Cake Competition
Disclaimer: Hiro Mashima
By:Aisowarai
Summary: Erza membawa sekarung besar strawberry dan mengusulkan agar dilaksanakannya lomba.
Bagaimana Reaksi Fairy Tail Guild member?
Saatnya membalas Review dari Reader-san '-')/
Rein Hiirota-san: Arigatou gozaimasu untuk saran yang membangunnya . Aiso harap FF chapter 2 ini tidak terlalu banyak salah dalam penulisannya lagi.
Sekali lagi Arigatou gozaimasu udah read dan mereview ^^
Elsyfujo-san: Arigatou udah read dan mereview .
Di Chap 2 ini cowo bisa ikut lombanya kok :D Dan Arigatou karena udah penasaran akan FF gaje ini XD
Pada Chap ini Aiso udah mencoba agar tidak ada lagi kata yang hilang dan Typo.
Arigatou gozaimasu ^^
Kizaku Yuusha-san:Sudah ku baca ulang dan ternyata banyak sudah mengingatkan ^^a Aiso harap tidak ada lagi kesalahan.
Arigatou udah read dan review ^^/
Fairy tail©Hiro Mashima
FF©Aisowarai815
WARNING:GAJE,OOC,TYPO,DE LELE
Chapter 2 DONE!
THANKS FOS READER-SAN
Chapter 2
"Tidak adil master!"
Pria tua itu melirik ke arah sumber suara.
"Ada apa Freed?"
Freed yang merupakan orang yang handal memasak (Ia yang mengurus makanan ?) tidak terima bahwa hanya perempuan yang diikut sertakan dalam event menyampaikan keluhan itu pada sang itu Makarov mulai bercucuran keringat dingin.
"Freed anakku,kau pasti tau apa yang akan terjadi jika Pria ikut memasak" Makarov berharap sedikit pengertian dari Freed tidak merekapun berdebat.
"Ano Master"
Semua orang melihat kepada sumber suara gadis blonde mengangkat tangannya,meminta sedikit perhatian dari sang master.
"Ada apa Lucy?"
"Bagaimana jika lomba ini dilakukan pria bisa bergabung dengan tim yang sama dengan mungkin bisa meengurangi bahaya kehancuran itu"
"Hemm..Ide bagus! Jadi anakku yang pria,silahkan cari perempuan untuk dijadikan team!"
"Yossha! Kau satu team denganku kan Luce?"
Natsu merangkul leher Lucy membuat gadis itu hampir terkena serangan jantung.
"Tidak Flame Head! Lucy akan satu team denganku!" Ucap seorang pria yang melupakan pakaiannya.
Sementara seorang gadis berambut biru bergelombang bersembunyi dibalik pilar
"Juvia,shock"
Lucy terperanjat merasakan aura gelap yang yang hanya dipancarkan oleh satu orang.
"Ano Gray,aku tidak bisa satu team masih ingin hidup kau tau"
"Haha! Rasakan itu Striper!"
"Hah? Kau mau bertarung denganku Otak api!?
"Natsu, kalian bertengkar lagi?" Suara yang membuat frienemy terperanjat dan saling berangkulan,Erza Scarlet.
"Tidak! Kami berteman kok!"
"Hum,baguslah" Titania berlalu dari hadapan Frienemy kembali berbinar menyilaukan.
Frienemy itu melepas rangkulan Heartfilia yang berada di antara mereka hanya ujung mata karamelnya menangkap sosok hijau yang melintas.
"Freed! Maukah satu Team denganku?"
Merasa dipanggil Freed merasa tidak enak. "Maaf Lucy,aku berasama dengan Raijinshuu"
"Souka.."
Gadis itu semakin terlihat yang mengusulkan ide ini tapi kenapa ia juga yang tidak mendapat mage itu kembali duduk di yang sedang mengelap gelas hanya tersenyum dan menanyakan kenapa Lucy lesu begitu.
"Mou Mira-san,aku yang mengusulkan soal "team" ini tapi aku juga yang tidak dapat team!"
"Ara Lucy,kau pasti akan mendapatkannya kok"
"Ah! Mira-san mau satu team denganku?"
Raut wajah satan soul mage itu berubah menjadi tidak enak.
"aku bersama Elfman dan Lissana "
Lucy menoleh ke arah pria besar yang sibuk meneriakkan hal tentang "Pria" itu.
"Tapi Lucy,bukannya Natsu ingin satu team denganmu?"
Kembali Lucy menghela nafas "Aku takut dia akan membakar dapurku Mira".Mendengar itu Mira hanya tersenyum maklum.
"Luce! Ayo satu tem denganku!"
Entah sejak kapan Natsu sudah ada didekat kesekian kalinya ia menghela nafas.
"Tapi berjanjilah untuk tidak membakar apapun Natsu"
"YOSSHAA!"
Sementara itu Mira keluar dari bar dan mulai berdiri ditengah-tangah guild dengan membawa sebuah kertas dan pulpen.
"Saa..Minna-san! Ayo segera daftarkan team mu disini!"
Sontak hal itu membuat orang-orang mulai mengantri mendaftarkan teamnya.
"Reedus,bolehkah aku meminjam pensil cahayamu?"
"Tentu Mira" Reedus memerikan pensil cahayanya kepada mengucapkan terima kasih dan mulai menulis di udara,membuat daftar team yang telah mendaftarkan teamnya.
Team "Cake Competition"
· Team 1: Erza Scarlet,Gray Fullbuster,Juvia Locxar,Wendy Marvell,Carla
· Team 2:Bisca Conell,Alzack Conell,Asuka Conell
· Team 3:Mirajane Strauss,Elfman Strauss,Lissana Strauss
· Team 4:Freed Justine,Bixlow,Evergreen
· Team 5:Levy Mcgarden,Gajeel Redfox,Pantherlily,Jet & Droy
· Team 6:Natsu Dragneel,Lucy Dragneel,Happy Dragneel
· Team 7:Laki Orietta,Kinana,Max,Warren
"Oi Oi Mira! Kenapa Namaku Dan Droy digabungkan?"
Mira hanya terkikik geli "karena kalian adalah satu"
"NANIII?!" Dan terlihat Jet & Droy bertengkar.
"Kau menjauhlah dariku!" "kau juga!"
"EHH?!" Mereka berdua ampaknya baru menyadari sesuatu.
"KENAPA ADA GAJEEL DI TEAM KAMI?!"
"Ge-hee~"
"Ano..Mira-san.."
"Nani Lucy" Mira menatap stellar mage itu dengan senyumnya yang seolah tidak melakukan apa-apa.
"KENAPA NAMAKU ADA DRAGNEEL NYA!?"
"Dwekiterrru~"
"Urusai Neko! Kau seharusnya juga protes atas Dragneel itu! Dan jangan menggulung lidahmu begitu -_-"
Namun si Neko hanya mengangkat bahunya dan terbang memutari Lucy
"Aku tidak aku dan Natsu memang keluarga desuu"
"Ada apa dengan "desu"mu itu Mira-san kau seharusnya tidak mengubah namaku begitu" Lucy kembali menatap Mira bagaikan zombie yang menatap makanannya (memangnya bagaimana? *plak)
Yang ditanya hanya tersenyum dan dengan tenangnya menjawab
"Kalian tampak seperti keluarga "
Lucy Mira sudah mengeluarkan aura Matchmaker sejatinya yang tidak dapat dihentikan.
"Yasudahlah Luce,itu bukan akhir dunia"
"Sou bukan akhir masalah..Eh?! Oy bukan itu maksudku!" Wajah Lucy memerah setelah mengetahui apa yang ia ucapkan tanpa sadar.
"Kyaaaa!"
"TOLONG! TOLONG! Mira-san PINGSAN!"
"Begitulah,Karena Mira pingsan aku akan melanjutkan pengumuman" Erza mengambil alih tugas Mira yang sekarang sudah dibawa ke ruang kesehatan guild.
"Bazaar dilaksanakan besok adalah waktu untuk membuat kue serta mempersiapkan ,Satu kue minimal 50 cm dan 20 kue bebas untuk dijual"
"Aku yakin acara ini akan menjadi sangat meriah.
"Bagian brosur!"
"Ha'i!" Carla,Lily dan Happy mengacungkan tangan.
"Kita akan mulai menyebarkan brosurnya hari ini dan besok juga! Ini brosurnya!"
Erza menunjuk tumpukan kertas di atas meja.
"Hee? Sejak kapan ada disana?" Happy menatap tumpukan kertas itu dengan kertas itu tidak ada di sana.
"Lakukan!"
"Aye!"
Ketiga Exceed itu terbang berpencar dengan membawa brosur-brosur melakukan tugas mereka.
"Hum hum,semangat yang bagus!" Mata Erza kembali berbinar.
Lucy menyandang tas nya,bersiap untuk keluar guild.
"Ayo Natsu!"
"Hee? Mau kemana Luce?"
Lucy melipat kedua tangan di dadanya.
"Natsu,kita memerlukan bahan untuk membuat kita harus mempersiapkannya bukan"
"Gzzz"
Sepertinya Natsu butuh waktu untuk mencerna kata-kata Lucy barusan.
"Oh belanja ya?"
Pletakkk
Lucy menjitak kepala Natsu Natsu sangat lambat menyadari hal sesederhana itu.
"Tentu saja! Mou,baka!"
"YOSSH! AKU MEMBARA!"
"Reaksimu berlebihan hanya akan berbelan-"
"-Ehh?"
Dan Lucy hanya bisa menganga tak percaya melihat Natsu sudah berlari keluar Guild.
Ya,Ia harap tidak ada kekacauan yang dibuat oleh Natsu.
Mungkin?
Arigatou Minna ^^ udh read FF newbie Author ini ._.
Semoga saja ada yang mau baca
*Pundung di pojokan*
Author ini mengharapkan Kritik dan Sarannya buat FF ini agar lebih baik ke depannya *.*
*prok prok prok*
R-E-V-I-E-W Nya sangat diharapkan ^^a
