Naruto/Toushirou POV
Halo... Aku Hitsugaya Toushiro. Tapi itu dulu, sekarang aku hanyalah manusia biasa yang bernama Uzumaki Naruto. Usiaku sekarang 11 tahun. Aku mendapatkan hukuman dari Soul Society karena aku lalai dari tugasku sebagai seorang captain 10.
Tapi itu dulu...
sekarang semua berubah, aku harus fokus dengan hidupku yang sekarang.
Hari ini, aku akan memulai latihan pertamaku dengam tim 7, Tim yang baru saja terbentuk setelah aku lulus ujian Genin kemarin. Aku satu tim dengan Uchiha Sasuke, Haruno Sakura dan Hatake kakashi sebagai Guru instruktur kami.
"haaahhh... sebaiknya sekarang aku bersiap-siap. Kalau sampai terlambat di hari pertama latihan, aku bisa dokeluarkan dari Tim."
Tempat Latihan (aku lupa namanya)
"Hai semuanya... selamat pagi" ucapku dengan ceria dihadapan kedua temanku ini.
temanku...
entahlah...
aku harap mereka menganggapku teman mereka mengingat seluruh penduduk desa ini membenciku.
"Cih... " ucap sasuke dengan deathglare'nya lalu memalingkan pandangannya dari hadapanku. memangnya siapa dia? dasar bocah menyebalkan.
"hei sasuke... apa maksudmu memandangku seperti itu?" jawabku dengan marah karena sikapnya.
"Berisik, dasar bodoh... Lagipula kenapa orang bodoh sepertimu masuk kedalam tim ini. kenapa sih mereka tidak memasukkan orang yang lebih baik daripada kau. iya kan sasukekun~~." jawab sakura dengan genitnya. Aku mengepal tanganku dan kucoba untuk bersabar. Aku sangat benci dengan ucapannya. Memangnya apa salahku hingga dia menghinaku seperti ini.
"Ayolah sakura-chan... memangnya aku salah apa? dia yang duluan mengacuhkanku. Lagipula kenapa sih harus satu tim dengan orang yang sok cool seperti dia?" aku mencoba membela diriku.
"Enak saja, seharusnya kau yang keluar dari tim ini. Sasuke itu kan memang keren, pintar, dan juga cool. tidak sepertimu bodoh, jelek, berisik dan menyebalkan. Pergi sana"
Deg~~
Seburuk itukah aku dimata mereka. Sebenarnya hukuman apa yang Soul Society berikan padaku? Hukuman hidupkah?
"Berisik kalian berdua. Kau juga Sakura. sebaiknya kau diam dan JANGAN DEKATI AKU LAGI, aku muak dengan ucapanmu." sasuke pun langsung angkat bicara. Aku pun menyeringai dalam hatiku. sakura pun menangis karena perlakuan sasuke.
"Hei... jangan membuat Sakura-chan menangis" aku pun pura-pura membelanya.
"Diam kau... ini semua salahmu." teriak sakura padaku. Aku pun terdiam. Dasar tidak tau terima kasih. sudah ku bela malah membentakku.
end Naruto/Toushirou POV
Normal POV
Sakura pun berhenti menagis setelah sekitar setengah jam ia menangis. kami terus menunggu guru kami yang tak kunjung datang setelah 3 jam menunggu. Naruto pun memecahkan keheningan di antara mereka.
"Ne... sebenarnya kita jadi latihan tidak sih? kita sudah menunggu 3 jam tapi dia belum datang juga. aku sudah mulai lapar." keluh Naruto dihadapan mereka.
"Walau aku tidak suka padamu, tapi kali ini aku setuju padamu. kemana sih guru menyebalkan itu. apa dia lupa, dia sendiri yang menyuruh kita untuk datang pagi-pagi sekali." ucap sakura membelanya.
Kakashi pun datang
"Yo... semuanya..." ucapnya tanpa rasa bersalah pada semuanya.
"TERLAMBAT" ucap Naruto dengan Sakura dengan bersamaan
"Sebenarnya sensei dari mana saja sih?" ucap sakura dengan kesal pada kakashi
"Maaf... maaf... aku tadi habis menolong nenek yang sedang tersesat" belanya
"BOHONG" Naruto dan Sakura menyangkalnya secara bersamaan kembali.
"Oke...ok... sekarang kita mulai latihannya. kalian harus mendapatkan bel ini dariku. kalau kalian bisa, maka kalian akan lulus dari ujianku."
"tapi kan cuma ada 2 sensei."
"kalian harus merebutnya, kalau kalian tidak mendapatkannya maka kalian tidak akan dapat makan siang"
"baiklah"
"sekarang latihan kita mulai dalam hitungan ketiga 1...2...3... MULAI..."
Latihan pun dimulai, kami terus menyerang Kakashi tapi kami belum juga mendapatkan bel tersebut. Sakura pun terkena genjutsu dari kakashi. Latihan pun berakhir dan naruto tidak mendapatkan bel tersebut dan meendapatkan hukumannya. Dia diikat dan tidak diberi makan siang. Sasuke dan Sakura pun akhirnya berbagi makanan dengan naruto (walaupun dengan terpaksa karena ingin di cap baik oleh sasuke).
Naruto/Toushirou POV
Aku mendapatkan hukuman karena gagal dalam latihan ini. Tapi, Aku pun mengerti maksud dari latihan ini. Dia ingin agar kami dapat bekerja sama. Tapi, dengan kondisi mereka yang membenciku, apakah ada harapan kami untuk bekerja sama.
Setelah selesai latihan, aku pergi ke tempat aku biasa membeli ramen. Hanya tempat ini yang mau menerima orang sepertiku. hanya tempat ini yang menerima keberadaan ku dan tidak menolakku.
"Paman... aku pesan miso ramen ukuran jumbo" ucapku pada pemilik kedai ramen ini.
"oke"
Dia pun menyajikan semangkuk ramen dihadapanku. setelah aku selesai, aku pun kembali ke apartmentku.
Malam sudah semakin larut, aku pun buru-buru berjalan ke apartment ku. dalam perjalanan, aku merasakan hawa aneh disekitarku. Aku merasa mataku kabur. Tiba-tiba aku seperti melihat seseorang memakai kimono berwarna putih.
Orang itu...
Tidak mungkin, dia tidak mungkin masih hidup.
Kenapa dia ada disini
naruto pun mengejar orang itu...
Orang yang telah ia bunuh dengan kedua tangannya sendiri
Kusaka Soujhiro
"Tunggu, KUSAKA" aku pun berlari mengejar kusaka, tidak peduli dengan tatapan orang-orang yang aneh dengan sikapku.
Kenapa dia ada disini? Kenapa dia ada di dunia ini? Ada apa ini sebenarnya? seharusnya aku sudah membunuhnya.
aku pun terus mengejarnya hingga sampai ke sebuah hutan yang sangat gelap. Gelapnya malam menambah gelapnya hutan itu. Tiba-tiba saja sosok itu menghilang dari hadapanku. aku pun memperhatikan ke sekitarku.
"kusaka... kusaka... KUSAKA" aku meneriakkan nama sahabatku itu.
"Kemana dia?" Pandanganku pun semakin kabur. Tiba-tiba aku merasa pusing dan aku pun mulai kehilangan kesadaranku.
end Naruto/Toushirou POV
? POV
Aku berniat untuk menginvestigasi tentang dunia ini atas perintah Aizen. Aku pun menyamar menjadi sosok orang lain. Hingga tanpa kusadari ada yang mengetahui keberadaanku, dia mengejarku hingga ke hutan ini. Apa manusia normal dapat melihatku?
"Kusaka... Kusaka... KUSAKA" teriaknya memanggilku.
Kusaka? siapa dia? tapi saat aku merasakan reiatsunya. Tidak salah lagi reiatsu ini adalah milik orang itu. Aku pun melihat dia kehilangan kedsadarannya dan jatuh pingsan.
"Ohhhh... sepertinya ini akan sangat menarik. aku tidak menyangka Soul Society akan mengirimnya ke dunia ini. Tapi ada yang aneh dengan dengan postur tubuh dan reiatsunya. dan kenapa dia tidak menyadari reiatsuku. Tidak mungkin dia tidak bisa merasakannya. tapi tidak salah lagi bocah ini adalah dia. sebenarnya apa tujuan Soul Society mengirimnya ke dunia ini? Aku tidak menyangka, menyamar menjadi orang itu dapat mengulurnya hingga ke tempat ini. haruskah aku melaporkannya pada Aizen.? Hmm... sepertinya kurang menarik. Sebaiknya aku bermain-main dulu dan menunggu apa yang akan dia lakukan. Ayo kita bermain Captain 10 hitsugaya Toushirou~kun."
~T.B.C~
Wow... terima kasih yang udah riview... tolong kasih ide donk... maklum, aku baru banget sama yang namanya bikin fanfic. mohon bantuannya... Chaooo...
