Faity Tail disclaimer by Hiro Mashima

Rate : T (maybe)

Romance & Adventure

Happy Reading Minna

Chap 2 Update !

Buat yang udah review arigatou banget ..

Dan gak usah lama-lama ini dia chap 2 nya ..

"Okeh kita sudahi ini, kalian lulus ujian kami. Kalian berhak untuk memutuskan untuk ikut membantu kami atau tidak. Nah sekarang maukah kalian pakai tenaga kalian untuk Fairy dan menghajar orang-orang yang universitas kita ?" Tandas Laxus

"Heeh .. ?" Mereka bertiga hanya melongo

Begitulah yang dikatakan oleh Laxus setelah pertandingan seru mereka berakhir, alih-alih Mereka ber-3 (Gray, Natsu, Gajeel) mengerti, justru malah sebaliknya mereka ber-3 hanya melongo sembari menggerutu tidak jelas.

"HEEH, JADI SETELAH KERIBUTAN INI KAU HANYA INGIN MENGETES KAMI DAN INGIN MENGAJAK KAMI UNTUK BERGABUNG DI TIM FAIRY ACADEMY ?" Bentak Natsu kepada Laxus yang sudah membuat Natsu terluka lumayan.

"tidak usah membentak-bentak seperti itu anak bodoh, bahkan tidak ada yang bisa melakukan ini sebelumnya kepada Laxus. Mahasiswa baru biasanya culun dan bahkan selalu menjadi sasaran empuk untuk kami tindas" Jelas Panjang Eve

"Tapi.. kenapa tidak mengatakan secara langsung saja ? sungguh menyusahkan sekali" Gerutu Gray

"Gi Hee .. aku sudah babak belur begini, dan kau harus sedikit bertanggung jawab" Seru Gajeel

"biar bagaimana pun kalian ber-3 adalah orang yang hebat, dan kurasa aku tidak salah memilih orang. Jadi aku minta maaf sekaligus meminta tenaga kalian untuk berjuang bersama kami dan yang lainnya untuk Fairy." Ujar Laxus

"Gi Hee … salamander, pangeran Boxer sepertinya ini akan menarik. Apa kalian setuju ?" Ucap Gajeel coba mengajak temannya yang lain

"Oiy Laxus, apa yang akan kita lakukan nanti ?" selidik Gray

"Mungkin, kalian akan menjadi pemimpin pasukan Fairy, karena sebentar lagi kami akan lulus" Jelas Freed

"Iya kemungkinan besar, kalian yang akan menggantikan tim kami" lanjut Bickslow

"apa yang dijelaskan oleh mereka ber-2 sepertinya sudah jelas, jadi bagaimana tanggapan mengenai tawaranku ini ? Natsu" seru Laxus

"cih .. aku tidak terlalu terima dengan perlakuanmu, jadi kurasa aku belum akan memutuskan" Jawab Natsu lantang

"bocah ini keras kepala juga, padahal dia bahkan lebih kuat dibandingkan dengan para seniornya disini. Aku akan memastikan dia menerimanya, aku akan berjuang Gildarts Sensei" batin Laxus menggerutu

"Baiklah kalian bisa pikirkan setelah kalian sembuh, aku akan melanjutkan pencarianku. Jika kalian ingin bergabung temui kami di gedung samping kampus, itu adalah markas kami" balas Laxus

"yoo, akan aku pikirkan" seru Natsu

Laxus beserta 3 anak buahnya telah meninggalkan tempat kejadian, sementara Natsu, Gray, dan Gajeel hanya terduduk sembari sedikit merintih karena luka yang didapat saat melawan geng Laxus tadi.

Sementara di tempat lain, beberapa gadis yang ternyata sedang menunggu kabar dari Gray dan Gajeel terlihat begitu khawatir.

"Ah, Gray-sama kemana si ? dari tadi Juvia SMS juga" Gerutu sang gadis bersurai Biru

"Juvia, bukan kau saja. Gajeel juga tidak mengangkat telpon bahkan membalas SMS pun tidak" balas Gadis 'kecil' ini

"Mungkin mereka tengah berselingkuh" tiba-tiba gadis berambut Merah ini menginterupsi

"AHH. Erza-san kau jahat sekali. Gray-sama tidak mungkin selingkuh dari Juvia" rengek nya

"Erza, Gajeel itu setia." Levy membalas

"Ya, ya aku sudah tahu" balas Erza sedikit dingin

Sementara laki-laki yang tengah mereka khawatirkan baru saja teringat janji mereka sebelum mereka bertarung dengan Laxus tadi.

"Ah sial, Juvia.. aku lupa tadi aku janji akan menemuinya" Gray panic

"haaaah. 10 Missed Call, 12 Messages. Maaf 'kecil' aku lupa" Gerutu Gajeel

"HAHAHA, sudah cepat kabari mereka" Goda Natsu

Tak lama kemudian, Gray dan Gajeel mengetik pesan untuk membalas pesan dari wanita mereka masing.

Sementara itu ditempat wanita mereka berada …

"Ahh,, Gray-sama SMS" teriak Juvia histeris

"Juvia, maaf aku tidak membalas sms atau mengangkat telpon mu, ada sesuatu yang terjadi di atap kampus, kami sedang disini. Beritahu Levy juga, Gajeel juga sedang bersamaku. Maafkan aku, akan aku jelaskan semuanya di atap. Ku harap kamu dan Levy mau datang. :* Gray"

"G-Gr-Gray-sama ada apa sebenarnya" Juvia sangat khawatir

"Juvia, Levy apa kalian akan ke atap ? ada firasat buruk yang kupikirkan" Ujar Erza

"Gajeel" Lirih Levy

"Sudahlah Levy-san maafkan dia, aku yakin Gray-sama dan Gajeel-kun tidak akan berbuat yang macam-macam, atau pun berselingkuh" Juvia coba meyakinkan Levy

"Tap.. Tapi"

"Sudahlah ayo kita ke atap" Seru Erza Lagi

Akhirnya setelah dibujuk Levy mau juga ikut kea tap untuk menemui Gajeel, Juvia pun sudah khawatir akan keadaan apa yang sebenarnya terjadi, hingga Gray tidak menepati janjinya untuk bertemu tadi. Satu persatu anak mereka tapaki demi mencapai atap kampus, dan setelah anak tangga terakhir mereka membuka pintu, tak lama setelah pintu terbuka iris mereka ber 4 (?) mencari sosok-sosok pemuda yang ingin mereka temui, dan betapa kagetnya mereka melihat kondisi yang terbilang mengenaskan.

"G-Gra-Gray-sama .. " teriak Juvia histeris

"Gaaajel" Levy pun sontak berteriak karena melihat keadaan yang kekasih

"Gray-sama, kenapa ? apa yang sebenarnya terjadi ? kenapa kau penuh luka seperti ini" Tanya Juvia begitu khawatir

"eto .. eh .. bagaimana aku menjelaskannya ?" Gray kikuk

"Gajeel, cepat jelaskan atau aku akan bertambah marah" Levy lebih Galak dan sepertinya muka sangar Gajeel selalu kalah dengan muka marah Levy.

"Hahaha .. " Tawa Natsu terbahak-bahak

"OIy Salamander Sialan" Teriak Gajeel

"Gajeel, tidak dengar apa ku katakana tadi ?" Levy sudah emosi

"Gi hee .. a..anu " Gajel susah sekali bicara

"Biar aku saja yang jelaskan, kalau kalian tidak bisa bicara. Dasar payah kalian, bisa-bisanya bertarung habis-habisan tadi tapi pas bertemu pacar kalian masing-masing kalian hanya bisa diam begitu" Ucap Natsu sembari nyengir

"Oh… jadi kau habis berantem lagi yaa Gajeel?" Tanya Levy sambil menyeringai jahat

"biar ku jelaskan dulu Levy" Balas Gajeel

"Jika alasanmu mengada-ada aku tidak mau bicara denganmu pokoknya" Tuntut Levy

"Ciih,, dasar salamander sialan. Jadi tadi, anu.. eto kau tahu Laxus menyerang kami ber-3, dia bersama anggotanya yang menyebalkan itu. Aku tidak bisa diam saja sementara mereka terus-san mengejek ku. Jadi ku hajar mereka, dan terjadi pertarungan yang lumayan tadi. Dan bisa kau lihat sendiri aku, Salamander dan Pangeran Boxer itu luka seperah ini" Jelas Gajeel panjang

"Oohh.. jadi begitu rupanya. Gajeel kalau kau mati aku tidak mau datang. Aku khawatir bodoh" ucap Levy kesal

"Levy, tega sekali kau" balasnya sambil meringis kesakitan

"Jadi Natsu-sama, eto maksd ku Natsu benar yang di katakan Gajeel" Seru Erza pada Natsu

Perlu diketahui keluarga Erza adalah pelayan sekaligus bodyguard di keluarga Dragneel, dan Natsulah yang menyuruh Erza untuk memanggilnya tanpa gelar Tuan Muda, atau bahkan –sama.

"Haah Erza ayolah kau ini temanku kan, aku bosan diperlakukan seperti tuan Muda. Iya itu benar si rambut pirang bodoh itu sudah membuat kami babak belur seperti ini, tapi tenang saja kami melakukan hal yang sama kepada mereka" Jawab Natsu

"ah syukurlah Tuan Muda tidak apa-apa, etoo Maksudku Natsu"

"Haah, sudahlah Erza, kau ini mulai lagi. Kenapa juga ayahku menyuruhmu sampai segininya dan kau mau saja lagi" Jawab Natsu kesal

Gomene bagi fans Erza, saya membuat Erza dan keluarga nya menjadi pengabdi keluarga Dragneel. Sekali lagi maafkan saya yaa minna.

"Erza-san, jadi dia ini anak sulung keluarga Dragneel ?" Tanya Juvia

"Iya Juvia" Erza keceplosan

"haaaaaaaaaaaaaaaaaahh" Teriak Juvia

"tenanglah Juvia, akan aku jelaskan soal Natsu nanti, tapi janji yaah kau tidak boleh beritahu ini kepada siapapun" Ucap Gray

"kenapa Gray-sama ? " Tanyanya Bingung

"Sudah nanti kujelaskan. Oke"

"ano.. Natsu-san, apa benar itu yang dibilang oleh Erza-san ?" Juvia bertanya kepada Natsu langsung, padahal sudah dibilang oleh Gray untuk nanti saja dia yang akan jelaskan. Dasar Juvia

"Yaah, benar. Mereka lah yang menurutku sangat pantas untuk disebut sebagai sahabatku, dari dulu tak ada yang menganggapku teman selain mereka, dan mereka pun adalah teman yang kupunya saat ini. Jadi itulah alasannya kenapa aku menyembunyikan identitasku yang sebenarnya" Cerita Natsu pada Juvia

"jadi hanya karena itu ?" Juvia kembali bertanya

"yaa, hanya itu yang ingin kujelaskan padamu" Balasnya datar

"Kalian ber-3 harus mendapatkan perawatan, ayo segera bergegas kita obati mereka" Perintah Erza

"Aku tidak mau mengobati orang yang habis berkelahi" Balas Levy sinis

"Segitu marahnya kah kau Levy ?" Gajeel mendengus

"Levy, tidak boleh begitu, biar bagaimana pun dia kan kekasihmu" Selak Erza

Berkat bujuk Erza, akhirnya Levy memaafkan Gajeel dan mengobatinya juga.

Yoo Minna Bersambung dulu yaah ^_^

Moon Review nya jugaa ..