Disclaimer :

Naruto - Masashi Kishimoto

Summary :

Anak dari seorang kepala kuil dan wanita ahli sihir, yang ditakdirkan menjadi pemegang senjata kuno yang kemudian mengubah hidupnya menjadi seorang pengembara dan pembasmi yōkai.

Genre : Adventure, Romance, Drama, humor, Dll.

Warning :Typo, Gaje, Abal-abal, ide pasaran, OOC, OC, Alur acak-acakan, Newbie, Penuh kekurangan,DLL.

Rate : M

Pair : (Naruto x Harem)

# Kalau dirasa jelek, silahkan tekan tombol back

.

.

.

.

( Pemangsa Batu )

Pagi hari yang cerah dikota Konoha, di sebuah rumah bergaya tradisional jepang terdapat dua remaja sedang menyantap makan pagi itu dengan tenang tidak seperti biasanya yang sangat ramai oleh tingkah laku mereka.

" Jadi bisa jelaskan tombak itu dan Rubah itu " sambil tunjuk Naruko kepada Rubah yang dibelakang Naruto.

" Hm, aku menemukan tombak ini diruang bawah tanah gudang, dan ini kurama aku menemukannya juga diruang bawah tanah terkurung karena tertancap oleh tombak ini selama lima ratus tahun " ucap Naruto menunjuk Kurama dan tombaknya itu yang ada dibelakangnya.

" Ruang bawah tanah aku baru tahu jika rumah ini memiliki ruang bawah tanah, dan apa benar jika rubah itu terkurung disana selama lima ratus tahun dan kenapa aku tidak pernah merasakan keberadaannya selama ini " ucap panjang lebar Naruko sambil mengelus dagunya seperti detektif.

" Urusai, chibi " ucap Kurama kepada Naruko sedangkan Naruto menahan tawanya agar tidak lepas, Naruko sudah menunduk dan mengeluarkan aura merah crimson membuat rambutnya berkibar.

Kurama yang melihat Naruko mengeluarkan aura seperti itu hanya tersenyum mengerikan memperlihatkan gigi yang tajam lalu meloncat kearah Naruko siap memakannya.

SRIING

" KUSSO, singkirkan tombak ini dari wajahku gaki " ucap Kurama.

" Apa yang ingin kau lakukan kepada Naruko kurama " ucap Naruto sudah bertransformasi kebentuk silumannya.

" Cih, dengan seenaknya memberikan nama " ucap kurama lalu pergi dari hadapan mereka berdua.

" Jadi bisa jelaskan semuanya secara jelas pertemuanmu dengan Rubah itu " ucap Naruko yang sudah kembali seperti semula, Lalu Naruto menjelaskan kejadiannya dimana dia tersandung sampai mencabut tombak dari bahu Kurama.

" Lalu kenapa kau bisa tertangkap monster itu Naruko " ucap Naruto yang sudah kembali kebentuk normalnya.

" Hm, itu saat aku mencari keberadaanmu aku sedikit lengah lagi pula energiku sudah menipis jadi tidak sempat menyerang maupun bertahan " ucap Naruko lalu dia berdiri mengambil tas sekolanya.

" Kau ingin kemana Naruko " ucap Naruto.

" Tentu saja keakademi baka " ucap Naruko, ya pagi ini Naruko dan Naruto akan ke Konoha Gakuen terbukti dari Mereka yang mengenakan seragam Konoha Gakuen ( Seragam Kuoh Gakuen ).

" Kau ingin berangkat sendiri hm " ucap Naruto sambil melipat tamgan didadanya sambil menyeringai tak kala melihat Naruko berhenti berjalan.

" Sebelum itu kita cari Kurama dahulu dia pergi kemana " ucap Naruto lalu berdiru berjalan kearah taman sambil membawa tombaknya itu.

" Kemana rubah itu " ucap Naruko kepada Naruto.

" Tidak tahun yang pasti dia masih disekitar rumah ini karena tombak ini memberitahuku " ucap Naruto.

BYURRR

" HAHAHA " terdengar tawa dari kolam ikan lalu Naruko dan Naruto bergegas kekolam ikan ketika sudah dikolam ikan mereka berdua menemukan Siluman rubah ditengah kolam sedang bermain main dengan ikan.

membuat Naroto dan Naruko sweetdorp

" Hoy, keluar dari dalam kolam itu dan kami akan pergi keakademi " ucap Naruto dan Kurama menoleh kearah sumber suara.

" Akademi?, apa itu sejenis makanan " ucap kurama yang sudah melayang mendekati mereka berdua.

" Akademi adalah sebuah tempat dimana kami bisa belajar " ucap Naruto sedangkan Kurama hanya mengangguk nganguk.

" Aku ikut gaki " ucap kurama lalu melayang dan bertengger dikepala Naruto.

" Apa itu tidak berat Naru " ucap Naruko menunjuk kuraman yang berdiam diri dikepala Naruto.

" Tidak, padahal ukuran badan dia dua kali lebih besar dari pada aku " ucap Naruto.

" Tak usah dupikirkann, ayo kita berangkat bisa bisa nanti kita telat " tambah Naruto lalu berjalan kearah depan yang masih setia memegang tombaknya, dibalas anggukan oleh Naruko lalu berjalan dibelakangnya.

" Kau tunggu didepan gerbang saja Naruko " ucap Naruto berjalan kegarasi rumahnya itu.

" Hai, kamu ingin membawa tombak itu keakademi Naru " ucap Naruko sambil menunjuk tombaknya, lalu Naruto melihat tombak ditangannya dan hal mengejutkan karena tombak itu mengecil lalu berubah menjadi kalung dengan tali merah.

" Lihat tombak ini tidak ingin dipisahkan olehku " ucap bercanda Naruto sedangkan Naruko hanya tersenyum.

" Jangan membawa kendaraan yang tidak sesuai Naru " ucap Naruko lalu meninggalkan Naruto dan mulai berjalan kedepan gerbang depan.

" Are, itu apa gaki ? " tanya kurama sambil memunjuk motor yang ingin dipakai Naruto.

" Ini namanya motor Kurama " ucap Naruto kepada Kurama yang masih ada dikepalanya.

" Apa gunanya benda ini ? " ucap Kurama lagi.

" Lihat saja sendiri kegunaan benda ini " Ucap Naruto yang sudah menaiki motor berwarna hitam dan merah itu lalu Naruto mulai menyalakan mesinnya.

BRUMM

BRUMM

" Dari mana asal suara itu " ucap Kurama sambil memasang mode siaga itu lalu mencari keberadaan suara itu sedangkan Naruto sedang menahan tawa lalu naruto menjalankan motor itu.

" Apa anda menunggu lama ojou-chan " ucap Naruto yang sudah ada didepan Naruko.

" Tidak, kenapa dengan Kurama Naru " tunjuk Naruko kepada kurama yang masih memikirkan suara tadi .

" Hiraukan saja dia, ayo naik " ucap Naruto lalu dibalas anggukan Naruko lalu mulai menaiki motor itu dengan cara memegang lengan Naruto dahulu baru bisa naik kemotor itu karena motor CRF1000L milik Naruto memang tinggi bagi Naruko setelah sudah menaikinya Naruko memeluk pinggang Naruto.

BRUM

BRUM

" Suara itu datang lagi " ucap kurama mengedarkan mandanganya kesegala arah sedengakan Naruko hanya terkiki geli atas tingkah Siluman Rubah itu.

" Suara itu berasal dari Motor ini Kurama " ucap Naruto memberi tahu Kurama lalu dia mengangguk paham.

" Ne, Naru aku ingin membeli hamburger dan hotdog dahulu ya ya " ucap Naruko sedikit memakasa.

" Oke kita akan membeli makanan kesukaanmu itu di Akimici Burger " ucap Naruto.

" Yeay, tetapi Ramen nomor satu " setelah mengucapkan itu Naruko memeluk Naruto erat.

BRUM

" SUGOI!, HAHA" teriak Kurama karena dibawa kebut oleh Naruto sehingga kuping dan ekor yang berjumlah sembilan itu berkibar sehingga menutupi Naruko yang ada dibelakangnya, ya walaupun wujud dan teriakan itu hanya bisa dilihat oleh orang tertentu.

" Jadi ini Akademi itu Naruto " ucap Kurama sambil melihat bangunan didepannya.

" Bukan ini adalah tempat dimana manusia bisa membeli makanan Restoran Kurama, apa kau mau Naruto, Kurama " ucap Naruko, Naruto menganguk dan kurama bingung sedangkan Naruko hanya tersenyum melihat ekspresi Kurama lalu masuk kedalam Restoran itu dan meninggalkan Naruto dan Kurama yang berada didepan restoran itu.

" Jika sudah sampai diakademi jangan buat ulah " ucap Naruto sambil memainkan smartphonenya.

" Hm, benda apa yang kau pegang itu " tanya Kurama yang melihat Naruto memaikan smartphone.

" Ini smartphone, alat komunikasi dan bisa dipakai untuk hiburan " ucap Naruto memberi tahu benda yang dipegangnya itu.

" Kenapa lama sekali gadis kecil itu " ucap Kurama lalu melihat kesekitarnya tetapi berhenti kemobil box yang sedang terparkir itu, Kurama terus memerhatikan mobil box itu dengan serius lalu ketika ingin pergi Naruko sudah muncul dari pintu masuk restoran itu.

" Ayo aku sudah selesai " ucap Naruko sambil mengangkat belanjaan yang lumayan banyak itu.

" Apa itu tidak terlalu berlebihan " ucap Naruto sambil menggaruk kepala bagian belakangnya.

" Yasudah ayo kita berangkat sekarang aku diminta membantu Kaichou memeriksa barang barang baru untuk perpustakaan " ucap Naruko yang sudah berusaha naik motor.

" Sudah ? " ucap Tanya Naruto kepada penumpangnya.

" Hai/cepat gaki " ucap Kurama dan Naruko berbarengan.

BRUMM

Motor yang dikendarai Naruto tiba diparkiran Konoha Gauken lalu datang mobil Lamborghini Huracan warna hitam itu Naruko yang melihat itu hanya tersenyum dan parkir didepan motor milik Naruto lalu keluar dari pintu pengemudi yaitu gadis bersurai hitam, memiliki mata onxy dan berkulit putih memiliki tubuh hampir sama dengan Naruko disusul dari pintu penumpang gadis bersurai unggu, memiliki mata pupil pucat, kulit yang putih tampa cacat dan memiliki tubuh hampir sama dengan Naruko dan temannya yang berambut hitam itu kecuali Payu* ( puasa coyz ).

" Ohayo Naruto-kun " ucap ramah gadis bersurai unggu.

" Ohayo Hinata-chan " ucap Naruto lalu tersenyum membuat Hinata sedikit bullshing karena melihat senyuman itu.

" Ne, apa hanya Naru yang disapa " ucap Naruko.

" Ah, aku lupa ohayo Naruko-chan " ucap Hinata dengam muka memerah malu.

" Naruko-chan banyak sekali makan yang kau bawa ? " Tanya hinata sambil menunjuk paper bag yang dibawa Naruko.

" Ah, ini untuk Naru dan aku tetapi dia ingin makan lebih katanya, dan sepertinya Hinata-chan dan Satsuki-chan membeli makanan yang sama denganku " ucap Naruko sedikit berbohong, apa jadinya jika dia menjawab ini makan untuknya, Naruto dan Kurama alias Siluman rubah Naruto.

" Sejak kapan kau memiliki hewan peliharan Naruto ? " tanya Satsuki sekaligus teman kecilnya.

" Hm, hewan peliharan " ucap Naruto dengan nada bingun kepada Satsuki.

" Hn, apa kau tidak merasa dipundakmu ada apa " ucap Satsuki lalu mendekati Naruto begitu pula hinata.

" Kawai " ucap Satsuki mengangkat rubah berbulu lebat berwarna orange itu ( kurama chibi tetapi memiliki bulu yang lebat dan jumlah ekor 1 ) lalu dipeluk.

' Rubah itu ' batin tidak percaya atas kelakuan Siluman rubah itu.

" Ahaha, ya dia hewan peliharanku hati hati dia sedikit liar " ucap Naruto sambil menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal sedangkan Naruko menepuk jidatnya melihat kelakuan Siluman.

" Sepertinya dia tidak liar Naruto-kun " ucap Hinata yang sudah mengangkat Kurama tinggi tinggi lalu memberikan ke Satuki sedangkan Satsuki yang diberi rubah lucu itu oleh Hinata tampak berbinar lalu memeluk Kurama chibi setelah itu Kurama dipeluk dengan posisi menghadap kedepan dan kepalanya dibawah dada Satsuki.

' Kuso, Rubah sialan ' batin Naruto melihat kurama dipelukan Satsuki.

" Ne, Naru boleh aku membawa dia sebentar ya " Satsuki merajuk dan sedikit ada nada perintah tipikal Uchiha.

" Hai " ucap Naruto sambil menganguk.

" Dan kau Kurama jangan berbuat yang aneh aneh " ucap Naruto kepada hewan peliharaannya.

" Yasudah ayo kita kekelas dan Naruko ikut aku kita akan mengecek apa barang itu sudah tiba " ucap Satsuki memasang wajah datarnya lalu berjalan terlebih dulu, tetapi Naruto sekilas melihat kearah Kurama ternyata Rubah itu tersenyum memgejek Naruto.

' Awas kau kurama ' batin Naruto.

" Hai " ucap Naruko lalu menarik Hinata dan Naruto.

SKIP WAKTU ISTIRAHAT

Sekarang Naruto berada diatap sambil memaikan Smartphonenya lalu memasukan kekantung celanya lagi tak lama kemudian datang tiga gadis dibelakang Naruto yaitu Naruko yang membawa makanan yamg tadi dia beli pagi, Hinata yang membawa makanan yang sama dengan Naruko dan dia membawakan makanan Satsuki, sedangkan Satsuki membawa Kurama dalam mode chibinya itu.

" Apa kau menunggu lama ? " tanya Naruko lalu duduk disamping Naruto diikuti oleh Hinata didepan Naruto dan Satsuki didepan Naruko.

" Kita makan dahulu Suki-chan, bisa kau taruh dulu dia " ucap Hinata kepada Satsuki.

" Hai mama " ucap bercanda Satsuki kepada Hinata, tetapi dia mengangkat tubuh kurama kedepan wajahnya sehingga tertutup oleh tubuh kurama dan seolah olah kurama yamg bicara padah itu suara milik Satsuki, dan membuat ketiga orang disana sweetdrop bersama.

' Apa dia sakit ' batin Naruko melihat tingkah laku teman bermuka tembonya itu.

' Ada apa dengannya ' bati Naruto dan Hinata.

" Ayo makan " ucap Satsuki sambil berwajah coolnya yang sudah menaruh kurama disampingnya lalu membuka bungkus hamburgernya.

" Apa kau mau Kurama-chan " ucap Satsuki.

" Tidak usah Satsuki, Kami sudah membelikanya tadi " lalu Naruto menggambilkan satu Hamburger lalu Kurama berjalan mendekati hamburger yang ditaruh dilantai atap Akademi itu.

" Rubah suka dengan hamburger itu sedikit aneh " ucap Hinata dibalas anggukan oleh semuannya.

" Jadi Bagaimana apa kalian sudah menyelasaikan tugas kalian ? " tanya Naruto kepada Satsuki dan Naruko.

" Hn " jawab Satsuki.

" Belum Naru, barang barang itu belum sampai " ucap Naruko lalu melanjutkan memakan Hotdognya.

" Jadi kalian dari tadi hanya diruang osis " ucap Naruto lalu melanjutkan makannya.

" Hn " ucap Satsuki diikuti anggukan oleh keduannya.

" Are cepat sekali makannya " ucap Hinata melihat hamburger Kurama yang suda habis menyisakan kertas pembukus sebagai alas hamburger tadi.

" Ini kau mau lagi " ucap Naruko memberi Hamburger lagi keKurama.

" Jadi kapan datangnya barang barang itu ? " tanya Naruto sambil memakan hamburgernya keduanya.

" Hn, pulang sekola aku serta osis akan memeriksanya digudang Akademi " ucap Satsuki yang sudah menghabiskan makanannya.

" Kau tahu dari mana Suki-chan " ucap Hinata yang sudah menghabiskan makanannya.

" Aku tadi beri tahu oleh Ibiki-sensei " ucap Satsuki lalu deberi anggukan oleh Hinata dan Naruko.

" Mereka berdua sama sama memiliki Nafsu makan sama " ucap Naruko lalu dibenarkan oleh Satsuki dan Hinata.

TENG

TENG

Suara bel sudah berbunyi pertanda jam istirahat telah selesai, Naruto dan yang lain memasuki kelas dan kurama ikut dengan Naruto, tetapi Naruto kekamar mandi dahulu karena ini perintah kurama.

" Naruto aku akan mencari angin " ucap Kurama lalu mengubah bentuknya ke bentuk normalnya lalu menembus dingding kamar mandi itu.

" Jangan membuat onar " ucap Naruto lalu melanjutkan perjalanannya.

TIME SKIP WAKTU PULANG.

Waktu pulang sudah ditunggu tunggu oleh semua murid dari Akademi itu, ketika banyak orang yang pulang Naruto masih menunggu Kembarannya ditaman Akademi.

" Kemana rubah itu " ucap Naruto yang masih duduk bangku taman itu.

Beralih Kegudang Akademi terdapat sekumpulan remaja perempuan salah satunya Naruko dan Satsuki, Sekumpulan remaja itu adalah osis dari Akademi ini dan diketuai oleh Satsuki Uchiha.

" Apa Hinata tidak menunggumu ? " tanya Naruko kepada satsuki yang berjalan disampingnya.

" Hn, aku sudah memberi tahu padanya dan aku suruh pulang terlebih dahulu karena aku takut Hinata terkena marah oleh Tou-sannya karena menungguku selesai mengecek barang " ucap Satsuki kepda Naruko.

" Jadi bagaimana kau dan sibaka itu Suki-chan " goda Naruko kepada Satsuki.

" Bicara apa kau Naruko " bantah Satsuki dengan pipi yang sedikit bersemu merah.

" Ternyata Kaicho suka denga Naruto " ucap anggota osis.

" Hm benar aku tidak menyangka itu " ucap anggota lainnya diberi anggukan oleh yang lain.

" Urusai yo " ucap Satsuki yang mukanya sudah memerah seperti kepiting rebus lalu berjalan cepat meinggalkan yang lain dibelakang, Sedangkan Naruko dan anggota yang lainnya hanya tertawa melihat tingkah ketuannya itu.

SREEK

Pintu geser ruangan gudang itu terbuka lalu Satsuki dan anggota osis masuk kedalam melihat lihat isinya ternyata adalah buku buku dan ada satu jubah samurai yang sudah sangat tua itu, lalu mereka semua membereskan barang barang ingin dipakai namun salah satu anggota mendekati jubah samurai itu.

KYAA

Lalu semua anggota osis yang sedang merapihkan barang segera berlari kesumber suara dan mendapatkan temannya sudah menjadi batu dengan ekspresi yang amat sangat ketakutan.

" Kenapa dengannya " ucap salah satu anggota osis mundur dengan wajah ketakutan.

JLEBB

JLEBB

JLEBB

Tiga anggota osis yang ada ditempat itu tergigit oleh monster ular yang keluar dari dalam mata jubah samurai itu.

" Siapa yang melakukan ini Naruko " ucap Satsuki sedikit takut melihat teman temannya berubah menjadi batu, lalu Naruko melihat kearah jubah samurai itu dan dari mata jubah samurai itu banyak cahaya merah seperti mata lalu Naruko mundur sedikit lalu mulai berkonsentrasi.

Di taman akademi Naruto masih setia menunggu dan masih memikirkan keberadaan monster rubah itu sekarang, namun Naruto merasakan getaran dari tombak yang menjadi kalungnya itu.

TING

Kalung itu berubah menjadi tombak bermata tiga dengan kain berwarna merah dibawah mata tombaknya, Naruto masih tidak mengerti dengan tombak itu yang tiba tiba berubah menjadi bentuk semulanya.

' Suara dengungan tombak ini masih terdengar dikepalaku ' batin Naruto.

" Naruko! " ucap Naruto entah kenapa dia merasakan firasat buruk tentang kembarannya.

" Gaki kemana bocah chibi itu " ucap Kurama yang sudah kembali dan duduk disampingnya.

" Dan kenapa kau memunculkan tomb- " ucap kuara terpotong karena dia merasakan sesuatu dari belakang gedung yang dibelakangnya itu.

" Kita kegudang Kurama " ucap Naruto lalu berlari kebelakang gudang diikuti Kurama.

" Pemangsa batu " ucap kurama dengan nada sedikit meremehkan.

" Pemangsa batu?, apa kau tau mereka ? " tanya Naruto yang sudah didepan pintu gudang.

" Mereka siluman yang cukup merepotkan, Pemangasa batu akan menarik mangsanya kedalam penghalang miliknya dan mengubah mangsanya menjadi batu tetapi sebelum itu mangsanya akan dibuat takut dahulu baru mereka dimakan olehnya " ucap Kurama, Naruto yang mendengar itu lalu bergegas masuk kedalam gudang.

" Apa kau tau dimana penghalang miliknya Kurama " ucap Naruto yang sudah dalam mode silumannyan kurama menunjuk lorong didepannya bagi orang yang tidak tahu lorong itu seperti lorong biasa tetapi jika mendekat akan langsung dimangsa.

" Bagaimana cara menghancurkannya kurama ? " tanya Naruto mulai maju.

" Menurutmu tombak yang kau pegang itu tombak apa " ucap Kurama, Lalu Naruto berlari meninggalkan Kurama.

JRASS

Naruto membelah penghalang yang menyerupai lorong itu dan beta kagetnya dia ternyata itu terbuat dari batu dan tulang belulah dari pemangsa batu.

" Jika kau tidak keluar sebelum penghalangnya tertutup kau akan terjebak didalam " tambah Kurama.

" Tombak iblis khe, sepertinya mangsaku sangat sepesial " ucap jubah samurai aka pemangsa batu.

Naruto tidak mendengar ucapan siluman didepannya karena dia sedang melihat teman temannya sudah menjadi batu dengan wajah ketakutan kecuali dua orang yang Naruto amat sangat kenal yaitu Naruko dengan Satsuki mereka berdua menjadi batu dengan wajah berani tidak ada ketakutan satupun diwajah mereka.

" Bisa kau lepaskan teman temanku " ucap Naruto kepada

" Khe teman teman dan kau akan menjadi mangsaku " ucap pemangsa batu itu lalu menyerang dengan ular ular yang keluar dari mulutnya.

SYUTT

SYUTT

JRASS

JRASS

Dua ular itu berhasil Naruto tebas dengan tombaknya tetapi mereka lalu Naruto menyerang balik dan musukkan tobaknya kearah dada jubah samurai itu namun itu tidak berpengaruh

" Kau harus mencari bagian Pemangsa Batu yang sesungguhnya baru kau bisa membunuhnya " ucap kurama yang masih berdiam diluar penghalang pemangsa batu dan penghalang itu mulai tertutup perlahan lahan.

JRASS

JRASS

JRASS

Naruto menyerang terus kearah Pemangsa Batu sampai dia lupa dengan pertahan dirinya, lalu tombak iblis itu terjatuh karena serang pemangsa batu berhasil mengenai tangan milik Naruto lalu mode siluman Naruto mulai menghilang terbukti dari rambut panjang itu mulai berjatuhan.

JLEBB

JLEBB

Dua ular itu menggigit Naruto dan perlahan sudah mulai menjadi batu jika saja dia masih masuk dalam mode silumannya mungkin tubuhnya bisa bertahan lebih lama dari serangan ini lalu Naruto menoleh kearah belakang yaitu tepatnya kearah Kurama.

" Ne, Kurama boleh aku meminta satu permintaan lagi " ucap naruto yang setengah tubuhnya sudah jadi batu.

" Tolong selamatkan mereka semua, tolong bawa keluar dari sini " tambah Naruto lalu kurama masih berdiam.

' Ini bukan urusanku, jika pemilik tombak itu tiada maka tidak ada yang bisa memakai tombak itu lagi dan aku akan bebas seperti dulu ' batin Kurama tetapi dia masih memikirkan sesuatu lagi, Naruto sekarang hampir menjadi patung batu hanya menyisakan kepalanay saja.

' Jika ada tombak itu ' batin Naruto sambil melihat tombak yang tergelak dilantai itu.

" Jangan mati disini gaki!, hanya aku yang akan memakanmu " ucap kurama mulai mengambil teman teman Naruto.

" Monter menurut kepada manusia " ucap Pemangsa Batu melihat Kurama mengikuti perintah dari Naruto.

Sebelum Naruto berubah menjadi sepenuhnya dia masih melihat Kurama yang sedang membawa teman temanya keluar penghalang Pemangsa batu lalu Naruto melihat ke tombaknya itu lalu naruto berubah menjadi patung batu sepenuhnya namun tiba tiba tobaknya mengeluarkan percikan listrik berwarna merah dan biru.

WUSSH

JLEBB

Tiba tiba tombak itu terbang dan langsung mengarah kepatung Naryto yang sudah menjadi batu lalu menusuk patung tepat diperut Naruto, hasil tusukan itu bukannya membuat hancur tetapi membuat batu yang menyelimuti tubuh Naruto hancur berkeping keping.

JRASS

Dengan sekali tebas Naruto berhasi memotong semua ular yang menempel pada tubuhnya.

SRINGG

Mucul aura merah kehitaman yang mengelilingi Naruto dan perlahan rambut milik Naruto memanjang sampai menyentuh lantai, pupil Naruto berubah menjadi vertikal dan gigi taring memanjang sedikit.

JRASS

JRASS

JRASS

JRASS

Naruto memotong kedua lengan dan kedua kaki milik Pemangsa Batu itu dan membuat Pemangsa Batu sangat marah lalu menyerang Naruto.

" Cepat jika tidak ingin terjebak " ucap kurama yang tiba tiba datang kembali lalu menahan kedua tembok batu pengehalang milik Pemangsa Batu dengan kedua tangan dan kakinya agar tidak menutup, Naruto yang melihat Kurama tersenyum sambil mengangguk.

" Cih,penghianat monter mamacam apa kau yang menurut manusia dan menolong manusia " ucap Pemangsa Batu lalu keluar banyak ular ular langsung menyerang Kurama.

" ARRRGH " teriak Kurama karena kedua tangan dan kakinya tergigit ular ular milik Pemangsa Batu.

JRASS

Dengan sekali tebasan tombak Naruto Kurama terbebas dari serang tersebut.

" GRR, Kesabaran ku sudah habis RASAKAN SILUMAN RENDAHAN " lalu muncul percikan listrik disalah satu ekor Kurama dan langsung membesar menutupi tubuh Kurama.

DUARRHH

Petir milik kurama berhasil menghancurkan penghalang Pemangsa batu dan petir Kurama menembus atap gudang itu lalu keluar Naruto yang dibawa terbang oleh Kurama, Naruto memandang sekitarnya dari atas ternyata sudah banyak polisi dan awak media sepertinya ini berhubungan dengan hilangnya para anggota osis.

" Mereka kembali Naruto " ucap kurama melihat kearah bawah menemukan Kelabang raksasa yang menuju dirinya, Kelabang itu adalah wujud asli dari Pemangsa Batu.

" Bisa kau urus yang satunya " ucap Naruto kepada Kurama dibalas anggukan olehnya, lalu Naruto melompat dari atas Kurama sambil menghunuskan tombak ke arah Kelabang itu.

JLEBB

Naruto menusuk tepat ditengah tengah kepala Kelabang itu lalu keluar darah berwarna hitam.

BRUSHH

Kurama menyemburkan api yang sangat besar kearah Kelabang satunya lagi hingga terbakar namun Kelabang itu masih hidup.

JLEBB

JRASSS

Naruto menusuk kepala Kelabang itu dan menarik tobaknya hingga kepal Kelabang itu terbelak menjadi dua, akhirnya kedua Kelabang itu jatuh, lalu Naruto yang masih memakai mode Silumannya mendekat kearah anggota osis yang menjadi batu.

CRASS

PYARR

Batu yang ada ditubuh anggota osis pecah dan semua anggota osis sudah kembali menjadi manusia, setelah itu Naruto pergi dengan Kurama yang mulai terbang.

" Kita kemana gaki " ucap Kurama yang sudah melayang menjauh dari Akademi.

" KITA KEPARKIRAN BAKA, BAGAIMANA JIKA NARUKO MECARIKU DISANA DAN AKU TIDAK ADA BISA BISA AKU DIAMUK OLEHNYA " ucap Naruto, lalu terjadi perdebatan antara Naruto dan Kurama.

Dibawah dasar laut terdapat Kekkai berwarna hijau didalam Kekkai itu terdapat Siluman yang sangat besar, memiliki mata besar yang berwarna merah menyala dalam kegelapan dan pola riak air serta ada tomoe dimatanya, memiliki ekor berjumlah sepuluh namun salah satu ekornya terpotong.

" Sudah mulai " ucap Siluman itu lalu menyeringan mengerikan.

TBC..

.

.

.

.

SORRY BRO KALO JELEK YA..

DAN UNTUK FIC SATUNYA LAGI SAYA MASIH BINGGUNG MELANJUTAKAN ATAU HAPUS KARENA DATA DATA FIC ITU KEHAPUS LAGI...