Tsu : Yosh! See you again, minna~. Masih di sini bersama saya dan asisten saya yang tercinta. Eng ing eng~

Hanataro : *muncul* h-halo...

Tsu : maaf yah, update-nya agak lama. Baru dapet inspirasi, soalnya. ^^;

Hanataro : bukan agak. Tapi sangat! Berbulan-bulan! Bertahun-tahun! Ber...

Tsu : shut up or I'll shut your mouth by my mouth. *grin*

Hanataro : *nempel lakban di mulut sendiri*

Tsu : sesuai permintaan para reviewers, di chapter kali ini, format penulisan ceritanya nggak bakal berbentuk naskah drama lagi. :)

Hanataro : hm...

Tsu : OK, ini dia~ ^_^


Title : Shinigami Illustrated Picture Book! [Chapter 2]

Disclaimer : Bleach bukan punya saya. Begitu juga dengan Gita Gutawa dan yang lainnya.

Warning : OOC level akut, mungkin agak garing

RnR, please~. Don't like don't read!


Tsu : Oke, semuanyaaa! ARE YOU READY TO RROOOOOCCKKK? OWH YEAAHHHH! *nyetel lagunya Gita Gutawa* *ditabok rame-rame*

Hanataro : ... =_=;

.

Shinigami's cuuup!

.

~1. Darah~

"Unohana-taichou! Tolonglah! Dia terluka," salah seorang shinigami membawa temannya yang terluka berlumuran darah ke markas divisi 4.

"Ya ampun. Darahnya..."

"K-kenapa, taichou? Apakah lukanya benar-benar sangat parah?" shinigami tersebut merasa cemas.

"Tidak juga. Padahal, lantai ruang ini baru dipel tadi pagi. Tapi sekarang jadi kotor lagi karena darahnya. Aah... bete bete beteee. Huft... "

"..."

.

Shinigami's cuuup!

.

~2. Shinigami Girlband~

Tirai diangkat, dan penonton pun bersorak sorai.

"Kalian semua, SEMANGAAATT! YEAY!" teriak Yachiru dari bangku penonton, memberi semangat pada Rangiku, Rukia, Nanao, Nemu, dan Isane yang berdiri di atas panggung.

Arena konser dipenuhi riuh tepukan tangan dari para penonton yang ingin menyaksikan aksi panggug perdana 5 shinigami cantik tersebut.

"Kalian, sudah siap?" tanya Rangiku dengan serius.

"Tentu saja," jawab Rukia dengan yakin.

"Aku pun," jawab Nanao, yang kali ini tidak mengenakan kacamatanya, dengan tidak kalah yakin.

"Siap," jawab Nemu dengan tanpa ekspresi.

"A, ano... apa kalian yakin dengan ini semua?" tanya Isane ragu.

"Tentu saja tidak. Hari ini kita akan menunjukkan kemampuan kita yang sebenarnya dunia!" jawab Rangiku dengan semangat yang berapi-api"

Musik pun mulai dimainkan...

"OK, semua! One, two, three!" seru Rangiku.

"Berrygood, berrygood imut, prokprok. Selai berry-nya enak diemut..."

.

Shinigami's cuuup!

.

~3. Cermin Ajaib~

"Cermin, cermin. Wahai cermin ajaib. Siapakah yang tercantik di sekitar kompleks sini?" tanya Yumichika dengan irama dan intonasi yang mungkin sungguh tidak indah(?)

"YANG PASTI BUKAN ELU. HAHAHAHAHAHAHA..." jawab si cermin blak-blakan. (kayak Joni aja)

"..."

Lalu, Yumichika pun memecahkan cermin tersebut.

.

Shinigami's cuuup!

.

~4. Ano... Nii-sama...~

"A, ano... Nii-sama..."

"Hn. Ada apa, Rukia?" tanya Byakuya.

"Mm... Tidak. Nii-sama... Benar-benar keren," Rukia memuji.

"Emang gue keren! Gue juga kiyut kan? Kan kan kan?" tanya Byakuya sambil menempelkan jarinya di kedua pipinya.

"..."

.

.

Tsu : Yakk, selesai juga chapter yang kedua ini. Gomen, kalau update-nya teramat sangat lama. Ini juga kebetulan pas mumpung ada inspirasi nih. 8D

Hanataro : semoga lain kali author ini bakalan bisa nge-update dengan lebih cepat. =_=

Tsu : RnR~ ^_^v