xxXxx

Kau Tetaplah Adikku

Author :: sakuxhan

Cast :: Albus Severus Potter

Disclaimer :: J.K. Rowling

Genre :: Family

xxXxx

Chapter 2

xxXxx

Keesokan harinya, Jam 5 Albus sudah bangun dari tidurnya. Ketika dirumahnya pun Albus sudah terbiasa bangun jam 5. Kelas 1 ada pelajaran pada jam 10 pagi nanti. Karena Albus sudah bangun jam 5 ia masih bisa bersantai sekitar 5 jam lagi. Terlintas ide jahil dikepalanya untuk menjahili sahabatnya itu. Ia pun mulai mengendap endap menuju tempat tidur dimana Scorpius tidur. Mulai dari membuka selimut yang dipakainya, mengelitiki telapak kaki dan hidungnya menggunakan pena bulu kepunyaan Scorpius sehingga membuat Scorpius bangun.

"Al, jahil banget deh. Ini masih pagi, Al" Scorpius pun memprotes kejahilan yang dilakukan oleh sahabatnya itu.

"Bagun lah, Scorp. Bangun pagi itu sehat lho, Scorp. Pasti semalam kamu tidurnya malam banget deh. Ayo kita jalan jalan pagi sebentar sebelum memulai kegiatan" Albus pun menasehati Scorpius jika bangun pagi itu sehat dan mengajaknya jalan jalan pagi sebelum mereka memulai kegiatan.

Dengan paksaan dari Albus dengan terpaksa Scorpius menyanggupi permintaan Albus untuk jalan jalan pagi di sekitar Hogwarts hingga jam menunjukkan pukul 7. Sekembalinya baik Al ataupun Scorpius langsung menuju ke Aula Besar untuk sarapan. Dan lagi, Albus hanya menemani Scorpius sarapan dan ia pun tidak ikut sarapan dengannya. Albus hanya meminum sepiala Jus Labu saja.

"Al, ayolah makan. Jangan minum jus labu saja. Minum jus labu saja tidak akan membuat kamu kenyang, Al. Tidak sayang apa kamu sama tubuh kamu" kembali Scorpius pun membujuk Albus agar dirinya juga ikut makan. Namun, tetap saja Albus tidak mau sarapan dengannya hanya ingin minum jus labu saja.

Setelah sarapan, mereka berdua kembali ke asrama untuk mandi dan bersiap siap mengadapi pelajaran Ramuan pada jam 10 pagi nanti. Jam setengah 10 Albus dan Scorpius sudah keluar dari Asrama Slyterin dan menuju ke kelas Ramuan. Ketika sampai di kelas Ramuan Rose sudah duduk ditempatnya sambil membaca buku Ramuannya. Albus dan Scorpius pun ikut duduk disamping Rose.

"Wah, Rosieku hebat. Kelas ramuan belum dimulai tapi Rosieku sudah mulai belajar Ramuan" mendengar perkataan Albus, Rose langsung saja memukul muka Albus dengan buku Ramuan yang dibacanya, sedangkan Scorpius yang mendengar perkataan Albus dan melihat reaksi Rose terhadap Albus hanya bisa menahan tawa.

"Kamu apa apaan Rose. Kalau muka aku hancur bagaimana?" Albus sempat protes kepada Rose karena tiba tiba Rose memukul mukanya dengan bukunya yang tidak bisa dibilang tipis.

"salah kamu sendiri. Siapa suruh bikin aku kesal" Rose pun kembali tekun membaca buku Ramuannya sebelum kelas dimulai.

Albus pun melihat Scorpius yang menahan tawa sedari tadi langsung berujar "Ketawa saja, Scorp tidak usah sampai di tahan segala" langsung saja tawa Scorpius membahana di kelas Rammuan tersebut dan membuat para siswa yang sudah berada di kelas Ramuan melihat ke arah mereka bertiga.

Tidak lama Professor Slughorn yang mengajarkan Ramuan sudah datang dan kelas Ramuan pun segera dimulai. Professor Slughorn banyak sekali bertanya kepada para murid muridnya dan Asrama Gryffindor banyak menyumbang nilai karena Rose yang selalu menjawab pertanyaannya dengan benar. Gryffindor beruntung mempunyai Rose yang pintar dan memiliki kecerdasan yang diturunkan oleh ibunya. Walaupun Albus juga pintar namun ia tak sepintar Rose. Diangkatannya mungkin kepintaran Albus kedua dari atas atau bisa dibilang kepintaran Albus dibawah Rose.

Setelah pelajaran Ramuan selesai para murid langsung menuju Aula Besar untuk makan siang. Namun Albus menuju Asrama Slyterin. Scorpius hanya bisa pasrah menghadapi sahabat barunya tersebut. Ia sudah bingung menghadapinya. Scorpius pun langsung menuju meja Slyterin dan bergabung bersama teman temannya untuk menyantap makan siang di hari itu.

"Albus belum mau diajak makan ya, Scorp?" salah seorang teman Scorpius di Slyterin menanyakan perihal Albus yang belum juga mau makan.

"belum mau. Sepertinya dia lagi ada masalah. Tapi sayangnya dia belum mau cerita sama aku"

"biarkan dia sama masalahnya saja dahulu sampai dia mau cerita. Tapi kamu harus bujuk Albus makan. Kalau tidak seperti itu Albus bisa sakit" mendengar pernyataan temannya Scorpius hanya bisa menghela nafas saja. Masalahnya ia sudah berkali kali membujuk Albus agar sahabatnya tersebut mau makan, namun Albus selalu menolak jika ia ajak makan.

Setelah selesai makan Sorpius menunggu Teddy tidak jauh dari Aula Besar untuk membicarakan sesuatu. Setelah Teddy muncul bersama Victorie ia pun menuturkan apa yang dialami sahabat barunya tersebut.

"iya, Scorp. James sama Al memang sedang bertengkar. Kata Albus kemaren setelah dia keluar dari kamar mandi James mengejeknya sampai dia sakit hati. Tapi aku tidak tahu kalau dampaknya sampai membuat Al tidak mau makan. Selama ini kalau ada masalah Al tidak pernah sampai seperti ini" Teddy pun menjelaskan masalah apa yang menimpa Albus dan ia pun kaget juga ketika mendapat penjelasan dari Scorpius bahwa Albus sampai tidak mau makan.

"jadi masalahnya seperti itu. Tapi aku masih bingung untuk membujuk Al supaya mau makan"

"ya sudah nanti aku coba bantu untuk membujuk Al. Bisa kamu mengantar aku sama Vicky ke Slyterin apa tidak, Scorp?

Ketika sampai di Asrama Slyterin banyak tatapan anak kelas satu yang mengarah kearah Teddy dan Victorie. Mereka yang semuanya kelas satu masih pada bingung mengapa ada murid Asrama Gryffindor yang memasuki Asrama Slyterin bersama Scorpius. Scorpius pun mengajak Teddy dan Victorie ke kamarnya dan Albsu. Disana juga ada dua teman sekamar Albus dan Scorpius. Teddy dan Victorie pun membujuk supaya Al mau makan.

"Al, makan ya. Kata Scorpius kamu belum makan dari kemarin pagi"

"Vicky, Teddy kalian kenapa bisa ada disini?" Albus kaget melihat kakak dan sepupunya ada di Asrama Slyterin.

"jangan mengalihkan pembicaraan, Al. apa mau aku temenin makan?"

"tidak Vicky. Aku belum lapar"

"belum lapar darimana, Al. kamu belum makan dari kemarin pagi" teriakan Victorie sangat kencang sekali sehingga kedua teman sekamar Albus dan Scorpius kaget mendengar teriakan kencang dari Victorie.

"maafin Victorie ya" Teddy pun langsung beralih kepada kedua teman sekamar Albus dan Scorpius dan langsung meminta maaf atas teriakan Victorie karena Teddy sempat melihat mereka kaget mendengar teriakan Victorie.

"tapi aku belum mau makan, Vicky"

"Al, kamu tidak kasihan sama diri kamu sendiri. Nanti kalau kamu sakit bagimana?" Victorie sudah stress sendiri menghadapi adik sepupunya yang satu ini.

"ya sudah kalau kamu belum mau makan. Tapi nanti malam saat makan malam kamu harus mau makan ya, Al" akhirnya pembicaraan diambil alih oleh Teddy dan Vitorie serta Teddy keluar dari asrama Slyterin menuju perpustakaan untuk mencari Referensi buku serta mengerjakan tugas Ramuan yang kemarin diberikan oleh Professor Slughorn dan belum sempat mereka kerjakan. Tidak sampai setengah jam tugas mereka sudah selesai.

Jam sudah menunjukkan pukul 3 sore. Albus, Scorpius sert Rose ada pelajaran Terbang. Sedangkan Victorie dan Teddy ada pelajaran Rune Kuno pada jam 3 sore. Sedangkan James ada pelajaran Ramalan pada jam 4 sore.

Pada pelajaran Terbang pertama mereka di Hogwarts Albus dan Scorpius sudah bisa menguasai sapu mereka. Sebelum masuk ke Hogwarts Albus sudah belajar terlebih dahulu bagaimana menggunakan sapu dan bagaimana caranya terbang oleh ayahnya. Pada saat liburan pun Teddy sering mengajari adiknya itu bagaimana caranya terbang dan bagaimana caranya menggunakan sapu. Sementara itu Scorpius diajari mati matian oleh Draco bagaimana caranya terbang dan bagaimana caranya menggunakan sapu. Sedangkan Rose yang tidak suka terbang tidak bisa menggunakan sapu. Hermione tidak bisa mengajari Rose karena sama halnya dengan Rose, Hermione pun tidak suka terbang. Ron pun sudah berkali kali mengajari Rose namun hasilnya nihil. Rose tetap saja tidak bisa menggunakannya.

Jam 5 Sore pelajaran Terbang pun selesai. Begitu pun dengan Teddy dan Victorie yang sudah selesai di pelajaran Rune Kuno pada jam 5 Sore. Sebelum ke Aula Besar pada jam 6 Sore nanti mereka kembali ke Asrama mereka masing masing. Albus, Scorpius, dan Rose bertemu dengan Teddy dan Victorie di depan Aula Besar. Kembali Teddy menceramahi adiknya itu.

"ingat, Al. nanti malam kamu harus makan jangan sampai tidak. Aku tidak mau melihat adikku sampai jatuh sakit"

Jam 6 merupakan jamnya untuk makan malam. Rose, Teddy, James, dan Victorie sudah duduk rapi di meja Gryffindor. Teddy berharap adiknya itu mau makan malam. Namun dugaannya salah besar. Albus belum bisa dibujuk untuk makan. Ketika Scorpius melewati tempat dimana Teddy duduk Scorpius hanya bisa menggelengkan kepala tanda Albus belum mau dibujuk.

"Teddy, Vicky tadi setelah makan siang aku lihat kalian berdua ke asrama Slyterin bareng si anak ular itu. Kenapa kalian kesana?"

"anak ular? Scorpius maksud kamu, James?"

"iya. Siapa lagi? Ngapain kalian ke asrama ular itu?"

"bujuk Albus. Dari kemarin dia tidak mau makan"

"dan karena ulah kamu yang mengejek Albus sampai Albus sakit hati. Ini akibat perbuatan kamu. Albus sampai tidak mau makan. Kalau sampai Uncle Harry sama Aunty Ginny tahu pasti mereka marah besar" Victorie pun memarahi James karena perbuatannya membuat Albus tidak mau makan.

"Jangan bilang Mom sama Dad dong"

"dengan syarat kamu harus bisa bujuk Al supaya mau makan"

"iya. Nanti aku coba bujuk. Oke"

Setelah selesai makan malam mereka pun masih ada kelas. Rose, Scorpius, dan Albus ada kelas Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam pada jam 8 Malam, sedangkan James ada kelas Transfigurasi pada jam 9 Malam, sementara itu Victorie dan Teddy ada kelas Astronomi pada jam 10 malam. Bagi kelas 7 dari senin hingga hari Rabu merupakan hari yang melelahkan. Bagaimana tidak? Hari senin sampai Rabu kelas 7 pembelajarannya baru selesai pada tengah malam atau pada jam 12 malam. Namun terlihat menyenangkan di hari Kamis hingga Minggu. Karena dihari tersebut merupakan hari liburnya anak kelas 7 yang akan mengikuti ujian NEWT di akhir nanti.

xxXxx

Kau Tetaplah Adikku

-To Be Continue-