Maaf ya judul yang di chapter satu itu salah :v soalnya abis di revisi :v
lanjut aja yaa daripada kebanyakan bacot wkwk
FEELING ME? (CHANBAEK)
Cast : Park Chanyeol x Byun Baekhyun, Kim Jongin (Kai) x Do Kyungsoo and others
Disclaimer : Fanfic ini murni buatan Yuta, tanpa ada copas sedikit pun dari cerita manapun. Mohon maaf bila ada kesamaan, itu tidak disengaja. Fanfic ini hanya terinspirasi dari beberapa pengalaman Yuta selama ini/? #bapercoy xD
Para tokoh bukan punya siapa-siapa/? Yuta juga juga bukan punya siapa-siapa xD #abaikan
Summary : udah ada ya, males ngetik lagi Bhaq! :v
Warning : YAOI, LEMON, SHOUNEN-AI, BOYSLOVE, MATURE CONTENT, Typos, Yang ga suka sama yang berbau homo atau maho/? Mendingan pulang aja/? '-' Mungkin akan banyak NC di chapter-chapter yang akan datang. Monggo yang minat silahkan di baca #kedip2
CHECK THIS OUT!
.
"hey, apa kau mendengarkan aku? bangun yeol! yak jangan bercanda, ini tidak lucu sama sekali asal kau tau" Baekhyun mengerucutkan bibirnya dengan imut.
"oow, sepertinya Chanyeol memang benar-benar pingsan baek, cepat beri dia nafas buatan" saran Kai.
"oh tidak, itu tidak akan terjadi, aku tidak mau melakukannya!" Baekhyun mulai terisak-isak.
"tapi Chanyeol pingsan begitu karena dirimu baek" Kyungsoo menambahkan
"kenapa tidak kalian berdua saja yang memberi dia nafas buatan hah?"
"woohh Chanyeol sudah sekarat! cepat lakukan baek! atau dia akan mati!" teriak Kai melebih-lebihkan.
"haishh baiklah baiklah!" sewot Baekhyun.
'oh tuhan, mengapa kau membiarkan bibirku yang manis dan polos ini bersentuhan dengan bibirnya yang menyebalkan dan tidak perawan(?) ini ya tuhan? apa salahku? aku tidak rela ciuman pertamaku di renggut oleh makhluk jelek ini huweee' batin Baekhyun meratapi nasibnya.Baekhyun mendekatkan bibir tipisnya pada bibir tebal Chanyeol.
3 cm..
2 cm..
1 cm..
CUP!
Baekhyun membulatkan matanya sempurna saat Chanyeol tiba-tiba yang mencium bibirnya terlebih dahulu. Baekhyun hendak mengelak tapi ia merasakan tengkuknya ditahan oleh tangan yang besar, yaps itu tangan Chanyeol. Chanyeol mulai melumat lembut bibir tipis Baekhyun meskipun yang dilumat selalu berontak. Baekhyun mendorong dada Chanyeol dengan sekuat tenaga dan akhirnya ciuman itupun terlepas.
"hah hahh" Baekhyun terengah-engah dan memandang Chanyeol dengan tatapan seperti anak kecil yang habis diperkosa oleh ahjussi-ahjussi mesum
"KALIAN SEMUA MENYEBALKAN!" setelah berteriak dengan 5 oktafnya, Baekhyun berlari meninggalkan lapangan olahraga indoor itu.
"HAHAHAHAHAHAHA! kau lihat bagaimana ekspresinya? pipi Baekhyun merona sekali seperti pantat monyet hahah" kikik Kyungsoo
"aku yakin dia juga menyukaimu Park, hanya dia malu saja untuk mengungkapkannya" tambah Kai
"entahlah, tapi aku sangat beruntung sekali menjadi First Kissnya. Sepertinya aku harus mentraktir kalian besok, dan Kyungsoo, kau dapat jatah paling banyak berkat ide jenius mu itu hahaha" Chanyeol bangun dari acara 'mari berpura-pura pingsan demi mendapatkan ciuman pertama Baekhyun bersama Chanyeol' nya dan berlalu meninggalkan sepasang sahabat yang menjadi sepasang kekasih itu.
.
Kini Baekhyun sedang di depan wastafel kamar mandi di sekolahnya membersihkan, mencuci atau lebih tepatnya menggosok-gosokkan bibirnya dengan air kran yang mengalir.
"huweee bibirku terkontaminasi~ cepatlah bersih dan higienis lagi wahai bibirku sayang" monolog Baekhyun
"percuma, kau gosok sampai bibirmu rata juga tidak akan mengembalikan ciuman pertamamu baek" Chanyeol tiba-tiba bersuara dengan santainya sambil menyender di pintu masuk kamar mandi dengan tangan yang dimasukan kedalam saku celana seragamnya.
"aku tidak peduli! mau apa lagi kau kesini eoh?"
"ingin melanjutkan yang tadi" ucap Chanyeol kelewat santai
"yak! dalam mimpimu saja sana! kenapa kau melakukan itu Park? hahh kau benar-benar jahat dan menyebalkan!" Baekhyun mengelap bibirnya yang habis 'dicuci' dengan tissue.
'karena kau cinta pertamaku Baek'"kenapa kau diam saja eoh? awas minggir! kau menghalangi jalanku! aku mau pulang!" Baekhyun menabrak tubuh Chanyeol dan melewatinya.
Chanyeol masih berdiam diri disana tersenyum sendiri sambil memegang bibirnya.
'akhirnya aku mendapatkannya, walaupun itu terkesan seperti pemaksaan yang terencana(?) tapi aku sungguh bahagia asal kau tau Baek' .
"ada kejadian yang paling menyebalkan dan tidak akan pernah aku lupakan seumur hidupku umma" hiperbola Baekhyun sambil menyebikan bibirnya menyerupai bebeknya Chen(?)
"aishh kau seperti seorang gadis yang sedang datang bulan saja kkkk~" ledek sang umma
"jinjja! kenapa hari ini begitu menyebalkan?! Chanyeol, Kai, Kyungsoo dan umma sama saja! semuanya menyebalkan!" rengek Baekhyun lalu menaikin tangga menuju kamarnya.
"umma hanya bercanda sayang~ jika kau lapar turunlah, makanan sudah umma siapkan ya sayang~" teriak umma pada Baekhyun yang sudah di kamar.
.
Tepat pukul jam 7 Baekhyun menyelesaikan makan malamnya. Namun tiba-tiba saja Baekhyun ingin Ice Cream rasa Strawberry kesukaannya, dan ia memutuskan untuk pergi ke toko swalayan terdekat seorang diri.
"umma, aku pergi dulu sebentar ya, aku tiba-tiba ingin Ice Cream"
"ne sayang, hati-hati" ucap sang umma yang sedang mencuci piring di dapur.
.
"totalnya jadi 1,000 won" ucap kasir yang menghitung belanjaan Baekhyun.
"ah ini, khamsahamnida" setelah membayar, Baekhyun langsung membuka Icre Cream itu dan langsung menyantapnya dengan khidmat(?).
Saat dirinya melewati sebuah taman, Baekhyun melihat sosok lelaki tinggi yang di kenalnya disebrang sana sedang mencium pipi seorang gadis cantik yang memiliki tinggi badan yang menurut Baekhyun lumayan tinggi untuk ukuran seorang gadis. Gadis itu lalu memasuki apartemen itu lalu sang lelaki menaiki mobilnya dan pergi begitu saja.
'setelah dengan kurang ajarnya kau merebut ciuman pertamaku, kau seenaknya sudah mencium gadis lain. Apa tujuanmu sebenarnya Park?'
Baekhyun meremas bagian kiri dadanya yang terasa sangat sesak. Baekhyun ingin menangis saat itu. Ia bingung dengan perasaan aneh yang tengah ia rasakan kini.
.
.
TBC / END ?
Maaf kalo banyak typo dan ceritanya agak pasaran :v
Sebenernya ini cerita udah Yuta bikin hampir mau selesai, ya pasti Yuta lanjutinlah haha~
biar kaya orang-orang aja gitu, makanya Yuta tulis TBC/END wkwk :v
Silahkan reviewnya cantik, ganteng ;;)
See you in the next Chap!
