Author balik!

Ayo silahkan dibaca chapter 2 nya..

Kkk^^

.


Taemin pun mulai mencari-cari informasi tentang Krystal. Dia pun mulai dari teman terdekat Krystal, Sulli.

"Anneyong Sulli-noona!^^" seru Taemin memanggil kakak kelasnya itu.

"Eh, ada Taemin.. ada apa nih Taem?" Tanya Sulli.

"Eh.. noona.. tolong beberkan semua tentang Krystal-noona..," singkat Taemin.

"Ha? Krystal? Memang kenapa?" tanya Sulli.

"Hehe.. aku..," Muka Taemin pun memerah.

"Oh… arasso... hihi.. baiklah..," Kata Sulli cekikikan.

"Ne! ceritakan!^^" kata Taemin bersemangat.

.

.


"Krystal lahir tanggal 24 Oktober. Dia suka sekali dengan Burrito dan mangga. Dia juga manja dan polos.. sama seperti kamu Taeminnie..^^ tapi inget ya, dia suka sekali dengan namja yang sangat romantis, tidak penakut… Hehe..," terang Sulli.

"Ah.. begitu ya… kamsahabnida noona! Aku akan melakukannya!^^" kata Taemin lalu dia pun melangkah pergi.

"Haha.. ini akan menarik..," kata Sulli, tersenyum.

.


"Halo lagi, namja jadi-jadian.. haha..," seru namja berkepala botak itu—lagi.

"Kau… mau apa kau? Jangan ganggu aku lagi! Aku bahkan tidak pernah mengejekmu, dasar yadong!" seru Taemin.

'aku harus berani untuk bisa mendapatkan hati Krystal-noona!' tekad Taemin dalam hati.

"Hah! Kau sudah jadi namja beneran ya? Haha.. jangan bodoh! Hadapi saja kalau kau itu hanya namja jadi-jadian! Hahahaha…," sahut namja botak itu dengan kasar.

"Hah! Jangan bodoh, botak! Akan kubuktikan kalau aku adalah namja tulen (oo.. tulen.. XD)!" seru Taemin lalu menghajar namja botak itu dengan keras.

BUGHH!

Kepala namja itu pun mengeluarkan darah.

"Ka-ka-kabur!" teriak namja itu ketakutan.

"Wah wah.. ternyata Taeminnie sudah berani ya..," sahut seorang yeoja.

Taemin menoleh, dan ternyata itu adalah Krystal, yang membuat wajah namja imut itu otomatis memerah.

"Noo-Noona.. a-anneyong.. sedang apa noona disini..?" Tanya Taemin gugup.

"Hei, aku kan ketua OSIS disini.. masa aku tidak boleh patroli.. haha.. kalau kau.. kamu di-bully lagi sama namja plentos itu?" Tanya Krystal yang mendekat pada Taemin, yang otomatis mebuat wajah Taemin semakin merona.

"N-ne.. t-t-tapi kau b-berhasil membuat mereka pergi..," terang Taemin dengan sangat gugup. Taemin pun memberikan sebuah kotak makan.

"Noona.. maukah kau makan siang denganku..?"

"Hmm.. boleh! Kebetulan aku sedang tidak sibuk!^^" kata Krystal girang.

.


Di restoran Meksiko…

"waiter!" panggil Taemin ke sekumpulan waiter di sana.

"Sudah mau memesan?" Tanya seorang waiter.

"Ne, Burrito dua ya. Dan jus mangga, 2 juga," kata Taemin mantap.

"Segera, tuan." Kata waiter itu lalu dia pun melangkah pergi.

"Kau.. darimana kau tahu aku menyukai Burrito dan mangga?" Tanya Krystal.

"Hah? Kau ternyata menyukainya juga ya? Aku juga menyukai burrito dan mangga.. jadi ini kebetulan, noona, bukan suatu hal yang kusengaja..^^," kata Taemin berdusta.

Krystal yang tidak tahu apa-apa hanya manggut-manggut setuju.

Lalu pesanan mereka pun datang. Taemin shock.

'Mati aku.. ternyata burrito itu seperti ini..,' pikir Taemin.

Burrito itu adalah daging-daging yang digulung bersama dengan tortilla. Taemin memang suka daging.. tapi.. tortillanya..

"Waeyo Taemin-shi? Kenapa kau tidak makan?" Tanya Krystal.

"Umm.. karena aku.. memang suka burrito sih.. tapi aku tidak pernah memakan tortillanya.. karena aku alergi terhadap tortilla.. padahal aku menyukai burrito.. mianhae noona..," pinta Taemin kepada yeoja yang lebih tua darinya ini.

Dia memang jujur alergi pada tortilla, karena dulu dia memakannya dengan saus kacang dan tiba-tiba dia membengkak.

"Ah.. arasso.. gwaenchana Taemin.. aku pikir kau benar-benar menyukainya. Tapi karena tortillanya kau jadi tidak bisa makan dengan tenang. Tidak apa, berikan saja tortillanya padaku^^. Jadi kau tidak perlu memakan tortillanya, Taemin-shi," kata Krystal.

'Yeoja ini benar-benar harus aku dapatkan.. dia benar-benar baik..," batin Taemin dalam hati.

.


Sementara itu..

.

Onew mencari cara agar Jessica itu kembali hadir didepannya lagi. Dia mencari-cari informasi tentang Jessica. Dia pun menemukan teman Jessica, Yuri, yang sedang makan di kafetaria.

"Yuri-noona!" panggil Onew.

"Hei, ada Dubu.. kenapa nih?" Tanya Yuri.

"Hehe.. eh, noona.. beritahu aku tentang Jessica-noona dong..," pinta Onew.

"Ooh.. arasso.. kau menyukainya ya.. hehe.. just kidding..," canda Yuri.

.

"Jessica itu benci dengan timun dan melon.. dia juga popular di kalangan laki-laki.. jadi.. hati-hati ya..^^, itu saja yang bisa kuberitahu," kata Yuri.

"Ooh.. begitu ya.. aku mengerti..," kata Onew.

Di saat yang sama, Jessica datang dan membuat Onew meringkuk di bawah meja.

"Hei, Onew-shi, kenapa kau tiba-tiba ada di sini? Kajja bangun~" kata Yuri.

"Aku takut.. aku tidak berani.. noona.. bantu aku..," kata Onew sambil melangkah keluar dari kursi.

"Hei, Sica! Ayo sini!^^" panggil Yuri.

"Ne!"

Onew menatap Yuri dengan cemberut.

"Katanya mau dibantu..," kata Yuri dengan tawanya yang mematikan.

(Sumpah.. Onew cuma bisa sullen.. hehe..)

Jessica pun sampai ke meja Yuri.

"Anneyong Yuri^^, eh, ada Onew juga..^^," kata Jessica, yang membuat Onew merona dengan cepat.

"A-A-Anneyong, Jessica-noona.. K-kajja, duduk..," kata Onew, yang dilihat Yuri langsung, yang membuatnya tambah gugup.

"Haha.. iya..," kata Jessica lalu dia pun duduk.

Mereka makan dengan diam, sampai Onew memberikan jus semangkanya.

"Noona.. ambil ini^^ aku tidak terlalu suka semangka..," kata Onew.

"Wah, gomawo, Onew! Aku sangat suka semangka^^!" kata Jessica yang dengan senang hati menerimanya.

'wiuh.. syukurlah dia menyukainya,' gumam Onew dengan hati.

"Hei.. ada yang menggumam ya?" Tanya Yuri.

"Ani.. ani.. tidak ada kok, noona! Hehe^^!" kata Onew menutupi gumamannya tadi.

'benar-benar berat..,' batin Onew dalam hati.

"Oh ya, aku ada urusan Sica! Aku permisi duluan ya! Anneyong^^ Sica, Onew," kata Yuri sambil berlalu.

"Eh…," Onew dan Jessica hening sejenak.

Tiba-tiba Onew mengambil timun yang ada ditangan Jessica.

"Aku tahu noona tidak menyukai timun.. jadi aku makan saja ya^^," kata Onew.

Dia memakan timun yang ada ditangan Jessica, yang membuat wajah Jessica merona. Jessica tiba-tiba berubah menjadi gugup.

"A.. aku sedang senggang.. kamu mau jalan-jalan bersamaku?" Tanya Jessica.

"Wah, aku beneran diajak nih? Boleh, noona! Aku juga sedang tidak sibuk!" jawab Onew dengan mantap.

"Oke, kita ke Apgujeong yuk^^!" ajak Jessica.

'Sesange! Apgujeong kan tempat-tempat orang kaya.. aku lagi bokek nih..T.T' pikir Onew.

Akhirnya dia memutuskan untuk menemani Jessica jalan-jalan.

.

=TBC=

.


Ayo.. minta reviewnya readers^^

Move to the next chapter ya!^^