Ketika umurku berumur sudah 4 tahun aku memasuki masa playgrup dan pada saat itu aku mulai memulai petualanganku walaupun membuat ibuku suatu ketika aku ingin tau lingkungan yang jauh dari radius aman dari itu aku mengajak sahabat baruku untuk bermain di sebauh tempat yang sebagian banyak orang menganggap tempat itu angker jika itu aku memberanikan kesana "ayo tak jak ning tempat kono koyone seru" ajak ku pemandangan kehijauan gelap dan sebuah batu nisan diantara semua batu nisan yang ada saat aku hanya bermain dengan imajinasi yang ada. "mas ini tempat e medeni aku takut e….." dengan suara yang setengah gagap dia tetap matahari sudah setengah perjalanan orang –orang pada mencari kami dan pada saat yang sama seorang kakek lewat dengan membawa sebuah bunga tabur kami langsung mengahmpirinya. "pak koe lagi ngopo e" tanyaku dengan suara anak bapak itu menaburkan bunga yang harum dan masih fresh kesebuah liang lahat.
Aku sontak merasa bingung kenapa bapak itu menaburkan bunga kepada tanah itu dan aku di kasih sebuah nasihat yang nggak bakal aku lupakan terhadpnya yaitu "jagalah orang yang kau sayangi kelak kau akan sukses menjajaki kehidupan yang teramat sulit ini tanpa bantuan mereka kau tidak bakalan sukses dan jadilah bintang yang menyinari malam ".kata bapak itu membuat goresan bekas di hatiku dan sahabatku .ketika hari mulai sore saat itulah ketika orang-orang berhasil menemukan kami dan dikembaikan ke orang tua membuat ibuku berlinang airmata dan pingsan ketika aku berkelana sampai sore.
