Baekhyun memegang pundak Chanyeol, mendirikan pria bertubuh tinggi itu. Baekhyun menarik ikat pinggang Chanyeol dan menyeretnya-menuntun- Chanyeol ke kamarnya. Mata Chanyeol tak lepas menatap bongkahan bokong sintal baekhyun yang putih bersih itu, ingin rasanya Chanyeol langsung membenamkan penisnya dan menyodok bokong Baekhyun dengan liar dan kasar sampai pagi menjemput dan sampai tubuh Baekhyun terkulai dan tepar di bawah kungkungannya. Tapi apa mau dikata? Chanyeol seperti tawanan Baekhyun sekarang, Baekhyun yang memeganng kendali dan Chanyeol hanya seperti 'budak' Baekhyun. Chanyeol hanya akan menurut dan mengikuti Baekhyun sekarang, asalkan ia masih bisa menikmati lubang Baekhyun, seperti ini pun tak masalah baginya.


Author

- Vi -

Tittle

Ride me, mr. Santa?

Main Cast

Park Chanyeol

Byun Baekhyun

Other cast

Rating

M++

Genre

Smut, Romance(?)

Warning

BDSM, Slash, Yaoi, boy x boy, MATURE CONTENT, PWP

Summary

All of this story is full of NC! 18+ under age? Terserah. (ChanBaek)

HAPPY READING

.


.

Baekhyun membawa Chanyeol kedalam kamarnya. Baekhyun menghadapkan tubuhnya pada Chanyeol, sesekali menatap keadaan penis Chanyeol yang masih tegak berdiri. Baekhyun terkekeh, kemudian ia meraih tengkuk chanyeol, ia memegang apel itu lalu menariknya keluar dari mulut Chanyeol.

"Aku akan membukanya sebentar, aku ingin menciummu hihi"

Baekhyun menarik tengkuk Chanyeol dan sedikit berjinjit untuk meraih bibirnya. Baekhyun memiringkan kepalanya, begitu pun Chanyeol.

Cpkh!

Chanyeol menyedot dan menggigit bibir Baekhyun dengan ganas, membuat Baekhyun dengan terpaksa melepaskan ciuman itu

"Uh Chanyeol! Kau kasar sekali! Bibirku sakit! Kau mau memakan bibirku eoh?!" Baekhyun mencibir sambil memegangi bibir bawahnya yang terasa ngilu

"Kenapa kau tak melepaskan tanganku saja sayang? Dengan begitu kita bisa bebas bercinta dan aku akan memuaskanmu"

Chanyeol semakin mendekati Baekhyun, mengecupi lehernya hingga pundak sempit Baekhyun. Baekhyun memajukan tubuhnya, hingga penis Chanyeol menubruk perutnya

"Nghh~" lenguh Chanyeol disela-sela ciumannya pada leher Baekhyun

Baekhyun kembali berjinjit sambil memeluk leher Chanyeol, sehingga memudahkan Chanyeol untuk mencium lehernya. Baekhyun melebarkan kakinya dan memasukkan penis Chanyeol antara pahanya, kemudian menjepitnya

"Ahh~"

Baekhyun memaju mundurkan pinggulnya sehingga penis Chanyeol mendapatkan sebuah pijatan dari jepitan pahanya

"Shh~" Chanyeol mendesis

"Ugh! Besar nghh~" Baekhyun ikut menggeram

"Lepaskan borgolmu baekh~ ayo kita bercinta! Aku akan membobolmu dengan liar seperti yang kau sukai"

"Tidak Chanyeol! Aku tidak mau bercinta! Aku mau melakukannya dengan nafsu sekarang, bukan dengan cinta"

Baekhyun menghentikan gerakan pinggulnya dan melepaskan penis Chanyeol dari jepitannya

"Maka dari itu, aku ingin menyiksamu terlebih dahulu hahaha"

Kemudian Baekhyun menyeringai dengan cantik. Baekhyun mendorong tubuh Chanyeol ke atas tempat tidur dengan kasar, lalu berjalan ke arah nakas dan mengambil sebuah borgol lagi.

"Aku akan memakaikannya di kedua tanganmu, kau jangan bergerak"

Baekhyun merangkak ke atas Chanyeol, duduk di perutnya sambil menggapai tangan Chanyeol, Chanyeol memajukan kepalanya untuk mengemuti puting pink milik Baekhyun, menjilati, menyedot dan menggigit kecil. Baekhyun membuka borgol di sebelah tangan chanyeol dan otomatis tangan bebas chanyeol beralih memeluk pinggang Baekhyun, turun ke bawah untuk meremas bokong Baekhyun. Sedangkan Baekhyun, ia sudah kembali memborgol sebelah tangan Chanyeol pada bed head, hingga tangan Chanyeol tak dapat bergerak kemana-mana lagi.

"Lepaskan tanganku sayang, aku akan memuaskanmu" Chanyeol berbisik lalu kembali menyedot puting Baekhyun dan tangannya beralih menggenggam penis Baekhyun

"Aku akan membuat kepuasanku sendiri Chanyeol"

Baekhyun kemudian memegang tangan Chanyeol yang berada di penisnya, dan ikut memborgol sama seperti tangan sebelahnya. Baekhyun tersenyum dengan manis, mengecup bibir Chanyeol sekilas dan duduk di depan Chanyeol

"Ah iya! Aku ingin bermain dengan mainan-mainan baruku, temani aku bermain ya?"

Baekhyun turun dari tempat tidur, lalu mengambil sebuah kotak berukuran sedang dari atas lemari lalu kembali merangkak ke atas tempat tidur, duduk dengan manis di depan Chanyeol. Baekhyun membuka tutup kotak itu lalu menyeringai senang. Ia mengambil sebuah benda dari sana

"Chanyeol, apa kau tau nama benda ini?"

Baekhyun mengangkat benda itu di depan chanyeol

"C-cock r-ring?"

"Mm itu ya?" Baekhyun mengangguk-angguk, lalu mengambil benda lainnya dan mengeluarkan semua isi di kotak itu

"Cock ring, tongue joy, urethral sounding, vibrator dan dildo, mm tidak buruk"

Baekhyun menggedikkan bahunya kemudian kembali menatap Chanyeol

"Kenapa kau membeli itu Baek?"

"Ini mainanku yeol!"

"Jangan bermain-main dengan alat seperti itu"

"Tak apa, kalau aku merindukanmu, aku bisa bermain dengan mainanku nanti hihihi"

"Kau bisa memintaku datang kan, Baekhyun?"

"Sstt! Kau ini berisik sekali?"

Baekhyun kembali mengambil apel itu dan menyumpalkannya lagi pada mulut Chanyeol.

"Hmm, apa yang akan ku gunakan ya?"

Baekhyun tampak berfikir, lalu menatap Chanyeol

"Bagaimana dengan ini? Kau setuju kan Chanyeol?"

Baekhyun mengambil sebuah benda berbentuk bulat tampak persis seperti cincin besar. Baekhyun memegang benda itu, dan mendapatkan gelengan kepala yang keras dari Chanyeol.

"Kau tidak mau? Tapi aku mau kau memakai ini yeol"

Baekhyun mendekati Chanyeol, sedangkan sudah Chanyeol meronta-ronta. Baekhyun berusaha keras memegangi kaki Chanyeol yang menendang-nendang

Grep~

Dengan cepat Baekhyun menggenggam penis Chanyeol, dan segera mengocoknya dengan kecepatan tinggi(?) Membuat rontaan Chanyeol lama kelamaan melemah dan ia terdiam, menikmati kenikmatan di bagian penisnya itu. Chanyeol memejamkan matanya dan mendongakkan kepalanya

Clok clok clok

Baekhyun menggunakan kedua tangannya untuk me-service penis besar Chanyeol dengan gerakan cepat. Baekhyun menundukkan wajahnya mendekat pada penis Chanyeol tanpa menghentikan kocokannya.

Slurp~

Baekhyun menyedot pre cum yang ada dan meleleh di ujung penis Chanyeol, lalu memutar-mutarkan lidahnya disana. Chanyeol mengepalkan tangannya kuat-kuat, wajahnya memerah, begitupun dengan keadaan penisnya, Baekhyun memperlambat kocokannya, memain-mainkan penis Chanyeol dengan gerakan tangan yang memutar memakai sebelah tangan, sedangkan sebelah tangannya yang lain sudah memegang cock ring

Jleb!

Baekhyun langsung memasukkan cock ring itu pada penis Chanyeol yang sudah semakin membesar karna akan mencapai klimaks. Chanyeol menggeram tertahan merasakan sakit di bagian bawahnya itu

"Uh penismu merah yeol" ucap Baekhyun masih tetap memainkan tangannya di penis Chanyeol. Wajah Chanyeol menyerngit karna kesakitan, tangannya pun sudah memerah karna gesekan dari borgol.

"Apa aku harus melepaskan apelnya? Hmm ya kurasa"

Baekhyun kembali mengambil penyumpal itu

"AKH!" Jerit Chanyeol kemudian

"Sakit Baek! Kau ingin membunuhku eoh? Lepaskan itu!" Lanjut Chanyeol sambil menatap baekhyun dengan mata merahnya

"Chanyeol~" Baekhyun buru-buru memanjat tubuh Chanyeol, memeluknya dengan erat.

"Lepaskan itu baek, aku terus tertunda"

"Shirreo" Balas baekhyun dan malah kembali mencengkram penis Chanyeol.

"Grr~" erang Chanyeol menikmati sentuhan Baekhyun

Clok clok clok!

Baekhyun kembali mengocok penis Chanyeol tanpa ampun

"Shh arghhh ahh"

"Terus mendesah yeol"

"Ahh ahh percepat baekhh hh ahh~ Nghh Baekhyun! Ahh~" Chanyeol sampai di klimaksnya, tapi tak ada lelehan sperma yang keluar

"Tak ada sperma yang keluar hihihi"

"Ini tidak lucu, aku tersiksa"

Baekhyun terkikik kemudian kembali duduk di depan Chanyeol yang mengangkang, kembali memilih mainan berikutnya.

"Jja~ ronde kedua yeollie~"

Baekhyun mengambil sebuah benda kecil, lalu menaruhnya di lidah. Baekhyun kembali menunduk dan menatap milik Chanyeol itu. Baekhyun membuka mulutnya dan memasukkan penis Chanyeol sekaligus ke dalam mulutnya

"Grr~ baekhh~ ouhh~"

Chanyeol merasakan sebuah getaran kecil yang menggelitik kulit penisnya, ditambah gesekan mulut Baekhyun yang naik turun mengurut penisnya membuat Chanyeol merem melek karna nikmat yang dirasakannya, gesekan gigi Baekhyun juga hanya menambah itu menjadi semakin nikmat dan sensasi yang gila bagi Chanyeol.

"Fuck! Shh baekh shh hahh~"

Baekhyun membercepat gerakan kepalanya, sedangkan tangannya sibuk memilin dan meremas twin balls milik Chanyeol.

Plop~

"Mulutku pegal, penismu terlalu besar!"

Baekhyun kembali me-hand job penis Chanyeol dan melepaskan tongue joy yang ada di lidahnya

"Shh baek aku bersumpah shh penisku sakit shh ahh"

"Tapi wajahmu berbicara lain, sayang" Baekhyun mempercepat kocokannya saat ia merasa Chanyeol akan segera mencapai klimaks keduanya.

"Nghh baekh argh! AKH~~"

Chanyeol menarik nafas panjang merasakan kembali klimaks keringnya, ia memejamkan matanya, tubuhnya terasa lemas ditambah penisnya yang semakin sakit dan terasa perih.

"Oke, selanjutnya..urethral sounding?" Baekhyun melirik sebentar ke arah Chanyeol yang masih memejamkan matanya

"Ah tidak, aku takut menggunakannya padamu, aku masih menyayangi penis besarmu ini hihihi"

"Mm, dildo? Vibrator?" Baekhyun memegang kedua alat itu, menyeringai sambil menatap Chanyeol

"B-baek, kau tidak akan menggunakan itu padaku bukan?"

"Mm, bagaimana ya?"

"Jangan Baek! Astaga! Aku sudah cukup tersiksa dengan cock ring sialan ini, jangan lagi Baek!"

"Apa salahnya Chanyeol? Akan terasa nikmat, percayalah padaku"

"Tidak Baek! Jangan berani lakukan itu!"

Baekhyun mendekati Chanyeol dengan masih menampakkan seringaiannya

.

.

TBC/END?

.

.


.

.

Nah lu si Baek mau maenan vibrat*r ke Chan :v akankah status Chan berubah uke karna kesodok/? Maenan baek/? *apaandah XD, silahkan tunggu di kelanjutannya :v

BUSETT /PANAS PANAS/ gue sampe keringetan bikin ff ini XD masih nge feel ga? Atau malah jadi ngaco ffnya?

Ini hot ga sih? Apa kurang? XD oke fix gue mau buat threesome aja yak? Wkwkwk

Ffnya maksa banget yeh wkwkwk apalagi omongannya, dimana-mana ada pen*s :v *anjay

Next? RnR juseyo~