I even cursed myself for writing this oneshot fic instead of my graduation thesis….. Di sela-sela bikin revisi, ele biasa lihat-lihat video kucing atau anjing besar di internet.. Eh, malah pingin bikin oneshot… Salah siapa coba?
.
.
.
.
Title: Joongie's Day Out (From Yunho's Little Babyboo drabbles)
Disclaimer: Semua tokoh dalam fanfic ini milik dirinya sendiri. fanfic ini milik Xiahtic4Cassie. Apabila ada kesamaan dengan fanfic lain, maka itu hanya kebetulan.
Warning: Typo(s), BIG age gap, DLDR. (Drabble ini bukan boyxboy ya.. Yunho hanya kelewat sayang sama baby Joongie)
-EleBear25/Xiahtic4Cassie- 1 Mei 2016 (Anggap aja traktiran dari ele mumpung besok ele 21 tahun lol)
.
.
.
.
(Setting waktu: Jaejoong usia 5 bulan, Yunho usia 24 tahun)
Jung Yunho terlihat bersemangat hari ini. Pasalnya, kakak beserta suami dan anaknya akan datang berkunjung ke rumah barunya. Namun sayangnya, adik durhaka ini bukan senang karena kakaknya akan datang tetapi karena keponakan satu-satunya yang paling manis sejagat raya akan datang bersama ibunya tentu saja. Yunho sangat menyayangi Babyboo nya karena dibalik wajah maskulinnya ini Yunho sebenarnya adalah penyuka anak-anak terutama yang manis. Tapi Jaejoong adalah kesayangannya yang istimewa, bahkan kakaknya mengatai Yunho "Joongie-pabo" (seperti ddal-pabo) karena tergila-gila pada Jaejoong ketika ia melihat Jaejoong yang masih tertidur di dalam inkubator.
Kalian tahu? Yunho bahkan membeli karpet, kasur, dan bantal bayi beserta mainannya khusus untuk baby Joongie-nya. Yunho bahkan berpikir terlalu jauh sehingga ia sudah menyiapkan kamar khusus untuk Jaejoong yang berisi berbagai boneka, buku, dan mainan agar ketika Jaejoong sudah besar ingin menginap di rumahnya, Jaejoong dapat menempati kamar itu.
Kembali ke tokoh utama kita, Yunho menghela napas melihat karpet dan kasur bayi yang sudah ia gelar di sunroom rumahnya yang teduh. Sunroom rumah Yunho dikelilingi oleh taman yang luas dan sengaja ia siapkan untuk keluarganya berkumpul.
"GUKK!" suara gonggongan anjing membuat Yunho menengok.
"Geurae, boys! Uri baby Joongie akan datang hari ini, kalian harus bersikap baik okay?" kata Yunho pada keempat anjing Siberian Husky-nya. Keempat anjing itu berukuran sangat besar hingga Yunho sempat mengira ia salah membeli serigala, bukan anjing.
Tidak lama kemudian, bel rumah Yunho berbunyi dan ia yakin itu baby Joongie-nya (ia bahkan melupakan kakak dan suami kakaknya). Pelayan membukakan pintu dan ketiganya pun diarahkan ke sunroom dimana Yunho sudah menunggu (baby Joongie). Ketika pelayan membukakan pintu sunroom,
"BABY JOONGIE!" Jaejoong yang sedang tidur digendongan ayahnya pun terlonjak kaget dan menangis.
"JUNG YUNHO!" teriak kakaknya yang sebal karena adiknya mengagetkan Jaejoong. Mendengar teriakkan ibunya, Jaejoong semakin keras menangis.
"NOONA! BABY JOONGIE MENANGIS MENDENGAR SUARAMU!" teriak Yunho pada kakaknya.
"DIA MENANGIS GARA-GARA KAU BODOH!" balas kakaknya Yunho.
Sementara itu, Jaejoong terus menangis karena mendengar 2 orang dewasa (yang tidak dewasa) saling berteriak satu sama lain sedangkan ayahnya hanya tersenyum adem (menahan kesal) melihat tingkah kakak beradik ini.
.
.
Kakak beradik itu duduk bersimpuh di depan ayah Jaejoong yang duduk di kursi di depan mereka. Tadi keduanya dimarahi habis-habisan sementara Jaejoong diam melihat ayahnya sambil menggigit mainan karetnya.
Sekarang Jaejoong sedang telentang di atas kasur yang sudah disiapkan Yunho tadi sementara Yunho masih duduk bersimpuh di samping kakaknya sambil merenggut 'padahal aku ingin main dengan baby Joongie' dan seterusnya. Sementara itu Jaejoong, bayi lucu kita sedang mengoceh sendiri atau mungkin pada anjing-anjing milik Yunho yang penasaran dengan this human's little bunddle .
Keempat anjing Yunho pelan-pelan mendekati Jaejoong yang sedang mengoceh entah pada siapa. Ketika mata Jaejoong menangkap keempat anjing Yunho, Jaejoong tertawa riang. Sementara itu sang paman sekaligus pemilik anjing masih menerima kuliah gratis dari kakak iparnya yang sedang menceramahi istri dan adik iparnya yang kekanak-kanakan itu.
Empat anjing raksasa milik Yunho sudah mengelilingi Jaejoong. Jika orang awam melihatnya, mungkin mereka mengira Jaejoong sedang dalam bahaya, namun keempat anjing itu mengendus dan menyerukkan hidungnya ke perut Jaejoong. Jaejoong yang kegelian pun merasa senang karena memiliki 'teman' bermain.
Entah tidak sadar atau bagaimana, ketiga orang dewasa yang sedang sibuk dengan satu sama lain itu pun tidak sadar kalau 2 anjing milik Yunho menggigit dan menarik karpet yang menjadi alas kasur Jaejoong keluar dari sunroom menuju taman. Jaejoong yang tidak tahu apa-apa pun hanya tertawa senang karena ia merasa dirinya bergerak.
Beberapa lama kemudian, ketika kuliah gratisnya telah selesai, Yunho pun menengok dengan wajah bodohnya karena akhirnya ia bisa bermain dengan baby Joongie-nya. Namun yang ia dapati ketika menengok ke arah letak kasur Jaejoong sebelumnya adalah lantai yang kosong. Tanpa kasur, tanpa , kakaknya serta suaminya pun panik setengah mati. Tidak mungkin ada penculik dan Jaejoong pun bahkan belum bisa tengkurap.
"ASTAGA, JIHOON, INI GARA-GARA KAU!" omel kakak Yunho pada suaminya.
"BABY JOONGIE, DIMANA KAU, SUGAR?!" teriak Yunho dan mendapat sebuah (dua buah) pulukan telak di kepalanya.
"DONGSAENG BODOH, KAU TIDAK BERHARAP JOONGIE AKAN MENJAWABMU KAN?! LALU APA-APAAN ITU 'SUGAR'?!" omel kakak Yunho. Yunho merenggut kesal karena hari ini ia serba salah.
"Lebih baik kita cari di taman." Usul ayah Jaejoong.
Ketiganya mencari Jaejoong di taman. Yunho pun sadar kalau keempat anjingnya juga menghilang. "Astaga, jangan-jangan..."
"Jangan-jangan apa?" tanya kakak Yunho.
"BOYS!" teriak Yunho sambil bersiul memanggil anjingnya. Panggilan Yunho langsung dijawab salah satu anjingnya dengan gonggongan. Yunho pun menghampiri asal suara gonggongan tersebut dan diikuti oleh kakaknya.
Yunho berhenti di dekat sebuah pohon yang rindang di sisi lain taman. Ketiganya pun mendapati anjing-anjing Yunho mengelilingi Jaejoong yang sedang tengkurap sambil mengoceh. Jaejoong terlihat senang dikelilingi oleh anjing-anjing besar Yunho yang berbulu lembut. Sementara itu ketiga anjing Yunho sedang telentang, bermain dengan Jaejoong dan satunya menunggu Yunho datang. Jika kalian membayangkannya, situasi Jaejoong dan anjing-anjing Yunho sangatlah menggemaskan.
Ketiganya lega karena Jaejoong baik-baik saja. Ternyata anjing-anjing Yunho menyukai Jaejoong dan ingin bermain bersama Jaejoong.
... Lalu, tiba-tiba kakak Yunho teringat sesuatu.
"ASTAGA JUNG YUNHO, GARA-GARA KAU AKU MELEWATKAN MOMEN JAEJOONG TENGKURAP UNTUK PERTAMA KALINYA!" teriak kakak Yunho.
"KENAPA AKU LAGI YANG SALAH?!"
.:END:.
Ho ho ho.. biarkan ele selesaikan skripsi ele dulu ya.. deadline nya 15 Mei setelah itu baru lanjut fanfic lain. Apa di antara readers yang tinggal di daerah Jakarta, ada yang tahu Ennichisai di blok M? Adakah yang berniat pergi kesana? Kalau ada, ayo bertemu! It will be fun if I can meet some of you~
