Review balasan for chapter 1

mifta cinya: tau aja nih kamu, wah kamu keren bisa nebak ff saya. Daebak! Trimakasih ya..

Septianurmalit1: Ok dilanjut, iya buat ikutan ngramaiin ultahnya abang epil kkkkk. Makasih udah sukai ff ini..

Awaelfkyu13: di ff yang ini Kyuhyun lagi gak jadi anak kembar, mungkin kalau baca yang chapter 2 ini kamu udah gak bingung hehehe tapi makin gak ngerti kkkkk. Wah makasih banget udah suka sama ini ff…

Kimmie179: hehe, iya chingu, makasih ya

Sparkyubum: siapa hyung kyuhyun? Chapter 2 ini yang akan menjawab kkkkk. Ya gini aja deh biar gampang diisi pake rupiah juga boleh hehe. Makasih

AinKyu: yaa udah ketebak lagi, kkkk udah pada hafal sama saya ya kalo saya suka pake cast kibum dan kyuhyun hehe. makasih

.

.

Dan dengan suasana hati yang lesu, hyung kyuhyun sampai dirumahnya, tepat pukul 10.00 KST, helaan nafas lega keluar tatkala melihat gundukan di ranjang miliknya juga adiknya. Ia melangkahkan kakinya ke kamar mandi, sungguh ia terkejut bukan main mendapati sesosok makhluk tinggi berdiri memunggunginya berdiri didepan pintu kamar mandi

"kibum hyung, palli kajja, kau lama sekali mandinya" kyuhyun berbalik dan ternyata matanya terpejam, nah lho, kyuhyun ternyata seorang sleep walker, mungkin ketularan tetangganya yang bernama Kim Taeyeon, kabarnya yeoja imut tersebut juga seorang sleep walker, kkkkkk. Kyuhyunpun berbalik dan kembali ke kamarnya

"aigoo, kyuhyun mengigau?" hyung kyuhyun atau yang sudah diketahui namanya adalah kibum menengok kedalam kamar, kyuhyun sudah kembali bergelung dengan selimutnya

"sejak kapan anak itu punya kebiasaan mengigau seperti itu? Hiiy" kibum bergidik sendiri, setelahnya ia masuk kekamar mandi.

"kata radio, sebaiknya mencuci tangan setelah bepergian dan sebelum tidur" gumam kibum lagi, setelahnya ia menyusul kyuhyun tidur

Kibum dan kyuhyun kenapa seperti menuruti kata-kata radio?

Karena dulunya orangtua KiHyun adalah seorang penyiar radio, dan karena suatu masalah, mereka diberhentikan menjadi penyiar, setelahnya mereka memutuskan untuk bekerja di negeri orang demi memenuhi kebutuhan KiHyun, namun nyatanya kehidupan KiHyun tidak sebaik yang diharapkan mengingat susah sekali berkomunikasi dengan orangtuanga di taiwan sana.

.

.

Matahari tampak masih malu-malu menunjukkan dirinya, ia masih bersembunyi dibalik awan mendung pagi ini #bilang aja mendung hehe

Kibum beranjak dari tidurnya, mandi pagi dan memakai baju hangat, badannya sudah lebih baik sekarang, bahkan ia sudah bisa membuat sarapan, tak lupa ia meminum obat pemberian kyuhyun.

"lebih baik aku pergi sekarang sebelum terlambat, tapi ini memang sudah terlambat, ini sudah tanggal 3" gumam kibum dan mempercepat sarapannya, dan menenggak obatnya. Kibum menuju kamar tidur lagi

"kyu-ah, kyu-ah" kibum mengguncang tubuh kyuhyun

"eung,," erangan terdengar dibalik selimut itu

"hyung keluar sebentar, sarapanmu ada dimeja" ucap kibum

"tapikan hyung masih sakit" ucap kyuhyun serak

"hyung ingin jalan-jalan didekat sini" jawab kibum

"eung, yaya, jangan terlalu lelah" nasehat kyuhyun namun matanya tidak ia buka

"ara" jawab kibum setelahnya ia keluar rumah, dan kyuhyun melanjutkan tidurnya

.

.

Kibum berjalan bak orang linglung, berkali-kali ia mengacak rambutnya frustasi, hadiah apa yang akan ia berikan pada kyuhyun? Hari sudah menjelang siang, dan kibum belum menemukan kado yang pas untuk adik kembarnya. Ia duduk di meja taman yang semalam ia duduki. Memejamkan mata berharap ada ide yang muncul ketika membukanya.

5 detik...

10 detik...

20 detik...

1 menit...

Kibum membuka mata..

"WAAAA...!" pekiknya dan hampir saja terjungkal jika tidak ada tangan yang memegangnya. Bagaimana tidak kaget jika saat membuka mata ada wajah yang begitu dekat dengan wajahmu?

"ryeowook-ssi! apa yang kau lakukan?!" kibum sedikit menjauhkan tubuhnya dari ryeowook yang teryata si pengamat wajah kibum

"hehe, mian, aku membuatmu kaget, kukira terjadi sesuatu padamu" jawab ryeowook malu-malu

"hoohh" kibum mengelus dadanya "kenapa wajahmu begitu dekat,eoh?" tanya kibum sedikit kesal

"aku hanya mengamati wajahmu saja, wajahmu halus, kau perawatan dimana?" tanya ryeowook berbinar

"mwo? Perawatan? Hahaha, aigoo" kibum malah tertawa

"kenapa tertawa?" ryeowook mengernyit

"untuk apa aku melakukan perawatan, sudah bisa makan sehari satu kali saja aku sudah bersyukur" jawab kibum jujur

"apa maksudmu?" tanya ryeowook bingung

"hmmh, orangtuaku bekerja diluar negeri tapi sulit dihubungi, jadinya untuk makan saja harus bekerja sendiri" jawab kibum curhat

"jinjja? Kau bekerja? Pasti kau lelah" ryeowook berdiri dan malah memijit bahu kibum

"hey, apa yang kau lakukan?" kibum berdiri, ia sedikit risih dengan ryeowook sekarang

"mi-mian, eomma ku selalu melakukan itu padaku jika aku bilang aku habis melakukan sesuatu" ryeowook menunduk

"tapi jangan melakukan itu pada semua orang juga" kibum seperti tidak suka ,selama ini hanya adiknya yang boleh menyentuhnya.

"a-aku pergi saja" ryeowook akan beranjak sebelum tangan kibum mencengkeram lengannya

"mau kemana? Maafkan kata-kataku, aku hanya tidak terbiasa disentuh oranglain" kibum meralat kata-katanya, dan berhasil, ryeowook kembali duduk dibangkunya

"disentuh?" tanya ryeowook bingung

"ah-begini, kau jangan salah paham dulu, maksudku, aku biasa dipijat adikku jika sedang kelelahan" jawab kibum menjelaskan

"o-ooh, jadi kau punya adik" ryeowook sedikit kecewa

"eum, tentu saja, kapan-kapan kukenalkan kau dengannya" ucap kibum mantap

"okey~" jawab ryeowook mendesah

~Life couldn't better, ooh yehyeah..jigeumkaji mo-~

"yeobeosseyo, ne eomma?" ucap ryeowook setelah mengangkat ponselnya yang tadi terdengar ada nada deringnya lagu Super Junior-Miracle

"ne, aku pulang sekarang"

PIP

"kau akan pulang?" tanya kibum

"eum" ryeowook mengangguk

"oh, okey" kibum seperti tidak rela ryeowook akan pulang, pasalnya dia sedang butuh teman saat ini. ryeowook melihat kebawah dan sedikit berfikir

"euuummm, kajja, kau kerumahku saja" dan seketika ryeowook langsung mencengkeram lengan kibum

"he-hey, aku bisa berjalan sendiri" kibum protes digandeng kayak peliharaan seperti itu, kkkkk

"andwae, nanti kau hilang, eomma ku sering melakukan ini jika sedang jalan-jalan denganku" jawab ryeowook cuek, sebenarnya dia sangat senang bisa membawa ah, bukan-menculik teman barunya dan teman satu-satunya.

.

.

Sesampainya dirumah ryeowook

"ryeowook-ah, siapa yang kau bawa ini?" tanya eomma ryeowook curiga dan langsung menarik ryeowook didekatnya, kibum hanya nyengir sopan #gimana tuh?

"anyeong ahujmma" sapa kibum

"nuguseyo?" tanya eomma ryeowook

"dia temanku eomma?" ryeowook yang menjawab

"teman?" tanya eomma tidak percaya

"ah, kenalkan, namanya" jeda" namanyaaaa~" ryeowook memberi kode mata pada kibum agar ia menyebutkan namanya, ryeowook merutuki dirinya yang lupa lagi menanyakan nama kibum.

"ah, choneun kibum imnida, bangapseumnida" kibum membungkuk ala orang korea memperkenalkan diri

"aaahh, yayaya namanya kibum eomma!" seru ryeowook girang mengetahui nama kibum, bahkan ia bertepuk tangan

.

.

Diruang tengah... sudah setengah jam eomma,ryeowook, dan kibum diam, tidak ada hal yang dibicarakan, sudah puluhan kali kibum menghela nafas bosan.

"a-ahjumma-"

"eomma, aku lapar, kajja kita makan" ryeowook yang tahu akan maksud kibum yang pasti ingin pamit, mencoba menggagalkannya

"ahjumma, mian-"

"kajja eomma, aahh kibum-ah, kajja kita makan siang dulu" ajak ryeowook ceria

"ah, tapi ryeowook hyung, aku-"

"sudah ayoo" ryeowook menarik tangan eomma dan kibum menuju ruang makan

"waaah, eomma masak enak hari ini" ryeowook langsung mengambilkan mangkuk dan mengisinya dengan nasi lalu diberikan pada kibum

"jja, makanlah, jangan sungkan" titah ryeowook

"ryeowook-ah" peringat eomma

"eomma~ dia temanku" balas ryeowook, eomma sudah tidak bisa apa-apa jika ryeowook sudah memutuskan

"a-tapi ryeowook hyung-"

"sudah palli makan-makan-makan" ryeowook menyuruh atau bisa dibilang maksa?kkkkk

Kibum memasang wajah melas dan mengatupkan telapak tangan didepan dada

"ryeowook hyung, ahjumma, aku mohon, ijinkan aku meminjam kamar kecil, aku sudah tidak tahan"

Oik...? tringtingtingting... kedip-kedip-kedip

Ternyata itu yang ingin kibum ucapkan dari tadi,,ooohhh

.

.

.

Makan sudah, kini kibum menemani ryeowook dikamarnya, ia gelisah memikirkan kado kyuhyun, ryeowook sepertinya tidak akan mengijinkan kibum pulang.

"ryeowook-ah, appa pulang nak~" seru suara appa ryeowook dan berdiri dipintu kamar ryeowook yang terbuka

"appa?" gumam ryeowook

"ryeowook-ah, lihat appa bawa apa?" appa mengangkat sebuah buku ditangannya, eomma berada dibelakang appa juga membawa sesuatu.

"?" ryeowook mengernyit dan menghampiri appanya, seketika matanya membulat mengetahui jenis buku itu

"buku resep...!" ryeowook langsung heboh sendiri, baru kali ini ia segirang ini jika appanya membelikan hadiah tiap bulan

"itu untuk mengganti hadiah appa yang kemarin" ucap appa, kibum ikut bergabung disana

"anyeong ahjussi" sapa kibum sopan

"si-siapa kau?" tanya appa

"dia temanku appa" ryeowook lagi yang menjawab

"ah, ryeowook-ah" panggil eomma

"ne,eomma?"

"kau benar tidak menginginkan benda ini kan?" eomma mengangkat barang yang dibawanya. Kibum terbelalak ketika melihat benda itu, benda yang diidam-idamkannya, yang hendak ia beli ditoko namun keduluan.

"eum, eomma buang saja" jawab ryeowook dan kembali membaca buku resepnya. Kibum terlihat kesal

'enak saja dibuang'

"baiklah, eomma berikan saja pada temanmu ini ya?" ucap eomma, ryeowook menatap eomma, lalu kibum

"kau mau?" tanya ryeowook

'tentu saja, barang idaman gua gitu lho, masa lu seenaknya aje maen buang-buangan?' batin kibum, dia hanya mengangguk

"jja, ambilah" eomma menyodorkan barang itu dan kibum menerimanya

"a-eh, ahjumma,ahjussi, aku harus membayarnya, tunggu sebentar" kibum merogoh sakunya dan mengambil uang hasil kumpulannya.

"ini, terimakasih ahjumma,terimakasih ahjussi dan trimakasih ryeowook hyung" kibum berbinar-binar wajahnya

"ah, kibum-ah kau tidak perlu melakukan ini" eomma mengembalikan uang itu namun kibum menolaknya

"ah, tidak apa-apa, oh iya, aku harus pulang, adikku pasti menungguku, sampai jumpa ryeowook hyung, kapan-kapan datanglah kerumahku" kibum berbicara cepat agar ryeowook tidak menyelanya untuk menahannya dirumah setelahnya ia bergegas pulang

"kibum-ah...!" panggil ryeowook, benarkan dia gak rela kibum pulang

"ryeowook-ah, temanmu itu punya rumah, biarkan dia pulang" ucap eomma

"benar ryeowook-ah, diakan tadi juga sudah bilang kau boleh main kerumahnya" tambah appa

"okey" desah ryeowook

.

.

Kibum pulang dengan hati riang, dia bersiul-siul sepanjang jalan, tersenyum sana-sini, menyapa orang yang tidak dikenal, berputar-putar, hingga

PLAK..!

"omo! Kenapa bisa lupa?" yang 'plak' tadi suara kibum menepuk jidatnya, ia memutar balik arah dan mencari toko yang tadi sempat ia lewati

"noona, aku mau kertas kado warna biru bergambar bola,ada?" tanya kibum ditoko. Pemilik toko yang cantik namun sadis tidak menanggapi ucapan kibum dan langsung mengambilkan kertas kado yang diminta kibum

"berapa harganya?"

Noona toko menunjuk papan yang tertera harga disana

"aah, baiklah, ini" kibum memberikan uang dengan sedikit ngeri

Setelah noona itu memberikan uang kembalian pada kibum, kibum langsung berlari secepat yang ia bisa.

.

.

Kini, kibum berada ditaman yang tadi pagi ia duduki bersama ryeowook, ia membungkus kado itu disana, rencananya setelah ini kibum ingin segera langsung memberikannya pada kyuhyun.

"semoga kau suka kyu" kibum langsung berjalan dengan semangat empat lima dan senyum lima jari menhisasi wajah tampannya, tidak perlu takut giginya kering, karena kibum yang pintar tahu tidak ada gigi yang kering kecuali gigi itu copot, kkkk

.

.

"kyuuuu,,,hyung pulang...!" seru kibum, namun tidak ada jawaban "kyuuuu?"

"hello"

"spada"

"ada orang didalam?"

"yuhuu"

"anybody home"

"si tampan pulang"

Kibum mengintip disetiap sudut ruangan, namun ia tidak menemukan kyuhyun, menghela nafas dan berbalik, seketika...

"DORRR...!"

"WAAAA...!"

"bwahahahahahahahaha...kena kau hyung...!" ternyata kyuhyun tadi bersembunyi dibalik pintu dan membuntuti kibum dibelakangnya saat kibum mencari kyuhyun didalam rumah

"kau ini, untung saja aku tidak punya lemah jantung!" omel kibum

"habisnya hyung sih, seharian ini kemana saja,eoh? Tidak mengajakku pula, aku kan jadi sendirian gitu lho hyung dirumah, ih gak banget deh" nah lho, kyuhyun dapet kata-kata begituan darimana coba? Bukan saya lho yang ngajarin

"ini" kibum menyodorkan kado yang tadi dibawanya dan tersenyum ceria

Bagaimana reaksi kyuhyun? Terkejut terus mangap-mangap ala goyang dumang sekalian ikutan joget?

.

.

"apa ini hyung?" pertanyaan yang bi-a-sa tanpa nada atau cengkokan khas sinden jawa

"SAENGIL CHUKKAE KYUHYUN-AH...!" seru kibum dengan suara beratnya namun terdengar agak cempreng

"aiiihhhiiy, bisa kau pelankan suaramu hyung?" kyuhyun menutup telinganya

"aku sedang bahagia kyu, hari ini kau ulangtahun, selamaaattt..!" sekali lagi kibum berseru

"aku tahu, hmm karena kau sudah sangat baik dan memberikanku hadiah, jadi..." jawab kyuhyun menggantung

"jadi apa?" tanya kibum

"GAMSAHAMNIDA KIBUM HYUNG...!" kini suara kyuhyun yang tak kalah sumbang juga menggema dirumah mini tersebut

"aihiy, suaramu lebih parah ternyata,,jja buka kadonya cepat" titah kibum tidak sabaran

"ck, kemarikan" kyuhyun mengambil kado yang masih ditangan kibum dan membukanya. Kibum sudah menanti-nanti reaksi adiknya, setelah terbuka, kibum menggigit bibir bawahnya menantikan ekspresi+reaksi kyuhyun.

Namun apa yang terjadi saudara-saudara...

Kyuhyun menatap kado itu dan kibum bergantian

1

2

3

"RADIO...!" seru kyuhyun tiba-tiba, dan setelahnya ia berhambur memeluk kibum "gomawo kibum hyung, kau memberikan hadiah yang sangat kuimpikan selama ini, gomawo-gomawo-gomawo...!" tak henti-hentinya kyuhyun mengucapkan terimakasih dan bahkan ia menciumi kibum bertubi-tubi.

"hahaha, sama-sama kyu-ah, aku sudah tahu kau akan suka, sekarang kita bisa mendengarkan radio lagi" jawab kibum ceria

"hhhh, hyung sudah memberikan kado untukku, sekarang hyung ingin apa dariku?" tanya kyuhyun setelah pelukannya terlepas

Hanya gelengan yang kibum berikan

"ck, hyung ini, ayolah hyung katakan apa maumu?"

"apa sih maumu kerjaanmu mengganggu?" kibum malah nyanyi, aduh?

"hyuuuung" kyuhyun mulai merengek

"hmm hhh, kyuhyun-ah, hyung tidak menginginkan apa-apa, ulangtahunku juga masih lama kyu" jawab kibum "tapi..~ ada sesuatu yang hyung inginkan sejak lama" lanjutnya

"apa itu hyung?" tanya kyuhyun

"mendengarkan radio bersamamu" jawab kibum tenang

.

.

Hhhh,, akhirnya KiHyun bisa mendengarkan radio bersama lagi, rumah minimalis itu menjadi ramai sekarang dengan adanya radio, siang malam tak pernah mereka mematikan radio itu, hahaha.

Selesai

Mianhamnida kalau gak seru endingnya u_u

Saya memang payah dalam membuat judul maupun ending kkkkk

Terimakasih sudah membaca dan saya ucapkan Selamat Ulang Tahun Cho Kyuhyun oppa, wish you all the best dan sering-seringlah datang ke Indonesia, Sparkyu menunggumu, bener gak Sparkyu? Apa Cuma saya aja nih yang nunggu? Kkkkk..

[selingan]

"kyu, kenapa radionya tidak ada saluranya?"

"ah masa'? coba aku lihat"

Buk buk buk..!

"yhaa? Kok mati? Hyung, radionya mati hyung"

"ck, kau ini, kenapa kau pukul? sekarang bagaimana kalau radionya mati begini?"

"tenang saja, masih ada tahun depan, kalau aku ulangtahun lagi, kau belikan untukku lagi ya hyung?"