LOVE
Chapter 2
By
Hyukjae86
Yolanda Polarise
Cast : Donghae & Eunhyuk
HAEHYUK
Rate : T
Genre : Romance & Fantasy
Warning : YAOI, Typo banyak banget
•
•
Happy Reading
•
"Sebagai gantinya, aku akan menunggumu di depan stasiun jam 8 malam"
•
Eunhyuk melirik jam yang tergantung didinding kantornya. Jam menunjukkan pukul 10 malam.
Apa namja itu masih menunggunya?
Eunhyuk duduk dengan perasaan tak tenang sejak tadi. Semua karena namja yang semalam mengantarnya pulang. Namanya saja Eunhyuk tak tahu, tapi namja itu dengan seenaknya menyuruh Eunhyuk datang ke stasiun jam 8 malam. Padahal kan bukan mau nya Eunhyuk digendong namja itu, malah ini seperti pemaksaan.
Eunhyuk ingin mengabaikannya namun perasaannya sejak tadi tak tenang.
"KYAAA! Ottokhe?"
•
Eunhyuk bergegas masuk ke dalam stasiun, pandangannya mengedar ke sekitar tempat itu.
"Apa dia sudah pulang?" Tanya Eunhyuk pada dirinya sendiri.
Eunhyuk kembali menatap kesekitar tempat itu, mungkin saja namja itu masih menunggunya. Namun hasilnya nihil.
Dasar bodoh, mana mungkin ia mau menunggu
Eunhyuk akhirnya berjalan menuju kereta tujuannya.
"Akhirnya kau datang, Hyuk-ah"
Eunhyuk langsung terpekik kaget saat seseorang berbisik disampingnya. Tubuhnya pun langsung berbalik untuk menatap orang itu.
Mata Eunhyuk membulat sempurna saat melihat namja itu benar-benar ada didepannya.
Dia menungguku
"Mian aku terlambat,,, kau,, kau tadi memanggilku apa?" Tanya Eunhyuk saat ingat jika namja yang ada didepannya tadi telah memanggil namanya. Bukankah mereka belum berkenalan, bagaimana namja ini bisa tahu namanya.
"Hyuk-ah" Ulang namja itu.
"Kau tahu namaku?"
"Tentu saja, aku tahu semua tentangmu"
Tanpa sadar Eunhyuk melangkah mundur takut. Apa namja ini semacam stalker. Tapi Eunhyuk bukan idol atau artis, ia hanya namja biasa. Mana mungkin ia memiliki stalker, apalagi stalkernya setampan namja yang berdiri didepannya ini.
Eunhyuk langsung menggelengkan kepalanya saat sadar ia telah mengatakan namja ini 'tampan'.
"Lee Donghae"
"Eoh?"
"Namaku Lee Donghae"
•
Eunhyuk duduk dengan gelisah dikursinya. Namja yang mengenalkan dirinya bernama Donghae itu kini duduk didepannya. Sejak tadi namja itu terus menatapnya, seakan Eunhyuk akan pergi jika sedetik saja namja itu tak menatap dirinya.
"Hmm,, bisakah kau tak menatapku seperti itu" Ucap Eunhyuk pelan.
"Tidak bisa, aku tak akan melewatkan sedetik saja tidak menatapmu" Jawab Donghae sambil tersenyum.
Eunhyuk mengernyit bingung.
"Kau mau pesan apa? aku akan mentraktirmu sebagai ucapan terima kasih ku kemarin" Tanya Eunhyuk akhirnya.
Eunhyuk pun mengambil buku menu dan mulai melihat-lihat daftar menu itu.
"Berhenti menatapku atau aku akan pergi"
•
Setelah ancaman dari Eunhyuk, Donghae akhirnya menurut dan berhenti menatapnya.
Eunhyuk akhirnya bisa bernafas lega. Tatapan namja itu sungguh-sungguh membuat jantung Eunhyuk berdetak cepat, tatapannya bagaikan predator yang sedang menatap mangsanya.
Pesanan makanan mereka pun datang. Eunhyuk dengan semangat menyantap makanannya. Perutnya benar-benar kelaparan. Seharian ini ia hanya makan sandwich dan segelas coklat hangat tadi pagi.
Dengan lahap Eunhyuk menyuapkan makanan ke mulutnya, tanpa memperdulikan Donghae yang kembali menatapnya.
Eunhyuk pun lebih dulu selesai menghabiskan makanannya. Eunhyuk mengelap bibirnya dengan tissue yang terletak dimeja itu.
Tatapan Eunhyuk pun teralih kepada Donghae yang sedang menyantap makanannya.
Eunhyuk terdiam menatap Donghae, matanya memperhatikan dengan teliti setiap gerakan-gerakan Donghae.
Eunhyuk langsung terpesona bagaimana cara makan namja itu. bagiamana cara namja itu memotong steaknya dan dengan anggunnya memasukan sepotong daging itu kedalam mulutnya. Cara-caranya benar-benar menganggumkan, bagaikan seorang raja.
Tanpa sadar Eunhyuk menatap Donghae begitu lama hingga namja itu menyuapkan suapan terakhirnya.
Eunhyuk masih memperhatikan namja itu mengusap ujung bibirnya dengan tissue dan menyesap wine didepannya.
Eunhyuk tersendak kaget saat Donghae menatap balik dirinya.
"Jadi sekarang kau yang berganti menatapku" Ucap Donghae dengan seringai dibibirnya.
"Mwo? Kapan? Aku tidak menatapmu" Dusta Eunhyuk.
Donghae terkekeh melihat wajah Eunhyuk yang memerah.
"Kenapa kau tertawa?" Tanya Eunhyuk kesal.
Donghae terus tertawa membuat Eunhyuk tambah kesal dengannya.
"Berhenti tertawa" Ujar Eunhyuk marah.
Tiba-tiba Eunhyuk bangkit dari tempat duduknya.
"Kita sudah selesai makan, aku mau pulang" Ujar Eunhyuk dan langsung meninggalkan tempat itu.
"Hei Tunggu" Donghae segera mengejar Eunhyuk.
•
Eunhyuk masuk kedalam salah satu gerbong kereta, dan ia pun duduk disalah satu bangku yang kosong. Tak lama pintu gerbong itu pun tertutup namun sebelum tertutup seorang namja masuk kedalam. Hampir saja namja itu terjepit dipintu tersebut.
Eunhyuk segera mengalihkan pandangannya saat namja itu menatap kearahnya.
Lee Donghae.
Tanpa Eunhyuk sadari, namja yang bernama Lee Donghae itu duduk disampingnya.
"Kau tidak tidur?" Tanya Donghae membuat Eunhyuk menatap kearahnya.
"Aku tidak mengantuk" Jawab Eunhyuk seadanya.
"Aku suka melihatmu tertidur, kau tampak lebih manis dan .." Namja itu menggantungkan perkataannya membuat Eunhyuk menoleh kearahnya.
"Cantik" Lanjut Donghae.
Blush
Tanpa bisa ditahan pipi Eunhyuk langsung merona.
Eunhyuk kembali memalingkan wajahnya dari Donghae. ia memasangkan earphone ditelinganya dan mulai menikmati lagu yang terputar di telinganya.
Aku tidak boleh tidur
•
Eunhyuk melangkah dengan tergesa saat keluar dari stasiun. Ia seperti orang berlari dibandingkan dengan berjalan. Eunhyuk berbalik, menatap kearah belakang mungkin saja namja yang bernama Donghae itu masih mengikutinya. Ia menghela nafas lega saat Donghae ternyata tak mengikuti dirinya.
"Mencariku?"
Saat Eunhyuk berbalik, ia langsung terpekik kaget saat Donghae sudah berada didepannya. Donghae seperti hantu yang bisa dimana saja berada.
"kau,, kenapa kau mengikutiku terus?" Tanya Eunhyuk kesal.
"Aku tidak mengikutimu, rumah ku memang ke arah sini" Jawab namja itu dengan santai.
Eunhyuk mengerutkan keningnya.
Apa benar rumahnya didekat sini
Eunhyuk kembali berjalan menuju apartemennya. Keduanya berjalan beriringan meskipun saling diam satu sama lain.
"Dari mana kau tahu namaku?" Tanya Eunhyuk akhirnya.
sejak tadi ia penasaran ingin menanyakan hal itu, namun ia takut akan jawaban namja ini. Banyak kemungkinan-kemungkinan yang Eunhyuk takutkan akan jawaban dari Donghae.
Bisa saja namja itu ternyata seorang pembunuh bayaran yang mengincar Eunhyuk sejak lama, atau namja itu seorang stalker atau juga ternyata namja itu seorang psikopat. Banyak jawaban-jawaban yang Eunhyuk takutkan. Makanya sejak tadi Eunhyuk menahan diri untuk bertanya.
"Karena kau adalah takdirku" Jawab Donghae.
Eunhyuk mengerutkan keningnya saat mendengar jawaban ambigu dari Donghae.
Takdirnya
"Mwo? Dari mana kau tahu kalau aku adalah takdirmu? Dan aku adalah NAMJA" Eunhyuk mempertegas ucapannya saat mengatakan kata 'namja' kepada Donghae.
"Tentu saja aku tahu kau adalah namja. Meskipun kau cantik, tapi aku tahu kau namja" Ujar Donghae menatap Eunhyuk dengan senyum diwajahnya.
Eunhyuk bergidik saat melihat senyum itu.
"Lalu kenapa kau bilang aku adalah takdirmu?" Tanya Eunhyuk lagi.
"Kau ingin tahu?" Tanya Donghae.
Eunhyuk menatap bingung kearah Donghae.
"Ne" Jawab Eunhyuk ragu.
Tiba-tiba Donghae mendekat kearah Eunhyuk. Eunhyuk pun melangkah mundur saat Donghae semakin mendekat kearahnya. Langkah Eunhyuk terhenti saat punggungnya sudah menempel pada tembok yang berada dipinggir jalan itu. Donghae semakin mendekat kearahnya, dan wajahnya pun semakin dekat dengan wajah Eunhyuk. Eunhyuk menutup matanya saat Donghae semakin dekat dengannya.
Seseorang tolong aku, kumohon
"karena ayahku yang mentakdirkan kita" Bisik Donghae di telinga Eunhyuk.
Nafas Donghae terasa geli ditelinga Eunhyuk. Eunhyuk kembali membuka kedua matanya.
"ayahmu?"
"Ne, Zeus adalah ayahku"
Eunhyuk terdiam mendengar jawaban aneh dari Donghae. Dan seketika Eunhyuk terbelalak kaget saat menatap mata Donghae.
Mata itu berubah menjadi biru.
Sebenarnya, siapa namja ini?
TBC
Helloo..
Happy New Year
Meskipun awal tahun ini tidak ada moment HaeHyuk seperti tahun sebelumnya, tapi tetep harus semangat.
FIGHTING!
Tetap lestarikan ff HAEHYUK haha
Bagi yang sudah baca ff ini di grup mungkin merasa aneh karena beda dengan yang ada digrup. Sebenernya sama aja, tapi digrup itu aku buat singkat makanya cuma 3 chapter doang. Sebenarnya ff ini banyak chapternya. Masih belum tau sih berapa chapter yang jelas lebih dari 3 chapter. Yang disini lebih detail lagi ngejelasin kehidupan mereka.
Seminggu libur ini niatnya pengen buat 5 ff, tapi baru kelar 2 doang. Mudah2an sampe targetnya hehe. Masih ada 2 hari lagi.
Jangan lupa review nya ne, biar tambah semangat buat lanjutnnya.
Maaf untuk typonya, soalnya aku gk baca ulang. Untuk ff selanjutnya kayakanya yang you're my mine.
Gomawoo..
