adjusi itu mendongakan wajah sehun dengan jari telunjuknya "cantik,,, sedang apa kau duduk disini di malam yang dingin ini noona muda"

Cih,,sehun menampik kasar tangan adjussi yang dengan beraninya menyentuh wajahnya,namun dalam hati sehun berteriak takut, takut akan orang mabuk Apalagi adjjusi mabaukaaaaa,, karna itu mengingatkannya akan hal menjijikan yang sering ia lihat di kediamannya yang menurutnya neraka itu, bahkan tubuhnyapun sempat menjadi budak pemuas nafsu adjusi gilaa,, trauma,, yahh ketakutan sehun saat ini lebih teptnya adalah sebuah ketraumaannya akan sentuhan adjusi mabuk yang berbuat kasar padanya,,,

" pergi kalian…..'' teriak sehun sambil berusaha menjauhi adjusi2 itu

'' aigooo,, kau galak sekali noona,, jangan seperti itu,, nanti kecantikanmu hilang,,,"

" aku ini seorang namja , jadi jangan memanggilku noona, AKU INI NAM-JA'' teriak sehun

Kedua adjusi mabuk itu saling tatap dan tertawa" hahahah mana mungkin kau itu seorang namja,, wajahmu terlalu cantik untuk ukuran namja noona,,,,"

" benar lebih baik kau menemani kami bersenang-senang malam ini,,," dan kedua adjussi itu mulai mengunci pergerakan sehun dengan mencekal kedua tangannya,,,

" hyunggg,, tolong aku,,,,,"

" lepskan,,pergi kalian,, jangan coba-cba menyentuhku,,,pergi,,"batin sehun,,,ia terus-terusan memalingkan wajahnya kekiri dan kekanan menghindari adjusi itu yang kini akan menciumnya

.

.

.

.

PRAAANGGG

DEG

Tanpa sengaja luhan menjatuhkan gelas winenya hinga pecah berserakan, luhan memandang nanar pecahan gelasnya itu,,,jantungnya berdetak tak menentu,, rasa cemas dan khawatir mulai menyelubunginya,, sehun,, sehunnya, adik kesayangannya pasti dalam bahaya,,,

" gwemchana changi,, biar para maid membersiihkannya,,, kajja,, kita lanjutkan acara kita,, " kata seorang lelaki tua yang kini tengah memeluk pinggang luhan erat, dasar lelaki ganjen disaat seperti ini diah masih saja merayu luhan dengan meniup-niup telinga luhan

Lelaki tua itu membalikan wajah luhan sehingga wajah itu kini berhadapan dengan wajah keriput lelaki itu,, tanpa menunggu waktu lama lelaki tua itu meraup bibir luhan tak memberikan cela untuk luhan lepas dari gigitan bibir itu,, lelaki tua itu menyesap dan manarik bibir atas dan bawah luhan secara bergantian

" ughh,,," lenguhan kecil keluar dari bibir mungil luhan, sebisa mungkin luhan mendorong tubuh lelaki itu agar mau melepaskan tautan bibir mereka,,,

Pluuuuup

Dan akhirnya luhan berhasil melepaskan tautaan bibir itu,,,

' mianhe adjusi,,aku ketoilet sebentar' ucap luhan dan sesegera mungkin meninggalkan lelaki tua yang di panggilny adjusi itu

Blaaaaaaaaaaaaam

Luhan langsung memainkaan phonselnya menghubungi seseorang,,,

" krissss,,,, sehun dimana,, kenapa kau belum mengantarkannya pulang,,jam berapa sekarang?,,aku takut terjadi sesuatu padanya,,,eomma akan menyiksaku lebih dari ini jika ia tahu sehun tidak ada dikamarnya"

",,,,"

" kau,, kenapa kau membiarkannya kerumah baekhyun sendiri,, bagaimana jika dia bertemu seorang preman atau pemabuk,, kau tau dia trauma akan hal itu,,"

",,,,"

" aku tak mau tau kau harus mencarinya dan membawanya pulang,, jika tidak aku tak ingin bertemu denganmu lagi"

",,,,"

" aku mohon,,,hiks,,aku mohon padamu kriss,, cari dia untuku hiks"

Piipp

Dan tubuh luhan merosot di balik pintu itu,, air mata jatuh begitu saja dari matanya saat kris bilang bahwa sehun sedang keluar, hatinya semakin cemas,, luhan yakin jika sesuatu yang buruk kini tengah menimpa adik yang selalu di jaganya itu,,,

" luhan hyung tolong kau…"

DEG

Samar luhan dapat mendengar sehun memanggil namanya, luhan semakin panik

" sehuna,, dimana kau sekarang hiks,,,"

Luhan kali ini sungguh menyesali dirinya yang bahkan menerima begitu saja perlakuan namja2 mesum yang menatap lapar kepadanya,, ia kadang menyesali dirinya yang terlahir memiliki wajah yang begitu sempurna menurut orang lain, menurutnya untuk apa kesempurnaan fisik dan wajahnya jika dirinya sendiri bahkan tiidak bisa menjaga Kesempurnaan itu agar tak tersentuh dan ternodai, dan yang paling membuat luhan semakin kecewa adalah ia tak bisa melindungi adik satu-satunya itu,,,

" sampai kapan aku akan terus seperti ini tuhan,,, tidak puaskah kau memberikan cobaan yang berat untukku dan adikku"

.

.

.

.

Kris mengambil jaket dan kunci mobilnya untuk pergi mencari sehun,, bagaimana bisa ia tertidur di sofa sedangkan luhan disana tengah menagisi nasib sehun yang belum di ketahui keadaanya…kris melirik arlojinya 22.00 ,

" pabbo.. kenapa kau malah tertidur kris sedangkan sehun sudah 3 jam pergi dan sama sekali belum memberi kabar,,,tidak biasanya ia tidak mengabariku,,"

Dan krispun langsung menancap gas mobilnya menuju tempat baekhyun, namun setelah sampai di sana kris sama sekali tidak menemukan sehun, hanya ada chanyeol yang sedang main tidak dengan sehun, dan baekhyun juga bilang nahwa sehun tidak memberitahunya jika ia akan main kerumah, ,, oh sungguh,, itu membuat hati kris semakin khawatir dengan dongsaeng namjachingunya itu,,,

Kris membanting setir kasar merutuki kelalaiannya,,,,

" oh sehunn dimana kauu,,," teriak kris didalam mobil sportnya

.

'' luhan hyung tolong aku…." Sehun terus menerus menyebut hyung dan terus meronta

" gwemchana,, hyung disisni.. semua akan bak-baik saja,, jangan menangis lagi ne,, kau tak pantas menangis," sehun masih teringat kata-kata luhan untuknya

'' kau berisik sekali bocah,,,,"

" lepaskhan,,,,hyung,, hyung tolong aku,,"

'' hyung akan selalu berada disisimu ,,,apapun yang terjadi"

BUGH,,,

" Brengekk kalian,,,,,"

Bugh

Bugh,,

Duagh

Dan sehun hanya meringkuk ketakutan sambil membenamkan wajahnya yang kini basah oleh air matanya,, tak memperdulikan siapa namja yang kini tengah mengahajar kedua adjusi itu dengan brutal, sehun hanya bisa memngil mangil nama hyungnya berharap hyungnya datang seperti apa yang dikatakannaya

" hyung,,, luhan hyung,,,,"

Greeeeeeeeeeeep

Namja itu memeluk erat tubuh sehun ,, dan sehunpun balas memeluknya tak kalah erat berusaha menyalurkan rasa takutnya lewat pelukan itu

" gwemchana,, ada aku disisni.. semua akan bak-baik saja,, jangan menangis lagi ne,, kau tak pantas menangis," kata-kata itu sama persis dengan yang luhan katakan pada sehun,, namun ini bukan luhan , ini bukan luhan hyungnya,, perlahan sehun mendongakan wajahnya menatap wajah itu

" k-kai,,,,"

" uljima,, kau tak perlu takut aku disini,,," kai menarik kembali tubuh sehun dalam dekapannya,,,mengelus kembali surai itu, sayang

Dan ini untuk pertama kalinya kai melihat sehun yang ketakutan seperti sekarang ini,, biasanya sehun akan tertawa terbahak-bahak karna berhasil mengerjai teman-temannya disekolah , namun sekarang, kai dapat melihat sisi lain dari seorang oh sehun yang terkenal jahil dan nakal itu, tak menyangka juga sehun takut dengan adjusi mabuk,,bahkan sehun pernah mengerjai guru killer di sekolahnya hingga guru itu pindah,, namun lihatkah sekarang,, seorang oh sehun meringkuk ketakutan bahkan tidak bisa melawan saat adjusi itu menggerayanginya ckck

Hati kai sakit juga melihat tangis sehun yang sesenggukan memanggil luhan hyungnya,,, entah siapa luhan hyung yang sehun sebut itu, kai tak lagi memikirkannya,, yang ia pikirkan sekarang adalah memberi ketenangan pada sosok yang akhir2 ini mengenggu hidupnya dan hari-harinya,,, ani bukan menganggu ,, tapi menghiasi hari-hari seorang kim jongin

" apa kau bisa berjalan eoh,,,,?" Tanya kai yang hanya di jawab anggukan oleh sehun..

'' kajja,, aku antar kau pulang''

Bruuuukkk

Sehun terjatuh kembali,,kai langsung membantu sehun berdiri,,,

" gwemchana…."

" kakiku sepertinya terkilir kai,,,"

" kau ini benar-benar merepotkan…"

Pleetakk

" sudah kubilang aku ini sama sekali tidak merepotkan,,aku ini menyenangkan…" ucap sehun sambil mempoutkan bibirnya,,

" aishhh ,, disaat seperti ini kau bilang menyenangkan,,, dasar namja aneh,,,,''

" kau menyebalkan,,, aku bisa pulang sendiri,,'' dengan langkah terpincang sehun melangkah menjauhi kai,

Kai memutar matanya malas, namja dihadapannya ini selain aneh jahil nakal keras kepala juga rupanya ck

Kai berlari mengejar sehun dan berjongkok membelakangi sehun

" kajja naik kepunggungku,, kau takan bisa pulang dengan kaki seperti itu,,,"

" shirooo''

" palli,,,,,apa kau mau sampai rumah saat fajar datang dan kakimu membengkak ebih parah dari pada ini,, palli,," ucap kai sedikit memaksa,

sehun tersenyum senang dalam hatinya, akhirnya ia bisa memeluk kai, orang yang selama ini di kaguminya semenjak ia menabraknya.. namun sehun tak berani melangkah lebih jauh untuk mendekati kai, sehun sadar dengan posisinya dan sehun juga tau kai juga sama seperti kris , terlahir dari keluarga yang terpandang,,namun kai tidak tahu apa2 tentang hidup sehun , berbeda dengan kris hyung,,

haaap

" yakkkk kau berat sekali bocah,,, kau ini makan apa sebenarnya hah,,," kai sedikit terhuyung saat sehun loncat kepundaknya

Pleeetakk

'' jangan protess, kau yang memintanya,,,,"

" jika kau terus-terusan menjitak kepalaku , aku berjanji akan menurunkanmu di hadapan adjusi mabuk tadi" ancam kai.

''andwee,, aku tidak mau'' kai merasakan sehun semakin erat memeluk lehernya, dan itu berarti ancaman kai berhasil mengelabuhi sehun agar sehun semakin erat

" diam dan jangan banyak bergerak ,, ara"

'' arasso..'' dan sehunpun membenamkan kepaalanya di ceruk kai

Hening,,

diantara mereka tak ada lagi yang memulai pembicaraan hanya suara langkah kaki kai yang masuk kedalam indera pendengaran kai,,,sesekali kai menaikan tubuh sehun yang merosot,,

tap

langkah kakinya terhenti saat kai mengingat sesuatu hal yang sangat penting,,,mengapa ia melupakannya setelah sejauh ini kakinya melangkah,,,

'' sehuna,, sehuna,,," kai mencoba membangunkan sehun yang kini tertidur di pundakknyaa

" aishhh ,,, kau malah tertidur,, lalu aku akan mengantarmu kemana,, sedangkan aku sediri tidak tau rumahmu,,"

Dan akhirnya kai memutuskan untuk membawa sehun pulang kerumahnya saja,, tidak menghiraukan eommanya yang pasti akan memarahinya karna membawa anak orang pulang dengan kaki yang terluka,,dan sedikit membengkak, seperti kaki gajah, lebay

.

.

.

" ssstt ahhh,, ahhh,, tuan,, pelan,,pelannhhh,,hmm,,, eghh,,,"

Braaaaaaaaaaaaaaaak

Kris membuka pintu kamar itu kasar setelah bertanya kepada maid dimana luhan berada sebelum heechul mengetahui kedatangannya dan melarangnya kembali bertemu dengan luhannya,

setelah mendapatkan kunci cadangan kamar tersebut dengan sejumblah uang yang ia berikan kepada penjaga dan beberapa maid kris langsung membuka kasar pintu itu dan menyaksikan tubuh naked luhannya yang sedang di gerayangi oleh orang lain, menyakitkan, kenapa cintanya seperti ini.

Kekasih mana yang tidak marah dan kecewa melihat kekasihnya di setubuhi orang lain selain dirinya, walaupun sebelumnya kris mengatakan akan terus bersabar sampai nanti ia akan membawa luhan pergi dari tempat terkutuk itu, kali ini kris tidak bisa membiarkan tubuh itu di sentuh orang lain lebih lama lagi, apalagi sekarang ia menyaksikannya secara live di depan matanya, mungkin jika di belakangnya kris masih bisa memberi toleransi pada adjusi itu,,

Kris menarik paksa tubuh lelaki itu sehingga junior lelaki tua itu yang masih menacap di hole luhanpun terlepas

" akhh,,, "luhan menggerang merasakan sakit di holenya,,,

" brengseeeeeeeekk beraninya kau menyentuh luhanku,,,"

Bughh

Bugh

Bugh

menghajar lelaki tua itu tanpa rasa bersalah sedikitpun,,kesal di hatinya tak bisa di tahan lagi,, setelah ia tak berhasil menemukan sehun dan sekarang ia harus menerima begitu saja namja chingunya disetubuhi orang lain… 'ini tidak bisa dibiarkan'

"heyyy,,, aku sudah membayarnya mahal anak muda,,,,"

''PERSAN DENGAN UANGMU,,,,,,akan kupastikan besok kau kehilangan pekerjaanmu adjussi bangsat"

BUGHH

BUGHH

Kris tak menghiraukan adjusi itu yang terkulai tak berdaya dengan darah yang muncrat dari mulutnya,

Kris menghampiri luhan dan memakaikan jaket tebal yang ia kenakan sebelumnya untuk menutupi tubuh naked kekasihnya itu.. luhan langsung melingkarkan tanggannya di leher kris saat kris menggendongnya ala bridal

" akan kau bawa kemana anakku eoh,,"Tanya heehcul yang kini tengah bertengger di depan pintu masuk mansion itu

Kris mendengus kasar, malas juga berhadapan dengan orang didepannya ini yang sama sekali tidak bisa di percaya

" cih,, masih bisa kau menyebutnya sebagai anak setelah kau memperjual belikan tubuhnya pada lelaki brengsek itu eoh,,, bukankah luhan ini adalah omsetmu bukan anakmu jadi,, minggir beri kami jalan untuk keluar"

" tidak semudah itu anak muda,, setelah kau membuat keributan di mansionku dan membawa lari luhan diam diam begitu,, cinta memang memuakkan,,,kau tahu,, tubuh luhan itu ada harganya,,," kris semakin kesal saja dengan ucapan namja cantik yang tak kalah cantik dari luhan itu namun otaknya picik.

" aku mengerti apa maksud ucapannmu ,,,, ambil ini,, itu adalah kunci apartementku dan juga atm miliku,,paswordnya kau pasti tahu karna aku menyayangi omsetmu ini,,aku akan mengembalikan luhan jika aku ingat…"

heechul tersenyum dan membiarkan kris membawa luhan pergi,,,

" jangan harap luhan akan menjadi milikmu bocah,,sampai hartamu habispun aku takan membiarkan luhan menjadi milikmu,, karna luhan adalah milik bersama, dan penghasil uangku,,,," ucap heecul dengan seringaian yang terpasang mengerikan di bibir tipisnya,

.

.

.

.

.

..

..

TBC

HAYYY HAYY HAYY,,, aku hadir bawa ni ff chap 2,, bagaimana,, kurang greget atau kurang greget baget,,,

yahhhh aku frustasiiiii,,, -_-'

huwaaaa gumawo chingudeul yang udah baca di chap sebelumnya,, aku sangat terimakasih sekali,,,

dan untuk yang chap sekarang, aku minta reviewnya ,, reviewnya OKok,,,AKU butuh motifasi buat chap depan,,maka dari itu aku butuh RCL,, hihihih

OKok OKok #PYEONGGGG