The Way I Fulfill My Dreams
Chapter 2
Cast:
Cho Kyuhyun
Shim Changmin
Kim Kibum
Other Super Junior, TVXQ, SHINee and Kyu-line members
Disclaimer: I don't own them although I hope that/? Mereka milik tuhan dan keluarga masing – masing. Rei hanya pinjam nama tapi cerita murni milik Rei.
Summary: Seorang Cho Kyuhyun adalah fans dari penyanyi dan aktor muda, Kim Kibum. Ia bahkan berkeinginan menjadi kekasih seorang Kim Kibum. Namun, Kyuhyun yang tidak pernah bermimpi menjadi seorang artis tiba – tiba harus ikut audisi menjadi artis. Bagaimanakah cara Kyuhyun mencapai mimpinya untuk menjadi kekasih Kim Kibum? Haruskah ia menjadi seseorang yang tidak pernah Ia impikan sekalipun?
Warning: YAOI/ SHONEN-AI/ BOYS LOVE. FF ABAL. DON'T LIKE DON'T READ. KIHYUN
.
.
.
.
.
.
Bel tanda selesainya sekolah telah berdenting. Siswa – siswi yang merupakan pelajar dari Toho High School mulai berhamburan. Tak terkecuali perkumpulan 4 siswa yang sedang berjalan bersama di lorong sekolah. Mereka adalah Cho Kyuhyun, Shim Changmin, Lee Jonghyun, dan Choi Minho. Biasanya mereka akan bercanda dan saling menjahili satu sama lain, namun hari ini mereka masih berjalan dengan hening. Terutama Kyuhyun, hanya terdengar helaan nafas darinya. Ia masih merenungi apa yang harus ia lakukan nantinya saat menghadapi ayahnya yang keras dan selalu menentangnya dalam bernyanyi atau apapun yang berhubungan dengan musik. Ayah Kyuhyun selalu berharap agar anaknya nanti dapat meneruskannya sebagai pemilik dari salah satu akademi di Korea Selatan.
"Hah.. Chwang babo! Apa yang harus kulakukan pada ayahku nanti? Bagaimana jika ia membunuhku karena tahu aku ikut audisi? Shim Changmin jinjja!" setelah mengumpati Changmin, kyuhyun menghela nafasnya lagi.
"Aish Kyu tak bisakah kau berhenti membagi kesialanmu dengan menghela nafas terus menerus? Dan kau Shim, pikirkan dulu sebelum kau bertindak. Jangan asal bertindak saja, sekarang pikirkan solusi untuk Kyu" Minho yang kesal karena Kyuhyun terus menghela nafas berkata demikian. Changmin masih mencoba memikirkan sebuah solusi untuk Kyuhyun sampai ia mendengan Jonghyun tiba – tiba bersuara.
"Begini saja, bagaimana jika Kyuhyun berlatih di rumahku saja? Selama dua minggu ini, orang tuaku tidak akan ada di rumah. Kyuhyun juga tinggal alasan main atau kerja kelompok. Bukankah orang tuanya tidak akan masalah jika Kyuhyun main atau kerja kelompok bersama kita?" Changmin yang mendengar usulan Jonghyun langsung berbinar. Karena Jonghyun dengan suka rela mau menawarkan diri dan Changmin bisa lari dari tanggung jawab – Mungkin?
"Kau Jenius Jjong! Kyuhyun bisa berlatih di rumahmu, dan kita bisa membuat alasan kerja kelompok!"
"Aku tahu aku jenius Min, tapi jangan pernah berfikir kau bisa lari dari tanggung jawabmu. Kau yang membawa Kyuhyun ke dalam situasi ini, kau yang tetap bertanggung jawab pada ayah Kyuhyun jika nanti Kyuhyun lolos atau ketahuan mengikuti audisi ini. Dan kau juga harus ikut berlatih di rumahku, untuk berjaga – jaga jika ia ketahuan nantinya." Changmin yang mendengar itu hanya mengkeret lalu menhela nafas seraya menyetujuinya.
"Baiklah aku setuju, kapan kita mulai latihan? Oh Minho-ya kau tidak mendaftar tadi? Bagaimana jika kau mendaftar ke Jung seonsaeng dan kita berlatih bersama? Bukankah itu lebih baik?" Minho hanya menganggukkan kepalanya sebagai tanda bahwa ia akan ikut audisi itu dan akan mendaftar ke Jung seonsaeng nantinya.
Esoknya sepulang sekolah, keempat namja tadi sudah bersiap – siap untuk pergi ke rumah Jonghyun untuk berlatih bersama. Mereka berempat menaiki mobil Kyuhyun dan segera pergi ke rumah Jonghyun. Selama diperjalanan, mereka saling berbincang, bercanda, dan mengusili. Namun tidak ada satupun dari mereka yang membicarakan tentang audisi ataupun latihan, mereka hanya berbicara tentang games, tugas, dan lainnya. Tentu saja mereka masih mencari aman, siapa tahu supir Kyuhyun mengadukan pada Tuan Cho nantinya.
Sesampainya di rumah Jonghyun, mereka langsung masuk ke dalam sebuah ruangan kosong yang sengaja dibuat di rumah Jonghyun. Kata Jonghyun, itu adalah ruangan khusus miliknya yang biasa ia sebut studio, karena yang ada hanya alat – alat musik, komputer, dan speaker. Kyuhyun berpikir bahwa Jonghyun sangat beruntung, impiannya didukung oleh orang tuanya. Sedangkan ia bahkan tidak mengerti keinginannya, walaupun ia lumayan suka bernyanyi, ia hanya bisa menjauhi hal yang tidak diinginkan ayahnya. Mereka berlatih secara bergantian serta memberikan masukan satu sama lain. Dimulai dari Jonghyun selaku tuan rumah, ia bermain gitar dan bernyanyi yang membuat Kyuhyun, Changmin, dan Minho terkagum dengan suaranya yang merdu. Lalu Minho yang melakukan rap dengan baik, yang membuat ketiga temannya berpikir bahwa Minho sangat berkarisma dan keren saat sedang menyanyikan rapnya tadi.
Saat Changmin mulai bernyanyi dan menari, semua temannya membulatkan matanya dan tidak berkedip sama sekali karena mereka tidak percaya dengan apa yang mereka lihat. Shim Changmin yang biasanya menampilkan cengiran bodohnya yang membuat orang mengira ia adalah seorang idiot, sedang menari dengan kerennya dan bernyanyi dengan sangat stabil! Mereka semua beranggapan bahwa Changmin memang terlahir dengan bakat itu. Saat Changmin menyanyikan bagian dengan nada yang sangat tinggi, ketiga temannya hanya bisa membuka mulutnya menganga dan masih dengan mata yang bulat lebar. Bahkan setelah Changmin selesai menyanyi dan menari, ia memandang ketiga temannya yang masih bertahan dengan mulut yang menganga dan mata yang membulat. Changmin menampilkan seringainya melihat reaksi ketiga temannya yang menurutnya sangat-sangat berlebihan itu.
"Aku tahu aku tampan, keren, berkarisma, dan mempesona. Tapi aku tak pernah menyangka kalian akan bereaksi seperti ini. Hahahaha muka kalian seperti orang idiot hahahahaha" tawa Changmin. Mungkin ia tidak ingat siapa yang sebenarnya idiot.
"Ck. Sudahlah, lebih baik aku saja yang menyanyi sekarang" Changmin tersenyum simpul saat Kyuhyun berkata demikian.
Kyuhyun benar – benar memiliki suara emas yang mampu membius kedua temannya, sementara Changmin memejamkan matanya mencoba untuk lebih menikmati nyanyian dari Kyuhyun. Kyuhyun sendiri juga terlarut bersama lagunya, ia bernyanyi dengan sangat menghayati. Setelah Kyuhyun menyelesaikan lagunya, ketiga temannya memberikan tepuk tangan dan menatap Kyuhyun kagum.
"Kyu! Nyanyianmu benar – benar bagus! Kau hebat Kyu. Jjang!" Minho terlihat antusias saat menanggapi nyanyian Kyuhyun tadi. Jonghyun hanya mengangguk – anggukkan kepalanya menyetujui ucapan Minho barusan.
"Apa kubilang? Dia memiliki suara indah yang disembunyikannya. Kau hanya perlu sedikit berlatih dan belajar Kyu. Dan kau akan menjadi penyanyi yang hebat." Changmin memberikan sedikit nasihat layaknya seorang pro pada Kyuhyun dan Kyuhyun sangat berterima kasih atas nasihat Changmin. Namun dalam hati ia masih memikirkan bagaimana caranya ia terhindar dari kemarahan sang ayah saat sang ayah tahu ia mengikuti sebuah audisi.
Keesokan harinya, mereka berempat tetap berlatih di rumah Jonghyun. Pada awalnya mereka menjadwalkan untuk berlatih setiap hari. Namun untuk menghindari kecurigaan dari ayah Kyuhyun, mereka hanya menjadwalkan setiap dua hari sekali. Mereka terus berlatih sampai sehari sebelum audisi. Kemampuan mereka pun lebih terasah dan mereka terlihat lebih baik dari sebelumnya.
Akhirnya seminggu setelah latihan pertama Kyuhyun, Changmin, Jonghyun, dan Minho, hari audisi pun datang. Di kelas mereka terlihat beberapa anak lainnya yang sedang mempersiapkan diri, entah itu bernyanyi, menari, acting, bahkan modelling. Keempatnya berfikir bahwa lawan dalam kelas mereka bukanlah lawan yang ringan. Mereka tidak bisa membayangkan bagaimana lawan mereka di luar kelas nanti. Hal tersebut membuat keempatnya merasa sedikit gugup, namun mereka berusaha untuk menghilangkan rasa gugupnya dengan tetap bernyanyi, berbincang satu sama lain, dan terkadang bercanda.
Kelas yang awalnya ramai karena siswa – siswi yang sedang berlatih tiba – tiba menjadi hening saat Jung seonsaengnim selaku wali kelas mereka masuk ke kelas mereka dan mengatakan bahwa audisi akan segera dimulai, serta akan ada seorang artis dan seorang staff dari SM Ent yang akan langsung menilai penampilan mereka. Semua siswa yang ada di dalam kelas itu tentunya penasaran siapa gerangan artis yang akan menjadi juri mereka. Setelah itu, Jung seonsaengnim mempersilahkan kedua juri dari SM itu untuk masuk ke kelas. Kyuhyun yang awalnya sedang berbicara dengan Jonghyun tiba – tiba membulatkan matanya dan menutup mulutnya yang siap berteriak histeris itu dengan kedua tangannya.
Ya, lagi – lagi Dewi Fortuna sedang berpihak padamu Cho, atau mungkin kau manusia kesayangannya? Terlihat seorang pemuda dengan kulit putih dan bibir semerah cherry yang diketahui bernama Kim Kibum masuk ke kelas Kyuhyun tanpa bersuara kecuali suara sepatunya. Dibelakangnya terlihat seorang staff yang juga akan menilai penampilan dari kelas ini. Kyuhyun masih memproses otaknya akibat kaget karena Kibum memasuki kelasnya. Changmin yang duduk dibelakang Kyuhyun hanya bisa mengumpat, ia merasa sial karena dipertemukan dengan Kibum dan Changmin tahu bahwa Kibum adalah seorang yang perfeksionis, sehingga seseorang yang dapat lolos dari audisi ini pastilah orang yang terlihat sempurna di mata Kibum. Changmin masih bergelut dengan pikirannya hingga sebuah suara yang bass menginterupsinya.
"Baiklah, kita langsung saja mulai dari yang pertama, Seo Joo Hyun. Silakan maju dan tampilkan bakatmu."
Seohyun yang mendengar suara Kibum memanggil namanya langsung maju dan menampilkan bakatnya, kemudian Kibum menyuruhnya duduk kembali di tempatnya lalu ia mengomentari penampilan Seohyun dengan pujian dan kritik. Selang beberapa penampilan, tiba saatnya Changmin menampilkan bakatnya. Ia menari dan menyanyikan lagu "Rising Sun" yang membuat Kibum tampak kagum dengan suara Changmin saat di bagian nada tinggi, walaupun wajah kagumnya tertutupi oleh wajah datarnya. Changmin bernafas lega dan tersenyum puas saat Kibum hanya memberikan komentar positif terhadapnya.
Setelah penampilan Changmin, Jonghyun dipanggil untuk menampilkan bakatnya. Jonghyun juga mendapatkan komentar positif dan sedikit saran dari Kibum. Setelah Jonghyun, Minho dipanggil terlebih dahulu dibandingkan Kyuhyun. Ia benar – benar sial karena menjadi yang terakhir dan itu berarti ia harus tampil dengan sempurna jika tidak ingin dicibir oleh teman sekelasnya. Minho mendapatkan komentar positif, sedikit kritik dan saran dari Kibum.
Kyuhyun saat ini benar – benar gugup. Ketiga temannya dan semua siswa yang mengikuti audisi di kelasnya telah menampilkan yang terbaik dan hanya dia yang belum tampil.
"Cho Kyuhyun, silakan maju dan tampilkan bakatmu" Suara bass Kibum mengagetkannya dan membuatnya langsung ke depan.
"Apa yang kau lakukan?" Tanya Kibum to-the-point.
"Aku akan menyanyikan lagu 'Hope is a Dream that Doesn't Sleep'" Kibum hanya menganggukkan kepalanya tanda untuk Kyuhyun memulainya. Kyuhyun menarik nafas sebentar sebelum mulai bernyanyi.
"na oerowododoe neol saenggakhalddaen
misoga naui eolgule beonjyeo
na himdeuleododoe niga haengbokhalddaen
sarangi nae mam gadeukhi chaewo"
Baru satu bait yang dinyanyikan Kyuhyun, membuat semua yang ada di dalam ruangan kelasnya terkagum – kagum, terkecuali Changmin yang memejamkan matanya menikmati nyanyian Kyuhyun. Terlihat di meja juri seorang Kim Kibum yang sedang terbius oleh nyanyian dan pesona seorang Cho Kyuhyun. Ia memandang Kyuhyun yang sedang menyanyi dengan intens sambil memecah konsentrasinya untuk mendengar suara indah Kyuhyun.
"oneuldo nan geochin sesangsoke saljiman
himdeuleodo nungameumyeon ni moseubbun
ajikgo gwitgae deulryeooneun kkumdeuli
naui gyeoteseo neol hyanghae gago itjana
nae salmi haruharu kkumeul kkuneun geotcheoreom
neowa hamgge majubomyeo saranghalsu itdamyeon
dasi ileoseol geoya
naege sojunghaetdeon gieoksokui haengbokdeul
himdeun sigan sokeseodo deouk ddaseuhaetdeon
huimangeun naegen jamdeulji aneun kkum
sueobsi neomeojyeo biteuldaedo
naneun ireohgeseo itjana
nae mam hanabbuninde
himdeul ddaemyeon niga ireohge himi dwaejulrae
neoreul hyanghae yeongwonhi
ireohge sangcheo soke seulpeumdeuleul samkinchae
miso jitneun nae moseubeul neoege boyeo julge
ijeneun apeuji ana
eonjena neowa hamgge irugopeun kkum ango
galsu eobdeon jeopyeoneseo neoreul bulreobolgge
nae maeum dahae saranghaneun neoreul"
Begitu Kyuhyun selesai bernyanyi, reaksi yang ia dapatkan tidak jauh berbeda dengan yang Changmin dapatkan. Terlihat beberapa temannya memberikan standing applause dan menyorakinya. Namun kemudian hening seketika saat Kibum berdehem sedikit keras. Kibum kemudian memberikan komentarnya, dan Kyuhyun sangat terlihat gugup.
"Kau bernyanyi dengan sangat bagus. Hanya perlu belajar sedikit tentang teknik bernyanyi agar kau tidak hanya mengandalkan suaramu tetapi juga teknik saat bernyanyi." Kibum tersenyum tipis saat melihat Kyuhyun yang terlihat sangat gugup dan menggigit bibirnya saat mendengar komentar Kibum. "Dan juga, berlatihlah di depan kaca agar kau tidak terlihat gugup ketika di depan penonton." Kemudian Kibum tersenyum tipis lagi padanya. Semua yang ada di dalam kelas tidak percaya melihat seorang Kim Kibum yang sejak tadi memasang wajah serius dan stoic nya tiba – tiba tersenyum dan itu sukses membuat beberapa siswi serta namja yang berstatus uke hampir pingsan melihat senyumannya.
"Terima kasih atas sarannya" Kyuhyun berterima kasih pada Kibum kemudian membungkukkan badannya sedikit dan kembali ke tempatnya dengan wajah yang merah merona. Mungkin akibat dari senyuman tipis Kibum padanya tadi.
Ketika sampai di tempatnya, ia langsung duduk dan memegangi dadanya. Dadanya berdegup begitu kencang saat melihat Kibum apalagi saat Kibum tersenyum tipis padanya. Jonghyun yang melihat Kyuhyun mengerutkan keningnya dan bertanya pada Kyuhyun. Namun hanya dijawab sebuah gelengan oleh Kyuhyun.
"Baiklah, sudah tidak ada lagi peserta yang tersisa. Sehingga, audisi ini akan kami tutup dan pengumuman peserta yang lolos akan dilaksanakan pukul 13.00 di aula, agar kami bisa mendiskusikan terlebih dahulu penampilan dari tiap peserta di masing – masing kelas." Kata staff tadi memberikan info tentang pengumuman peserta yang akan lolos nantinya.
"Kalau begitu kami permisi dahulu, kami harus segera berkumpul dengan yang lainnya untuk berdiskusi" Kibum mengucap permisi lalu menatap Kyuhyun sebentar dan tersenyum lagi padanya. Mungkin teman sekelasnya akan mengira Kibum tersenyum pada mereka semua. Namun Jonghyun, Minho, dan Changmin menolehkan kepalanya pada Kyuhyun yang sedang terbengong – efek senyuman maut Kibum.
"Hebat, dia tersenyum pada Kyuhyun." Celetuk Minho.
"dan Kyuhyun seperti kehilangan jiwanya sekarang" ucap Jonghyun melanjutkan Minho.
"Yak! Cho Kyuhyun sadarlah!" pekik Changmin sambil menggoyang – goyangkan badan Kyuhyun.
Kyuhyun kemudian mulai sadar walaupun ia masih sedikit terbengong karena melihat senyuman Kibum tadi. Efek senyuman Kibum benar – benar membahayakan. Kyuhyun merasa jantungnya berdegup kencang lagi, dan ia berpikir bahwa senyuman Kibum sangat berbahaya dan dapat membuat jantungnya copot jika melihat senyuman itu terus menerus. Kyuhyun menarik nafas untuk menetralisir degupan jantungnya tadi.
"Kalian pikir aku sedang pingsan dan kalian menyuruhku untuk sadar?" Kyuhyun mendesis saat bertanya demikian. Ketiga temannya hanya menyengir bodoh, sepertinya Minho dan Jonghyun sudah tertular Changmin.
Saat menunggu waktu pengumuman, mereka hanya menghabiskan waktunya dengan bercanda, mengusili, dan juga battle game. Kyuhyun menghela nafasnya saat melihat jam menunjukkan pukul 13.00 yang berarti waktu pengumuman dan semua siswa yang mengikuti audisi harus segera berkumpul di dalam aula. Dan benar saja, tidak lama kemudian terdengar pengumuman dari speaker di tiap kelas dan setiap tempat di sekolah yang menyuruh para siswa yang mengikuti audisi untuk berkumpul di dalam aula. Kyuhyun dan ketiga temannya langsung beranjak dari tempatnya untuk segera ke aula. Terlihat sudah banyak siswa yang menjadi peserta audisi sudah berkumpul di sana. Namun tatapan Kyuhyun hanya tertuju pada seorang namja yang sedang berbincang dengan beberapa namja yang lainnya yang bernama Jung Yunho, Kim Jaejoong, Kim Junsu dan Kim Heechul.
Suasana yang tadinya ramai karena para peserta sedang berbincang jadi sunyi saat seorang namja paruh baya mulai berbicara di depan mereka, diketahui namja paruh baya itu bernama Lee Soo Man. Pemilik dari SM Entertainment. Lee Soo Man mengucapkan salam pembuka dan beberapa himbauan yang tidak perlu dijelaskan apa saja karena itu tidak terlalu penting dan membuat para peserta disana menjadi bosan. Namun, para siswa yang tadinya bosan dan terkesan tidak mendengarkan langsung menegakkan badannya dan mendengarkan dengan seksama saat Lee Soo Man akan mengumumkan siapa saja yang lolos dari audisi dan akan menjadi trainee dari SM Ent.
"Baiklah, selanjutnya saya akan mengumumkan siapa saja yang lolos dari audisi kali ini dan akan menjadi trainee di SM Entertainment. Akan ada sepuluh siswa yang lolos dari audisi ini." Lee Soo Man memberi jeda sebentar.
"Yang pertama Park Yoochun, lalu Park Sunyoung, Lee Jonghyun, Choi Minho." Keempatnya terlihat tidak percaya saat mendengar nama Jonghyun dan Minho disebut – sebut. Namun mereka tidak bisa memberikan selamat kepada kedua temannya dulu karena mereka harus mendengar pengumuman berikutnya.
"Kemudian Lee Jinki, Kim Jonghyun, Kim Taeyeon, Choi Jinri." Lee Soo Man memberikan jeda sebentar dan hal itu sukses membuat keempatnya –lebih tepatnya Changmin dan Kyuhyun menahan nafas menunggu pengumuman selanjutnya. Entah kenapa, melihat kedua temannya lolos dari audisi ini membuat Kyuhyun sedikit berharap ia akan lolos juga, walaupun ia masih takut akan apa yang ayahnya katakan nanti saat tahu ia akan menjadi penyanyi.
"Dan dua orang yang terakhir dengan perolehan nilai yang tertinggi diantara para peserta yang lainnya adalah..." Lee Soo Man lagi – lagi memberi jeda sebelum mengatakan nama kedua oarang peraih nilai tertinggi.
"Kedua orang itu adalah.. Shim Changmin dan Cho Kyuhyun!" Changmin dan Kyuhyun membulatkan matanya tidak percaya bahwa mereka adalah peraih nilai tertinggi diantara kontestan lainnya. Semua peserta langsung menoleh ke arah Changmin dan Kyuhyun dan langsung memberikan applause serta menyoraki keduanya.
"Selamat kepada kalian yang telah lolos dari audisi ini dan mulai dua minggu lagi kalian bisa mulai untuk menjadi trainee di SM Entertainment agar menjadi artis yang berbakat seperti orang – orang di depan kalian ini." Lee Soo Man memberikan sedikit pengumuman dan menunjuk pada artis – artis SM Ent yang ada di sana.
"Baiklah, sekian pengumuman dari kami, kalian semua bisa meninggalkan aula dan kembali ke kelas kalian masing – masing. Terima kasih atas partisipasi dari kalian semua." Lee Soo Man menutup pengumumannya dan siswa – siswi yang berada di aula keluar dari aula tersebut.
Kyuhyun, Changmin, Jonghyun, dan Minho terlihat sangat puas dengan hasil yang mereka dapatkan. Mereka bagaikan mendapat nilai sempurna saat mengikuti ujian. Namun, hal itu terhenti seketika saat Kyuhyun mengucapkan kekhawatirannya.
"Karena kita semua lolos dari audisi, aku yakin sebentar lagi ayahku pasti akan mengetahuinya. Apa yang harus kulakukan saat ayahku tahu nanti? Meskipun aku tidak pernah bermimpi menjadi seorang penyanyi karena ayahku selalu melarangku, tapi jujur saja, melihat kalian bersemangat menggapai mimpi kalian menjadi penyanyi, membuatku juga ingin menjadi seorang penyanyi yang hebat dan multitalent." Ketiga temannya memandang Kyuhyun dengan tatapan miris. Ketiganya terlihat berpikir sejenak, mencari cara agar Kyuhyun bisa menjadi seorang penyanyi.
"Cobalah berbicara dengan ayahmu secara perlahan Kyu, ayahmu ingin kau sukses dengan melanjutkannya, tapi kau coba dengan meyakinkan ayahmu jika kau menjadi seorang penyanyi pun kau bisa sukses Kyu. Aku yakin cepat atau lambat ayahmu akan luluh nantinya." Kali ini kata – kata bijak yang diiringi dengan sebuah senyuman keluar dari mulut seorang Shim Changmin.
"Tapi Chwang, masalahnya dua minggu lagi kita harus sudah mulai menjadi trainee. Dan kau tahu untuk meyakinkan ayahku, waktu secepat itu tidak akan cukup." Terlihat Kyuhyun dan ketiga temannya menghela nafas pasrah.
"Aku tahu Kyu, tapi tidak ada salahnya kan kita mencoba? Kita tidak akan tahu hasilnya sebelum kita mencoba, dan yakinlah pada dirimu sendiri bahwa kau bisa membuat ayahmu luluh meski dengan sedikit memaksa, mungkin." Kata Changmin.
Kyuhyun terlihat sedang berpikir keras, memikirkan cara untuk meluluhkan ayahnya. Namun belum lama ia berpikir, ia menghela nafas. Lalu ia mencoba untuk mencari jalan lain, namun pada akhirnya ia menghela nafas pasrah lagi. Kedua temannya pun juga ikut berpikir namun lagi – lagi mereka menghela nafas. Mereka semua tahu sifat ayah Kyuhyun yang keras dan juga sedikit keras kepala. Changmin pun memandang Kyuhyun miris. Sepertinya Kyuhyun akan memerlukan usaha yang sangat keras jika ingin meyakinkan ayahnya, agar ayahnya mau mengijinkannya untuk menjadi seorang penyanyi yang hebat, seperti impian Kyuhyun setelah ia lolos dari audisi ini.
Bagaimana cara Kyuhyun untuk meyakinkan ayahnya? Apakah ia berhasil meyakinkan ayahnya?
To Be Continued...
Maafkan Rei, niatnya mau update kemarin malam, tapi ditengah jalan tiba – tiba ketiduran hehe.. Jadilah baru update ff ini sekarang. Rei berterima kasih sama yang sudah berkenan membaca dan mereview ff ini ^^ selanjutnya balasan review ya ^^
ichigo . sari . 9 : annyeong, iya Rei juga suka KiHyun hehe.. semoga saja ya ^^ ini sudah dilanjut kok. Terima kasih sudah mau membaca.
dona. tan .144 : terima kasih, ini sudah dilanjutkan :)
Shin Ririn1013 : Iya hehe, ini sudah diperpanjang dan dilanjutkan kok :)
julie khoyul: me too.. Thank you for waiting the next chap
Lullaby . Dick : terima kasih, hehe iya. Terima kasih atas sarannya, sudah Rei coba untuk membuatnya lebih rapi ^^
mifta cinya : terima kasih, ini sudah dilanjut
cuttiekyu : disini kyuhyun sudah mulai audisi kok..
DahsyatNyaff, chacha, GaemGyu92, siskasuju, putri kim, SuJuELF, kyuphoenix dan yang tampil sebagai Guest: Terima kasih, ini sudah dilanjut dan dicoba untuk diperpanjang.
Serta terima kasih juga untuk silent reader yang mungkin kesusahan untuk meninggalkan review karena menggunakan hp/?
Rei berharap reviewnya juga di chapter ini, juga yang mau memberikan saran mungkin? Rei juga butuh saran kalian ^^
Sekali lagi terima kasih ^^
