Hai hallo assalamualaikum annyeong konnichiwa bonjour/?

Saya balik bawa next chapter~

RnR jangan lupa ya? happy reading. semoga suka :)


Wellery14 mempersembahkan

Title –Gaboleh boros–

Author : Wellery14

Pairing : Hyungwonho [Monsta x]

Rate : K+

Genre : Romance / Fluff / Comedy

Disclaimer :Ini cerita terinspirasi dari salah satu komik kesayangan saya, hehe.

Setiap cast disini belongs to GOD dan keluarganya. BUT this story is mine! murni dari otak saya, Bila ada kesamaan ide cerita, mungkin itu kebetulan.

Warning : Boys love, Typo(s), Yaoi, BoyxBoy, OOC.

Sumarry : Hyungwon yang takut gelap dan boros listrik! Hoseok menegur kekasihnya, tapi Hyungwon tetap tak mendengarkannya. / "Kok dimatiin?" / "Gaboleh, masih siang" / "KYAAA!" / FF Hyungwonho [Monsta x], YAOI, Boy x Boy, PG – 13.


Prev chap =

1 jam mereka habiskan waktu untuk memasak dan makan malam bersama. Setelah mencuci piring kotor, kedua namja berbeda satu tahun ini melangkahkan kakinya ke ruang tengah. Hoseok duduk di atas sofa yang agak luas ini dan mengambil remot tv lalu menyalakan tv tersebut. Hyungwon diam - diam mengambil remot AC dan memencet tombol power.

Pik.

Gelap.

.

.

"KYAAA!"
teriakan Hyungwon membuat namja di sebelahnya tersontak tiba – tiba Hyungwon memeluk leher sang kekasih dengan erat, ia takut, takut kegelapan.

"A-aduh yang l-lepasin dulu, s-sesek nih" pinta Hoseok –namja yang dipeluk Hyungwon dengan terbata – bata karena rasa sesak yang di dadanya. Hyungwon tidak menghiraukan kata – kata Hoseok. Malah semakin mengeratkan pelukan di leher Hoseok.

"Kok mati sih?! Padahal Cuma nyalain AC doang, apa Ibu belum bayar listrik?" celoteh Hyungwon –masih memeluk leher pacarnya. Hoseok yang mendengarakannya pun mendelik ke arah Hyungwon, ia paksa untuk melepas pelukan Hyungwon. Ketika pelukan itu terlepas, Hyungwon langsung menatap kembali kekasihnya.

"Kamu nyalain AC?" tanya Hoseok.

"Malem ini panas tau!" Hyungwon membuka sweater pink yang tadi ia kenakan dengan bibir yang dekurucutkan.

"Kan udah dibilangin gaboleh nyalain AC dulu!" bentak Hoseok. Hyungwon terdiam, ia menunduk sambil memainkan lengan sweater yang ia pegang. Hoseok yang melihat perubahan ekspresi namja disebelahnya, hanya mengehela nafas dan memijit pelipisnya.

"Kamu diem disini." Hoseok berdiri dan mengambil sebuah senter dari bawah meja panjang di depannya lalu menyalakan senter tersebut. Ia arahkan senter itu ke pintu rumah bercat putih ini. Ketika Hoseok hendak berjalan kearah pintu, sebuah lengan menarik ujung kausnya. Hyungwon –sang pelaku penarik menatap kekasihnya itu dengan tatapan puppy eyesnya.

"Mau kemana?" Tanya Hyungwon. Hoseok menoleh ke arah dan tersenyum melihat kekasihnya seperti ini. "Aku mau keluar, ngecek sekringnya." Jawab Hoseok."Jangan ninggalin dong" cicit Hyungwon sambil menunduk. Hoseok terkekeh,lalu mengusak surai hitam itu. "Tunggu lima menit aja ya?" tawar Hoseok. Hyungwon menggeleng, ia mendongak lagi "Gamau, aku ikut." Jawab Hyungwon sembari berdiri dari duduknya.

"Yaudah, jangan histeris kalo liat apa – apa." Ejek Hoseok. "Enggak akan lah, aku bukan penakut." Jawab Hyungwon. Hoseok dan Hyungwon melangkah kan kakinya ke pintu depan sambil menautkan jari tangan satu sama lain.

Krek.

"HYAAAAA, ITU AKU NGINJEK APAAN?" Hyungwon teriak ketika kakinya menginjak sesuatu. Ia beralih memeluk lengan namja di depannya. Hoseok yang mendengarkan teriakan dari namja dibelakangnya pun menyerngit kesakitan, lalu mengganti ekspresinya dengan terkekeh. Ia mengelus lengan pacarnya dan berucap "Katanya ga takut~~" Rayu Hoseok. Hyungwon hanya mendengus. Mereka melanjutkan perjalanannya keluar rumah.

Ketika sampai di depan pintu, Hoseok membuka pintu tersebut. Mereka terkejut, melihat keadaan rumah tetangga – tetangganya gelap, sangat gelap, hanya lampu mobil lewat yang terlihat.

Hoseok menghentikan jalannya karena merasakan tarikan di lengan kanannya untuk berhenti. Hoseok menoleh, melihat kekasihnya melotot kearah sesuatu. Hoseok mengarahkan pandangannya ke objek yang kekasihnya lihat.

"Loh jongdae? Kamu ngapain kesini?" Tanya Hyungwon. Jongdae –Tetangga Hyungwon itu menoleh dan berjalan menuju dua namja yang sedang terpatung di depan rumah.

"Aku? Mau jalan – jalan aja, sekarang lagi pemadaman listrik, soalnya pada pake AC, won" jawab Jongdae. "Kan jadinya rumah sepi" jawab Jongdae lagi.

Hoseok menghela nafas. "Yaudah, aku jalan lagi ya? Dah" Pamit Jongdae lalu melenggang pergi.
Hyungwon dan Hoseok hanya menganggukan kepalanya dan berjalan memasuki rumah lagi.

Hyungwon dan Hoseok terdiam di depan sofa. Hyungwon melihat wajah kekasihnya remang – remang. Damai gitu rasanya.

"Tuh yang, kamu sih nyalain AC, boros lagi" tuduh Hoseok. Hyungwon menatap kekasihnya dengan tatapan tajamnya. "Ih yang pake kan ga cuma aku" elak Hyungwon. Hoseok melihat kekasihnya dan tersenyum tipis. "Yaudah yuk keatas, kita tidur aja, siapa tau besok listriknya nyala" ajak Hoseok. Hyungwon hanya mengangguk dan memeluk lengan kekasihnya lagi.

Mereka dengan hati – hati berjalan menaiki tangga. Posisi Hoseok berada lebih depan dari Hyungwon. Ketika berada di anak tangga ke tiga, Hyungwon tersandung, tulang kering kakinya mengenai ujung anak tangga tersebut.

"Aduh duh sakit yaaaang ( TAT``).." adu Hyungwon, Hyungwon berjongkok sambil menyentuh bagian kaki yang sakit. Ia mengeluarkan sumpah serapah kepada tangga itu. Hoseok yang melihat langsung berjongkok di depan kekasihnya. Hyungwon mengernyitkan wajahnya membuat Hoseok ingin bertanya.

"Kamu gapapa yang?" Tanya Hoseok.

Hyungwon mendelik, menatap kekasihnya dengan wajah kesal.

"Menurut kamu gimana?" Tanya Hyungwon balik. Hoseok menyentuh kaki Hyungwon, tapi Hyungwon hanya diam saja.

"Kayaknya sih gapapa yang" jawab Hoseok polosnya

Ya tuhan, kok punya pacar gini amat ya.

Hyungwon melototkan matanya, lalu ia berdiri, ingin rasanya meninggalkan Hoseok sebelum ia tersadar lagi dengan rasa takutnya. Hoseok akhirnya ikut berdiri dan menatap kekasihnya, melihat ekspresi ketakutan Hyungwon, Hoseok menggenggam tangan kekasihnya dan mengecup tangan yang ia genggam itu. "Yuk jalan lagi" ajak Hoseok sambil tersenyum. Hyungwon menatap Hoseok, tiba – tiba mukanya berwarna merah padam. Ia terlalu senang di perlakukan seperti ini.

Mereka berjalan menaiki tangga lagi dengan langkah hati – hati sambil menggenggam erat tangan satu sama lain. Ketika sampai di depan kamar Hyungwon, mereka masuk kedalam dan berjalan ke arah ranjang, lalu berbaring dan tidur dengan berpelukan.

.

.

Paginya, Hyungwon dan Hoseok terbangun dari tidurnya jam tujuh lewat lima menit. Mereka turun dari ranjang dan keluar dari kamar lalu berjalan menuruni anak tangga pelan pelan.

"Berita terhangat pagi ini –"

Suara televise membuat dua lelaki yang baru menuruni tangga itu terdiam.
Seketika Hoseok dan Hyungwon tersenyum lebar lalu berpelukan erat.

Akhirnya listriknya nyalaaaa –Hyungwon.

Akhirnya modus pelukaaaan –Hoseok.

Mereka berjalan menuju dapur untuk membuat Sandwich keju dan susu cokelat untuk sarapan pagi ini. Hoseok membuka pintu kulkas sebentar untuk mengecek keadaan kulkas.
45 menit waktu yang dihabiskan untuk membuat sarapan, memakannya dan mencuci piring kotor. Sekarang Hyungwon dan Hoseok sudah kembali kekamar untuk membasuh badan mereka dengan air –mandi.

Dua namja berbeda tinggi ini turun dari tangga dengan Hyungwon yang memakai kaus biru tosca garis – garis putih dipadu celana –sangat pendek berwarna merah muda dan Hoseok memakai kaus oblong merah dengan celana abu abu selutut.

Hyungwon dan Hoseok sudah di ruang tengah, duduk di atas sofa empuk berwarna merah, dimana Hoseok menyenderkan punggungnya di senderan sofa dengan Hyungwon menyenderkan kepalanya di dada pacarnya.

Hoseok mengelus kepala Hyungwon dengan sayang, Hyungwon mendongak menatap kekasihnya yang dimana kekasinyapun menatapnya.

"Gimana rasanya mati listrik berdua sama pacar?" buka Hoseok.

"Apaansih."

Hoseok tersenyum melihat tingkah kekasihnya yang judes ini. 'Gini - gini ya tetep sayang kok'. Batinnya

"Jangan boros lagi ya?" Hoseok mencubiti pipi namja yang dibawahnya. Hyungwon mengaduh manja.

"Iya iya ngga lagi~~~" jawab Hyungwon, mereka pun tertawa bersama.

"Eh tapi yang, udah mulai panas, nyalain AC ya? Bentar aja~".

Kapan nurutnya sih?.

.

.

.

Kkeut.

TAMAT YEEEEY.

Ff kedua ku nie yeeei.. hehe baru bisa update nih:v maaf yaaa, semoga suka, jangan berasa bosan dengan ff ku~

Jangan lupa Review, Fav and Follow nyaaa hehe.