Maaf banget ya, readers sekalian, kami apdetnya kelamaan *sembah sungkem ke readers*. L-chan lagi banyak tugas plus Near-kun lagi mau ulangan akhir semester. Episode 1….. dimulai!


Judul : Rekor Anime : Episode Perdana

Disclaimer : Nggak perlu dijelasin lagi kan? Readers musti udah tau tuh chara punya siapa.

World Record punya Trans 7

Iklannya punya… yang punya iklan, lah! *Gubraks!*

Warning : Gaje, Garing, Aneh deh! Lebay-ness di mana-mana, OOC abis. Kagak sesuai EYD. Bahasa gaol getto loh! Akhir yang nggak terduga. Fufufu~


Di balik layar nih….. (kayak pilem aja)

Para kru yang kebanyakan chara figuran anime, yang seringnya cuman numpang lewat di animenya masing-masing, mulai menata studio 12 'TransAnime' buat acara ini. Di belakang, author juga lagi dandan(Ngapain? Mau kondangan, jeng? Ada deh!) L-chan make kaos panjang ijo muda ngejreng mencolok mata, celana panjang ijo lumut, ama jilbab ijo tua(kagak matching amat!). Dari jauh dia udah kayak lontong berjalan *digeplak L-chan*. Sementara Near-kun pake celana panjang item kesayangan satu-satunya ama kaos ketat warna ungu tua(kayak cewek, bo~) *ditendang Near-kun*. MC-nya lagi di-make-up ama anak buahnya Orochimaru yang kerja di salon sebelah rumah author. "Kenapa harus aku? Kan bisa yang laen, aku ini sibuk! Buanyak kasus yang lagi nunggu buat diberesin nih!" Tonny, si detektif, OC L-chan yang terus-terusan protes. "Kalo dipasangin ama yang lain, ntar jadi 'crack pairing' dunk! Lagian apa lo setuju kalo Tiara dipasangin ama Aldi, misalnya?" tanya L-chan nantang. "Kan lo juga punya pairing laen kan?" masih aja protes. "Nggak papa kalau lo nggak mau. Tapi jangan nyesel kalau lo nggak ketemu Shinichi Kudo dan ," L-chan udah siap-siap ngontak OC-nya yang lain. "Er….nggak papa deh!" akhirnya Tonny nyerah dan L-chan menang… Hahaha!(gak penting banget sih!)

Para chara dari berbagai anime mulai datang ke studio trus duduk di kursi yang udah disediain. "Bocchan, apa tidak apa-apa kita menghadiri acara tidak jelas seperti ini?" tanya Sebastian yang ngeliat berbagai makhluk aneh bin ajaib memasuki studio. Mulai dari yang paling normal, yang model rambutnya nyentrik, yang nggak jelas kelaminnya, yang kayak tanaman, yang kayak anjing, kayak hiu, kayak monyet, yang pake seragam olahraga, pake haori, pake baju armor, ampe ada yang bawa senjata. "Nggak usah kuatir. Tidak akan terjadi hal yang membahayakan di sini," Ciel Phantomhive duduk di kursi paling depan(yang pendek di depan, ya~ ^^). 'Perasaan ada yang ngata-ngatain gue deh!' Edward Elric yang ada di deretan depan celingukan sambil melipat lengan bajunya.

Acara hampir dimulai, sutradara mulai menghitung mundur 5….4….3….2…..1…. DUARR! GEDEBUM! Tiba-tiba aja ada ledakan dari deretan belakang sebelah kanan. "TOBIIII!" tereak semua anggota akatsuki yang udah gosong item-item kayak orang negro. Anggota Black Organization yang duduk didepannya juga ikutan gosong-gosong. "Udah gue bilang, un! Jangan nyolong bom buatan gue, un! Ini seni, bukan petasan, un!" suara cempreng Deidara menggema ke seluruh studio. "Maaf, senpai. Tobi anak baek nggak nyolong, kok! Tobi cuman pinjem." Ucapan Tobi disambut gelak tawa chara anime laen. Sementara para anggota BO misuh-misuh karena dandanan mereka jadi amburadul. Akhirnya tuh sutradara ngulang hitung mundurnya 3…2….1…. Opening khas World Record muncul di layar trus muncul tulisan sponsor, yaitu 'Kaiba Corp'. Seto Kaiba yang duduk di samping Sebastian senyum-senyum gaje bikin Sebastian illfeel sendiri. Para chara Fullmetal Alchemist, Inuyasha, Kuroshitsuji plus shinigami Bleach terpesona pada layar supergede di depan mereka. Gluttony udah ngiler pengen makan tuh layar raksasa, untung aja dilarang ama Bapaknya.

Kemudian Tonny dan Tiara, sang MC keluar. "Selamat malam, pemirsa. Jumpa lagi dengan saya…Tiara…." "…dan saya…. Tonny, dalam acara 'Rekor Anime'….." Penonton menjawab, "You can make it or break it!"

"Nah, sebelumnya mari kita panggil juri kita…..L-chan dan Near-kun!" ucap Tiara lantang. L dan Near bangkit dari alam barzah *ditendang L dan Near*, maksudnye bangkit dari kursi penonton. "Kalian mau ke mana?" tanya Light yang lagi asyik baca doujin. L ama Near nggak ngejawab, malah langsung naik ke panggung sehingga bikin MC-nya heran. "Ah, Lawliet-san!" Tonny malah langsung salaman dan berpelukan ala teletubbies sama L. Satu detik kemudian, L-chan ama Near-kun, sang author yang masuk panggung dari belakang malah cengo. "L-san dan Near-san sedang apa di sini?" Near-kun nanya pake EYD-using. "Bukannya kami diminta untuk menjadi juri?" L ngeluarin lolipop rasa tebu dari saku celananya terus diemut. "Maaf, L-san, Near-san. Yang jadi juri itu kami. Saya, L-chan dan itu adek saya, Near-kun." Near maenin rambutnya trus noleh ke MC, "Apa itu betul?" "Betul sekali, Near-san. Mohon kalian kembali ke kursi penonton," sahut Tonny. L dan Near langsung kembali ke kursi penonton disambut tawa mengejek dari Light, Matt, dan Mello. "Hei, jangan suka ejek-ejek orang, tak baik!" ucap Misa Amane yang entah sejak kapan gaya ngomongnya jadi kayak Meimei 'Upin & Ipin' pada ketiga makhluk barusan.

"Eh, Ran, MC cowoknya mirip Shinichi, ya!" bisik Sonoko. Conan yang ngedenger itu langsung memperhatikan Tonny dengan teliti, 'Masa, sih?'. "Nurut gue, cuman mirip model poninya doang," komentar Kazuha yang duduk di belakang Ran. "Nggak mirip tuh!" celetuk Heiji ngasal disambut deathglare Sonoko plus Kazuha. Ran cuman senyum. "MC-nya yang cewek mirip kamu, deh!" bisik Rinko ke Ai Mori. "Ah, nggak juga. Beda jauh malah," jawab Ai.

"Telah diputuskan oleh juri, untuk tantangan pertama ialah penentuan chara ter-emo," ujar Tiara. "Yang bakalan tampil ialah…." Para chara yang dipilih reviewers pada Dag! Dig! Dug! Duer! Daia!(ngaco!)

"….Uchiha Sasuke!" Sasuke masuk ke panggung dengan gaya cool-nya. "Keren~" para chara cewek matanya langsung membentuk hati warna pink, ada pula yang tepar, ampe nosebleed. Para cowok langsung kebakar api neraka, ralat! api cemburu. "My lovely, ototou! Anikimu tercinta ada di sini~!" tereak Itachi pake TOA yang dicolong dari SMP Raimon. 'Baka aniki!' Sasuke pura-pura nggak kenal tuh cowok keriput gaje.

"….melawan….Sabaku no Gaara!" Gaara keluar sambil bawa gentong pasir kebanggaannya. Para korban cewek tepar terus berjatuhan. "Curang! Masa dari Naruto semua?" komentar Monta sambil makan pisang ambon hasil nyolong di rumah author. "Perasaan gue pernah liat tuh cowok, deh!" Hiroto Kiyama miringin kepalanya 135 derajat. "Tuh cowok mirip banget, ye, ama kiper Genesis," sahut Goenji Shuuya yang duduk di sampingnya. "Argh! Kok gue bisa lupa ya, ama temen setim?" Tiba-tiba aja, "Ayo, Gaara! Jangan permalukan Sunagakure~!" tereak Sasori ngerebut TOA dari tangan Itachi. "Heh, enak aja! Adek gue yang bakalan menang!" "Nggak mungkin! Gaara-chan yang bakalan menang!" Mari abaikan aja duo cowok cute akatsuki itu….

"Peraturan kali ini, kalian akan mendengarkan dan melihat video rekaman berisi komentar, pujian, pengakuan, bahkan ejekan para chara anime kalian tentang kalian. Kalian harus bisa nahan emosi se-la-ma mungkin! Jika ada sedikit aja perubahan emosi, entah senyum, marah, nangis, atau ketawa, orang itu kalah. Dan otomatis, lawannya bakal menang!" jelas Tiara sambil baca buku bersampul item. 'Eh, death note gue tadi ditaroh di mana, ya?' Ryuk garuk-garuk kepala sambil celingukan.

Sasuke ama Gaara make headset terus duduk di kursi yang udah disediain di atas panggung. Layar besar di belakang mulai memutar video. Di bangku penonton Naruto nggerogotin jarinya kayak lagi nonton pilem horor. Sakura, Karin, ama Ino kompakan batin, 'Berjuanglah, Sasuke-kun!' Di layar tampak wajah Naruto yang diwawancarai author, "Sasu-teme! Nyebelin! Rambut kayak bokong ayam juga, apa bagusnya sih?" Sekejap Naruto dapat doorprize bogem mentah dari Sakura, Karin, dan Ino plus deathglare dari Itachi dan L-chan(?). "Gaara tuh psikopat! Kejem banget dia bikin tulang gue remuk semua! Tuh orang juga aneh banget, nggak punya alis, pake eyeliner segala! Udah gitu jidatnya ditato kanji 'ai' lagi!" komentar Rock Lee yang langsung diterbangin ama Temari ampe nabrak langit-langit studio, diserang pake kombinasi jurus Kankuro-Sasori plus deathglare L-chan(lagi?). Sementara Sasuke dan Gaara wajahnya tetep datar, sedatar papan clipboard baru L-chan.

"Wah, mereka hebat banget!" komentar Ueki dengan mata berbinar-binar. "Che, itu sih nggak ada apa-apanya dibanding Tetsusaiga gue!" sahut Inuyasha yang langsung dijitak ama Kagome. "Lebih emo Ulquiorra, juga!" komentar Syazel kipas-kipas pake kipasnya Kagura(?). "Gue pegang bocah pantat ayam sialan itu," Hiruma naroh segepok duit seratus ribuan. "OK. Gue pegang bocah rambut merah itu," balas Agon. "Judi!" Jreng! "Meracuni kehidupan~"Akaba malah nyanyi kagak jelas. "Hei, ini bukan tempat judi!" tereak Satou Miwako sambil berkacak pinggang. Tak terasa udah 15 menit dan belom ketahuan siapa yang menang atau kalah.

Muncul di layar, Orochimaru yang lagi make piyama berenda-renda warna pink memegang bedak, "Oh, Saskay-chan, kamyu cuantik banget ciii~ Eike khan jadi jatuh cintrong pada pandangan pertama, bo~ Luph et de pers sait, cing!" Para chara langsung pada nutup mulut, bahkan Ciel langsung muntah di tempat, "Bocchan, Anda baik-baik saja?" Begitu juga Anon yang muntahin salah satu kru yang tadi ditelannya(buset dah!). Muncul tanda siku-siku di jidat Sasuke, genggaman tangannya semakin erat, giginya gemeletuk, plus wajahnya nge-blush akut(what!) tapi dia cuman diem.

Kemudian muncul Hyuuga Neji, "Gaara ya…..dia tuh pake eyeliner, terus punya tato bertuliskan 'ai', kayak cewek aja. Tapi, dia tuh emang cantik banget. Kulitnya mulus, bodinya tuh sexy, cuy! Coba aja dia cewek, ya…." Chara yang tadi nahan muntah, sekarang jadi muntah beneran. Gaara nge-blush setengah mati terus berdiri, "Gue ini cowok! Jangan sembarangan lu, ye!" Dia nunjuk-nunjuk layar, pasirnya udah siap-siap ngancurin tuh layar gede. Hinata langsung tepar ngedenger komentar sepupunya itu. Hizashi langsung kejang-kejang ngedenger putra kesayangannya ngomong kayak gitu. "Serius lo, ngomong begituan?" tanya Kiba. "Haha…gue cuman bercanda!" Neji megangin perutnya nahan ketawa ngedenger komentarnya sendiri.

"Karena Gaara gagal menahan amarahnya…maka penghargaan rekor chara ter-emo diberikan kepada…..Uchiha Sasuke!" teriak Tonny lantang. Itachi nangis sesenggukan dengan ingus merajalela di pelukan Hidan(?). "Aku menang, khe…khe…khe…." "Sampah!"

Author ngasih piagam berbingkai emas dengan taburan berlian ke Sasuke. Tak lupa tuh L-chan meluk-meluk Sasuke, minta photo plus tanda tangan. "Wow, benar-benar asli!" Kaito Kuroba ngamatin tuh bingkai pake teropong.

Iklan…

Muncul Shidou di layar, dia megang buku bersampul item, "Ini Death Note…." trus dia ngacungin cokelat di tangan kirinya, "….ini cokelat. Daripada makan Death Note, mending makan cokelat." Shidou memakan cokelat itu. "Cokelat Mindz, mengenyangkan!" Lewatlah Matsuda pake baju compang-camping, "Cokelat enak! Cokelat enak!"

"Ya, kembali lagi di Rekor Anime….. you can make it or break it!" seru Tonny. "Nah, kategori kedua ialah rekor chara paling cerewet. Yang akan bertanding ialah…"

"Deidara!" Akatsuki langsung pada sujud syukur plus ngadain selamatan dadakan di studio. "…melawan….Hiyori Sarugaki!" Plak! Sebuah sandal mendarat di muka Tonny. "Hei, yang bener aja! Masa gue musti ngelawan tuh alien bishounen!" Hiyori nunjuk-nunjuk Deidara yang lagi dadah-dadah ala Miss YUNIPEREZ(YUNI sarah, julia PEREZ?). "Udahlah, terima aja nasib lu. Syukuri apa yang ada~," sambung Shinji Hirako yang juga kena gampar sandalnya Hiyori. Hiyori langsung menuju panggung.

"Tuh cewek kayaknya syerem banget, ya, Riku?" kata Sena gemeteran pada sosok di sampingnya. "Eh Riku, ngapain kamu make haori terus bawa-bawa katana segala?" sambung Sena heran. "Aku ini Hitsugaya-taichou! Ngerti?" Sena langsung membatu, "Ma-maaf, Hitsugaya-san." "Hei, jangan galak-galak, taichou. Bisa-bisa nanti Anda cepat tua,"sahut Rangiku yang lagi asyik makan popcorn buatan Orihime(serius?).

"Peraturannya, kalian harus ngomong tanpa henti selama mungkin. Terserah mau cerita kek, mau nyanyi kek, mau ngata-ngatain orang kek, ngomong kagak jelas kek, ter-se-rah! Nanti akan kami hitung waktunya. Udah paham? Langsung kita mulai!" Deidara ama Hiyori dikasih headset biar nggak terganggu suara lain, yang mereka denger cuman suaranya sendiri. Giliran pertama buat Deidara.

Deidara langsung nyeritain kisah hidupnya mulai dari lahir sampai mati. "Mengharukan sekali…." Yoshimori Sumimura menyeka air matanya pake kimononya Tokine yang sukses bikin kepalanya benjol-benjol. Terus Deidara mulai ngomong kagak jelas tentang seni.

"Apa bagusnya sih, seni yang kayak gitu? Susah-susah bikin, eh akhirnya malah diledakin!" komentar Sakura Kinomoto sambil makan cake yang dibawanya. Seseorang keliatan ngiler menatap tuh cake Ichigo *ditebas pake Zangetsu* maksudnye cake stroberi. "Ne, boleh aku minta cakenya?" L tiba-tiba aja udah berdiri di dekat Sakura dengan reiatsunya yang suram dan dingin, bikin Li Shouran yang duduk di samping Sakura menggigil. "Err….bo-boleh kok, si-silakan…" takut-takut, Sakura nyodorin kotak bekalnya yang langsung dibawa kabur ama L. "Yah, kok dibawa semua?" Sakura cuman bisa meratapi nasib cakenya dalam hati.

15 menit berlalu, Deidara masih ngomong dengan suara yang agak serak karena mulai kehausan. Dia lagi nyeritain pertempuran-pertempuran hebat yang pernah dialaminya. "Ah, ngebosenin banget, sih! Ngapain sih tuh orang ngomongnya mesti diakhiri ama 'un'? Ngerusak suasana ceritanya aja,"keluh Jounouchi yang duduk di deret sebelah kiri ngelipet tangan di dadanya. Sementara di sampingnya, Shin Asuka malah sms-an ama Stellar Loussier yang duduk di deret kanan depan.

Deidara kemudian nyeritain temen-temennya di akatsuki. Mulai dari muji-muji, ampe ngebuka semua aib akatsuki, bikin temen-temennya yang di bangku penonton naek mobil, eh naek darah n nyumpah-nyumpahin Deidara, "Awas lu, Dei! Habis acara ini, gue hajar lo!" "Gue jadiin boneka!" "Gue jadiin origami!" "Gue cincang pake Samehada" "Gue bakar!" "Gue makan!" "Gue jadiin tumbal!"(Bukannya udah dimakan? Gimana caranya?) "Gue tagih utang lo!(?)" Tobi menyela, "Tobi anak baek, sayang ama Dei senpai. Jangan siksa Dei senpai, senpai~" Disahut oleh yang lain, "Diem lu!" Anggota BO yang ngedenger percakapan mereka langsung noleh. "Eh, butuh bantuan nggak? Udah lama nih gue nggak ngebunuh orang," tawar Gin dengan seringaiannya. "Makasih. Biar kami urus sendiri deh!" sambut Pein dengan nada bokepnya(?).

Tiba-tiba aja Deidara berhenti ngomong, keringatnya bercucuran kayak air terjun Niagaragara(?). "Yak, waktunya udah dicatat! Sekarang giliran Hiyori!"

Sama, Hiyori juga nyeritain kisah dari dia lahir di dunia ampe mati, terus awalnya pas nyampe di Soul Society, perjuangannya di akademi shinigami ampe berhasil jadi fukutaichou, terus pas dia keluar dari Soul Society n gabung ama Vizard. "Oh, dia hebat sekali…." Grell menyeka ingusnya pake punggung tangannya. Riku Kaitani yang duduk di sampingnya langsung ngibrit ke toilet.

Di menit ke-15 dia mulai marah-marah sambil ngata-ngatain chara lain di anime Bleach. "Tuh bocah, gue hajar ntar!" Kon yang make kostum maid udah berapi-api pengen ngehajar tuh anak kurang ajar. "Emang lo berani?" tanya Ishida yang duduk disampingnya sambil terus ngejahit kostum baru yang mau dipakein ke Kon. "E-enggak juga," Kon langsung menciut sekecil semut merah yang berbaris di dinding~ menatap Kira Yamato curiga~(lebai!).

Terus Hiyori mulai nyanyi pake suara cempreng fals-nya. Lagu 'Rolling Star-Yui' dinyanyiin pake nadanya lagu 'Cinta Satu Malam'(kagak kebayang deh!). "Uh, suaranya parah banget! Bagusan juga suara gue," komentar Meer Campbell nutup telinganya pake popcorn punya Rangiku. Chara yang lain juga pada sibuk nyari cara nutup telinga mereka, menghindari kerusakan organ dalam akibat musik yang menyesatkan(?). "Ini baru musik yang kreatif," Akaba malah senyum-senyum gaje dengan mata berbinar-binar.

Selama ini chara dengan badan super gede terus-terusan makan hingga menciptakan gunungan sampah di pojok belakang studio. "Nih studio lama-lama jadi Bantargebang, nih!" celetuk Arthrun Zala yang duduk tepat di depan chara-chara itu, deret kedua dari belakang. Hiyori masih terus nyanyi gaje. Mello yang makan cokelatnya noleh ke samping kirinya, "Eh, muka lo kenapa?" Sosok di samping Mello cuman nyengir. "Ini luka bakar gara-gara gue nolongin anak kecil beberapa tahun lalu," sahut Seiichiro Sano yang bikin Mello trenyuh. Beda banget ama luka bakarnya akibat bom yang dia ledakin sendiri. "Mulia sekali…."Mello ngusapin airmatanya ke kaos Matt, di samping kanannya, yang langsung nampol Mello pake PSPnya, "Lu kate kaos gue ini tisu apa?"

Tiba-tiba Hiyori berhenti nyanyi, author mencet stopwatch. "Yak, berdasarkan waktu yang tercatat, Deidara berbicara tanpa henti selama 1 jam 10 menit!" Chara Naruto pada bersorak. "Dan….Hiyori…. berbicara tanpa henti selama….."

Chara Bleach n Naruto pada tegang. 1 tahun kemudian…..(boong banget!)

"….1 jam….15 menit! Jadi, pemegang rekor chara paling cerewet adalah….Hiyori Sarugaki!" Para chara Bleach bersorak-sorai. Para arranchar langsung dangdutan mendengar keputusan MC. Author ngasih piagam ke Hiyori Sarugaki yang langsung dibawa ngibrit ke tempat duduknya buat dipamerin ke Vizard lain.

Iklan….

Tampak tim Deimon lagi ngumpul di markas. "Aku punya ide yang lebih bagus buat dapetin duit. Khe….khe…khe…." Terus terdengar suara, "Saksikan 'Susahnya cari duit' disutradarai oleh 'L-chan n Near-kun' hanya di….FFN!"

"Ya, kembali lagi di acara 'Rekor anime'…..You can make it or break it!" teriak Tiara dengan semangat 45(background: Ryuujin Jakka lagi ngamuk). "Untuk kategori terakhir episode ini yaitu rekor chara paling pendiem…. Aburame Shino!"

"Hebat! Chara anime kita masuk semua kategori!" ucap Iruka Umino bangga. "Hn,"sahut Kakashi Hatake yang lagi asik baca Icha-Icha Parasit(baru ya?).

"….melawan….Jo Tetsuma!" Disambut cengo para chara Eyeshield 21. "Kagak salah tuh?" tanya trio Ha-Ha kompak setiap saat. Tetsuma naik ke atas panggung. "Lho, Shino mana?" Tonny celingukan. Tiba-tiba muncul rombongan serangga yang kemudian berubah jadi Shino. "Teknik sulap yang keren~" komentar Kaito Kuroba. JDUAK! "Itu bukan sulap, bodoh!" Kaito sukses dapet bogem dari yayangnya, Aoko Nakamori. "Eh, eh, Mocchi! Tuh orang mirip ama kamu deh," Misa Amane nunjuk-nunjuk Tetsuma. Matsuda langsung ketawa ngakak, Aizawa sweatdrop.

"Peraturannya, kalian harus diem selama mungkin dalam kotak kaca itu," Tonny nunjuk kotak kaca berukuran 1 m X 1 m X 2 m, "yang ngomong, bersuara, atau berusaha keluar dari tuh kotak kaca, itu yang kalah. Ingat, kalian juga nggak boleh ketiduran, apalagi pingsan. Nggak ada minum, nggak ada makan, n nggak ada ijin ke toilet. Paham?" "Paham, cekgu~" sahut para penonton yang disambut tawa cekikikan Tiara plus author. "Biar adil, bisa nggak dibuka googlenya, Shino?" Shino ngebuka googlenya, tapi sama aja, wong ribuan serangga segera ngumpul lagi di matanya membentuk google baru(ngeri ah). "Yaudah, kamu pake lagi deh tuh google," sambung Tiara illfeel.

Shino ama Tetsuma segera masuk ke kotak kaca itu. "Aku punya firasat buruk nih," kata Kid ngebenerin letak topi koboinya. Stopwatch mulai dipencet, waktunya mulai diitung. "Sumpah, ini tantangan yang paling ngebosenin!" keluh Neliel menopang dagu ngeliat Tetsuma dan Shino yang duduk tenang di alam baka *dihajar Shino dan Tetsuma* maksudnya, dalam kotak kaca itu. Belum nyampe 15 menit, mayoritas chara udah pada bertualang ke dunia mimpi, termasuk author, MC, dan para kru yang bertugas(gimana sih?). 2 jam kemudian terdengar alarm kebakaran ultrasonik yang bikin semua yang ketiduran bangun, sebagian langsung lari-lari plus tereak-tereak gaje pengen keluar studio tapi mereka duduk lagi setelah dikasih tau kalo alarm itu cuman boongan. Shino mulai mijit-mijit lengannya yang kesemutan atau…emang banyak semutnya? Cuman dia ama Tuhan yang tau. Sementara Tetsuma kakinya gemeteran kayak orang ketakutan(?).

"Membosankan," Kenpachi menoleh ke kanan, "Hey, reiatsumu lumayan juga. Ayo kita bertarung!" Kenpachi nodongin zanpakutonya 1 mm dari idung sosok di sampingnya. Sosok berambut kuning jabrik alias bokapnye Naruto itu cuman nyengir kuda, "Maaf, Bang. Saya nggak suka bertarung, apalagi ama orang yang jelas-jelas nggak ada niat jahat sama sekali." Yachiru nongol dipundaknya, "Eh, Ken-chan liat itu deh!" Yachiru nunjuk-nunjuk Tetsuma yang ternyata saudara-saudara, dia udah…. NGOMPOL! (What the-) Kontan semua pada ngetawain tuh pemain football. Riku Kaitani langsung nutup muka terus nunduk. Rasanya dia pengen pergi aja ke planet laen buat nyembunyiin rasa malunya. Kid juga sama aja, dia nutup mukanya pake topi koboinya. Mau ditaroh di mana tuh muka ngeliat tingkah konyol temen satu timnya itu(ditaroh di rumah author juga boleh~).

Shino mati-matian nahan buat nggak ketawa plus jaga imej. Yaa….meskipun dia ngeliat dengan jelas kalau anggota klannya pada ketawa ngakak sambil megangin perut bahkan ampe guling-guling dan ngeluarin air mata. Tiba-tiba aja Tetsuma ambruk dengan tidak elitnya, pingsan akibat nggak tahan nyium aroma sedap genangan air di lantai hasil produksinya sendiri. Para kru langsung ngegotong Tetsuma pake gerobak dengan kaki ngangkang ke atas, kepala nyungsep ke bawah(miris banget nasibnye) agar mendapat perawatan dari divisi 4 Seireitei di belakang panggung. Segala kekacauan barusan langsung diberesin ama kru sehingga panggung kembali Cling, ….seperti tanpa kaca(ngaco).

"Karena Tetsuma udah tepar, maka yang memegang rekor chara paling pendiam yaitu….Aburame Shino!" Author ngasih piagam, yang piguranya langsung dikerubuti serangga. 'Orang yang aneh,' batin Tonny. Para chara Naruto langsung bersorak, jingkrak-jingkrak karena untuk kedua kalinya chara mereka menang. "Coba tadi yang maju Tengen-sama, dia pasti menang~" komentar Goryoumaru. "Emangnya Tengen bisa ngomong? Yang ikutan, yang bisa ngomong tapi pendiem kan? Kalau Tengen sih, gue nggak pernah denger dia ngomong tuh. Dia cuman nyembur-nyemburin api gaje gitu ala pemain sirkus, kan?" bantah Soi Fong yang langsung dihadiahi deathglare Goryoumaru plus Sajin Komamura lengkap dengan jitakan Yoruichi-sama tersayang.

"Ya, usai sudah~ batas waktu~" Tonny malah nyanyi gaje sehingga dapet jotosan super Tiara. "Ya, usai sudah jumpa kita di episode ini. Rekor baru di dunia anime udah tercipta. Terima kasih buat yang udah repiu. Maaf kalo ada chara pilihan reviewer yang nggak dipake ama author," ucap Tonny, yang pipinya lebam, membungkukkan badan.

Tiara membuka sebuah gulungan kumal dari kain sisa penjahit kostum Espada, "Buat episode selanjutnya….."

- Rekor makan jengkol tercepat dalam 1 menit

- Rekor memasak dalam waktu 3 menit

- Rekor mengetik tercepat dalam 1 menit

"Silakan pilih chara sesuka kalian buat semua kategori itu lewat repiu. Bagi yang mau mengkritik atau ngasih saran juga diperbolehkan. Anime apa aja yang ikutan bisa diliat di prolog. Ingat juga, nggak ada repiu nggak ada chapter baru. See you next episode!" ucap Tiara melambaikan tangannya ke para penonton. Ending theme ala World Record terpampang di layar.

TBC

*dideathglare Ukitake-taichou(?)*