Title : Tetangga Mesum!

Cast : Donghae & Eunhyuk

Genre : Romance

Rated : T

Warning : YAOI, MalexMale, TYPO


[DONGHAE POV]

Dari semalam aku memikirkan status Eunhyuk, aku menyuruh Changmin sahabatku yang sangat jenius itu mencari info tentang Eunhyuk. Sampai-sampai aku mempunyai kantung mata seperti panda. Aihss.. membuatku tidak tampan lagi, Lee Eunhyuk kau harus membayar ini.

Aku menuruni anak tangga, untuk menuju kemeja makan. Aku melihat eomma tengah menyiapkan sarapan.

"Kau sudah rapi sayang? Kajja kita sarapan. Kau duduklah dulu, eomma akan memanggil Appa."

"Arraseo." Aku langsung duduk dikursi, lalu tiba-tiba Handphone ku bergetar. Aku mengecek, ternyata satu email masuk. Pengirimnya Changmin, apa ini info Lee Eunhyuk ?

Mataku masih terpaku dengan isi email dari Changmin, sangking seriusnya aku tidak menyadari kehadiran Appa dan Eomma.

[DONGHAE POV END]

"Serius sekali eum?."ujar Tuan Lee

"Ehh! Hanya ingin memeriksa tugas yang sudah Hae kirimkan kedosen." Bohong Donghae

"Oh! Begitu. Mari kita sarapan!"seru Hyorin


Mobil mahal nan mewah masuk ke Universitas terkenal dikorea,siapa lagi kalau bukan Lee Donghae yang mengendarai. Setiap memasuki kampus Donghae sudah ditunggu-tunggu oleh para penghuni kampus, salahkan wajah tampannya yang menghipnotis semua pasang mata yang melihatnya.

Seperti saat ini, mobil yang baru diparkir sudah dikerumunin oleh fans fanatik Donghae. Sedangkan sang pelaku hanya mengumbar senyuman mautnya,ckk sok tampan dirimu Lee Donghae!

Setelah berhasil menghindari dari fansnya, Donghae berjalan menuju ke taman kampus. Untung saja tempatnya tidak jauh dari parkiran kampus. Donghae hendak menjumpai Changmin, untuk menanyakan perihal mencari info Lee Eunhyuk.

"Yo.. Shim Changmin, lama menunggu eum?" tanya Donghae.

"Lumayan sekitar dua puluh menit." Jawab Changmin cuek.

"Come on Changmin, kau seperti tidak tau aku saja. Aku harus mengurus fans kudulu."

"Lain kali jangan bersikap playboy, dan berhenti menggombalin perempuan yang kau temui. Hyung!" peringat Changmin.

"Aku tidak menggoda mereka, mereka saja yang mengejar-ngejar ku."

"Terserah, yang penting aku sudah memperingatkanmu."

"Kenapa tidak makan siang saja kita berjumpa, sekalian kau traktir aku. Hahah!" sambung Changmin

"ckk .. kau ini. Aku kesini ingin bertanya, apa info semua itu sudah lengkap?"

"Sudah, wae? Aku tidak mungkin memberimu info yang salah."

"Ohh! Begitu. Yasudah aku mau kekelas, nanti siang aku akan mengtraktirmu. Oke?" ucap Donghae.

"Wuoaoaaa... makan gratis.. Siap Hyung."

.

.

[DONGHAE POV]

Aku mengantarkan Changmin pulang setelah mengtraktir dia makan siang gratis, Shit! Dasar food monster itu kalau sudah makan tidak kira-kira. Bayangkan ia makan siang itu sampai 3 porsi, kalau terus-terusan aku mengtraktir dia bisa-bisa tagihan kartu kreditku bertambah dan siap-siap dimarahin eomma. Tapi ini semua demi Tetangga sexy-ku.

"Uh..Lelahnya.. aku ingin tidur." Sesampai dirumah aku langsung memakirkan mobilku kegarasi, dan langsung menuju kekamar.

"Rumah sepi sekali, apa eomma pergi pemotretan?" Ujar ku ketika aku masuk rumah kosong.

"Permisi, Oh! Tuan Muda sudah pulang?" Tanya Bibi Han, dia adalah pembantu kepercayaan kami. Bibi Han bekerja sedari aku masih balita. Jadi aku sudah sangat dekat dengannya.

"Bibi Kemana Eomma?" tanyaku.

"Nyonya sudah berangkat katanya ada pemotretan."

"Oh! Begitu, Bibi Hae ingin istirahat. Bila ada yang mencari, bilang saja Hae sibuk. Oke!"

"Hmm.. baiklah tuan muda, apa tuan muda tidak makan dulu? Biar bibi siapkan."

"Tidak perlu Bi, Bibi lanjutkan saja pekerjaan rumah." Setelah itu aku langsung naik tangga menuju kamarku dilantai dua.

"Ahhh...Lelahnyaa..." aku merebahkan badanku keranjang, dan langsung menutup mata.

"Selamat tidur." Gumam ku entah pada siapa.

~drttttt...Drttt...~

~drttttt...Drttt...~

~drttttt...Drttt...~

"Yaaak.. kau mengganggu tidur siangku." Ujar ku marah

"Op—oppa kau membentak ..." mwo! Aku melihat nama penelepon, mati aku! Dia Sunny, mahasiswi jurusan seni. Shit!

"Haii.. Honey! Mianhae, tadi aku sedang memarahi Bada! Aku tidak bermaksud memarahi mu. Honey!"

"Benarkah? Siapa itu Bada?"

"Nde Sunny-ah, Bada itu anjing peliharaanku." Jawabku

"Oppa kau tidak lupakan dengan janji kita?" Janji.. Janji? Tunggu aku lupa.

"Oh! Tentu tidak. Aku selalu mengingatnya." Jawabku bohong, sebenarnya aku tidak mengingat janjinya. Hahaha

"Nanti sore aku menunggu oppa menjemputku. bye~~ oppa."

"Nde.. Bye~~"

[Donghae Pov End]

Setelah memutuskan sambungan telepon, Donghae kembali tidur. Sejujurnya, dirinya lupa apa yang dijanjikan ke yeoja yang bernama Sunny itu. Lagipula yang mengajaknya untuk pergi yang entah kemana itu, adalah Sunny sendiri. Donghae hanya mengikuti saja, hei! kalian ingatkan kalau Donghae itu playboy. Dan dia sudah terkenal dengan sifat playboy_an nya itu dan banyak para yeoja menjadi korbannya, walaupun sudah banyak korbannya tetap saja para yeoja-yeoja dikampus pada mendekatinya. Pesoda Donghae memang Dahsyat!


"Donghae-ah dari mana saja kau eum?." Tanya Hyorin, Donghae yang hendak menaiki tangga tidak jadi.

"Biasa, habis bersenang-senang." Jawab Donghae santai.

"Kau ini, asik bersenang-senang saja. Tidak kau pikirkan kuliahmu anak nakal."

"Hihihi... eomma tenang saja, kuliah ku hanya tinggal susun skripsi. Lalu aku selesai."

"ckck. Kau ini!" decak Hyorin

"Eomma itu minuman untuk siapa?" tanya Donghae penasaraan.

"Ini buat Hyukkie dan Zhoumi, itu mereka tengah duduk disofa." Hyorin langsung berjalan menuju sofa dan menemui Eunhyuk.

Donghae yang mendengar perkataan Hyorin, ia membalikan badannya. Lalu Donghae menatap Eunhyuk, wajah yang biasanya manis kini berubah dengan wajah kesal dan bibir yang dipoutkan. Sepertinya ada yang cemburu!

"Haii." panggil Donghae.

"Haiii.. Ahjjushi, Mimi datang loh kerumah ahjushi. Hihihi" Zhoumi terlihat senang, sedangkan momy-nya?

Donghae mengambil tempat disamping Eunhyuk, Eunhyuk terlihat tidak perduli.

"Ahjjuma apa ini model baju yang baru dipamerkan di fashion week tiga hari yang lalu?" Eunhyuk terlihat antusias dengan beberapa majalah fashion milik Hyorin.

"Yang mana? Oh! Yang ini memang sih, ini perancang busananya dari Jerman."

"Jinja? Hyukkie belum mempunyainya,Ahjjuma.!" Eunhyuk terlihat bersedih, Hyorin yang melihatnya jadi tidak tega.

"Tapi bila Hyukkie mau, Ahjjuma mempunyai kenalan. Ia mempunyai butik yang menjual baju seperti dimajalah itu Kau bisa mengunjunginya. Kau mau?." Tawar Hyorin

"Huwaaaa... gomawo, Ahjjuma.!" Teriak girang Eunhyuk ketika Hyorin mengatakan kalau ia mempunyai seorang teman yang menjual baju tersebut. Sontak saja Eunhyuk langsung memuluk Hyorin. Hyorin yang melihat wajah manis Eunhyuk menjadi ceria lagi, ia ikut senang.

"Kau tidak sendirian perginya, Donghae akan mengantarkan mu. Otte?"

"Kalau itu sih terserah Donghae saja, Ahjjuma."

"Baik-baik aku akan mengantarkanmu Hyukkie."

"Terimakasih." Jawab Eunhyuk cuek

"yayaa.. kenapa kau menjawabnya datar eoh? Kau tidak memeluk-ku?"

"Tidak mau." Donghae yang mendengar ucapan Eunhyuk, hanya mendengus. Ia juga ingin dipeluk oleh si sexypanggilan sayang Donghae-.

"kalau tidak ada eomma sudah aku cium bibirnya yang menggoda itu, ckk.. kenapa ia menolak pelukan ku. Lee Eunhyuk kau sungguh menarik." Batin Donghae-

.

.

.

"Sepertinya hari sudah mulai gelap, Hyukkie ingin pulang." Ujar Eunhyuk

"Oh! Kau sudah mau pulang? Kajja Ahjjuma antarkan."

"Terimakasih. teh dan kuenya, Ahjjuma. Hyukkie suka."

"Nde, lain kali datang saja kerumah Ahjjuma."

"Tentu. Nah Mimi ucapkan terimakasih."

"Terima Kasih Ahjjuma cantik.hihihi" Goda Zhoumi

"Hae-ahjjushi mau tidak main kerumah mimi?" Tanya zhoumi.

"Apa diizinkan oleh momymu, eoh?"

"Momy~~~~ Boleh yaa Ahjjushi main bersama Mimi?" Ujar Zhoumi dengan wajah yang super memelas.

"Huff.. boleh saja. Kajja kita kerumah." Ujar Eunhyuk pasrah. Donghae yang mendapat izin untuk berkunjung kerumah Eunhyuk, bersorak gembira. Pasalnya ia makin bisa berdua-duaan bersama Eunhyuk-nya itu.

"Malam minggu ku kali ini sungguh menarik" Batin Donghae

.

.

.

.

Donghae tengah bermain bersama Zhoumi, semenjak bertemu Donghae beberapa hari yang lalu. Zhoumi sudah menjadi dekat dan akrab ke Donghae, seperti Ayah dan anak!. Donghae senang bisa menjadi akrab dengan Zhoumi, dan juga Zhoumi itu anak yang cukup cerdas walaupun usianya masih lima tahun.

Kini Eunhyuk bergabung bersama mereka, ia juga membawa mapan berisi tiga gelas coklat panas. Sungguh cocok untuk suasana malam yang dingin seperti ini.

"Momy~~ lihat, Mimi sudah berhasil membangun Lego menjadi istana. Hihihi." Ujar Zhoumi ceria.

"Omo! Pintarnya anak momy, kau membangun sendiri istananya baby?"

"Tidak. Donghae Ahjjushi membantuku, kita berkerjasama."

"Pangeran Zhoumi pintar, lanjutkan lagi mainnya."

"Minumlah" sambung Eunhyuk

"Terimakasih. Hmm manis, seperti yang membuatnya." Goda Donghae.

"Berhenti menggombal Tuan Lee Donghae." Ucap Eunhyuk sebal, seharusnya dia tidak manis. Tapi cantik aniya?

Donghae yang mendengar ucapan Eunhyuk hanya bisa tertawa, menggoda si seksi ternyata menyenangkan. Eunhyuk yang melihat Donghae mentertawa-kannya, mendengus kesal lalu melanjutkan acara minum coklat panasnya.

Setelah berhenti tertawa Donghae melirik Eunhyuk yang tengah meminum coklat panasnya, Eunhyuk sungguh mengairahkan dengan cara ia berpakaian. Lihat lah ia menggunakan kaos berwarna baby blue dan menggunakan celana pendek, dan itu membuat sesuatu dibalik celana Donghae terbangun.

Dan juga cara duduknya disofa, kaki jenjang Eunhyuk dinaikan di atas dan dilipatkan. Berhasil memperlihatkan paha putihnya, Eunhyuk benar-benar putih dan mulus. Sungguh beruntung kau Donghae bisa melihat pemandangan seperti ini.

"Kau ingin aku setubuhi eum? Membuat dibawah sana tegang saja. Tahan Lee Donghae, kau pasti bisa." Batin Donghae

.

.

.

"Mom, Aku mengantuk." Rengek Zhoumi

"Aigoo, anak momy lelah eum? Kajja kita tidur. Mom antarkan kekamar, Donghae-ah aku ingin menidurkan Zhoumi dulu. Kau ingin pulang atau menungguku?" Tanya Eunhyuk

"Aku menunggu saja, toh eommaku belum meneleponku untuk pulang."

"Oh! Begitu. Aku tinggal dulu." Eunhyuk menggendong Zhoumi dan membawanya kekamar, sedangkan Donghae ditinggal dan menunggu Eunhyuk selesai menidurkan Zhoumi.

Setelah menidurkan Zhoumi, Eunhyuk kembali lagi dengan membawa cemilan dan sebuah kaset ditangannya. Ia berniat mengajak Donghae untuk menonton film.

"Hae lama menunggu?" tanya Eunhyuk ketika ia sampai dan langsung duduk disamping Donghae.

"Eoh! Tidak, hanya saja aku merasa kesepian sesaat setelah kau tinggalkan." Mulai lagi Donghae menggombal.

"Aishh.. berhenti menggombal Hae. Aku sudah tidak pantas lagi buat kau goda." Ujar Eunhyuk dengan sedikit candaan diakhirnya.

"Hahah... aku hanya mengungkapan apa yang aku rasakan saat ini, seksi."

"Yaak.. berhenti memanggilku seksi. Sekali lagi kau memanggilku dengan sebutan itu, aku pukul" Ancam Eunhyuk yang pastinya tidak ampuh terhadap Donghae.

"Memukulku? Dengan tangan semulus dan jari selentik ini. Pasti tidak akan sakit!"

"Yaaakk.." Eunhyuk langsung menjitak kepala Donghae, ia menjadi kesal sendiri dikarenakan Donghae menggodanya.

"Auww ... sakit baby. Kau kejam." Rintih Donghae

"Rasakan. Lain kali jangan suka menggodaku. Sekarang kita menonton film ini. Taraaaaaaaaa~~" Eunhyuk memperlihatkan kaset dvd yang akan mereka tonton.

"MWO! Yaaakk.. umurmu sudah berapa eum? Kau ingin menonton ini?" Donghae tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Eunhyuk mengajaknya menonton film animasi Frozen. Come on Donghae bukan tidak menyukai film Animasi tersebut, bahkan Donghae adalah penyuka Film animasi seperti Nemo. Itu adalah favoritnya, Tapi buat Eunhyuk?.

"Umurku baru dua puluh empat tahun. Wae?" Jawab Eunhyuk dengan tampang polosnya.

"Kau ingin menonton Film ini? Yang lain saja." Kata Donghae santai.

"Hiks.. K-kau huks.. tidak ingin menemaniku nonton film ini?" Oh tidak Eunhyuk mulai menangis.

"Mengapa kau menagis. Ahiiss.. Arraseo kita akan menontonnya, Berhentilah menangis." Donghae adalah tipe lelaki yang tidak bisa melihat orang lain menagis didepannya. Ia akan langsung luluh dan mengikuti semua kemauan si pelaku tersebut, contohnya Hyorin – eomma- yang memakai cara ampuh ini.

Eunhyuk yang mendengar ucapan Donghae, yang mau diajak nonton film tersbut langsung terhenti tangisannya. Lalu ia menjadi ceria kembali, tanpa panjang lebar Eunhyuk langsung menjalankan film tersebut. Donghae hanya bisa bersabar.


Film yang berdurasi hampir dua jam itu selesai mereka tonton, Eunhyuk masih terbawa suasana seperti difilm itu. Lihat saja Eunhyuk sedari tadi hanya menyanyi lagu soundtrack dari film tersebut. Dan juga Eunhyuk meniru gaya si karakter animasi yang tak lain adalah Queen Elsa yang tengah menyanyi. Donghae yang melihatnya tersenyum dan sedikit terkekeh melihat gaya Eunhyuk yang layaknya seperti Queen Elsa.

"Hyukkie, bila kau terus bernyayi dengan suara seperti itu. Zhoumi bisa terbangun." Peringat Donghae

"Aku hanya terbawa suasana,hihihi."

"Sepertinya kau sudah sering menonton film ini, sampai-sampai kau sudah menghapal semua dialog difilm itu?"

"Memang iya, Hyukkie sudah menontonnya sebanyak seratus kali bersama Zhoumi. Hihihi"

"WHAT! Jadi mengapa kau ingin menonton lagi." Donghae terlihat frustasi.

"Hanya ingin saja. Hahah,"

Donghae hanya mendesah pelan, ia tidak habis pikir Eunhyuk itu sudah menikah walaupun statusnya sudah berpisah dengan suaminya yang dulu kelakuannya itu tidak mencerminkan kalau ia sudah menikah apalagi sekarang ia memilik anak yang tampan berusia lima tahun. Tapi masih suka menonton film animasi!

"Stop jangan bergerak Hae, ada sesuatu di pipimu!" peringat Eunhyuk.

Eunhyuk mendekatkan wajahnya ke Donghae. Donghae dibuat terpana dengan paras manis yang dimiliki Eunhyuk, wajah yang cantik dan manis sukses mensihir seorang Lee Donghae. Jari lentik Eunhyuk mengambil sesuatu dipipi kiri Donghae.

"Ternyata bulu mata mu jatuh Hae. Untung saja tidak masuk ke mata-." Ucapan Eunhyuk terputus, karena Donghae menarik Eunyuk untuk mendekat kedirinya. Bibir Donghae mendarat pas dibibir merah Eunhyuk, benda itu menempel sebentar dibibirnya Eunhyuk. Lalu melumatnya secara perlahan, Eunhyuk awalnya terkejut dengan perlakuan Donghae. Tapi lama-kelamaan ia mngikuti permainan Donghae.

Awalnya hanya lumatan sekarang Donghae sudah mulai berani menghisap bibir atas dan bawah Eunhyuk. Eunhyuk melenguh dengan ciuman panas yang diberikan Donghae, sanking terbawanya suasana Eunhyuk mengalunkan kedua tangannya ke leher Donghae. Eunhyuk hanya mengikuti instingnya! Ingat!

Tangan donghae mulai membuka kancing baju yang Eunhyuk kenakan.

Satu kancing...

Dua kancing ...

Baru kancing kedua dibuka, bibir Donghae berpindah keleher jenjang Eunhyuk. Jilat, Hisap dan gigit. Eunhyuk mendesah pelan, Donghae tersenyum setan. Ia berhasil menemukan titik sensitif tetangga seksinya ini.

Donghae ingin lebih, ia ingin menjelajahi dada berisi Eunhyuk. Dan ingin menghisap puting yang sudah menengang disana. Lalu tangan Donghae kembali bekerja, membuka kancing ketiga dan seterusnya.

Sampai dikancing kelima, Handphone Donghae berbunyi, Donghae menghentikan aksi mesumnya itu. Lalu mengangkat telepon.

"Yaaakk.. anak nakal cepat pulang. Temani Appamu menonton Bola. Palli." Ternyata Hyorin.

"ckk.. arraseo. Hae pulang. Eomma!"

"Menganggu saja. seksi aku pulang dulu eum."

"Yaaakk.. Ahjjushi mesum." Teriak Eunhyuk.

Lee Donghae berhasil merasakan manisnya bibir Eunhyuk, Hahah.. sepertinya Eunhyuk harus berhati-hati dengan tetangga mesumnya itu.

-TBC-


Kembali lagi dengan membawa chapter 2! siapa yang menunggu. Hahahah

sudah lama gk update? Maaf dikarenakan sibuk dengan dunia nyata saya. saya banyak tugas dari dosen tercintaah dan sampai gak bisa untuk lanjutin ff saya T.T dan juga saya ini mencuri-curi waktu, padahal saya sebentar lagi akan menghadapi Ujian Final. Doa'kan saya supaya dapat nilai IP yang bagus :v

Dichap ini saya ubah seperti sebutan untuk kedua orang tua Donghae, ketika saya baca ulang dichap satu merasa aneh dengan sebutan itu. hahah terimakasih buat kalian yang udah kasih tau! dichap ini udah saya ubah yaaaaa ;D

Terimaksih buat review,fav,foll. sungguh NicKyun enggak percya bnyak yg suka sama ff aneh ini. hahahha

Terimakasih:

Kakimulusheenim / Nymph673 / she3nn0 / abilhikmah / BekiCoy0411 / dekdes / nanaxzz / / cho. 794 / oelum96 / alz / harubonbon / Haehyuk546 / HAEHYUK IS REAL / Dochi risma / ichadkelpeu / Guest / guixianstan / Xiao629

Maaf enggak bisa balas review kalian teman, tapi NicKyun udah baca semua. hahahah...

Silahkan menikmati chapter dua ! Muaaahh :* :*