Hachi is back..

Seperti readerdeul minta, Hachi membawa lanjutan dari fict 'My Childish and Possessive Boss'. Tapi ini pair utamanya KyuMin. Mian kalo kelamaan


-My Childish and Possessive Boss-

Author : My self, Hachimitsu Mashitta

Cast :

~ Cho Kyuhyun

~ Lee Sungmin

Pairing : KyuMin

Genre : Romance, Angst

Rating : M

Length : Oneshoot

Disclaimer : All cast punya mereka masing-masing dan yang jelas punya TUHAN!

Warning : Boy x Boy , GaJe, EYD yang gag sesuai dengan kamus besar #set deh lebay amat. maap maap aja kalo banyak salh salah kata, karena saya disini hanya menuangkan ide saya. Dan maap semaap2nya kalo menyinggung pihak yang terlibat

Summary : Summary? jaah.. belon bisa bikin summarynya. Langsung baca aja nde..

.

.

.

No Copas!

.

Don't Like? yaa gag usah dibaca laah

.

No basa-basi any more!

.

Happy Reading

.

.

.

My Childish and Possessive Boss

.

KyuMin Side..

.

Sungmin masih terdiam di tempatnya, menatap dua sosok yang berjalan menuju 'ruangan' sang boss hingga keduanya lenyap dari pandangan Sungmin

Setelah dirasanya kedua punggung namja tadi menghilang, Sungmin mengederkan pandangannya. Mencari sosok yang sepertinya sudah menunggunya cukup lama, sama halnya dengan bossnya yang menunggu namdongsaeng-nya. Catch you.! Detak jantung Sungmin bergerak tiga kali lebih cepat dari sewajarnya saat mata rubanya berhasil menangkap 'sosok evil'(?) di meja VIP yang diatasnya terdapat papan kecil yang bertuliskan angka dua

Sungmin POV

Ck.! Ada apa dengan jantungku ini.?! Jantungku makin bergerak cepat tak wajar kala aku mengetahui sosok itu ternyata juga tengah menatapku dari tempatnya. Tidak tau mengapa, tapi aku merasakan aura yang tidak mengenakan mengitari disekeliling tubuhnya

Kugerakan kedua kakiku menuju tempat namja itu, tapi rasanya sulit sekali hanya untuk menggerakkan kakiku. Tubuhku merinding saat melihat seringai tercetak disudut bibirnya mulai berkembang. Kulihat dia hanya duduk sendiri ditempat VIP itu, tanpa ditemani wanita-wanita atau namja-namja yang lain. Hanya sendiri, tidak tau mengapa hatiku ini berjerit senang kala mengetahui hal lama jarak antara aku dan tempat dia berada makin menipis

Hingga tinggal beberapa langkah lagi..

Dan ya.! Kini aku sudah berhadapan dengannya dengan batas meja diantara kami. Aku segera membungkukan badanku sedikit, tanda member hormat kepada namja ini. Ya, aku selalu melakukannya kepada setiap pelanggan yang sedang ada keperluan denganku

"apa tuan mencari saya?" Tanyaku dengan sesopan mungkin. Karena disini berlaku kata 'Tamu adalah Raja'

"Sungmin-ah, aku sudah sering datang kesini dan menemuimu. Dan aku yakin kau sudah tau namaku, jadi panggil aku dengan namaku saja" jawab namja ini cukup panjang lebar hingga tercipta keadaan canggung diantara kami

"huft.. nde, ada apa Kyu?" tanyaku berusaha menghilangkan kecanggungan yang tercipta. Ya, namja ini namanya Cho Kyuhyun. Namja yang bisa kubilang tampan, tajir dan jangan lupakan bahwa dia adalah adik sepupu dari boss ku

Kulihat dia bukannya menjawab, yang ada dia malah makin mengembangkan seringainya yang sukses membuatku takut. Matanya menatapku intens, dari atas lalu kebawah, lalu keatas lagi menatap wajahku yang 'sedikit' ketakutan. Ingat, sedikit.!

"tidak perlu bertanya, pasti kau sudah tau Min" aku yang diam karena takut akibat tingkahnya, belum dapat memproses otakku untuk berpikir apa maksud dari ucapan Kyuhyun

"maksudmu?" mungkin karena gerakan reflek, kepalaku sedikit kumiringkan kesamping karena aku benar-benar belum mengerti maksud Kyuhyun

Sungmin POV end

.

Kyuhyun POV

"maksudmu?" matanya membulat penuh dan kepala yang dimiringkan kesampig membuatku ingin cepat-cepat menyerangnya. Ya Tuhaan.. makhluk ciptaanmu yang ada dihadapanku sekarang ini benar-benar tidak mengerti atau hanya ingin membangunkan serigala lapar yang siap menyantapnya.?!

Sret

"Kyaa.!" Pekikannya cukup membuat telingaku sakit

Aku yang sudah gemas dengan makhluk ini, langsung kutarik hingga sekarang dia berada dalam dekapanku

"sst..! jangan berisik Min.! kau hanya mengganggu pengunjung yang lain" ya, karena pekikannya tadi, dapat kulihat pengungjung bar ini langsung berbalik menatap kami tajam. Sedangkan namja manis yang kini sudah dalam dekapanku kini mulai menengkan dirinya dari acara keterkejutannya saat tanganku menariknya

Aku tersenyum kecil saat merasakan debaran dari dada Sungmin. Tidak berbeda jauh dengannya, dengan jarak yang sangat dekat ini, jantungku juga bergerak lebih cepat dari biasanya

Kupejamkan mataku saat menghirup aroma tubuh Sungmin yang sangat kurindukan, walau kami terakhir bertemu tiga hari yang lalu. Saat aku menyantap tubuhnya habis-habisan. Dan pada hari selanjutnya dia tidak datang kesini, hingga kami bertemu lagi hari ini

Kyuhyun POV end

.

Author POV

Sungmin yang awalnya berusaha melepaskan pelukan hangat Kyuhyun, perlahan mulai menyamankan posisinya dalam dekapan namja yang lebih tinggi darinya namun tidak lebih tua darinya

Tangan terlatih Kyuhyun mulai bergelia dipunggung dan bagian bawah Sungmin. Sedangkan Sungmin yang merasakan itu mulai tersadar dari acara 'mari-menikmati-pelukan-hangat-Kyuhyun'

"m-maaf Kyuhyun-sshi, tapi aku masih ada pekerjaan lain yang ha-" ucap Sungmin sambil berusaha lepas dari dekapan Kyuhyun. Namun ucapannya langsung di potong oleh Kyuhyun

"tapi.. aku yakin Donghae hyung sudah mengizinkanku untuk meminjammu" Kyuhyun yang memang tidak mau melepaskan pelukannya, makin mengeratkan pelukannya pada Sungmin. Hingga Sungmin merasa sesak karena pasokan oksigen didadanya menipis. Sedangkan tadi saat Sungmin mendengar ucapan Kyuhyun yang terdengar 'sedikit' possessive hanya bisa mengerucutkan bibirnya imut, dan tidak tau mengapa kedua pipi chubby-nya memerah sempurna

Namun, sedetik kemudian dia teringat siapa nama yang tadi Kyuhyun sebut. Ya.! Dia! Bossnya yang sedang mengkekang namdongsaeng-nya. Sungmin baru ingat siapa orang yang sedang berhadapan dengannya sekarang bukanlah orang sembarangan, orang yang kini sedang mendekapnya erat adalah adik sepupu dari bossnya.!

'haish..! pabbo.! Kenapa kau bisa lupa?! Kenapa juga kau baru mengingatnya?! Haah..~ bokongku ini masih sakit karena perbuatannya tiga hari yang lalu! Kenapa dia memintanya lagi?! Tapi jujur saja, aku menikmati permainan dan setiap sentuhannya. Lagi pula, aku tidak ingin diadui oleh Kyuhyun karena tidak melanggani pelayan, setlah itu.? Pasti aku akan dipecat!' ucap Sungmin dalam hati. Menyesali karena baru ingat dari lupa mendadaknya bahwa Kyuhyun adalah adik sepupu dari bossnya

Kyuhyun yang merasa ucapannya tidak digubsir oleh Sungmin, merenggangkan pelukannya pada tubuh mungil, manis, imut nan sexy Sungmin. Lalu merubah duduk Sungmin hingga Sungmin kini dipangku membelakangi Kyuhyun

"eh?" Sungmin tersadar dari acara berkutatnya pada pikirannya sendiri, baru menyadari posisi duduknya sekarang dan menengokan kepalanya agar bisa menatap wajah tampan Kyuhyun, ingin memprotes. Namun..

Cup

Bibir keduanya bertemu, ini juga karena usul pikiran Kyuhyun sendiri. Kyuhyun yang tau kalau Sungmin akan protes padanya, langsung mencondongkan kepalanya mendekatai pipi Sungmin hingga terjadilah ciuman ini

Sungmin mengurungkan niatnya untuk memprotes, karena dia juga baru ingat konsekuensi apa yang akan diterimanya jika melawan Kyuhyun. Ya, ujung-ujungnya adalah bossnya

Keduanya saling memejamkan mata, saling memagut walau tetap yang memimpin si namja evil #plak!# Kyuhyun belum bermain kasar (?) dalam ciumannya ini, dia mencoba menyalurkan rasa cintanya yang sudah terpendam dalam lubuk hatinya pada Sungmin sejak pertama kali mereka bertemu

Tidak tau kenapa, sepertinya Sungmin juga merasakan rasa cinta yang dimiliki Kyuhyun pada dirinya melewati pagutan lembut Kyuhyun. Sejujurnya, Sungmin juga memiliki rasa yang sama pada Kyuhyun. Tapi dia harus berpikir berulang-ulang kali, dia harus ingat siapa dirinya ini. Keadaan dan derajat yang dia yakin tidak akan dapat menyatukan Sungmin. Secara Sungmin sadari sendiri, kedua matanya mengeluarkan butiran cair yang author tau itu adalah air matanya sendiri. Dalam hatinya pun dia hanya bisa tersenyum miris memikirkan kenyataan itu

Kyuhyun terkejut saat pipi tirusnya merasakan sedikit basah, dia pun menarik bibirnya sehingga ciuman itu terhenti. Kyuhyun dibuat makin terkejut saat melihat mata Sungmin yang masih tertutup mengeluarkan cairan bening. Tangannya terjeulur mengusap air mata Sungmin

Sungmin yang merasa sentuhan diwajahnya, dengan perlahan membuka kedua matanya. Mata Sungmin membulat sempurna saat dia mengetahui siapa yang tengah mengusap air matanya dan tengah menatapnya lembut. Dia juga baru menyadari kalau ciuman mereka sudah terlepas

Tidak mau dinilai bodoh dan aneh, Sungmin langsung menepis halus telapak tangan Kyuhyun lalu mengganti dengan tangannya mengusap air matanya dengan kasar. Kepalanya menunduk dalam, merutuki kebodohannya sendiri telah memikirkan yang tidak-tidak. Walau menurut author, itu adalah pemikiran yang iya-iya

Kyuhyun makin mengembangkan senyumannya ketika melihat tingkah Sungmin yang menurutnya manis itu. Tangannya mengangkat kepala Sungmin, hingga pandangan keduanya bertemu. Kyuhyun menatap dalam Sungmin

"waeyo?" Tanya Kyuhyun selembut mungkin. Sungmin yang risih ditatap oleh Kyuhyun mengalihkan pandangannya kearah lain

"a-ani, gwaenchana" jawab Sungmin lirih. Tersirat rasa kepedihan dari nada bicaranya

"baiklah, kalau begitu-" Kyuhyun menghentikan kalimatnya. Memutar tubuh Sungmin, agar duduk dipangkuannya dengan berhadapan. Senyuman lembutnya terganti dengan seringai evil miliknya sambil menatap tubuh indah Sungmin intens

"tunjukan kamar VIP yang bisa kita pakai" setelah menyelesaikan kalimatnya, Kyuhyun mengecup sekilas bibir Sungmin. Sungmin yang merasa aura ke-evilan menguar dari Kyuhyun, dapat menghilangkan pikirannya tadi. Kepalanya kembali menunduk imut

"se-seperti kemarin, ah makssudku tiga hari yang lalu. Dilantai atas kamar nomor 3" jawabnya dengan tergagap

"baiklah kalau begitu.!-" Kyuhyun mengangkat tubuh Sungmin ala-ala pengantin baru menikah, sambil memberi jeda diantara ucapannya

"kajja! 'Milik'ku sudah sangat merindukan hole sempit milikmu" Sungmin hanya menanggapinya dengan senyuman dan semburat merah dipipinya yang sangat ketara. Dia merasa senang mendengar ucapan Kyuhyun

Setelah berjalan melewati riuh piuh berpulu-puluh jiwa manusia dengan kesibukannya masing-masing, Kyuhyun dapat membawa Sungmin ke ruangan atau lebih tepatnya kamar VIP yang akan menjadi saksi bisu mereka saat keduanya sedang melakukan 'itu'

"eum.. Kyu, b-biarkan aku turun untuk membuka pintunya" Sungmin sedikit meronta minta dilepaskan dari gendongan Kyuhyun, sekaligus meminta izin agar ia dapat membuka pintunya

Ceklek

"kurasa tidak perlu Min, see. Sudah terbuka" belum juga Kyuhyun menjawab, Kyuhyun sudah membuka pintu tersebut dengan tangannya dengan sedikit kesusahan

Ya, memang setiap pintu di bar ini tidak dikunci. Karena kuncinya sudah berada didalam kamar, alias dibalik pintu tersebut. Jadi pelanggan yang ingin memadu kasih disalah satu kamar, dapat langsung memakainya namun tetap setelah memesan dan dengan seizin pemilik bar ini yang tidak lain adalah Donghae

Kyuhyun berjalan memasuki ruangan yang tiga hari lalu sudah pernah ia booking tiga hari yang lalu. Tentu saja Kyuhyun juga Sungmin tidak ingin ada yang menyaksikan 'acara' mereka, Kyuhyun menutup sekaligus mengunci rapat pintu tersebut. Hingga terdengar bunyi

Brug

Ceklek

Anggap aja suara pintu ditutup terus dikunci -"

Setelah memastikan pintu itu sudah dikunci, Kyuhyun berjalan kearah kasur king size yang memang sudah disediakan dari situ. Merebahkan tubuh berisi Sungmin dengan perlahan, menatap muka Sungmin yang sudah memerah semerah tomat. Kini keadaan mereka adalah Kyuhyun yang duduk dipinggir kasur menatap muka imut Sungmin dengan Sungmin yang tengah berbaring diatas kasur

Tidak mau berlama-lama lagi, Kyuhyun yang memang sudah horny sejak Sungmin baru datang langsung menyambar bibir plump Sungmin dengan sedikit ganas. Badannya bergerak merangkak menindih tubuh sexy Sungmin

Sungmin hanya pasrah dengan kedua matanya yang tertutup membiarkan Kyuhyun menjamahi tubuhnya. Lumatan-lumatan kasar mulai Kyuhyun berikan

"akh.!" Sungmin memekik saat bibir bawahnya digigit cukup kuat oleh Kyuhyun, tentu saja Sungmin mengerti. Ia pun membuka kedua belah bibirnya, membiarkan daging tak bertulang milik Kyuhyun menjelajahi isi rongga mulutnya. Sungmin hanya bisa mendesah tertahan saat Kyuhyun membelai langit-langit rongga mulutnya, serta mengabsen apa saja yang terdapat dalam mulutnya

Tangan Kyuhyun yang memang sudah lihai dengan bebasnya membuka kancing kemeja putih polos yang Sungmin kenakan agar terlepas dari tubuh Sungmin. Dalam sekejap, kemeja tersebut sudah terjatuh dilantai. Tangannya mengelus dada berisi Sungmin, lalu terhenti ditonjolan pink kecoklatan. Memilinnya dengan kasar hingga sukses membuat lenguhan sexy Sungmin lolos

Setelah puas dengan bibir manis Sungmin, ciuman Kyuhyun mulai turun ke leher jenjang milik Sungmin. Membuat tanda kepemilikan yang jumlahnya mungkin tak terhingga disana, sedangkan Sungmin sendiri hanya bisa mendesah. Tangan Kyuhyun pun begitu, digunakannya tangan kanannya membuka kancing serta resleting celana Sungmin

Ciuman Kyuhyun makin turun hingga sekarang tengah membuat tanda kepemilikan disekitar dada Sungmin. Saat dirasa puas dengan hasil karyanya di dada Sungmin, bibir Kyuhyun langsung berpindah ke nipple Sungmin yang rupanya sudah mengeras. Mengulumnya, dan sesekali menggigit-gigit kecil pada putting susunya. Tangan kirinya tidak dibiarkan menganggur untuk memanjakan tubuh Sungmin, tangannya memilin nipple kanan Sungmin. Sedangkan tangan kanannya memijat junior Sungmin

"eungh.. Kyuuh.." Sungmin makin menggelinjang saat tubuhnya diberi tiga kenikmatan sekaligus. Kyuhyun menjauhkan kepalanya dari dada Sungmin, sehingga mau tidak mau kulumannya pun terlepas. Matanya tengah menyorot makhluk yang ada dihadapannya kini, tertuju pada muka Sungmin yang menurutnya sangat sangatlah sexy

"mari kita mulai permainan intinya caghi..~" Kyuhyun berbisik didekat telinga Sungmin membuat Sungmin dapat merasakan hembusan nafas Kyuhyun

Kyuhyun berhenti memanjakan tubuh Sungmin, turun sebentar dari kasur untuk membuka seluruh pakaian yang ia kenakan. Dan bingo! Terlihat dengan jelas oleh Sungmin 'milik' Kyuhyun yang sudah menegang dengan sempurna, dengan sedikit cairan pre-cum diujungnya

Kyuhyun kembali merangkak keatas tubuh Sungmin, kembali menindih tubuh itu. Kedua tangannya bergerak kearah bagian bawah Sungmin

Sret

Dengan sekali tarikan, celana Sungmin lengkap dengan celana dalamnya dapat Kyuhyun tarik. Memperlihatkan junior Sungmin yang tidak lebih besar dari milik Kyuhyun, membelainya sebentar. Tubuh Sungmin yang bisa dikatakan sensitive itu, hanya dengan dielusnya juniornya saja hingga dapat mengeluarkan cairan putih nan kental yang tidak terlalu banyak

"aku tidak akan melakukan blow job maupun pemanasan caghi..~"

"eungh.. janganhh menggodakuuh Kyuuh.." lenguhan Sungmin kembali terdengar saat Kyuhyun menggesek-gesekkan juniornya yang sudah mengeras kedepan hole Sungmin

Jleb

"AKH!" Sungmin menjerit dengan kerasnya saat Kyuhyun berhasil memasukkan juniornya dengan sekali dorongan, seiringan dengan orgasm Sungmin. Cairan sperma milik Sungmin keluar membasahi daerah sekitar bawahnya dan Kyuhyun

Alih-alih menghilangkan rasa nyeri di hole Sungmin , Kyuhyun menjilati sperma Sungmin hingga tak tersisa. Mulai dari sekitar perut, pangkal paha, sampai ke junior Sungmin. Pemikiran Kyuhyun berhasil, terbukti dari otot-otot pada hole Sungmin mulai merenggang pertanda baik untuk Kyuhyun untuk menggenjot juniornya

"aakkh.." Sungmin memekik saat merasakan hole-nya bergesekkan dengan junior Kyuhyun yang sedang Kyuhyun tarik hingga menyisakan ujungnya saja. Lalu memasukkannya lagi dengan sekali hentakan dan kembali membuat Sungmin menjerit keras

"relax caghi..~" bisik Kyuhyun. Sungmin hanya bisa mengangguk pelan, perlahan ia mengikuti perkataan Kyuhyun. Badannya ia coba untuk se-relax mungkin hingga junior Kyuhyun bisa bergerak kembali

Erangan kesakitan Sungmin perlahan berganti dengan lenguhan dan desahan Sungmin untuk meminta lebih pada Kyuhyun. Begitu pula dengan Kyuhyun, genjotannya mulai semakin liar dan kasar. Hingga dapat terdengar decitan yang dihasilkan oleh gerakan kasur yang mengikuti pergerakan Kyuhyun

"aah Kyuuh.. akuuh ingin eum.." lenguhan Sungmin tadi pertanda ia akan segera cum

Sedangkan Kyuhyun yang mendengar itu segera mengubah posisi mereka hingga keadaan mereka sekarang adalah Sungmin yang menungging dengan Kyuhyun dibelakangnya masih menggenjot tubuh Sungmin kasar

"Kyuu akuuh eungh.."

"together babe ah ah ah.." tangan Kyuhyun membantu Sungmin untuk segera cum dengan memijat juniornya kuat

Hingga tidak butuh lama, dengan beberapa kali genjotan kasa Kyuhyun samapai terdengar..

"akh! Kyuuh.."

Crot

"ukh.! Min"

Crot

Keduanya mendesah lega secara bergantian saat mereka sampai pada puncaknya

Bruk

Sungmin dan Kyuhyun terjatuh karena lelah yang menerpa tubuh naked mereka dengan tentu saja Kyuhyun diatas Sungmin. Kyuhyun yang takut Sungmin tidak kuat menahan tubuhnya, mengangkat tubuhnya untuk berbaring di samping Sungmin. Lalu memutar tubuh Sungmin agar sejajar dengan tubuh jangkungnya. Mengecup kening Sungmin cukup lama, tersenyum lembut padanya

"saranghae" bisik Kyuhyun tepat ditelinga Sungmin. Sungmin yang mendengar itu hanya membelalakan matanya, namun sedetik kemudian dia teringat dengan pikirannya tadi yang sempat mengusiknya cukup lama. Kepalanya menunduk dalam, hanya bisa tersenyum miris mendengar ucapan Kyuhyun

Kyuhyun yang merasa Sungmin tengah dilanda dilema, mengangkat wajah Sungmin menatap dalam kedua bola mata kelam milik Sungmin seperti menyatakan bahwa ia benar-benar bersungguh-sungguh dengan ucapannya

"jeongmal saranghae Lee Sungmin" ucap Kyuhyun sekali lagi meyakinkan, lalu mengecup dan melumat bibir plump Sungmin dengan sangat lembut tidak ada tersirat nafsu sedikit pun hanya ciuman yang mencoba menyalurkan rasa cinta Kyuhyun terhadap Sungmin. Kyuhyun melepaskan ciumannya, kembali menatap lembut Sungmin

Sedangkan Sungmin hanya menatap Kyuhyun dengan tatapan yang sulit Kyuhyun maupun author artikan. Sedetik kemudian, Kyuhyun mengerti dengan tatapan itu. Ada rasa keraguan dari dalam Sungmin

"tap-tapi.." Sungmin tidak melanjutkan kalimatnya. Kepalanya ditundukannya dalam, tidak berani menatap lebih lama mata Kyuhyun

"tapi apa Min? kau merasa kita tidak cocok dengan keadaan dan status social kita? Cih.! Persetan dengan itu semua Min, yang aku inginkan hanya bisa bersatu denganmu. Bersatu dalam arti 'kekasih dengan kekasih' bukan 'pelanggan dengan pemuas'" ucap Kyuhyun mantab. Kata-kata Kyuhyun kini berhasil memantapkan Sungmin, bahwa cinta itu tidak memandang yang namanya status social. Benar kalau orang mengatakan bahwa cinta itu buta, terbukti pada 'calon' pasangan ini

Sungmin yang mendengar itu, mengangkat kepalanya. Menatap kedua mata Kyuhyun yang kini menatapnya teduh, mencari kebenaran dalam setiap kalimat yang ia ucapkan

"so.. eottokhae?" Tanya Kyuhyun

"bagaimana apa?" Tanya Sungmin balik

"haish.. kau ini benar-benar. Bagaimana? Do you want to be mine?" Kyuhyun mengecup kening Sungmin cukup lama, lalu menunggu jawaban dari Sungmin

"eum.. nde, I do" jawab Sungmin sambil menunduk, mencoba menutupi semburat merah yang tercetak di kedua pipinya agar tidak dilihat Kyuhyun

"aigoo~ neomu kyeopta.." Sungmin langsung menghambur kedalam pelukan Kyuhyun, sedangkan Kyuhyun yang melihat tingkah manis Sungmin hanya tersenyum senang sekaligus bahagia karena cintanya diterima Sungmin

Kalimat itu mengakhiri percakapan diantara keduanya. Memang karena mereka sudah terlalu lelah untuk melanjutkan, akhirnya mereka pun terlelap dengan posisi Kyuhyun yang memeluk Sungmin dengan selimut yang menutupi tubuh naked mereka yang sebelumnya Kyuhyun tarik agar mereka tidak kedinginan

.

End

.

.

Mian ne, kalo NC-annya kurang atau bisa dikatakan ga HOT. Salahkan lah mood saya yang kurang baik saat sedang membuat nih fict

Jeongmal gomawo buat :: thepaendeo – Meyla Rahma – elen lee – pumpkins cholee – nurul. – 137 Line – Hyukkie'sJewels – kyumin forever – Lee Eun In – zahratus shyita – hae's twinnie - evil vs bunny - Brigitta Bukan Brigittiw - Diavolos