Semangkuk Ramen
.
.
-Kim Rena—
.
.
Cast :
Lee Sungmin
Cho Kyuhyun
Kim Lena
Kim Jongwoon
Other Super Junior members
.
Declaimer : Semua cast disini (kecuali Kim Lena) adalah milik Tuhan dan diri mereka sendiri, saya hanya meminjam nama mereka sebagai cast di FF ini.
.
Saya ingin berterima kasih banyak pada Park Min Rin yang sudah men-support saya, gomawo.
Warning : Typos, All Uke as Yeoja
~Super Junior~
Previous Chapter..
"Ah, dia sudah datang.."
Saat aku berdiri dan berbalik ternyata…
"KAU ?"
.
.
.
Chapter 2
(Normal POV)
"KAU ?" teriak Sungmin.
"Hehehe…" orang yang diteriaki malah cengengesan.
"Ya! Kau teman Lena, eoh ?" Sembur Sungmin.
"Hehehe.. iya Minimi..^^" katanya dengan masih cengengesan.
"Namja ini temanmu Lena ? Yang benar saja.." Sungmin memijat pelipisnya.
"Ya, kalian sudah saling kenal ?" tanya Lena polos.
"Benar Lena-chan! Kami satu angkatan di SMP 3 tahun yang lalu." Teman Lena antusias. Sungmin hanya bisa memutar bola matanya malas.
"Minimi ! Bogoshipo !" teriaknya sambil merentangkan tangannya dan berlari ke arah Sungmin. Sungmin yang sedang malas bergeser dari posisinya hingga membuat namja itu tersungkur di sofa. Tersungkur dengan kepala duluan yang mendarat di sofa.
"Appo !" katanya sambil memegang kepalanya.
"Yama-chan! Kau tidak apa-apa ?" tanya Lena khawatir.
"Lena-ya, jangan panggil dia dengan sebutan 'Yama', panggil dia si 'Kelapa Botox Isi Ramen Instan' " Sungmin menginterupsi.
"Minimi ! Kau masih memanggilku dengan sebutan itu eoh ?" Namja itu tak terima.
"Tentu saja ! Mengingat kepalamu yang besar seperti kelapa yang habis disuntik botox dan otakmu yang memiliki berbagai ke-babo-an akut seperti variasi rasa ramen instan." Kata Sungmin panjang kali lebar.
Siapakah yang tadi diteriaki Sungmin ? Kalian pasti bisa nebak, dong ..
"Jangan panggil aku dengan sebutan itu Minimi ! Namaku KIM JONGWOON ! Panggil aku YESUNG !" teriak Yesung sampai salivanya bermuncratan kemana-mana. *oppa jorok -_-
"Hehehe.. Bagus juga penggilanmu untuknya, eon." Lena ikut nimbrung.
"Lena-chan~ Kenapa kau sebut aku temanmu eoh ? Aku namjachingumu, jagi….." Yesung memonyong-monyongkan bibirnya.
"Huh! Tak sudi ! Dasar Kelapa Botox Isi Ramen Instan !" Lena kabur ke kamarnya meninggalkan Yesung yang sedang bersujud layaknya di sinetron.
"Udah beres sinetron dadakannya ?" kata Sungmin pedas.
"Minimiiiii ! Kenapa kau memberitahu Lena panggilan lamakuuu ?" teriak Yesung lebay. Sungmin hanya mengangkat kedua bahunya cuek.
Keesokan paginya…
"Minnie jagi~ Bangun…" Nyonya Lee berusaha selembut mungkin membangunkan anaknya.
"Eumh.. eomma ?" Sungmin masih mengumpulkan nyawanya yang masih melayang karena tidur.
"Ne jagi~ ini eomma. Ayo bangun."
"Hoam… Ne, eomma" kata Sungmin patuh.
Di ruang makan…
"Pagi eonni." Sapa Lena ramah.
"Pagi." Kata Yesung ketus.
"Hmm.." Sungmin hanya bergumam malas sampai dia melihat sesuatu yang janggal.
"Mwo ? Lena-ya! Kau dan kelapa itu akan masuk ke sekolahku ?" kata Sungmin kaget.
"Ne eonni, mungkin hanya sekolah sementara waktu saja. Mungkin sampai appa dan eomma ku pulang dari Swiss." Lena menjelaskan.
"Bagaimana denganmu Kelapa ?"
"Mungkin sampai aku bisa mengecilkan ukuran kepalaku." Katanya sarkastik.
"Itu mungkin selamanya.." ejek Sungmin.
"Terserah!"
SM High School
(Sungmin POV)
Ternyata Sungie sekelas denganku. Kalian tahu kenapa aku agak malas menanggapinya ? Baiklah.. akan kujelaskan pada kalian.
#FLASHBACK#
"Minimi~ Saranghae…" Ukh, namja itu lagi. Namja itu bernama Shim Changmin, dia selalu mengikutiku kemanapun aku pergi.
"Heh tiang mesum ! Berhenti menggangunya !" Si pahlawan datang. Yah.. itulah Yesung, sahabatku.
"Mwo ? Jangan ikut campur!" Changmin tidak terima.
"Berhenti menggangunya atau koleksi makananmu yang terbuat dari clay akan berakhir di tempat pembuangan sampah dan kulkasmu akan kuseret ke jalanan."
"Andwae! Kulkaaaaas !" Changmin lari pontang-panting.
'Namja yang konyol -_- ' batinku
"Sungie-ah, gomawo. Akhirnya aku bisa bebas dari tiang sarap itu."
"Gwenchana Minnie-ah."
Tak lama, gerombolan yeoja centil yang sedang lari-larian mendekat ke arah kami. Salah satu yeoja mendorong Yesung hingga tersungkur di semak-semak.
"Minnie !" teriaknya.
"Apa ?"
BUGH!
Yesung mendorongku ke bak sampah yang ada di dekat situ.
"Ya! Apa salahku ?"
"Kau sudah mendorongku ke semak-semak !"
"Bukan aku !" kataku tak terima.
"Bohong!"
Tiba-tiba..
"Yesung oppa, mianhae tadi aku tak sengaja mendorongmu."
"Mwo ? Jadi yang tadi mendorongku itu kau, Hyoyeon-ssi ?" Yesung menatapnya tak percaya.
"Mianhae oppa.." Hyoyeon langsung berlari.
"Mi-minnie.."
Aku langsung berlari ke toilet menghindari Yesung. Aku sangat kesal, dia dengan seenaknya mendorongku ke bak sampah. Namja babo !
#FLASHBACK END#
Pulang sekolah…
Aku berjalan di sebuah jalanan sepi di Myeondong, aku berniat untuk membeli CD Super Junior. Tiba-tiba aku dihadang oleh seorang namja bertubuh kekar.
"Mau apa kau ?" kataku ketakutan.
"Hohohoho ! Cepat ! Serahkan Bando-mu !"
'Bando ? Preman konyol macam apa dia ?' batinku menggerutu.
"Ba-bando ? Untuk apa ?" tanyaku perlahan.
"Sungminnie…" Suara setan menggema di telingaku.
'Eh? Itu bukannya namja setan yang kemarin ya ?' batinku mengingat kejadian yang terjadi kemarin.
"Sungminnie ! Apa yang kau lakukan dengan bencong ini ?"
'BENCONG ?' batinku menjerit.
Preman itu dengan kasar mengambil bando strawberry ku. Memakainya dengan cepat lalu mepreteli (?)
pakaian serba hitamnya dan..
TADA!
Namja itu ternyata memakai dress yang serba bling-bling, mengambil kecrekan, dan mulai bernyayi.
" Kemanaa…. Kemanaaa.. kemanaaaa…"
Ya Tuhan.. Demi penyakit Insomnia ! Suaranya seperti malaikat kematian. Tiba-tiba si Kyuhyun menarikku dan membawanya ke daerah pertokoan.
"Hosh.. hosh.. Ya! Apa kau gila ?" kataku pedas.
"Memangnya kau masing ingin mendengar suara Taecyeon si bencong gang Myeondong, huh ?"
"Tidak! Suaranya mengerikan !" kataku horror.
"Ya sudah ! Berterima kasihlah padaku." Katanya sembari menyeringai setan.
"Ne! Gomawo…" kataku setengah hati.
"Hei ! Kau mau ikut ke kedai ?" tanyanya.
"Kedai ?"
"Kedai ramen.. Kau mau ikut ?"
"Baiklah, ayo."
Kyuhyun menarik tanganku hingga sampai ke kedai ramen langgananku. Kami duduk di tempat paling pojok di kedai ini.
"Ahjumma..!" kataku sambil melambai ke arah kasir.
"Ne ? Kau mau pesan apa ?"
"Aku pesan Tsubamesanjo Ramen dan Es teh. Kau mau apa Kyu ?"
"Ehm.. sama sepertimu." Katanya.
"Baiklah, 2 Tsubamesanjo Ramen dan 2 Es teh, ahjumma."
"Ne.." kata ahjumma itu ramah. Tapi, ahjumma memandang Kyuhyun dengan tatapan aneh. Apa hubungan Kyuhyun dan ahjumma ? Ah yasudahlah, bukan urusanku ini.
Tak lama, pesanan kami datang. Kyuhyun yang sepertinya sudah bernafsu langsung melahap ramen miliknya dengan sangat cepat. Terkadang ia mengipas-ngipas bibirnya yang kepanasan. Seperti anak kecil.
Ya ampun.. dia bahkan sudah menghabiskan ramennya. Aku saja setengahnya belum ada. Ckckckck.. manusia super.
"Sudah selesai ?" tanyaku.
"Selesai…." Katanya riang sambil menepuk-nepuk perutnya.
Cukup lama, akhirnya ramenku habis.
"Ramenmu sudah habis. Sekarang kau mau kemana ?" tanyanya.
"Pulang."
"Baiklah, kuantar ya…"
"Tidak perlu."
"Eh ?Ayolah…" dia memasang wajah memelas.
"Tidak perlu. Aku akan ke sini besok. Tunggu saja di sini."
"Jinjja ?"
"Ne, aku pulang dulu." Pamitku setelah membayar di kasir.
"Ne.."
Keesokan harinya di SM High School
"Ssst.. apa kau tahu ? Hari ini kita akan kedatangan murid baru." Bisik seorang yeoja tukang gosip pada temannya.
"Wah ! Dia namja atau yeoja ?" tanya temannya.
Ahh ! Aku mulai bosan mendengarnya.
"Selamat pagi semua ! Pagi ini saya membawa seorang murid baru pindahan dari Shinhwa." Kata Kim seonsaengnim.
Saat aku memandang ke arah murid baru itu, ternyata…
'DIA ?'
TBC
Hehehe… author kembali dengan cerita abal yang sudah bulukan ini. Gomawo bagi yang masih mau membacanya. *deep bow
Tsubamesanjo Ramen : Berasal dari daerah Shinetsu. Ramen yang diberi irisan bawang bombay di atasnya.
Gomawo untuk Cho Miku | Park Min Rin | Kyurin Minnie |Lee Soo Hyun | Lee Shurri | Chagyumin karena sudah me-review cerita ini. Hehe.. pada nyangka kalo temennya Lena itu Kyuhyun ya..? ^^
Kalau yang tidak suka, silahkan tekan tombol back. Kalau ada yang mau mengkritik saya, silahkan melalui PM.
Dan bagi readers yang suka, saya mohon dengan sangat untuk me-review.
Gomawo ^^)/
Kim Rena
