Don't LikeDon't Read.
Jangan mem bash jika tak suka pair nya. It's just Fanfiction..Hanya untuk hiburan semata..
Title : It's Our Time Baby (Ki-sung)
Warning : BoysLove (B xB) Typo (s) Berserakan.
Drable
Sip
Enjoy ^^
Mereka saling membelakangi. Tanpa kata hanya deru nafas mereka yang saling bersahutan. Saling mendiamkan satu sama lain karena mereka berdua sedang dalam tahap, marahan.
Si manis menggembungkan pipi yang sesungguhnya tak perlu ia gembungkan pun sudah terlihat begitu bulat dan gempal.
Sedang si tampan hanya mendesah karena sesungguhnya ia pun tak menyukai situasi ini.
Hei. Mereka itu pasangan Suami-istri. Tapi karena ego yang begitu tinggi tak jarang ada keributan kecil dalam rumah tangga bahkan sampai membuat mereka bertengkar.
" Mommy dan Daddy cedang apa?" Namja mungil lucu yang berusia sekitar 3tahunan itu menghampiri kedua orang tuanya. Mata jernihnya mengerjab imut dan malaikat kecil ini sama sekali belum mengerti akan apa yang sedang orang tuanya kerjakan saat ini.
Tak tahan melihat malaikat kecilnya ini Yesung pun bergerak lalu meraih tubuh mungil sang buah hati untuk menggendongnya " Ryeowook-ie belum tidur huh?" Tanyanya seraya mengecup lembut pipi mungil sang buah hati.
Si kecil menggeleng pelan. Tangannya asik memilin-milin ujung kerah kemeja mommy nya dan sepertinya Yesung tau betul apa keinginan buah hatinya ini.
" Mau susu huh?" Tanya yesung yang dibalas anggukan semangat oleh Ryeowook " Baiklah! Ryeowook-ie sama daddy dulu biar mommy buat kan susu Oke!" Yesung menyerahkan ryeowook pada daddynya " Bawa ryeowook-ie kekamar. Aku harus membuatkannya susu" Ucapnya yang masih sarat akan nada kesal.
Kibum mengambil alih ryeowook. Memandang nanar punggung istrinya yang semakin menghilang saat memasuki dapur.
" Daddy"
" Huh?"
Namja Mungil nan imut itu menggembungkan pipi hingga bibir mungilnya mengerucut panjang " Kenapa melihat mommy cepelti itu? Daddy cedang malahan dengan mommy ne?"
" Huh?" Alis Kibum terangkat sebelah mendengar celetukan sang buat hati.
" Daddy nakal ne?" Ryeowook menepuk pelan pipi daddy nya membuat kibum terlonjak kecil " Awashh kalau daddy nakal. Nanti wook-ie pukul"
Astaga~~ sepertinya anaknya ini tengah berkoalisi dengan istrinya, ckckck.
.
.
.
Setelah selesai memberikan Ryeowook susu sambil menidurkan buah hatinya kembali mereka dilanda keheningan. Tidur diranjang yang sama namun tak ada satupun dari mereka yang berniat buka suara sama sekali.
Apalagi Kibum itu tipe suami yang tak penurut dan tentu lebih mementingkan martabatnya sebagai suami. Egonya jauh lebih tinggi dibanding rasa jengah didiamkan seperti ini.
Yesung menghela nafas. Ia pindahkan Ryeowook ke tempat tidur Khusus yang memang disediakan untuk bocah cilik itu lalu kembali keranjangnya setelah memastikan kalau anaknya benar-benar sudah tidur pulas.
Mereka tidur saling membelakangi.
Yesung mencoba untuk memejamkan matanya namun gagal. Ia pun tidur dalam gelisah, fikirannya menerawang tak menentu. Matanya bergerak kesana-kemari " Ck" namja manis itu berdecak kesal tanpa merubah posisi tidurnya.
Mendengar decakan Yesung, Kibum memutar sedikit kepalanya untuk memastikan keadaan. Hanya sedikit saja lalu namja tampan itu membuang nafas pelan.
Kriet.
Suara ranjang berderit karena pergerakan yang yesung ciptakan. Namja manis itu duduk disisi ranjang dan tak lama ia pun bergerak melangkah menuju lemari besar tempat ia meletakkan pakaiannya bersama Kibum.
Penasaran akan pergerakan Yesung, kontan kibum berbalik dan memperhatikan gerak-gerik sang istri yang terlihat aneh.
Yesung membuka piyama tidurnya satu persatu. Mulai dari atasan, membiarkan tubuh bagian atasnya telanjang dan kibum bersumpah demi seluruh uang yang ia miliki jika saja mereka tak sedang marahan pasti ia akan langsung menyerang istrinya ini tanpa persiapan.
Glup
Namja tampan itu menelan ludah dengan susah payah karena yesung menurunkan celanya hingga yang tersisa hanya underwear berwarna baby blue yang masih melekat indah ditubuh yesung.
" Ah Shit!" Umpat kibum karena miliknya terasa berdenyut dan sakit, ini tak bisa dibiarkan. Dia harus mendapatkan yesung malam ini juga.
Yesung meraih sesuatu dari dalam lemari. Sebuah lingerie transparan berwarna putih. Jangan tanya kenapa yesung menyimpan barang seperti itu. Jawabannya tentu saja karena dia memiliki suami yang luar biasa pervert yang mau tak mau yesung harus selalu bisa mengimbangi kenakalan suaminya itu dengan bertindak lebih nakal tentunya.
Tak hanya satu lingerie saja yang menjadi koleksinya bahkan puluhan lengerie mahal yang terbuat dari sutra. Hei, mereka sangat kaya bukan?
Dan lagi-lagi Kibum menelan ludah dengan susah payah saat yesung mengenakan lingerie itu dengan gerakan sensual dan menggoda.
" Ba-baby! Ak-aku ingin malam ini" Desah Kibum memelas.
Yesung menarik sudut bibir mungilnya, mencetak seringai tipis yang sesungguhnya tak cocok tersemat diwajah manisnya. Kena kau Kim kibum, bathinnya senang.
Bagai gerakan Slow motion ketika yesung memutar tubuhnya agar bisa memperlihatkan lekuk tubuh indahnya pada sang suami. Dengan mengigit bibir bawahnya dan entah sejak kapan bibir itu sudah mengkilat bagai disapu dengan kilauan permata.
" Ingin Apahh Yeobo~~~ " Desah yesung masih berdiri didepan lemari yang berjarak hanya satu meter dari ranjang mereka " Ingin ini huh?" Godanya seraya mengusap-usap pangkal pahanya " Bukankah aku lebih sexy dari model murahanmu itu huh?" Dengan langkah anggun namja cantik yang bertransformasi menjadi bidadari nakal itu menghampiri suaminya. Naik ke atas ranjang dan menduduki perut kibum lalu ia pun merayap seraya mengendus dada suaminya yang sengaja ia telanjangi paksa.
Dada bidang bak pualam yang selalu membuatnya terbuai, perut berotot yang benar-benar sexy dan menggoda.
" Seenaknya saja mereka menyentuh apa yang sudah jadi milikku huh!" Yesung berdesis lalu mulai bermain panas. Ia jilati dada kibum, bahkan sesekali turun hingga ke pangkal perut kibum berniat menggoda suaminya yang sudah sangat menderita, yah yesung sengaja membuat Kibum menderita dengan pesonanya.
Kibum menggila,bahkan sangat gila karena kenakalan istri yang telah hidup bersamanya selama lima tahun ini. Walaupun telah memiliki anak tapi namjanya ini tak pernah kurang dalam hal pesona, malah yang ada semakin menjadi yang membuat Kibum enggan melirik yang tak seindah istrinya diluar sana.
" I-itu hanya tuntutan pekerjaan sayang" Desah kibum serak, berusaha mengimbangi Yesung namun ia lalu kalah karena yesung tak mengizinkannya barang seujung kuku sekalipun. Egonya hancur, pertahanan dan martabat yang tadinya ia pertahankan langsung hancur dibawah pesona sang istri.
Yesung menghentikan kegiatannya sejenak dan berfikir. Raut wajahnya begitu menggemaskan namun masih terkesan nakal dan menggoda " Tetap saja aku tidak suka Kibum-sshi" Desisnya tajam " Mereka menyentuhmu disini" Yesung membelai abs Kibum membuat namja tampan itu berdesis dan mendesah berkali-kali. Tuha~~n aku tau istriku ini memang sangat agresif " Dan disini" Lalu mengecup leher kibum bahkan menghisapnya untuk memberikan Kissmark membuat Kibum menggelinjang nikmat " Aku tidak menyukainya" Yesung mengangkat wajahnya lalu mempoutkan bibir mungil yang merekah seindah permen strawberry itu.
" Lalu aku harus berbuat apa sayang? Kau tau kan semua itu tuntutan pekerjaan hum?"
" Tetap saja aku tidak suka, karena kau milikku" Yesung turun dari atas perut kibum, kerucutan dibibirnya semakin panjang " Atau kau memang suka diperlakukan seperti itu oleh mereka huh? Yah, yah aku sadar aku tak seperti mereka yang memiliki tubuh indah, aku namja dan mereka yeoja. Memiliki dada besar, memiliki mmpphh"
Sebelum yesung semakin meracau tak jelas kibum menjejali istrinya itu dengan ciuman panas. Kini gilirannya mengerjai Yesung, tadi istrinya yang membuatnya frustasi dan kini saatnya dia untuk (?) Balas dendam.
Namja tampan itu menindih tubuh yesung, menciumi tiap lekuk wajah indah itu dan tangan nakalnya begitu asik meremas dada yang begitu gempal itu yang berhasil menciptakan desahan dan erangan nikmat dari bibir yesung.
" Kibum-iehhhhh" Desah yesung seraya menjambak pelan rambut suaminya " Ouh ssshhhh ehmm~~~" Yesung menggelinjang ketika Kibum turun mengecup tiap sudut leher jenjangnya. Menggeliat penuh keresahan yang tak mampu ia redam. Dia kalah, yah kalah dari suami yang luar biasa mesum ini.
Tak memperdulikan racauan yesung kibum memaksa untuk membuka lingerie yang yesung kenakan hingga kembali hanya menyisakan underwear berwarna baby blue yang masih melekat indah dan sedikit basah oleh cairan birahi yesung yang terlanjur keluar sedikit. Miliknya pun tak pelak menonjol dari balik underwear membuat mata kibum menjadi liar dan menyalang. Dengan tangan nakalnya Kibum membelai-belai gundukan dibalik underwear itu, menciumnya pelan dan sukses membuat yesung merintih karena tidak tahan jika terus dipermainkan seperti ini, yesung ingin lebih.
" Please chagiya, ouh please" Desah yesung tertahan.
" Sabar saya~~ng" Bisik Kibum parau.
Buru-buru ia melepaskan seluruh piyama tidurnya, membiarkan miliknya mencuat seolah menantang dan tau maksud sang suami yesung bergerak dari posisi berbaringnya. Tangannya terulur mencengkram kejantanan sang suami lalu mengulum milik kibum didalam mulutnya.
" Ouh yaeah. Seperti itu sayang, ehm ~~ seperti ituhhhh" Kibum mengarahkan yesung, ia sedikit memaksa yesung yang tengah mengulum miliknya didalam mulut. Memaksa dengan sedikit menjambak surai kelam yesung dan menyodok rongga mulut yesung yang terkadang membuat yesung tersedak. Tapi bukankah mereka berdua sama-sama terpuaskan.
Sreeettt
Kibum melepaskan kuluman yesung lalu ia pun bergerak turun menciumi bibir yesung dengan bringas. Sesaat kemudian memaksa yesung untuk berbaring karena kenjantanannya sudah benar-benar keras. Bahkan rasanya benar-benar menyakitkan sebelum bisa ia menyatukan miliknya kedalam yesung.
Pandangannya semakin lapar tatkala ia melihat hole yesung yang sudah benar-benar basah dan berkedut seolah meminta Kibum melakukan lebih terhadap itu. Sudah biasa, bahkan mereka melakukan hal seperti sudah hampir lima tahun dan tak terlalu memerlukan persiapan lebih kibum dengan segera melesakkan miliknya hingga masuk, menghunus kedalam hole yesung dengan sangat sempurna.
" euh, euh, euh! "
Kibum menghunus dengan tempo seirama, hunusan yang selalu mampu membuat yesung melayang hingga ke langit ketujuh.
" Euh, yah baby~~euh hole! Kau selalu berhasil membuatku gila" Racau kibum disela-sela hunusannya " What the, kau tau huh! Aku tak sama sekali tak tergoda dengan yeoja-yeoja sexy itu karena kau seribu kali lebih sexy jika dibandingkan mereka" Gombal kibum dan lagi-lagi ia menghadiahi yesung dengan ciuman panas yang membakar tanpa berniat untuk menghentikan hunusannya sama sekali.
" Kibumhhh, kibumhhh ouh aku mau keluar yeobo sssshhhhhh ouh damn"
" Sabar sayang, sedikit lagi" Kibum semakin bringas, hunusannya semakin gencar dan tak beraturan sama sekali.
" Arrhhhh arhhhh omo! Arrhhhggg aasshhhhhhhhh"
Yesung yang sudah tidak tahan akhirnya mengeluarkan saja apa yang sudah dari tadi ia tahan. Mencapai Klimaks tanpa perlu menunggu sang suami yang begitu kuat jika dibandingkan dirinya yang tak mampu bertahan.
Cairan cinta yesung mengotori perut dan dada Kibum membuat sekujur tubuhnya lemas karena Klimaks. Sedang Kibum masih bertahan, bahkan ia masih belum merasakan apa-apa, ia masih sanggup menusuk bahkan mungkin sampai beberapa menit lagi pun ia masih sangat kuat.
" Huh, daddy nakal! Mommy wook-ie campai kesakitan cepelti itu huh?"
Degh
Tubuh mereka berdua menegang seketika. Itu suara malaikat kecil mereka dan~~ bukankah bocah itu tadi sudah tidur dengan sangat pulas. Astaga~~ sejak kapan dia sudah berada disana.
" Daddy!" Ryeowook menghampiri kedua orang tuanya yang langsung memperbaiki posisi mereka bahkan mengeluarkan miliknya dari hole yesung dengan sangat terpaksa (?) " Omo~~ mommy, hiks daddy memukul mommy wook-ie campai bilu-bilu cepelti ini" Namja cilik itu terisak mengamati sekujur tubuh mommy nya yang keunguan karena Kiss mark " Daddy jahat"
Pluk
Ryeowook melempar kibum dengan boneka jerapahnya dan yesung hanya memandang kasihan suami tampannya ini.
" Bu-bukan seperti itu sayang. Daddy hanya"
" Jangan pegang-pegang! Daddy jahat, malam ini daddy tidul dilual kalena wook-ie akan menjaga mommy" Ryeowook menepis keras tangan daddynya.
" Tapi daddy belum selesai saya~~ng" Sendu kibum karena Klimaksnya sudah hampir sampai diujung dan ini benar-benar menyiksa.
" Belum celecai apa? Pokoknya daddy tidul dilual"
" Baby~~" Rengek Kibum berharap yesung membujuk malaikat kecil ini tapi apalah daya yesung pun tak bisa berbuat apa-apa sekarang. Dia hanya menggeleng pelan dan kibum tau itu artinya dia harus menyelesaikannya dikamar mandi sekarang juga.
~~End~~
WARNING! Anak kecil dilarang Baca :p
Aku tau ini aneh and gak ada panas-panasnya sama sekali. Aku masih belajar :p :p :p
