Friends discovered after years.
.
.
.
.
Warning: Gaje/ berantakan/ Hancur (*_*o)
.
.
.
.
Desclaimer: © Masahi Kishimoto
Episode 2/ Chapter 2
( O ?)
~Keesokan harinya~
.
.
.
.
Dipagi hari yang cerah...
"Selamat pagi ibu, ayah," Sapa Sakura kepada ayah dan ibunya. "Wah, anak ibu sudah bangun? Ayo sini, ibu membuatkan roti isi telur dadar," Ujar ibunya tersenyum.
Kemudian Sakura duduk dimeja makan menyantap makanannya. Setelah makan Sakura pamit kepada ayah dan ibunya. "Aku pergi!" Kata Sakura pamit lalu berlari kesekolah.
"Hati-hati dijalan nak," Kata ibunya tersenyum sambil melambaikan tangannya. Sesampainya disekolah, Sakura masuk kekelasnya.
Sakura kemudian duduk disamping Ino yang sedang asyik bergossip dengan teman-temannya.
Kemudian Sakura menyapa Ino, dan Ino membalas sapaan Sakura.
"Hei, Sakura. Kata ibuku dan tetangga ku nanti ada orang dari Inggris datang kesini. Kemarin aku sempat bertemu dengannya.
Dia tampan, ekspresi datarnya, dan sikapnya itu menunjukkan kalau dia berhati dingin. Oh iya, nanti dia juga akan melihat kita nanti pentas Drama musikal Jepang di gunung Fuji!"
Ujar Ino sambil memainkan pensilnya. "Apa urusannya denganku?" Tanya Sakura bingung. "Hehehe," Kata Ino terkekeh geli. Keudian guru Kakashi masuk kekelas.
Semua murid yang tadinya asyik melakukan kegiatan mereka masing-masing, kini menghentikan kegiatannya dan duduk rapi.
"Selamat pagi anak-anak, sekarang saya akan mengabsen kalian," Kata guru Kakashi lalu mengambil buku absen kelas.
Setelah selesai mengabsen semua murid akhirnya belajar.
Sakura sangat menekuni pelajaran, kecuali Shikamaru yang ngorok ketiduran dikelas.
~Waktu Istirahat~ \(n o n/)
.
.
.
.
Semua berhamburan keluar dari kelas. Ada yang bergosip, ada yang main bola, ada yang main catur, dan Sakura hanya bertahan dikelas dan belajar sambil minum air putih.
"Sakura, apa kau tidak ingin bermain bersama kami?" Tanya Ino dengan teman-temannya yang ada dibelakang. Sakura hanya menggelangkan kepala menandakan kalau dia tidak ikut.
"Baiklah, ayo teman-teman," Ino Kemudian meninggalkan Sakura sendirian didalam kelas. Karena bosan, Sakura keluar dari kelasnya.
Lalu guru Kurenai menyuruh semua murid yang terpilih menjadi pemain musik tradisional Jepang dan pemain cerita musikal Jepang berkumpul dilapangan sekolah.
Setelah semuanya berkumpul, guru Kurenai menyuruh mereka semua kalau sehabis pulang sekolah akan berkumpul digunung Fuji.
o_Setelah Pulang Sekolah_o
Sakura langsung menuju kerumah dengan tergesa-gesa. "Aku pulang!" Teriak Sakura langsung kekamar.
Ayah dan ibu Sakura hanya menggeleng-gelengkan kepala karena melihat Sakura tidak seperti biasanya.
Sakura cepat-cepat meletakkan tasnya kemeja. Kemudian, Sakura memakai baju santai atasan berwarna hijau dan rok berwarna Pink.
Lalu Sakura pamit kepada ayah ibunya dan pergi ke gunung Fuji. Ino dan Hinata sudah menunggu Sakura.
"Hai Ino, hai Hinata. Hosh... hosh ... hosh... " Sapa Sakura kewalahan karena dirinya sudah menghabiskan banyak tenaga.
"Hai juga Sakura-chan," Balas Hinata tersenyum. Setelah itu Ino, Hinata, dan Sakura langsung menemui guru Kurenai.
"Karena semuanya telah datang, ayo kita berlatih. Berlatihlah dengan semangat.
Dan jangan membuat ibu kecewa nanti kalau pementasan dramanya akan diselenggarakan.
Sekarang, kita berlatih. Dimulai dengan bagian musik." Kata guru Kurenai kemudian mengambil alat musik tradisional Jepang.
Skip Time
.
.
.
.
~Keesokan harinya (Disekolah)~
.
.
.
.
Semua murid dikelas Sakura sedang menekuni pelajaran yang diberikan oleh guru Gai. Pelajaran guru Gai terkenal dengan pelajaran yang sulit.
Jadi, mau tidak mau semua murid harus memperhatikan pelajaran yang sedang diajarkannya. Tapi tidak untuk Sakura, Sakura ingin buang air kecil. Jadi Sakura tidak fokus kepada pelajaran.
Kemudian Sakura mengangkat tangannya. "Ada apa Haruno Sakura " Tanya guru Gai kepada Sakura ketika mengangkat tangannya. "Saya tidak tahan lagi untuk buang air kecil,"
Jawab Sakura dengan tubuh gemetar. "Cepatlah," Kata guru Gai mengijinkan. Lalu Sakura langsung keluar dari kelas menuju toilet.
Dan Sakura berpas-pasan dengan anak baru Laki-laki, berambut raven, bermata hitam kelam, dan memakai kalung berbentuk not balok piano.
Tapi Sakura malah tidak menyadari, karena tujuannya yang besar. Yap ingin buang air kecil.
TBC
(To Be Contine)
.
.
.
.
Tunggu Chapter berikutnya
Previwe please
