Title : Crazy For Love
Genre: Humor and Family *iya ga sih?*
Pairing : tetep om saya dan adik saya, YEWOOK *Ngarep*
Disclaimer : Yesung hanya untuk Wookie, dan Wookie hanya untuk Yesung. Dilarang protes. *minta ditabok*
Summary : Kehidupan Ryeowook berubah saat seorang cowok yang mengaku teman semasa kecilnya datang kembali dan menganggu hidupnya. Cowok itu jelas-jelas menunjukkan rasa cintanya, padahal mereka sama-sama namja. Hidupnya tambah menderita ketika dia mengetahui kalau kakaknya dan teman-temannya mendukung cowok itu. OMG! Mereka Fujoshi… Ini mengerikan!
Cekidooot!
0o0o0o0o0o0o0
Malam ini malam minggu, tapi nggak ada niat untuk keluar bagi ketiga orang yang sekarang sedang main game di kamar Amber. Sebenarnya yang nge-game cuma Wookie dan Key, Amber cuma mencak-mencak liat kedua cowok itu buat ribut di kamarnya. Tiba-tiba HP wookie bunyi tanda satu panggilan masuk.
"Hah, si noona cerewet calling? Males banget ngangkatnya."Wookie mereject panggilan itu. Tau donk noona cerewet yang dimaksudnya? Tentu aja cewek manis yang udah jadi musuhnya dari kecil sampe sekarang. Tapi Sooyoung blom nyerah, buktinya name 'Noona Cerewet' masih aja nangkring di layar HP Wookie.
"Wook, diangkat donk mana tau penting." kata Key yang tetap fokus main game. Dengan malas-malasan akhirnya Wookie angkat telepon dari Sooyoung.
"Halo! Ada apa? Kalau gak penting-penting amat aku tutup nih." kata Wookie ketus.
"Sopan dikit dooonk, dasar bocah tengik, babo, sarap, kurang ajaaar." suara menggelegar Sooyoung terdengar dari seberang telepon.
"Iya, iya, ada perlu apa, bawel?" jawab Wookie.
"Vic mau ngajak kalian makan malam, jadi kalian ke cafe biasa ya." kata Sooyoung dengan nada jengkel.
"Ok, kami siap-siap dulu ntar lagi nyampe," jawab Wookie lalu memutuskan sambungan teleponnya. "Kita di suruh Noona ke cafe biasa, kamu juga ikut ya Key…" kata Wookie. Key mengangguk tanda setuju.
"Ah, males! Aku di rumah aja." jawab Amber lalu menyelimuti seluruh tubuhnya. Wookie dan Key memasang tampang –kok-gitu-sih?-
"Woi Key, bujuk Amber donk." bisik Wookie. Key mengangguk dan berhenti main game. Dia berdehem kecil sebelum membujuk cewek tomboy itu.
"Amber. Vic noona kan jarang bisa ngumpul sama kalian, jadi gak ada salahnya 'kan penuhi permintaan noona." bujuk Key. Suasana hening sesaat. Wookie dan Key harap-harap cemas nunggu keputusan dari Amber. Dari balik selimutnya Amber menjawab... "Ok, aku ikut."
0o0o0o0o0
Sekarang Wookie, Amber dan Key udah nyampe di café yang dituju. Mereka mengedarkan pandangan ke seluruh cafe. Dari salah satu meja Victoria melambaikan tangannya ke arah mereka.
"Itu noona, yuk kita samperin." ajak Wookie. Ada 3 orang lagi di meja itu selain Victoria dan Sooyoung.
"Ada yang mau kakak kenalin." kata Victoria. Orang pertama seorang lelaki tampan, berpakaian rapi, kelihatannya sih dari kalangan berada.
"Ini Hankyung, Hankyung ini Wookie dan Amber adik kembarku. Yang ini Key, temannya si kembar…" kata Victoria. Hankyung tersenyum ramah kepada mereka bertiga. Dan Hankyung ini pacarku," sambung Victoria malu-malu.
"Wuah, chukae noona…" Wookie dan Key memberi selamat ke Victoria. Sedangkan Amber tetap masang wajah stoicknya, nggak peduli.
Orang kedua, seorang cewek manis, teman sekolah mereka yang bernama Luna. Cewek yang ditaksir Wookie.
"Ini Luna, kenalkan?" kata Victoria.
"Hohoho kenal donk, Luna kan temanku di sekolah."ujar Wookie antusias. Dia seneng banget bisa makan malam bareng Luna. Key dan Amber cuma geleng-geleng liat tingkah Wookie. 'Jangan kumat ya, Wook!' batin keduanya masing-masing.
Dan orang ketiga...
"Yak! Kamu kenapa ada disini?" teriak Wookie.
"Ternyata masih ingat ya?" kata Victoria.
"Noona, dia cowok aneh yang ada di toko buku tadi siang." Wookie masih kesal sama cowok itu walaupun komik Death Note udah jadi miliknya.
"Tadi aku ketemu sama Wookie di toko buku, ternyata dia nggak ingat sama aku." timpal cowok itu. Wookie mendengus kesal.
"Sayang dia bukan cowok aneh, dia ini Yesung sepupunya Luna dan lagi dia tetangga kita dulu waktu masih kecil, ingat nggak?" terang Victoria.
"Engak ingat!" jawab Wookie datar.
"Padahal dulu kamu dan Yesung akrab banget lho, sampai-sampai waktu Yesung pindah ke Korea Utara kamu nangis sambil guling-guling di bandara." timpal Victoria.
"Eh, emangnya dulu Wookie sampe segitunya ya?" tanya Key penasaran.
"Udah laah, jangan bahas itu lagi. Kita di sini kan mau makan malam, bukan untuk membahas masa lalu" potong Wookie. "Oya, Luna mau makan apa biar aku pesenin."
Busyet! Tadi dia marah-marah tapi begitu berhadapan sama Luna langsung berubah 100%, cuy…
"Apa aja boleh." jawab Luna malu-malu.
0o0o0o0o0
"Sayang bangun udah pagi nih." Victoria membangunkan Wookie yang masih tidur.
"Ntar lagi ya noona, lagian kan ini hari minggu."jawab Wookie yang masih masih setengah sadar.
"Udah jam 9, ntar lagi siang lho. Oya, ada yang nungguin kamu tuh di bawah. Katanya dia mau ngajak kamu jalan-jalan." kata Victoria.
"Pasti Luna, aku mandi dulu." Wookie sadar 100% dan langsung ngacir ke kamar mandi. Victoria cuma geleng-geleng liat tingkah adiknya itu.
0o0o0o0o0
Sekarang Wookie udah rapi. Dia seneng banget karena mau jalan-jalan atau lebih tepatnya kencan sama Luna. Begitu dia sampai di bawah...
"Mana Luna? Kok dia sih yang muncul?" teriak Wookie frustasi. Yesung yang lagi sarapan bareng Victoria dan Amber mengedipkan sebelah matanya ke arah Wookie. Wookie tambah frustasi di buatnya. "Najeeees"
"Noona kan gak bilang Luna yang datang. Udah deh sarapan dulu, ya."ujar nurut perkataan Victoria dan duduk di samping Amber.
"Wow wow wow, pancake. Tumben nggak gosong." seru wookie sambil ngunyah pancakenya. "Noona, pancakenya enak." puji Wookie.
"Ini buatan Yesung lho, tadi dia yang bantuin noona nyiapin sarapan."jawab Victoria. Wookie langsung manyun. 'Nyesel deh tadi muji.' batin Wookie.
"Aku mau ngajak kamu kencan." kata Yesung terus terang. Wookie yang lagi minum nggak sengaja nyembur Yesung yang duduk didepannya.
"Apa? kencan sama kamu? Gak mau! Ogaaah." tolak wookie tegas.
"Kalian berdua kan udah lama nggak ketemu, jadi nggak papa donk kalau Yesung ngajak kamu jalan." timpal Victoria.
Wookie yang dengar perkataan Victoria langsung nyembur lagi. Kali ini dia sengaja. Kayaknya dia niat banget nyembur-nyembur Yesung.
"Apa? Noona tega menjerumuskan adek sendiri? Teganya~"
"Sayang, cinta itu buta. Nggak mandang bulu. Bukannya cinta terlarang itu indah, ya?" kata Victoria sok puitis.
"Tapi nggak gini juga kaleee." triak wookie. Wookie menatap Amber dengan tatapan -amber-tolong-aku-kita-dari-dalam-kandungan-bareng-bareng-masa-kamu-tega-juga. Tapi Amber cuek aja tuh sama Wookie. Dia yang udah sarapan langsung nenteng tas dan bola basketnya. Hari minggu latihan basket seharian penuh.
"Aku pergi." pamit Amber. Nah, ini nih contoh kembaran yang gak peduli dengan nasib kembarannya sendiri.
"Amber~" panggil wookie lirih.
"Noona hari ini juga mau kencan sama Hankyung, jadi kamu sama Yesung aja ya seharian ini, dari pada di rumah." kata Victoria. Hilang sudah harapan Wookie untuk menolak ajakan Yesung. Poor, wookie.
0o0o0o0o0
Yesung udah rapi lagi. Tadi dia udah memprediksikan bakal terjadi hal yang nggak diinginkannya. ternyata benar hal itu terbukti setelah Wookie menyemburnya 2 kali. Mereka berdua sekarang di dalam mobil Yesung. Wookie was-was dengan Yesung yang dari tadi lirik-lirik dia sambil senyum gaje. 'Pasti dia mau ngajak aku ke taman lalu ngobrol-ngobrol sambil makan es krim atau dia ngajak aku ke taman hiburan. Ah, biasa aja, nggak menarik.' batin Wookie. Tapi...
"Kita udah sampai, Wookie." kata Yesung.
"Panti Asuhan?" tanya Wookie. Yesung memang aneh, tapi dia nggak nyangka pada kencan pertama Yesung ngajak dia ke sini. Tentu aja Wookie senang. Bukan… bukan karena Yesung yang buat Wookie senang, tapi tempat ini yang membuatnya senang. Tempat dimana anak-anak berkumpul dan berbagi kebahagiaan walaupun tanpa orangtua.
"Iya, ayo masuk. Kita udah ditungguin lho." ajak Yesung. Mereka berdua turun dan langsung masuk ke dalam panti asuhan. Ternyata anak-anak panti senang banget dengan kadatangan mereka berdua. Mereka bercanda dengan malaikat-malaikat kecil itu. Sesekali mereka menertawakan Yesung yang bertingkah konyol. Atau mereka berdecak kagum ketika Wookie menceritakan sebuah dongeng tentang masa lalu. Dan mereka makan siang dengan menu yang sangat sederhana.
"Capek nggak? tanya Yesung.
"Lumayan" jawab Wookie sambil mijetin bahunya.
"Aku mau ajak kamu ke suatu tempat." Yesung lalu mengendarai mobilnya ke suatu tempat. ternyata tempat itu adalah sebuah bukit kecil yang di tumbuhi bunga-bunga liar namun indah.
"Tempat ini nggak berubah ya? Dulu kita sering banget datang ke sini bareng keluarga masing-masing. Dan kamu sering banget dijahili Sooyoung, hahaha." Yesung mengingat masa lalunya. Trus kamu nangis dan langsung lari ke pelukan aku. Kamu ingat nggak?"
"Nggak ingat." jawab Wookie jujur. Wajar sih Wookie nggak ingat. Waktu itu dia masih berumur 5 tahun dan Yesung udah 8 tahun.
Tiba-tiba rintik hujan turun, namun lama-lama hujannya makin deras. karena nggak mau kehujanan mereka berlari ke arah mobil Yesung. Tapi sampai mobil Yesung mereka udah kebasahan.
"Gawat! Aku lupa bawa kunci cadangan, mana HP low-bat lagi." Wookie baru nyadar kalau dia kelupaan.
"Kalau gitu ke tempatku aja ya." tawar Yesung. Awalnya Wookie ragu-ragu, namun ajakan Yesung diterimanya juga daripada nungguin Victoria dan Amber yang nggak jelas kapan pulang.
0o0o0o0o0
Wookie langsung menghempaskan tubuhnya ke atas sofa milik Yesung. Masa bodoh dengan nasib sofa yang kebasahan karena didudukinya. yang penting sekarang dia istirahat. Yesung yang baru aja siap mandi cuma ngelus dada liat Wookie udah basahi sofanya.
Yesung lalu menghampiri Wookie dan langsung menyeretnya ke kamar mandi. Tubuh Wookie dihempaskan ke dinding kamar mandi. Yesung menatap lurus ke mata Wookie.
"Wookie, kau…" Wookie makin terpojok ketika Yesung mulai mendekatinya. Jari-jari Yesung kini sedang membuka kancing kemeja Wookie.
"Mau apa kau…" Wookie ketakutan. Dan...
"Aaaaaaaaah."
TBC
Maaf~ saya telat publish. Maklum aja yak, jadi mahasiswi itu merepotkan… Hedeh~
Tapi saya kaget! *kenape lu, ra?* Kaget dengan reviewnya. Lumayan banyak cuy… Saya hanya bsa bilng makasih~ makasih udah mau baca fic jadul ini~ Saya jadi terharu *SROOOT* kirain ga ada yg review.
Ngomong2 ttng review, saya mau balas dl deh review dr temen2 smua…
Kanna Ayasaki : Iye, cowok itu emang si om Yesung. Tapi sayang, wookie-nya gak suka ama dia huahaha *ketawa laknat*. Makasih ya udah review ^^
Kikey : Suka? O.O .Makasih udah suka... jadi terharu lg dah ane~ Makasih udah review ^^
Phumie : Unnie? Kita jumpa disini yak? Senengnya~ makasih ya unn, udah review ^^
Ryeoka Miku : Hei Ryeo~ Loe kan udah baca ini fic dr zaman purba dlu… tapi Makasih ya udah review ^^
Keyra : Iya, aku jadi semangat nih berkat kamu dan teman2 lainnya. Makasih ya udah review ^^
Joongwoonieswife-sj : Tante? Hehehe iya deh, kamu kan istrinya si om. Yaodah… kamu saya panggil auntie aja yak! Gak boleh protes! *Ditabok rame2* Makasih ya udah review ^^
Kim TaeNa : Entah kenapa liat koment kamu, aku jadi semangat sendiri…
Makasih atas penyambutannya… *PD mampus lu, ra* Makasih ya udah review ^^
Dhikae : hihihi, saya jadi malu sendiri di bilng gitu~ *toeltoel* jawabannya udah adakan? Emang pmuda misterius itu si om yesung… Makasih ya udah review ^^
UmulKhey : APUAH MUL? Ira mencurigakan? Oh tidak~
Untuk membuat pens(hoeeek) Ira ga curiga, ira ubah penname nih hehehe
Makasih ya udah review ^^
Via2Myere : Bang yesung-nya udah nongol nih. Aku udah mampir ke ff kamu lho. Critanya serrru… Makasih ya udah review ^^
ELFishyShfly : hahaha kamu ada2 aja deh… aku suka koment kamu ^^
Makasih ya udah review ^^
Nikwon : a~ bang(?) Donghae ga ada… ntar deh kapan2 munculin donghae…
Makasih ya udah review ^^
Sulli Otter : Ira imnida… salam kenal Sulli… ^^
Jawabannya ada di chap ini kan? Iya emng bener itu si om Yesung, hehehe
Makasih ya udah review ^^
Ika UzumakiTeukHyukie : hehehe yg di Bold itu udah diperbaiki kok. Maklum anak baru jd ga teliti hohoho. Makasih ya udah review ^^
Pipit-SungminniELFishy : Iya, tu orang emang om Yesung. Dia kan eksis bgt skrang, iya kan om? *Yesung ngangguk sanbil nyengir* Makasih ya udah review ^^
Uyung-chan : hehehe kurang panjang ya? Ini fic lama, jadi males mikir ulang lgi…
Makasih ya udah review ^^
Makasih juga buat ima yg udah ngajarin saya publish ff next chap *eleuh... si ira bego*
Makasih ya ma~ ^^
Akhir kata, MINTA REVIEW LAGI DONK ^^
