Goodbye Summer
.
Written by rocketeer7
.
Starring : Byun Baekhyun, Kim Jongin, Kim Myungsoo, Kris, Oh Sehun
.
Kringgg~ Kriingg~ alarm berbunyi di setiap sudut kamar bernuansa lime green itu. Kamar itu terlihat sedikit berantakan, namun ada koper sudah siap sedia di sudut kamar. Seorang namja manis masih betah tertidur dengan selimutnya yang hangat karena namja manis itu mengatur pendingin ruangan 16 derajat celcius. Namja manis yang risih akibat bunyi alarm tersebut akhirnya membuka matanya dan mengerjap-ngerjap lucu. Namja manis bernama Byun Baekhyun itu akhirnya mendudukkan dirinya di ranjang dan mengucek matanya dan sungguh—itu terlihat sangat menggemaskan. Baekhyun lalu menghadap ke arah jendela dan menarik nafas dalam dalam.
"Yah Kim Jongin-ssi! Cepat bangun kalau kau tidak mau ketinggalan pesawat!" diseberang sana, Jongin yang sedang mengoles roti hampir tersedak mendengar Baekhyun yang meneriakinya lewat rumahnya. Maklum, rumah Baekhyun dan Jongin bersebelahan, plus ada jendela yang menghubungkan rumah Baekhyun dan Jongin.
"Aku sudah bangun dari tadi!" balas Jongin tak kalah keras.
"Cepat mandi dan beres beres!"
"Sudah! Kau ini cerewet sekali sih!"
"Jangan sampai tertinggal pesawat, yah!"
Jongin pusing. Kepalanya seperti berdenyut denyut sekarang. Jongin tidak bisa membayangkan ia akan berada di Paris selama 2 minggu bersama namja cerewet nan berisik—yang ternyata adalah tetangganya itu. Baginya hal itu adalah sebuah bencana. Ini gara gara kesepakatan konyol 3 alien—
"A-yo Jongin! Wassup!"
-berisik yang sekarang sedang menginvasi rumah Jongin yang mereka claim sebagai basecamp mereka. Myungsoo yang baru datang langsung mencomot sepotong roti dan mengoles selai, sementara Kris lebih memilih untuk membaca majalah otomotif milik Jongin dan Sehun menonton Spongebob Squarepants di televisi Jongin.
"Yah kalian! Haruskah kita mengajak Byun Baekhyun itu?"
Mendengar perkataan Jongin, tiba tiba Myungsoo meletakkan rotinya, Kris meletakkan majalah otomotifnya, dan Sehun mematikan tv nya. Mereka berjalan mendekat ke arah Jongin dan duduk di kursi meja makan. Myungsoo, Kris, dan Sehun memberi tatapan mengintimidasi kearah Jongin.
"Apa kau bercanda, Kim Kkamjong?" ucap Myungsoo yang mata elangnya menatap Jongin tajam.
"Kau bicara apa, Kkamjong-ah?" Kris menatap horror Jongin.
"Coba kau ulangi, . !" Sang magnae juga menatap Jongin tajam.
"Err.. maksudku, dia sangat berisik, dan—"
"SEHUN OPPAAAA~~!"
-oh tidak.
Jongin sudah bisa menebak suara siapa itu. Jongin merasa dia harus pergi ke suatu pulau terpencil untuk menenangkan diri. Orang orang disekitarnya sangat berisik dan Jongin benci orang berisik. Jongin lemas sekarang, harusnya ia menolak mendapatkan hadiah jalan jalan ke Paris itu. Oh, bukan hanya Jongin, sekarang Myungsoo, Kris, dan Sehun juga freeze sekaligus facepalm. Mereka mendengar suara langkah kaki mendekat dengan cepat dan jantung mereka berdebar dengan cepat dan mereka diliputi ketakutan dan—
"SEHUN OPPA~~! Aku ikut ke Paris loh! Jangan khawatir, aku beli tiketku sendiri! Kau senang kan oppa?" Sosok yang memanggil Sehun 'oppa' itu lalu meloncat loncat kegirangan.
Sehun menoleh secara perlahan.
"Da... Daeun-ah kau bercanda kan?"
"OPPA! Kau sebegitu senangnya kah hingga tidak percaya!?"
Gulp. Jongin, Myungsoo, Kris, dan Sehun facepalm.
"Ehem!" Myungsoo berdehem lalu memasang sikap 'tidak-ikut-ikut' dan kembali fokus pada rotinya. Begitu pula Kris yang meninggalkan meja makan dan fokus pada majalah otomotif milik Jongin. Jongin kembali menaruh kepalanya di meja saking pusingnya, sementara Sehun menepuk jidatnya.
"Andwae! Yah! Kalau kau ikut—
AKU TIDAK BISA BERMESRAAN DENGAN BAEKHYUN!
-kau tidak akan tahu jalan di Paris. Ya! Kau bisa tersesat!"
Daeun menggeleng cepat, "Ani, selama ada Sehun oppa, aku tidak akan tersesat, karena hatiku akan selalu menuju ke hatimu oppa!"
Kemudian hening.
'Rasakan itu Oh Sehun! Aku akan memanfaatkan kesempatan ini untuk PDKT dengan Baekhyun HAHA!' Kris dan Myungsoo mempunyai pemikiran yang sama.
Sehun mendesah kasar, lalu mengikuti Jongin untuk menaruh kepalanya di meja.
"OPPAA~~!"
.
Goodbye Summer~!
.
Baekhyun, namja manis itu duduk di ruang tunggu airport sambil mendengarkan lagu melalui iPod nya. Baekhyun tersenyum dan sesekali bergumam mengikuti alur nada lagu yang sedang ia dengarkan. Ah! Ini lagu Billionaire, lagu yang sering ia nyanyikan bersama Chanyeol dulu. Chanyeol yang memainkan gitar, Baekhyun yang bernyanyi.
Orang orang di ruang tunggu memandang Baekhyun sambil tersenyum karena Baekhyun begitu manis dan imut, wajahnya juga terlihat ramah. Tak lama kemudian, seorang anak kecil mendekat ke arah Baekhyun.
"Hyung.." ucap anak kecil itu. Baekhyun melepas headsetnya lalu menoleh.
"Ne?"
"Kau mau permen? Aku punya banyak! Aku ingin memberi hyung lollipop strawberry karena hyung begitu manis!" anak kecil itu lalu tersenyum lebar dan memberi Baekhyun sebuah lollipop strawberry.
"Wuah~! Gomawo, ne?" Baekhyun membuka permen tersebut lalu memakannya.
Chu~ anak kecil itu lalu mengecup pipi Baekhyun dengan tiba tiba. Dengan secepat kilat anak itu lalu berlari menjauhi Baekhyun yang masih dalam keadaan freeze mode.
"Namaku Huang Zitao, hyung!" anak itu berbalik sebentar, lalu kembali berlari.
"Kyeopta!" ucap Baekhyun.
Tak lama kemudian, Jongin, Myungsoo, Kris, Sehun—ditambah Daeun yang merengek minta ikut dan menyandera koper Sehun—datang menghampiri Baekhyun. Baekhyun yang melihat itupun berdiri dan melambai lambaikan tangannya.
"Jongin-ssi, Sehun-ssi, Myungsoo-ssi, Kris-ssi, dan emm.. nugu?" ucap Baekhyun mengabsen.
"EHEM! Per-ke-nal-kan! Aku Jung Daeun—oh, yang sebentar lagi akan menjadi Oh Daeun, yeojachingu Sehunnie oppa!" ucap Daeun dengan sangat bangga.
"Wuah~! Chukkae! Aku Byun Baekhyun!" sementara Baekhyun dan Daeun ber heboh heboh ria, Jongin, Sehun, Myungsoo, dan Kris menatap Daeun dengan pandangan 'kau-adalah-pembohong-paling-profesional-di-abad-2 1'.
"Untuk penumpang pesawat XX Airlines tujuan Paris, Perancis, diharap masuk ke pesawat melalui gerbang 2."
"Ayo!" Baekhyun dan yang lainnya mulai menyeret koper koper mereka menuju gate 2 yang sekarang cukup ramai karena banyaknya penumpang yang juga akan menuju Paris. Saat berdesakan, Baekhyun yang kebingungan pun terlihat berpisah dari rombongannya. Ia terlihat sangat bingung karena banyaknya penumpang, dan ia tidak bisa menemukan Jongin, Myungsoo, Kris, Sehun, maupun Daeun. Baekhyun yang terjebak di keramaian pun terdesak dan terdorong-dorong.
Grep!
Dapat Baekhyun rasakan sebuah tangan menggenggam tangannya erat. Baekhyun mengira itu adalah orang mesum yang seenaknya saja menggenggam tangannya. Baekhyun sudah mengambil ancang-ancang untuk menendang orang itu, namun belum sempat melancarkan aksinya, tangan orang tersebut menarik tangan Baekhyun membuat Baekhyun mendekat ke arahnya. Baekhyun akan menendang orang itu dengan keahlian hapkido-nya—
"Jangan terpisah lagi."
-kalau saja orang itu bukan Kim Jongin. Baekhyun mengangguk, ia sekarang seperti anak hilang yang sudah menemukan induknya. Baekhyun merasa sedikit aneh karena Jongin menggenggam tangannya terlalu erat.
Saat sudah memasuki pesawat, Myungsoo, Kris, dan Sehun bersungut melihat Jongin yang ternyata mendapat tempat duduk di samping Baekhyun. Jongin yang melihat tatapan horror dari Myungsoo, Sehun, dan Kris, menghela nafas panjang.
"Mau tukar?"
"AKU!" sahut ketiga orang itu kompak sambil mengangkat tangan mereka tinggi tinggi. Jongin memutar bola matanya.
"Hom pim pa(?) sana."
Ketiga orang itupun ber-hom-pim-pa ria. Dan ternyata Kris yang keluar sebagai pemenangnya. Myungsoo dan Sehun terlihat bersungut, mereka sangat iri pada Kris.
"Jangan modus!" ucap Myungsoo.
"Nggak jamin."
"Awas kalau berani macam macam!" timpal Sehun.
"Maybe."
Ingin rasanya Myungsoo dan Sehun melempar Kris keluar pesawat sekarang juga.
.
Goodbye Summer~!
.
Jadi urutan duduk pesawat seperti ini: Baekhyun dan Kris, dibelakangnya ada Jongin dan Myungsoo, dibelakangnya ada Sehun dan entah orang asing berkacamata hitam dan bergaya retro, sedangkan Daeun terpencil di bangku paling belakang dengan seorang nenek-nenek yang batuk-batuk dengan sangat keras.
"BUAHAHAHA! Kris-ssi itu sangat menggelikan! HUAHAHA!"
Jongin mulai mendengar suara berisik dari bangku depannya.
"Ah~ aku sangat sedih, Kris-ssi! Ya! Aku menangis saat menontonnya, hiks~"
Jongin mulai risih. Ia mengambil pamflet tentang tata cara penggunaan pelampung dan membolak baliknya tanpa berniat membacanya. Myungsoo sudah sedari tadi terlelap, jadi Jongin bersyukur karena jika Myungsoo ikut ikutan berbincang dengan Baekhyun dan Kris maka dia akan mele-
"WUAH! Ya! Aku suka game! Tapi sudah jarang bermain sih~"
-dak. Yaampun. Bisakah dua makhluk di depan Jongin itu diam seben—
"IYA! Kau benar Kris-ssi! Aku sangat sedih karena Ppoppo hilang waktu aku kelas dua huweee terus aku harus bagaimana!? huweeee!"
-tar.
"YAH! Kalian berdua! Sikkeuro!"
Kris dan Baekhyun menoleh ke arah Jongin.
"Baiklah," ucap Baekhyun. Baekhyun dan Kris kembali memalingkan wajahnya dari Jongin. Jongin bernafas lega, karena akhirnya ia bisa mendapat ketengangan. Inilah situasi langka yang jarang Jongin temukan, ketenangan tanpa ada suara suara berisik mengganggu gendang telinganya.
"HUAHAHAHA KRIS-SSI! ITU SANGAT LUCU! HADUH AOKAOKAOK!"
Jongin freeze. Muncul segi empat siku siku di pelipis Jongin. Alangkah baiknya jika sampai di Paris ia akan periksa ke dokter THT dahulu.
...tbc...
TIMPUK ROCK SEKARANG IKHLAS MAH TwT rock belom bisa nerusin ROSE, kayaknya rock masih kena writer block di ff itu. Ditambah pelajaran rock yang ngebut banget, bayangin aja baru sma beberapa hari udah mau nunggu ulangan. Aseemmm banget dah. Tapi rock usahain bener bener biar bisa lanjut itu ff;3
p.s : rock nggak greedy sama review kok. Jadi yang mau jadi siders silahkan, rock bikin ff juga cuma buat refreshing aja kok :D keep smile readers! ;)
Thanks for Aiiu d'freaky, amaliaexotics, Blacknancho, byunpopof, kaibaekshipper, guest ^^
