Full Play
Cast: KrisSoo/ (secret?)
Genre: Romance,hurt,Comfort
Rate: T / M
Enjoy reading^^
GS
Chapter 2
Summary: Kyungsoo hidup berdua dengan Kris. Mereka yang tidak
taubagaimana jalan takdir mereka. /"aku hamil Kris"/"aku akan
menjagamu Soo"/"tinggalkan dia sekarang juga Kris"/"aku akan
memisahkan mereka berdua"/"aku akan mencari kebahagiaanku bagaimanapun
caranya! Aku akan menjadi egois untuk anakku"/ Krissoo pair, and other
cast. FF chapter.
Warning NC & Dirty talk!
Normal pov
Kyungsoo terbangun di pagi hari dan mendapati Kris tengah memeluk pinggang rampingnya di ranjang.
Semalam Kris tidur jam setengah dua malam setelah pertandingan baseball berakhir dengan klub kesayangannya yang menang, lau dirinya
menyusul Kyungsoo yg sudah menuju alam mimpi dan tidur disampingnya. Kyungsoo membalikkan badannya menghadap Kris. Kyungsoo mengelus pipi Kris sayang. Wajah Kris yang nyaris sempurna. Setelah itu dia menempelkan bibirnya dibibir Kris selama tiga detik.
Setelah menyudahi ciuman singkat itu,kyungsoo lalu bangkit dari ranjang. Membuka dan menutup kembali pintu kamarnya secara perlahan
agar tidak membangunkan kekasihnya. Lalu menuju dapur untuk menyiapkan sarapan.
Sperti kebiasaannya, Kyungsoo akan membuatkan kopi untuk Kris setiap pagi. Dan memanggang roti selai strawberry seperti biasa. Sarapan yang
simple dan cepat mengingat Kris yang hampir terburu-buru setiap pagi. Setelah semua siap Kyungsoo segera mandi,dan berganti baju.
Panda
Kyungsoo menaiki mobilnya yang biasanya terparkir di basement gedung apartemennya. Mobilnya jarang ia gunakan. Kyungsoo cukup sungkan
karena ini pemberian kris. Kyungsoo hanya yeoja biasa yang beruntung mendapat beasiswa di seoul dan pekerjaan di kantor kris. Appanya
seorang guru di sekolah menengah pertama dan eommanya memiliki butik kecil di kota kelahirannya.
Dulu kyungsoo tinggal di apartemen bersama Baekhyun dan Luhan. Setelah berpacaran dengan Kris selama enam bulan. Kyungsoo diajak untuk
tinggal bersamanya. Setelah tiga hari mempertimbangkan Kyungsoo pun bersedia.
Hari ini setelah sarapan sendirian Kyungsoo menulis note yang ditinggalkan untuk Kris yang masih tidur pagi itu dengan alasan
menemani Luhan yang sakit. Kyungsoo pun menjalankan mobilnya keluar gedung apartemennya
Panda
At Kris's apartement
Kris terbangun dari ranjangnya dan menemukan kyungsoo tidak ada di sampingnya. Kris bangkit dan berjalan gontai khas orang bangun tidur menuju dapur.
Kris menemukan coffee maker sudah terisi dan roti panggang seperti biasa diatas meja makan. Kris berlalu menuju kulkas,matanya menangkap
sebuah note terselip diantara magnet berbentuk sawi di pintu kulkas.
{Kris,luhan sakit dan aku berjanji untuk menemaninya. Aku juga ijin tidak bekerja hari ini. Aku sudah menyiapkan kopi dan roti panggang seperti biasanya.
Cepat habiskan sarapanmu dan pergi ke kantor. Bye&have a nice day,honey :* }
Kris sedikit tersenyum saat membaca note itu,mengambilnya dan membuangnya di tempat duduk dan menghabiskan sarapannya.
Sifat Kyungsoo yang Kris suka,selalu menyiapkan semua yang Kris butuhkan tidak peduli mereka sedang dalam suasana tidak menyenangkan
bagi mereka. Kris adalah orang yang hangat, tetapi berbanding terbalik saat sedang mood yang buruk. Kyungsoo juga memiliki sifat yang hampir sama. Dan
sifat ini menyusahkan mereka saat mereka sama sama kesal. Kris menyelesaikan sarapannya dan segera pergi mandi. Saat Kris
membuka lemarinya ada sebuah note yang tertempel di hanger yang sudah tergantung celana bahan hitam, kemeja putih,jas dan dasi.
{kau harus terlihat tampan hari ini^^}
Kris tersenyum,hatinya menghangat. Memang setiap pagi kyungsoo akan memilih pakaian yang harus dipakai kris ke kantor. Setelah itupun kris
mandi dan bersiap ke kantor. Melupakan rasa kesalnya pada kyungsoo dari semalam.
Panda
Kyungsoo berjalan memasuki sebuah butik. Setelah dirinya berbelanja di supermarket Kyungsoo berencana membeli dress di butik langganannya.
Para pelayan disana membungkuk hormat pada kyungsoo. Seorang wanita cantik menghampiri Kyungsoo,menarik tangan Kyungsoo mengajak duduk di
sofa soft pink di tengah ruang penuh baju itu.
"Tumben kau datang soo~yah.. Ada apa? Kau tidak bekerja."
"hari ini aku ijin tidak berangkat kerja,jae eonni. Aku sedang mencari dress untuk nanti malam." Kyungsoo menjelaskan kepada pemilik butik
itu yang dulunya sunbae di kampus Kyungsoo.
"nanti malam kau ada acara apa?" Jaejoong penasaran bertanya.
"heum.. Sebenarnya hari ini hari jadiku dengan Kris. Jadi aku akan merayakannya dirumah."
"dan sedikit memberi kejutan" Kyungsoo berbisik.
"wow! Jadi kau ingin baju yang seperti apa?" Jaejoong terdengar bersemangat.
"eummm... Naughty and wildy!"
"Baiklah! Serahkan padaku!"seru jaejoong bersemangat.
Panda
Pukul 19.30
Kyungsoo bersiap-siap di kamarnya. Dirinya memakai dress hitam minim 10 cm dari pantat kyungsoo. Dengan punggung yang terbuka dan depannya
yang menampakkan payudaranya yang cukup besar /eheem/ untuk ukuran tubuhnya yang mungil. Dengan tali spaghetti di dress itu membuatnya
terlihat semakin seksi. Rambutnya dicatok bergelombang dan Kyungsoo mengacak rambutnya membuatnya sedikit berantakan. Kyungsoo hanya
memakai bedak maskara dan lipstik hot red yang menggoda. Menyempurnakan penampilan kyungsoo. Kyungsoo keluar dan mengechek semuanya. Memastikan kamarnya telah rapi. Lalu menyemprotkan aroma mawar kesukaan Kyungsoo.
Kyungsoo berlalu ke dapur mengechek timer yang ada di ovennya. Sekitar 3 menit lagi daging yang dipanggangnya sudak siap dikeluarkan.
Ckleek
Kyungsoo sedikit kaget saat pintu apartemen terbuka. Kyungsoo yakin itu Kris. Kyungsoo membayangkan reaksi Kris sambil mengeluarkan coklat
cake berbentuk hati dari kulkas. Meletakkan ke meja. Dan mencari lilin di laci.
Tiing
Setelah mendapatkan lilin Kyungsoo meletakkan di sebelah cake. Kyungsoo memakai sarung tangan dan membuka oven. Mengeluarkan daging
panggang yang sekelilingnya terdapat irisan kentang dan wortel.
"Kyungsoo?" Kris berdiri di dekat kulkas. Menatap Kyungsoo bingung.
"Kris,bisa kau ambilkan pisau." Kris mengambil pisau dan mendekati Kyungsoo yang tengah melepas sarung tangannya.
Kris meletakkan pisau dan berdiri di samping kyungsoo "Ini."
"terimakasih." Kyungsoo mengambil pisau dan mengiris daging panggangnya menjadi tipis tipis dengan hati-hati.
"sebenarnya ada apa soo?" Kris bertanya dengan raut wajah kebingungan.
Membuat Kyungsoo sedikit kesal karena Kris melupakan hari jadi mereka.
Kyungsoo berlalu mengambil dua gelas berkaki panjang dan mengisinya dengan red wine. Memberikan yang satu kepada Kris. Kris menerimanya
masih dengan wajah yang bingung karena tidak mendapat jawaban dari pertanyaannya. Kyungsoo menyelipkan tangan putih mulus kirinya di
pinggang Kris. Tangan kanannya memegang wine dan meneguknya sampai habis. Setelah itu meletakkan di meja kembali. Kyungsoo mengalungkan
kedua tangannya di leher Kris.
"happy anniversary sayang!" lalu mengecup sekilas bibir Kris dan mengedipkan sebelah matanya.
Kris terdiam sebentar lalu terkekeh menyadari dirinya yang melupakan hari yang special bagi mereka.
"maaf aku melupakannya sayang" Kris lalu menghabiskan winenya dan memeluk Kyungsoo possessive. Kyungsoo membenamkan wajahnya di dada
bidang kris.
"aku lapar sayang." Kris memberi sedikit celah diantara pelukan Kris dan Kyungsoo. Kyungsoo tertawa kecil melepaskan dirinya dari rengkuhan
Kris dan melanjutkan memotong daging panggang yang ia acuhkan tadi. Kris melepaskan jas hitamnya dan melonggarkan dasinya hingga tersisa
kemeja putihnya lalu melampirkannya di kursi. Kris lalu duduk dan memperhatikan semua yg dilakukan kekasihnya. Kekasihnya yang selalu
ulet dimatanya. Kyungsoo meletakkan empat lilin kecil di atas kue yang dibuatnya tadi sore. Kyungsoo duduk di sebelah kris meletakkan kue itu diantara
mereka. Kris menyelipkan tangannya di pinggang kekasihnya dan sedikit menarik kekasihnya lebih dekat.
"happy anniv honey" Kris menatap Kyungsoo dengan mata tajamnya yang meneduhkan.
"yes happy anniv" Kris mengecup bibir merah Kyungsoo.
"make a wish" Kyungsoo melepaskan tangan Kris dari pinggangnya, memandang lilin yang hampir habis setelah mengucapkan permintaan
mereka berpandangan sekilas lalu meniup lilin-lilin itu. Kris menempelkan dahinya ke dahi Kyungsoo. Kris lalu mengecup bibir Kyungsoo berkali kali. Setelahnya Kris melumat bibir Kyungsoo. Membuat Kyungsoo melenguh membuka mulutnya. Kris segera memasukkan lidahnya dan menggerakkan di rongga atas dan membuat Kyungsoo yang kegelian.
"eeuunghh~ krishh~" mau tak mau Kyungsoo melenguh terhadap perilaku Kris. Kris mendorong pelan tengkuk Kyungsoo membuat ciuman panas
mereka semakin dalam. Kyungsoo memberontakkan diri memukul kecil dada Kris. Kris melepaskan ciumannya,terlihat benang saliva antara bibir Kyungsoo yg sedikit membengkak dan bibir Kris.
Panda
Kris dan kyungsoo makan dalam suasana hening. Mereka menikmati keheningan yang berisi kehangatan. Dan juga suara dentingan garpu dan
pisau yang beradu diatas piring flat mereka. Kris menuang winenya yang kedua kalinya dan meminumnya sampai habis.
Kyungsoo bangkit dan mengambil piringnya dan Kris ,membawanya ke bak cuci.
Setelah itu Kyungsoo menarik dasi Kris yang telah longgar,membawanya dengan menarik dasi itu menuju ruang tv ruang tv. Kris hanya biasa
saja ditarik posesif seperti itu. Jujur, dia suka saat Kyungsoo menunjukkan kepemilikan atas dirinya.
Kyungsoo mendudukkan Kris di sofa,lalu menyalakan tv dengan remote di atas meja kaca dan menonton dvd romantis yg telah dia beli.
Kyungsoo menyandarkan dirinya di bahu Kris. Sesekali Kris meminum winenya. Kyungsoo menatap layar tv dengan serius. Sebelum film
romantis itu sudah selesai. Kyungsoo mematikannya. Kris menolehkan kepalanya ke wajah Kyungsoo menatap bingung wajah kekasihnya yang kini
tengah tersenyum padanya.
"aku bisa ketiduran jika filmnya seperti itu." Kyungsoo lalu bangkit berdiri meraih dasi Kris untuk kedua kalinya dan membuat pemiliknya ikut berdiri. Merapatkan tubuhnya dengan tubuh kyungsoo.
"aku butuh yang lebih menantang" Kyungsoo mencodongkan dirinya mendekati telinga Kris dan mendesah kepada Kris yang tengah
memunculkan smirk andalannya.
"GYAAAA~!" tanpa diduga Kris langsung menggendong kyungsoo bridal style.
"yaa! Kris turunkan aku!" tanpa mendengar kyungsoo kris segera membawanya ke kamar. Kris lalu menjatuhkan Kyungsoo terlentang di ranjang. Kyungsoo
terengah-engah memandang kris dengan tatapan nakalnya. Kris lalu melepas stiletto yang masih menempel di kaki kyungsoo. Tangannya
menyusuri dengan seduktif kaki jenjang kyungsoo hingga kepaha putihnya. Kyungsoo hanya bisa melenguh
"aahhhh... Stop Kris! Aku yang memegang kendali malam ini!" Kyungsoo memegang bahu kris dan menarik sehingga kris berada di atas tubuh kyungsoo. Kyungsoo lalu memutar posisi mereka. Dengan tergesa-gesa dan nafas yang memburu Kyungsoo segera melepas dasi dan kemeja Kris. Membuangnya sembarangan di lantai.
"wow! Calm down babe! I'm your mine tonight." Kris mencoba bangkit dan bersandar di kepala ranjang. Membuat Kyungsoo terlempar pelan
didekat kaki Kris yang tengah selonjoran.
Kyungsoo membuka dressnya perlahan dengan gaya sensual. Lalu melemparnya ke sembarang arah. Kini kyungsoo hanya lingerie berenda
yang terlihat transparant.
"you are so naughty,soo~yah" Kyungsoo merangkak mendekati kris lalu duduk dipangkuan kris. Bokongnya yang montok menduduki penis Kris yang
telah menegang.
"hhhssss... Soo don't play with me.." Kris mendesis keenakan saat Kyungsoo dengan sengaja menggoyangkan bokongnya hingga membuat milik
Kris semakin tegang.
"no kris! Aku yang memegang kendali malam ini. Kau tinggal menikmatinya."
setelah itu Kyungsoo meletakkan tangannya dipipi Kris. Meraup bibirnya dan mencumbu kekasihnya dengan liar.
" ...(?)" suara lidah yang beradu mengisi kamar panas Kris dan Kyungsoo. Kyungsoo menggigit bibir bawah Kris, meminta akses untuk memasuki
lidahnya menuju rongga mulut Kris. Tak mau tinggal diam Kris mengajak lidah Kyungsoo untuk beradu. Lidah mereka saling membelit. Tangan Kris
mulai nakal mengusap sensual perut rata Kyungsoo. Kris memasukkan lidahnya kedalam rongga mulut Kyungsoo dan menjilat(?)i langit-langit Kyungsoo.
"eeuunghh..." Kyungsoo melenguh membuat Kris melepaskan ciumannya. Kyungsoo menatap Kris dengan mata sayunya.
Bibir Kris lalu menuju leher Kyungsoo. Menggigit,menyesap,dan menjilat leher Kyungsoo. Memberikan Kissmark diperpotongan leher Kyungsoo.
Tangan Kris menurunkan lingerie Kyungsoo. Lalu meremas payudaranya. Jari telunjuknya membuat gerakan melingkar memutar pada areola tanpa
menyentuh puting Kyungsoo sama sekali. Kyungsoo yang gemas memegang tangan Kris untuk memilin ujung payudara Kyungsoo. Tetapi Kris tidak menuruti keinginan Kyungsoo. Rupanya, Kris sedang menggoda Kyungsoo. Bibir Kyungsoo mengerucut mengundang Kris untuk mengecupnya. Tangan Kyungsoo melepas tangan Kris dari payudaranya. Lalu Kyungsoo melepas ikat pinggang Kris, membuka celana bahan Kris. Lalu mengeluarkan penisnya yang masih setengah menegang.
Tangannya mulai mengelus penis Kris dengan pelan membuat Kris menggeram pelan. Lalu tangan Kyungsoo menggenggam penis Kris dan mulai
mengocoknya dengan tempo sedang. Kris mendesis keenakan dengan perlakuan Kyungsoo.
"uuuh... Lebih cepat Soo!" Kris yang tak mau hanya diam tangannya mulai meremas payudara Kyungsoo dan memilin putingnya yang sudah
mengeras. Penis Kris yang berada digenggaman Kyungsoo tampaknya sudah mulai hard. Penis itu berdiri tegak seolah meminta untuk memasuki lubang
yang sempit.
"Cepat Soo! Babyh, akuuh mauuh...hhhh" sebelum Kyungsoo membiarkan Kris mencapai klimaksnya. Kyungsoo sudah melepaskan genggamannya pada
penis Kris. Tangan Kyungsoo melepaskan tangan Kris payudaranya dan mengarahkannya menuju vaginanya.
"aku maunya kau klimaks dilubangku Kriisshh... Isi lubangku dengan cairanmu yang kental itu. Sentuh titik kenikmatanku dengan penis besarmu Kris." Kyungsoo berdirty talk, tak lupa menuntun jari Kris untuk memasuki vaginanya. Tak perlu lama-lama Kris segera memasukkan jarinya kelubang Kyungsoo.
Membuat gerakan menggunting untuk melonggarkan lubang Kyungsoo yang sempit.
Setelah dirasa cukup, Kyungsoo mulai memasukkan sendiri penis Kris menuju lubangnya.
"uughhh... Pelaan..hhh..." Kyungsoo meringis saat lubang sempitnya dimasuki oleh penis besar Kris.
Kris membantu Kyungsoo dengan memegang pinggangnya. Setelah memasukkan semua penisnya, Kyungsoo mulai naik turun, dan Kris yang menggenjotnya dengan arah yang berlawanan.
"aahhh... Faster..." tampaknya penis Kris sudah menemukan titik prostatnya. Kyungsoo pun mengedutkan vaginanya.
"aahhh... So kau nakal eoh? Mengedutkan lubangmu, untuk meremas penisku?" Kris mulai berdirty talk untuk meningkatkan libido mereka
berdua.
"Penismuhh benarhh-benarhh nikmat...haaahh.. Krisshhh.." Kyungsoo yang terangsang membalas perkataan Kyungsoo.
"Penismuuhhh.. Besaarr... Nikmaat..."
"Lubangmu sempittt... Hhhh..." Kris ikut berdirty talk dengan Kyungsoo. Kyungsoo dan Kris, badan mereka mulai bergetar hebat.
"Genjot terus sayang! Hhhh... Masukiih akuuuh... Tusuuuk... Akuuh..."
"haahhhh... Kyungsoooh... Sebentar lagiiih!"
"Kriiis.. Ahh..." Kyungsoo mengedut-mengedutkan vaginanya. Penis Kris mulai membesar. Bola kembarnya menampar pantat Kyungsoo, menimbulkan
suara yang membuat mereka tambah bergairah..
Croot
Croot
Croot
Akhirnya Kris Klimaks menembakkan spermanya tiga kali. Lemas.. Kyungsoo menyandarkannya didada bidang Kris. Kris yang bersandar di kepala ranjang mulai menstabilkan deru nafasnya. Nyut.
Kyungsoo mulai mengedutkan vaginanya kembali.
Bugh
Kris membanting Kyungsoo untuk berbaring di ranjang mereka.
"dasar nakal! Kupastikan kau tidak dapat berjalan besok."
Kris pun mulai memasukkan penisnya pada lubang Kyungsoo. Entah sampai kapan mereka bercinta .-.
Panda
Kyungsoo terbangun dalam keadaan berantakan. Rambutnya acak acakkan. Di tubuhnya penuh dengan bercak bercak merah hasil kissmark Kris tadi malam. Kyungsoo mencoba bangun dan menahan nyeri pada selangkangannya karena terlalu bersemangat.
Sungguh tadi malam sangat hebat. Kris tidak berhenti mencumbui Kyungsoo. Setelah bisa duduk Kyungsoo menyandarkan kepalanya di kepala ranjang.
Ranjang mereka sudah tidak berbentuk. Sprei yang semalam kyungsoo pasang sudah tidak terpasang. Terdapat bekas cairan disana sini.
Pakaiannya dan kris berserakan di lantai. Kyungsoo bangkit perlahan memunguti pakaiannya dan Kris. Kyungsoo mengumpulkannya di sudut kamar. Setelah itu kyungsoo bergegas mandi.
Panda
Kyungsoo memakai hotpants longgar dan Sheer lingerie. Menggelung rambutnya keatas berantakan. Kyungsoo mulai membereskan kekacauan yang dia buat bersama Kris semalam. Kyungsoo mencuci baju-bajunya dan Kris.
Membereskan dapur dan ruang tengah. Lalu mengambil vacuum cleaner dan membersihkan lantai apartemen Kris.
Ckleek~
"soo?" Kyungsoo menghentikan pekerjaannya, menoleh-ke arah pintu kamarnya dan Kris mendapati pria pirang itu sudah berdiri disana hanya memakai boxer putih calvin klein'nya sambil memegang kepalanya.
"kau sudah bangun? Aku belum memasak." ucap Kyungsoo dengan nada menyesal. Kris menghampiri kyungsoo dan memeluknya dari belakang.
"kau nakal eoh? Hanya memakai lingerie di apartemen."Kris mulai mengecupi leher Kyungsoo.
"hhh.. Kris stop it! Take a bath now! I will cook for you." kyungsoo melepaskan tangan kris dari perutnya. Mendorong namja tinggi itu kearah kamarnya. Kyungsoo segera membereskan vacuum cleanernya menuju dapur.
Panda
Di meja dapur kyungsoo sudah menyiapkan nasi goreng kimchi dan dua gelas susu. Kris keluar dari kamar menggunakan celana santainya dan kaus hitam. Kris segera ke dapur lalu mencium bibir Kyungsoo seenaknya yang langsung dihadiahi pukulan dari sendok di kepalanya.
"auw, morning kiss baby" Kris menampilkan senyum idiotnya.
"cepat makan." Kyungsoo mengambil tempat duduk diikuti kris dihadapannya.
"baik baby." Kris mulai duduk dan makan dengan lahap. Siapa juga yang tidak kelaparan jika bercinta di tanpa henti sampai pukul tiga pagi.
Panda
One month latter~ (sorry,for faster plot)
"Hoeek hooeeekk..."
Brruusshhh
Kyungsoo menyiram tangannya yang terkena cairan asam dari mulutnya. Juga mulutnya yang tak luput dari muntahannya. Kyungsoo berjalan perlahan menuju closet. Duduk dan menengadahkan kepala. Kyungsoo sudah tiga hari ini selalu muntah-muntah di pagi hari. Tetapi hanya cairan yang keluar karena Kyungsoo belum sempat sarapan. Kyungsoo berpikir tidak ada yang salah dengan pola makannya selama tiga hari ini. Makan secara teratur dengan porsi yang pas,dan menghindari segala macam makanan dan minuman berbahan kacang kedelai.
Mata Kyungsoo menatap lemari kecil di dekat wastafel. Kyungsoo selalu menyimpan pembalutnya disitu. Tiba tiba, Kyungsoo tersentak dan berdiri membuka lemari itu. Kedua mata Kyungsoo membulat saat menemukan pembalutnya tertata rapi disana. Dan... Tidak berkurang.
Kyungsoo mencoba bangkit keluar kamar mandi, lalu mengecek kalender. Kyungsoo membalik tanggalan mengecek kapan terakhir kali ia menstruasi. Dan itu sekitar dua minggu sebelum dia merayakan anniversarynya dan kris. Parahnya kemungkinan saat itu dia dalam masa subur. Siklus menstruasi Kyungsoo tidak pernah terlambat,hanya sesekali telat satu dua hari dari perkiraannya. Tetapi,seharusnya dua minggu lalu dia menstruasi. Memang Kris tidak memakai pengaman saat itu.
Kyungsoo tersentak dan merutuki kebodohannya. Kyungsoo meraih ponselnya yang berada di meja rias. Mengetik sebuah pesan untuk sahabatnya. Lalu kyungsoo melempar tubuhnya di ranjang,menyingkirkan kemungkinan buruk bahwa ia..
Hamil.
Panda
Kyungsoo pov
Aku keluar kamar mandi dan menghembuskan nafas beras.
"soo bagaimana?" Baekhyun bertanya penasaran. Tubuhku merosot kebawah dan menangis Kencang.
"soo..?" kutolehkan kepalaku melihat Baekhyun telah masuk ke kamar mandi memegang testpack di tangannya.
"kau...?"
"bagaimana ini Baek?" aku menangis di pelukan Baekhyun yang sedang berpikir. Aku hamil,
"tentu saja kau harus mengatakannya pada Kris!"
Memberitau Kris? Tidak.
Aku tidak bisa, Kris bukan tipe orang yang menyukai seorang anak kecil. Dan dia belum siap untuk menikah. Memberitaunya sama saja meminta untuk menggunggurkan bayi ini. Walaupun aku tidak yakin Kris akan berbuat hal sekejam itu.
"aku tidak bisa!"
Terlalu beresiko jika Kris tau. Walau sebenarnya aku tidak tau bgaimana reaksi Kris. Tapi, apa harus aku membiarkan janin ini hidup tanpa kasih sayang seorang ayah?
Benar kata Baekhyun, Kris harus tau karena bagaimanapun juga Kris adalah appa dari janin ini. Cepat atau lambat Kris harus tau akan kehamilanku. Yah,Kris harus tau.
Panda
Normal pov
"akhir akhir ini kau suka minum susu,baby. Ada apa?" Kris bertanya di ambang pintu dapur.
"eum tidak apa apa Kris."gluuk.. Kyungsoo kembali meminum susu coklat yang rasanya cukup hambar itu dengan cepat.
"Tidak biasanya." Kris mendekat tidak percaya, Kyungsoo segera menyembunyikan gelas kosongnya di belakang punggungnya.
"Ini hanya susu untuk diet. Tidak perlu bertanya lagi." Kyungsoo beralasan dengan raut muka yang sebenarnya tidak dapat dipercaya.
Well,Kyungsoo tidak pintar berbohong.
"hey,kau tidak gendut baby. Susu diet tidak baik untuk tubuhmu." Kris tiba tiba membuka laci dapur satu persatu.
"YAK! K-kris? A-apa yang kau lakukan?"Kyungsoo bertanya dengan gugup dan mengikuti tubuh Kris.
"aku akan mengecek susu dietmu. Memastikan susu itu layak tidak untuk kau minum." Kris masih menggeledahi setiap laci. Tiba tiba Kris berhenti,oh matilah Kyungsoo. Tangan kris berusaha menggapai kardus di laci tempat Kyungsoo menyimpan susunya.
"soo,apa maksudnya ini?" Kris memperlihatkan tangannya yang memegang sebuah kardus bertuliskan 'Pregnant Milk'.
"eung itu.." Kyungsoo mencoba mencari alasan.
"apa soo?" Kris meletakkan kardus susu Kyungsoo lalu memegang bahu Kyungsoo.
"Aku.." Kyungsoo menunduk menatap lantai, Kyungsoo masih belum berani mengatakan yang sebenarnya. Walau sudah telat untuk membohongi Kris. Sudah jelas semuanya.
"jangan membuatku menunggu.." Kris mengangkat dagu Kyungsoo,membuat Kyungsoo harus menatap mata elang milik kekasihnya.
Kyungsoo melepaskan diri dari Kris. Berjalan menuju kamarnya lalu menelungkupkan badannya di ranjang queen size mereka.
"soo.." Kris menyusul Kyungsoo di kamar. Berdiri disamping ranjang. Masih meminta penjelasan.
"baiklah baiklah"Kyungsoo beranjak duduk menatap Kris Jengkel. Kyungsoo mengambil buku bacaanya di atas nakas. Membuka halamannya yang terlihat mengganjal. Sekilas Kris mengira itu adalah pembatas buku sebelumnya. Tetapi ia salah besar. Itu sebuah test pack. Dan terdapat dua tanda strip disana.
Kyungsoo memberikannya kepada Kris. Kris lalu ikut duduk,dia hanya diam saja menampilkan wajah dinginnya. Bingung bagaimana menanggapinya.
Kyungsoo mengira Kris shock. Atau mungkin Kris belum siap. Bagaimana jika Kris tidak terima kehamilannya. Atau tidak mau percaya bahwa Kyungsoo hamil anak Kris. Membayangkannya saja Kyungsoo berpikir dia akan menjadi orang tersengsara di dunia. Wajahnya memanas. Kedua bola matanya mulai mengembun.
Dengan suara dinginnya Kris berkata "kau hamil?"
TBC
Holaa! 'o')/
Akhirnya udah sampai chap 2.
NC failed. NCnya ga hot ye :v alurnya kecepetan ye? Kenapa ya, waktu
nulis NC pikiran tiba-tiba Blank. Padahal sering mbaca NC #Plak
Maaf kalo ada typo, bahasa yang aneh ga nyambung, alur cepet. This's
my first fanfic.
Sorry, buat pemaksaan review kemaren. Aku hanya mau diriku dihargai. #Drama
Iri sama ff author lain yang banyak reviewnya. Aku juga mau .
Thanks yang udah review:
[ Frozen Peony, iqyuzuchan14, rizky. , Kim Hyunshi, parkdoby98,
sayangsemuamembersuju, mamamiaoZumi, lisnana1, ShinshinKyukyu,
uffiejung, Guest, khajokyu ]
Keep review yes :)
