Jika ada yang patah hati, maka datanglah padaku. Ceritakan masalahmu. Maka dengan semampuku, akan ku berikan solusi untuk masalahmu.

Kim Ryeosa Wardhani

Present…

"Famous Internet Girl"

Rated-T

Comedy, romance, drama, school life

GS

Please enjoy ^_^

Note: ini cerita GS. Jadi member suju yang biasanya jadi seme, disini mereka tetep namja. Dan yang biasanya jadi uke, disini jadi yeoja. So…. Happy Reading!

Chapter 2

Heechul's pov

Disinilah aku sekarang. Duduk dibawah rindangnya pohon. Suasana tampak masih sangat sepi. Tentu saja. Sekarang masih jam pelajaran. Dan aku berada disini karna makhluk aneh didepanku, yang awalnya kukira dia sangat anggun dan lemah lembut, ternyata adalah orang aneh yang sangat sok perhatian. Sejak tadi kami duduk berdua disini, tapi belum satupun kalimat keluar dari mulutnya. Dan lihat gaya soknya yang sedang memegang dagu sambil memejamkan mata seolah-olah sedang berfikir. Cih.

"aku tidak pernah berjumpa dengan orang sepertimu." Oh, akhirnya dia mulai bicara. Lalu? Kau fikir aku pernah berjumpa dengan makhluk aneh sepertimu? Oke, pengecualian untuk mekhluk dikelas si eunhyuk dan donghae itu. Mereka memang aneh. Dan semoga kau yang terakhir sungmin. Cih.

"… aku tidak percaya, mungkin aku harus mengatakan semuanya padamu." Katanya lagi. Oke, aku mulai penasaran dengan apa maksud ucapan aneh dari makhluk aneh ini.

"ini berat. Tapi mungkin harus kukatakan demi kebaikanmu." What the hell. Kau terlalu berbelit sungmin-sshi!

"jadi…."

"ya!" aku langsung memotong kalimatnya. Menyebalkan sekali menunggu apa yang mau dia bicarakan padaku tapi mikirnya selama ini. Memangnya mau nembak aku apa pake mikir selama itu.

"sebenarnya apa yang mau kau katakan?" tanyaku padanya. Dia terlihat bengong sambil menatapku.

"…kau kim heechul kan?" damn! Pertanyaan apa itu? Bukankah aku sudah memperkenalkan diri dengannya sejak tadi? Aku mulai mengusap wajahku pelan.

"tentu saja. Memangnya kenapa? Astaga sungmin-sshi… cepat katakan apa maumu. Aku lelah menunggumu dan tolong langsung bicara ke inti masalah. Dan tunggu. Jika ini sesuatu yang tidak penting maka lebih baik jangan katakan, dan aku akan pergi."

"ini penting. Kau yang mengirim email kemarin kan?" tanyanya lagi padaku. Lagi-lagi pertanyaan yang…. Tunggu, apa katanya tadi?

"mwo? Email? Email apa?" aku bingung. Sangat bingung.

"….. email ke blogku. Kau mengirim dan menceritakan masalahmu kepadaku." Jawabnya.

"blog? Maksudmu blog apa?" sungguh aku tak mengerti dengan apa yang dia bicarakan.

"aishhh… blog 'Master Love Consultation'! apa kau amnesia? Kau mengirimku email untuk meminta saran padaku. Benar kan?"

"MWO?" ba-bagaimana dia bisa tau? Maksudku… aku memang mengirim email. Ani, tepatnya si ikan itu yang mengirimnya. Tapi… kenapa dia bisa tahu?

"ke-kenapa kau bisa tahu?" tanyaku ragu-ragu. Takut akan jawaban darinya.

"tentu saja aku tahu. Aku adalah ownernya. Akulah master love consultation itu!" jawabnya lagi. Dan itu membuat aku kaget teramat kaget luar biasa.

Heechul's pove end.

Sungmin's pov..

Dapat kulihat wajahnya langsung menatap kaget padaku. Dan lihat matanya. Dia sama sekali tak berkedip. Yeahh.. tentu saja dia akan kaget.

"ha…ha-ha… HAHAHAHAHAHA" dia ketawa. Cantik memang dia. Tapi kenapa ketawa?

"huahahahaha… ini, sungguh candaan yang luar biasa. Dan terima kasih" dia yang sedang tertawa tadi langsung diam memasang wajah dingin dan malasnya. Tapi, masih terlihat. Sepertinya dia masih agak penasaran. Cih, sok moody. Oke, akan kubuat dia percaya!

"aku memiliki masalah yang sangat berat dengan pacarku. Dia adalah seorang yang sebenarnya tak boleh ku pacari. Tapi aku mencintainya. Dan saat aku dengan sangat gugupnya menyatakan perasaanku padanya, tak kusangka dia menyambutku." Aku memulai membacakan isi email heechul yang dia kirim padaku. Wajahnya langsung menatapku garang. Hihihi

"kami berpacaran cukup lama. Dan kami bahagia, walau dengan posisi kami yang rumit itu. Tapi akhir-akhir ini, ia menjadi dingin padaku." Lanjutku lagi. Wajah heechul sudah sangat berkilat marah. Agak seram, tapi kulanjutkan saja supaya dia percaya padaku.

"aku berfikir mungkin dia sedang ada masalah, dan aku tetap bersikap seperti biasa saja."

"ya lee sungmin hentikan!" bentak pelan heechul padaku. Tapi tetap kuteruskan.

"dan tibalah hari itu. Hari dimana ia mengatakan kalimat ingin berpisah dariku. Aku langsung shock dan benar-benar hanya dapat terdiam terpaku dihadapannya.."

"sungguh lee sungmin, hentikan!" dapat kulihat tangan heechul mengepal, dan bicaranya bergetar.

"dia mengucapkan selamat tinggal padaku. Dan tak ingin lagi berhubungan denganku…."

"CUKUP! KUBILANG HENTIKAN!" heechul berteriak dihadapanku. Matanya merah seperti ingin menangis.

"….bagaimana? sudah percaya kan? Aku adalah master love consutation."

"lalu apa urusannya denganku? Kau ingin mempermalukanku karna kau tahu isi emailku itu eoh? Lalu ingin menyebarkanya keseluruh penghuni sekolah ini?"

"tentu saja tidak. Aku disini untuk membantumu." Dapat kulihat heechul terdiam. Dan dia menatapku dengan bingung.

"ma-maksudmu?"

"aishhh… aku akan membantumu agar kau berbaikan lagi dengan pacarmu itu. Bukankah ia minta putus tanpa sebab? Masih ada jalan untuk mengembalikan hubungan kalian…"

"sudahlah. Kami memang takkan pernah bersatu." Potong heechul.

"kami memang tidak seharusnya berpacaran." Wajahnya kentara sekali menyiratkan kesedihan yang mendalam.

"ya, heechul-ahh.. kau tahu tentang reputasiku kan? Aku ini sangat ahli. Serahkan saja padaku."

"…. Aku kaget. Ternyata penulis blog bodoh itu adalah orang aneh sepertimu." Ia tertawa sinis. Eh? Menghina blogku ya?

"…. Aku sempat membaca sebentar saran yang kau tulis untuk orang yang bertanya padamu. Kufikir, kau memang hebat. Dan aku hampir saja mengirim pesan aneh itu."

"ralat. Kau sudah mengirimnya padaku." Potongku.

"bukan aku. Tapi makhluk bernama donghae si ikan bau amis itu! Aishh gara-gara dia… arrghhhhhhhhh!"

"fuh, harusnya kau berterima kasih pada dongho itu…"

"donghae." Kata heechul membenarkan.

"ah, ya maksudku donghae itu. Dengan begitu aku jadi bisa menyelesaikan masalahmu. Aku pindah ke seoul special untuk membantumu loh! Ah, tapi perihal aku adalah master love itu jangan sebarkan ke orang-orang ya. Aku kan malu… hehehe"

"….. YA! Kau fikir aku percaya apa denganmu? Dasar bodoh. Sudahlah. Berduaan disini denganmu membuatku bisa ketularan aneh sepertimu. Lebih baik aku ke kantin." heechulpun langsung melesat pergi menjauh dariku. Tidak percaya tapi bercerita juga kan denganku? Memuji saran-saran yang ada diblogku lagi. Payah. Kepribadiannya buruk sekali. Ah, tapi tidak masalah. Aku akan menyelesaikan masalahnya sampai habis! Tapi tunggu.. cowoknya itu siapa?

Still sungmin's pov

Jam pelajaran bahasa mandarin sudah habis, dan aku berniat untuk kembali ke kelas. Tapi karna masih belum tau seluk beluk sekolah ini, jadilah aku tersesat hingga beberapa kali. Sekolah yang sangat besar. Beda dengan sekolahku yang dulu. Hahhh.. lalu dimana aku sekarang ini? Ingin bertanya, tapi seluruh siswa masih berada didalam kelas. aku terus saja berjalan sampai akhirnya aku melihat seorang….. namja tampan…!

namja itu tengah berlari kearahku. Eh? Kenapa? Di-apa dia terpesona padaku, dan ingin berkenalan denganku? Aku terdiam hingga saat ia sudah hampir sangat dekat kearahku, ternyata ia langsung berbelok keruangan UKS. Sial.

Aku berjalan kembali. Aihh… aku jadi malu sendiri dengan kepedeanku yang keterlaluan ini. Namun belum jauh aku berjalan, ada seseorang dari belakang memanggilku. Kulihat, ternyata namja tadi!

"hey kau. Apa kau murid baru?" tanyanya padaku. OMG sungmin.. sepertinya dia benar tertarik padamu. Mungkin tadi dia tidak terlalu memperhatikanku saja.

"i-iya.." jawabku agak terbata. Hello.. NAMJA INI TAMPAN SEKALI!

"kelas berapa?" tanyanya lagi. Aihh aku baru pindah disini loh. Masak sudah diajak kenalan dengan namja tampan begini sih~~~

"kelas 2-3…." Jawabku agak ragu. Dan tiba-tiba namja didepanku ini langsung berteriak agak keras.

"OH! Bagus sekali! Kebetulan aku juga dikelas itu." Ia tersenyum senang. Aihh tampannya.. segitu senangnya kah ia sekelas denganku? Wakawakawakawakawaka…

"karna kau sekelas denganku, tolong sampaikan pada ryeowook, kalau aku sedang sakit perut dan tidak bisa mengikuti pelajaran kimia selama 2 jam. Setelah istirahat aku akan masuk. Tolong sampaikan ya." Katanya padaku. Eh? Jangan bilang dia memanggilu hanya karna itu…

"ha-hanya itu?" tanyaku..

"ya. Jangan tidak disampaikan. Dia ketua kelas, dan selalu memegang absen. Aku tidak mau hari ini di alfakan. Oke? Terima kasih." Katanya lagi dan mulai beranjak pergi dariku.

"tapi namamu siapa?" tanyaku padanya.

"cho kyuhyun." Setelah menyebutkan namanya itupun dia langsung masuk ke UKS dan menutup pintu dengan agak keras. Apa dia memang sesakit itu sampai buru-buru begitu? Entahlah~

At class 2-3

Aku masuk ke kelas. dan kulihat suasana kelas tampak riuh. Tidak ada guru yang masuk ya?

"permisi… yang namanya ryeowook itu yang mana?" Tanyaku pada gadis imut berperawakan agak pendek dengan rambut sebahu dan kacamata bertengger diwajahnya.

"oh, aku kim ryeowook. Ngomong-ngomong salam kenal ya." Kata ryeowook ramah padaku.

"ye, aku lee sungmin."

"aku adalah ketua kelas disini. Jadi jika ada yang perlu ditanyakan, tanyakan saja padaku. Jangan sungkan, oke? Hehe… jam istirahat nanti aku akan mengajakmu berkeliling sekolah agar kau tahu dimana letak perpus, wc, dan lainnya."

"ah gwaencana wookkie-ahh. Aku sudah berkeliling pas disuruh keluar tadi" bahkan sampai beberapa kali *akibat tersesat*

"hahahaha.. kasian sekali. Padahal hari pertama masuk, tapi sudah dihukum keluar. Lagian, heechul dilawan. Jangan sampai buat moodnya jelek. Dia itu galak sekali."

"iya.. aku menyesal membuatnya kesal. Tapi tenang saja, kami sudah berbaikan." Oke, kalimat terakhir aku sedikit kurang yakin. Sukur heechulnya belum kembali ke kelas.

"ahh… ngomong-ngomong, perkenalkan. Aku sunny." Tiba-tiba datang seorang yeoja yang pendek juga, mengajakku berkenalan. Wahh, gayanya oke sekali. Dia juga imut. Anak kota memang beda.

"eum, lee sungmin imnida. Salam kenal." Aku menjabat tangannya.

"halo, aku lee hyukjae. Kau bisa panggil aku enhyuk." Seorang yeoja datang lagi padaku. Kali ini berperawakan lumayan tinggi daripada ryeowook dan sunny, dan kelihatan… tomboy(?)

"ye, salam kenal eunhyuk." Kataku dengan menjabat tangan eunhyuk.

"oh ya, aku baru ingat. Tadi aku berjumpa dengan salah satu anak kelas ini." Kataku kepada ryeowook, sunny, dan eunhyuk.

"nugu?" Tanya sunny.

"eumm.. siapa ya namanya? Ah aku lupa. Yang pasti dia menyuruhku untuk menyampaikan pesan padamu ryeowook-ahh. Katanya dia sakit perut, dan tidak bisa mengikuti pelajaran kimia nanti. Mungkin setelah istirahat dia akan kembali ke kelas."

"pasti itu cho kyuhyun." Jawab eunhyuk malas.

"ah ya, benar sekali. Namanya cho kyuhyun. Hehe susah sekali mengingat namanya." Tapi wajahnya mudah.

"aishh.. jangan percaya padanya sungmin-ahh. Dia itu raja bolos." Kata ryeowook.

"eh?" tanyaku… sedikit tidak percaya…

"iya. Setiap hari bisa dihitung hanya berapa jam saja dia ada dikelas. Dan setelah itu, dia menghilang begitu saja." Sambung sunny.

"dan sialnya nilainy selalu bagus meski jarang masuk. Orang cerdas memang beda." Kata eunhyuk dengan sebal.

"yup. sangat disayangkan sekali. Padahal wajahnya tampan. Tapi kelakuannya begitu." Sambung ryeowook. Oh, aku setuju sekali!

"iya. Padahal dia tampan sekali. Seperti pangeran berkuda putih." Kataku agak berlebihan.

"kau benar! Dia itu seperti pangeran yang…. Tunggu, kenapa aku jadi bersemangat begini?" Tanya ryeowook setelah sadar dengan apa yang baru saja dia katakan. Aku dan sunny juga hyukkie pun hanya mengangkat bahu malas. Haha

"aihh… pokonya jangan percaya dengannya. Dapat kupastikan sekarang kalau tidak tidur, maka pasti dia sedang memainkan benda laknatnya bernama PSP itu." Kata ryeowook lagi.

"haha.. baiklah." Kamipun asik mengobrol bertiga. Wahh. Mereka sangat menyenangkan sekali. Apalagi eunhyuk yang punya selera humor tinggi. Aku, ryeowook dan sunny tak bisa berhenti tertawa karna banyolannya. Saat sedang asiknya ngobrol, tiba-tiba ada yang masuk ke kelas. fuh, heechul. Kufikir guru.

"hey, kemana saja baru datang? Sungmin sudah disini sejak 15 menit yang lalu." Kata sunny bicara pada heechul yang duduk dibangkunya. Kulihat heechul langsung menatap kearahku saat mendengar sunny menyebut namaku.

"cih, memangnya aku harus datang bersama dia apa?" jawab heechul malas dan mengeluarkan earphone dari dalam tasnya.

"hey, kyuhyun bolos lagi tuh." Kata ryeowook kepada heechul.

"eum. Aku sudah tahu. Biar kuhajar dia istirahat nanti. Ada dimana dia?"

"di UKS boss." Jawab ryeowook.

"oke." Heechulpun memasang earphone ketelinga, lalu kembali menatap keluar jendela.

"heechul itu sahabat kyuhyun. Dan biasanya kalau kyuhyun bolos, heechul lah yang menasehati kyuhyun." Kata ryeowook menjelaskan padaku.

"ani. Lebih tepatnya 'menghajarnya'." Sambung eunhyuk membernakan.

"hooo… begitu." Aku hanya manggut-manggut saja. Memang wanita mengerikan.

"ahh, ngomong-ngomong…. Apa kalian tahu siapa pacarnya heechul?" tanyaku sambil berbisik.

"setahuku heechul tidak punya pacar. Iya kan sunny?" tanya ryeowook memastikan pada sunny.

"yup. Dia jomblo. Dulu dia pernah bilang 'aku paling malas berurusan dengan hal rumit seperti itu'. Yahh… itu memang gaya heechul sekali~" kata sunny. Dengan berbisik juga.

"ahh.. tapi bukannya dia mengirim email ke blog itu?" tanya ryeowook pada sunny. Cling, aku langsung berbinar saat blogku disebut. Eh? Mereka tahu kalau heechul mengirim email?

"kau kan tahu sendiri itu donghae yang kirim. Paling anak itu sembarangan menulis lalu mengirimnya." Jawab sunny dengan sangat yakin.

"hoooooo…" aku dan ryeowook termanggut-manggut. Aishh dia memang pandai menyembunyikan hubungannya. Sial, bagaimana aku bisa tahu siapa pacar heechul? Aishhhh….

Saat sedang asik mengobrol ria dengan teman baruku ini, datanglah seorang namja berambut agak ikal dengan gayanya yang sedikit acak-acakan. Sepertinya dari kelas lain.

"yuhuuuuuuuuu~~~ apa donghae ada?" Tanya namja itu. Ryeowook, sunny, dan eunhyuk tampak memandang malas kearah namja satu itu.

"memangnya donghae itu sependek sunny sampai kau tidak bisa menemukannya changmin-sshi?" kesal eunhyuk. Sunny pun langsung men-deathglare kearah eunhyuk.

"ya hyuk-ahh. Aku hanya sekedar basa-basi saja. Dasar tidak asik." Namja bernama changmin itupun langsung melesat kearah donghae dan yang lainnya. Sebelumnya namja itu melirik kearahku. Tatapannya agak mengerikan.

Normal pov

"ya donghae ahh. Itu siapa?" Tanya changmin kepada donghae sambil menunjuk salah satu yeoja didekat sunny, ryeowook, dan eunhyuk.

"oh, dia anak baru. Kenapa?" Tanya donghae santai sambil tetap focus dengan permainan 'kartu yugi-oh'nya.

"wahh.. dia manis loh. Tumben kau tidak mendekatinya?" heran changmin. Donghae langsung mendelik tajam kearah changmin.

"aku sedang malas. Tidak lihat aku sedang sibuk?" changmin menatap malas kearah donghae yang menunjuk-nunjuk kartu 'yugi-oh'nya itu. Hello…. Itu permainan anak-anak!

"fufu… apa jangan-jangan keplayboy-anmu itu sudah hilang? Apa kemampuanmu dalam merayu yeoja sudah hilang? Apa…" belum sempat changmin menyelesaikan kalimatnya, donghae langsung berdiri dari duduknya.

"bodoh. Aku ini penakluk wanita. Sekedar mengajak berkenalan, bukan masalah untukku~" kata donghae bangga.

"okay. Show me." Kata changmin. Donghae pun berjalan menuju kumpulan gadis-gadis yang tengah asik mengobrol ria itu.

"hai." Sapa donghae. Tidak lupa dengan senyumnya yang dapat membuat seluruh yeoja meleleh akibat senyum menawannya. Oke, pengecualian untuk ryeowook, sunny, eunhyuk, heechul, dan bahkan sungmin yang baru saja disapanya ini.

"…..kau menyapaku?" Tanya sungmin memastikan.

"tentu saja manis. Mana mungkin aku menyapa manusia-manusia ini." Kata donghae santai sambil menunjuk kearah ryeowook, sunny, dan eunhyuk.

"a-ada apa?" sungmin agak terbata. Bukan karna terpesona. Tapi karna…. Entah mengapa, walau keren, makhluk didepannya ini pasti adalah makhluk aneh! Itu pemikiran sungmin. Dan jika diutarakan, pasti akan di 'iya'-kan dengan riang oleh seluruh anak kelas.

"mengajakmu berkenalan. Kita belum sempat berkenalan karna kau malah disuruh keluar tadi gara-gara membangkitkan amarah anjing galak kelas kita ini." Kata donghae sambil sedikit menunjuk kearah heechul yang sedang memajamkan mata sambil mendengarkan music lewat earphone.

"namaku lee donghae. Kau bisa panggil aku donghae. Bahkan 'chagi' pun boleh, khusus untukmu." Donghae bergenit ria sambil mengerlingkan matanya. Sungmin yang melihatnya… cengo.

"ya! Playboy kita mulai beraksi eoh?" kata sunny sebal dengan kelakuan donghae. Donghae yang dibilang playboy pun langsung menatap tajam kearah sunny.

"aku bukan playboy!" teriak donghae. Sunny dan yang lainnya agak kaget.

"lihat kalimatmu barusan. Itu kalimat yang digunakan makhluk penggoda sepertimu. Dasar hobi menggombal. Doyan mendekati cewek, pacaran entah sudah berapa kali, tapi malah menolak dipanggil playboy." Sunny kesal karna sudah diteriaki oleh ikan satu ini.

"ya! Aku beberapa kali pacaran tapi kan putus dulu dengan pacarku sebelumnya. Mana bisa itu dikatakan playboy."

"lalu, setelah putus, hanya dalam waktu 2 hari, bahkan satu hari, bahkan hanya beberapa jam saja sudah bisa dapat pacar baru, itu namanya apa kalau bukan playboy?" kata sunny menyinggung kebiasaan seorang donghae yang memang playboy.

"i-itu…. Mereka yang datang padaku. Mau bagaimana lagi. Aku kan memang menawan." Kata donghae dengan ekspresi aegyo yang tentu tidak akan ampuh bagi sunny, bahkan yang lain.

"aishhh.. sekali playboy tetap playboy." Ucap sunny final.

"aku bukan playboy. bukan playboy." Kata donghae yang memegang tangan eunhyuk.

"urusannya denganku apa?" eunhyuk bingung dan melepaskan genggaman tangan donghae dari tangannya.

"hyuk-ahh, kau jangan dengarkan kata-kata si pendek ini. Aku bukan playboy. Kau yang paling tahu aku kan?" donghae menatap serius kearah eunhyuk. Eunhyuk hanya menatap heran. Dan sungmin hanya menatap bingung kearah donghae yang seperti dugaannya. Aneh!

"kau kan memang playboy. Semua orang juga tahu itu. Kau ini kenapa sih? Habis putus sama kakak cantik yang jualan ditoko pakaian dalam itu ya?" Tanya eunhyuk yang langsung membuat wajah ryeowook, sunny dan sungmin menatap kearah donghae.

"aishhhh 'pakaian dalam'nya tidak perlu disebut kan? Yang pasti, aku tidak mau disebut playboy. Aku tidak suka."

"ini kebiasaan donghae. Saat sedang bersama rombongan kami dia tidak masalah sama sekali dibilang playboy. Bahkan senang. Entah mengapa, setiap didepan eunhyuk dia langsung marah kalau dibilang playboy. Hahahahaha donghae bodoh." jelas changmin. Sungmin langsung membulatkan mata. Dan eunhyuk, hanya diam tak menanggapi.

"apaan sih. Aku memang tidak suka dibilang begitu. Kenapa eunhyuk dibawa-bawa? Sudah ah. Aku mau lanjut main kartu." Donghae beranjak ketempat duduknya.

"ya! Aku datang kesini mau mengajakmu makan ke kantin. Ayo, mumpung guru sedang tidak masuk." Ajak changmin. Donghae sudah mulai memegang kartu.

"aku sudah kenyang." Jawab donghae malas.

"aku ikut!" kata eunhyuk tiba-tiba. Changmin pun mulai merangkul bahu eunhyuk mengajak kekantin.

"AKU JUGA IKUT." Teriak donghae lagi mengejar eunhyuk dan changmin.

"apa sih? Tadi katanya tidak." Kata eunhyuk kesal.

"tiba-tiba lapar. Ayo~" kini donghaelah yang merangkul bahu eunhyuk. Dan mereka bertiga pun mulai hilang dari penglihatan sunny, sungmin, dan ryeowook.

"dasar anak-anak." Komentar sunny.

"hahahahahahaha mereka memang seperti trio lawak ya." Tawa ryeowook.

"a-apakah donghae menyukai eunhyuk?" Tanya sungmin ragu-ragu.

"tidak. Mereka memang sudah dekat sekali sejak kelas 1 kemarin. Mereka hanya sahabat. Lagian, donghae itu sama sekali bukan tipe eunhyuk. Dan donghae, setahuku juga eunhyuk bukanlah tipenya donghae. Karna semua pacar-pacar donghae itu feminim dan sangat cantik. Eunhyuk juga cantik sih. Tapi anak itu tomboy. Pokoknya, mereka itu hanya sahabat dekat walau kadang membuat orang salah paham. haha" Jelas ryeowook.

"…. Begitukah?" Tanya sungmin dengan ragu.

"aisshhh sudahlah. Jangan membahas makhluk itu…" kata sunny agak sebal. Tak lama, ada seorang namja yang datang ke kelas mereka.

"permisi. Kim heechul dipanggil keruangan majelis guru." Kata namja itu lalu pergi.

"chulie-ahh, itu tadi katanya kau dipanggil ke majelis guru." Teriak sunny kearah heechul. Heechul yang merasa dipanggil melepas earphonenya.

"hah?" Tanya heechul.

"kau dipanggil ke majelis guru." Ulang sunny.

"untuk apa?" heran heechul.

"mungkin mau menghukummu karna sudah mengamuk sembarangan dan merusak infrastruktur sekolah." Jawab sunny dengan asal.

"kau mau kutelan ya? Mana pernah aku begitu. Cih." Heechul pun langsung beringsut keluar kelas. melihat itu, sungmin pun tak ingin menghilangkan kesempatannya untuk mengikuti heechul. Manatau nanti ia mendapat petunjuk tentang siapa pacar heechul.

"ah, aku permisi juga ya." Sungmin pun langsung keluar kelas setelah heechul. Ryeowook dan sunny bingung, lalu membiarkan saja.

Sungmin's pov

Hahh… ternyata anak sekolah ini cukup asyik juga. Walaupun memang agak aneh. Apalagi donghae yang kata sunny dan yang lainnya sangat playboy itu. Menurutku dia seperti anak-anak. Ckck… tunggu, donghae? Oh, berarti dia ikan yang dimaksud heechul itu ya? Orang yang mengirim email heechul padaku? Wuahh… aku akan berterima kasih padanya.

Ahh… itu dia. Heechul baru saja masuk kedalam majelis guru. Tampak sangat sepi. Aku tunggu sampai dia keluar. Semoga hari ini juga aku bisa mencari tahu siapa pacar heechul itu!

15 menit. Tak terasa sudah selama itu aku berdiri didekat depan ruang majelis guru. Tapi heechul masih belum keluar juga. Memangnya ada urusan apa sih? Karna penasaran, akupun mengintip dari balik pintu. Kubuka sedikit pintu itu supaya tidak ketahuan. Eh, apa ini? Heechul sedang bicara pada hangeng seonsangnim? Aihh.. sepertinya hangeng seonsangnim itu agak galak. Mungkin dia mau menceramahi heechul karna dia ribut pas pelajaran bahasa mandarin tadi. Aihh.. ada baiknya aku menjauh dari ruangan ini, kalau tidak nanti aku juga kenaa…

"hiks, kau fikir bagaimana perasaanku? Memangnya tidak sakit dibeginikan?" chakkaman! Barusan itu apa? Kubuka lagi pintu ruangan majelis guru dengan perlahan. Kulihat heechul menangis. HAH? Benar dugaanku.. hangeng seonsangnim galak. Sabar chulie-ahh…

"dewasalah kim heechul. Kita tentu tidak akan mungkin bisa melanjutkan hubungan ini. Aku bukannya bermaksud untuk menyakitimu. Tapi aku hanya ingin membuat semua menjadi benar kembali sebelum terlambat." Kata hangeng dengan nada tegas.

a-apa itu…? Walau agak samar… tapi aku bisa menangkap suara hangeng seonsang dengan jelas.

"jika memang pada akhirnya akan begini, kenapa dulu kau menyambut perasaanku eoh?" teriak heechul. Dan masih dengan air mata yang semakin berlinang dipipinya. Aku jadi semakin bingung dengan situasi ini.

"ini semua adalah kesalahan. Salahku kenapa aku menyambutmu saat itu…"

"oh! Jadi, segala yang telah kita lalui ini, adalah sebuah kesalahan untukmu? Padahal dulu kau sendiri yang bilang padaku kalau semuanya akan baik-baik saja. Jadi begitu? Sejak kapan kau mulai berfikir ini semua adalah suatu kesalahan? Jadi selama ini, aku hanya berbahagia dan tertawa sendiri? Sedangkan partnerku, merasakan semua ini adalah suatu kesalahan?"

"chulie-ahh….."

"cukup! Baiklah. Percuma memang menyelesaikan dengan baik-baik. Pada akhirnya, kau lah yang sudah menyerah duluan. Baik jika itu maumu. Kita benar-benar selesai." Heechul pun mulai berjalan kearah pintu, sebelum itu, aku sudah menjauh dari ruangan majelis guru. Kulihat heechul keluar dengan air mata yang sudah dihapusnya. Tapi masih tampak matanya merah karna habis menangis Aku termenung. Masih berdiri di pojokan yang agak jauh dari ruang majelis guru. Ya Tuhan… ternyata masalahnya benar-benar sangat rumit…

~TBC~

Alohaaaaa…. Author kembali bawa chapter 2 :D saya senang bukan main pas dapat review. Walaupun baru sedikit, tapi saya sangat menghargai itu. Terima kasih banyak buat yang review. Semoga di chap ini pada gak ngantuk-ngantuk bacanya karna pasti garing deh u_u dan semoga masih pada mau kasih review ^_^

Dan lagi. Siapakah yang sedang galau SS5INA? Yup, saya sedang (agak) sangat galau T_T ngeliat twitter heboh projek ini dan itu bikin ngiri. Pengen juga. Tapi yah, semoga aja next bisa nonton mereka lagi amin ({}) dan tentunya buat kalian juga yang pada galauin SS5.

BIG THANKS FOR

Olive1315, deviyanti137, SSungMine,

Kyuminring, RianaClouds,

Lia, chabluebilubilu, punyukmonkey

Akhir kata… LANJUT or NOT? Tell me everything in REVIEW ^_^