Title : I Think I Love You

Author : Hwang Tae Rin

Disclaimer : Semua character disini milik YME, author Cuma pinjam nama

Rate : T

Main Cast : KyuMin

Main Pair : Eunhyuk,Donghae,Ryeowook,Yesung,Kibum,Siwon,Heechu l,Hanggeng And Other…

Genre: Crime,Family and Romance.. (?)

Warning: GS,Typo(s),Don't Plagiat,Don't SILENT READERS. . .

Summary : "Baiklah aku akan melaksanakannya…."/"Ah! Akhirnya aku bisa bertemu dengan mu Lee Sungmin"/"ANDWE!... CHO KYUHYUN LEPASKAN PISTOL ITU!..."/"Aku mencintai mu.."

Note : Fanfiction ini murni hasil karya saya selaku author, saya tidak rela dan tidak ikhlas jika hasil karya saya ini si plagiat oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab, dalam bentuk apapun!

DON'T LIKE DON'T READ

HAPPY READING…!

Last Chapter

"Jadi Yesung-ah apa yang terjadi…?" Tanya Sungmin kepada seorang namja, yag memiliki wajah misterius. Tetapi mereka semua menghormati namja tersebut, karena Kim Jong Woon atau biasa di panggil Yesung ini adalah ketua dari mereka.

"Begini, kita dapat tugas lagi dan ini sangat berbahaya bagi keselamatan negara kita…." Jawab Yesung dengan wajah yang terlihat serius, semua anggotanya menyimak dengan serius apa yang di katakan oleh ketua mereka.

"Memamgnya ada apa..?" Sekarang seorang namja yang memiliki pipi chubby yang bertanya, Henry.

"Cho Kyuhyun, Cho Kyuhyun telah kembali…"

.

.

.

Chapter 2

"Cho Kyuhyun, Cho Kyuhyun telah kembali…" Ucap Yesung, dengan wajah seriusnya.

"Ba-bagaimana bisa… bukankah dia sudah di tangkap, dan di hukum penjara selamanya dengan penjagaan yang sangat ketat…" Seru Kangin, yang juga kaget dengan kenyataan tersebut.

"Ne, itu benar dan bahkan selnya berbeda sendiri dengan tahanan yang lainnya…" Ujar Shindong.

"Haaahh…. Cho Kyuhyun, buronan itu sangat mengerikan.. kita harus secepatnya menangkap dia kembali. Kalau tidak, Negara ini akan hancur.." Jelas Yesung, dan memijit pelipisnya entah kenapa merasa pusing dengan kejadian ini.

"Tetapi, sepertinya dia akan sedikit kesusahan…" Ucapan yeoja cantik ini, yang bernama Heechul membuat semuanya menoleh ke arahnya.

"Wae, dari mana kamu tau…?" Tanya Leeteuk.

"Bukankah selnya berada di tengah-tengah hutan, kemungkinan dia akan sedikit kesusahan untuk mencari jalan keluar, di tambah polisi yang berjaga di sana sangat banyak.." Jelas Heechul, dengan tangan yang terlipat di dada.

"Hhhmm…. Kamu benaar Chulie, tetapi dia bukan orang sembarangan. Aku yakin 100% pasti dia bisa keluar, walaupun nanti dia terdapat luka di tubuhnya.." Balas Hanggeng.

"Ternyata kalian bisa menebaknya.." Ucap Yesung, dan menegakkan tubuhnya.

"Ketua berikan perintah anda kepada kami…" Seru Siwon, dengan tatapan yang serius.

"Baiklah, aku Kim Jongwoon memperintahkan kalian menangkap Cho Kyuhyun dalam keadaan hidup ataupun mati.." Perintah Yesung kepada bawahannya.

"Baik ketua kami akan melaksanakannya!..." Jawab semua anggota serempak, lalu berdiri serta dengan tangan yang berada di pelipis memberi hormat kepada Yesung.

"Hhhmm…. Baiklah kalian boleh kembali ke rumah masing-masing, oh! jangan lupa besok pagi kita berkumpul kembali di sini. Untuk memulai tugas kita.."

"Ne ketua, kami permisi…" Mereka semua membungkukkan tubuh, dan pergi dari ruangan tersebut.

"Cho Kyuhyun, berani sekali kau mencari masalah lagi.. atau mungkin kamu mencari mati.." Gumam Yesung, sambil melihat sebuah data dengan foto seseorang yang berada di data tersebut.

…..

Di Hutan~

Terlihat seorang namja yang sedang berlari dan terus berlari, dengan peluh yang sudah membasahi tubuhnya. Dengan tergesa-gesa namja ini mencari tempat bersembunyi, dan gotcha! Dia menemukan rumah tua, tanpa membuang waktu namja ini berlari dan masuk kerumah tersebut.

"Hosh.. hosh.. hosh.. dimana dia..?" Ujar seorang namja yang lengkap dengan pakaian polisinya, serta pasukan polisi yang berjumlah banyak berada di belakanganya.

"Lebih baik kita berpencar, jangan biarkan dia lolos.. ppali cari dia!..." Perintah namja tersebut. Seorang bawahannya, tidak sengaja melihat sebuah rumah tua dan dia berfikir mungkin buronan mereka bersembunyi.

"Ketua, apa mungkin buronan itu bersembunyi di sana.." Ujar orang ini, sambil menunjuk sebuah rumah yang berukuran besar tetapi terlihat sudah tua.

"Kau benar, ppali yang lain ikuti aku.." Semua polisi itu berjalan memasuki rumah tua tersebut, sedangkan di satu sisi..

"Hosh.. hosh.. hosh.. gawat mereka semua menuju ke sini.." Cho Kyuhyun, ya Cho Kyuhyun buronan yang melarikan diri dari selnya sekarang sedang di cari-cari. Dia cukup bingung apa yang harus dia lakukan, karena jumlah polisi itu sangat banyak sedangkan dirinya hanya sendiri. Retina matanya mengedarkan ke seluruh ruangan tersebut, mencari-cari sebuah benda tajam yang mungkin bisa menjadi senjatanya untuk melawan semua polisi tersebut.

"Ah! Akhirnya aku mendapatkannya…." Dengan bibir yang meyeringai, namja ini berjalan untuk mengambil sebuah benda.

"Hhhmm… senjata yang bagus untuk berperang…" Di putarnya benda tajam tersebut, dan menyentuh bagian lancipnya.

"Bersiaplah, menemui ajal kalian.." Gumam Kyuhyun, sambil memperhatikan sebuah kapak yang berada di genggamannya

Krrriieett…

Suara pintu yang sudah tua tersebut terbuka, memperlihatkan isi rumah tersebut. Memang bangunan ini sangat besar tetapi sudah tua, banyak sekali sarang laba-laba dimana-mana dan debu yang sangat tebal. Dengan perlahan rombongan polisi ini memasuki rumah tersebut, takut kalau lantai yang terbuat dari kayu ini bolong.

"Perhatikan jalan dan sekitar kalian, lantai kayu ini sangat rapuh.. dan tetaplah waspada dia pasti berada di sekitar sini…" Ingat namja ini, dan mulai berjalan di depan untuk memimpin bawahannya.

Tap! Tap! Tap!

Suara langkah seseorang membuat semua polisi tersebut waspada, dengan sebuah pistol yang sudah di acungkan oleh masing-masing polisi.

"Siapa itu, YA! CHO KYUHYUN KELUARLAH!..." Teriak ketua polisi tersebut, dengan posisi waspadanya.

Tap! Tap! Tap!

"Mwo..? aku disini, apa kau mencari ku Yunho-shi.." Ucap Kyuhyun yang entah sejak kapan, sudah berdiri di depan mereka semua.

"Kau.. Cho Kyuhyun, berani sekali melarikan diri dari sel setelah apa yang telah kau lakukan dengan negara ini.." Ujar polisi tersebut, yang bernama Jung Yunho.

"Aku sudah tidak kuat di sel tersebut, membosankan…"

"Ck, tidak usah banyak basa-basi… cepat borgol dia dan bawa ke tahanan…!" Perintah Yunho dengan berteriak. Semua bawahan yang mendengar perintah tersebut, berjalan menghampiri Kyuhyun dan ada juga yang bejaga-jaga dengan pistol jika nanti Kyuhyun melawan.

Ketika salah satu polisi itu ingin memborgol tangan Kyuhyun, tiba-tiba namja ini mengeluarkan kapak dari balik tubuhnya dan..

Kciippraatt!...

Suara muncratan darah dari tubuh polisi itu terdengar, sedangkan yang lain sudah berjaga-jaga untuk menembakki Kyuhyun dengan pistol.

"TEMBAK DIA!..."

Dorr! Dorr! Dorr! Dorr!

Berkali-kali peluru keluar dari pistol hitam itu, Kyuhyun yang merasa dirinya dalam keadaan mendesak. Dengan cepat berlari keluar dari jendela.

Prangg!...

Kaca itu pecah, dengan Kyuhyun yang sudah bebas berlari keluar dari rumah tersebut.

Dorr!

Tembakan Yunho pas mengenai kaki kanan Kyuhyun, membuatnya sempat terjatuh meringis kesakitan.

"Akh!... Polisi keparat!..." Ujar Kyuhyun, sambil berusaha berdiri.

"Disana, ppali tangkap dia…" Teriakan itu terdengar, membuat Kyuhyun harus cepat lari dari tempat itu. Dengan terpincang-pincang Kyuhyun berlari dan terus berlari, tidak memperdulikan kakinya yang sudah mengeluarkan darah yang sangat banyak.

"Hosh.. hosh.. hosh.." Kyuhyun mengengah-engah kecapekan, dan retina matanya menemukan sebuah semak yang dapat menyembunyikan seluruh tubuhnya. Tergesa-gesa namja ini berjalan menuju semak tersebut, dan menundukkan kepalanya agar tidak terlihat oleh rombongan polisi tersebut.

"Kemana dia..! kita kesana, cepat sebelum dia menghilang.."

Tap! Tap! Tap!

Suara langkah tersebut makin lama makin mengecil dan menghilang, sepertinya polisi-polisi tersebut sudah pergi jauh dari persembunyian Kyuhyun.

"Haahhh… akhirnya mereka pergi juga, aku harus cepat keluar dari hutan ini.." Gumam Kyuhyun, lalu berdiri dan berjalan mencari jalan tol.

Di Apartemen~

Cklek…

"Eoni…" Ryeowook yang melihat Sungmin pulang, langsung menghampirinya dan memeluk orang yang satu-satunya yang dia miliki.

"Lho! Wookie belum tidur…"

"Wookie menunggu eoni, habis eoni lama sekali pulangnya. Wookie kan jadi khawatir…"

"Aigo! eoni baik-baik saja, apa Wookie lupa bahwa eoni guru bela diri eoh!.." Ujar Sungmin, sambil menyentil sayang dahi adiknya.

"Akh eoni appo!.. Kenapa menyentil dahi Wookie.." Gerutu Ryeowook, dengan bibir yang mengerucut.

"Hahahaha…. Hanya bercanda saja, kajja kita tidur ini sudah jam 23.00.." Ajak Sungmin dan merangkul adiknya menuju kamar.

Di Kamar Ryeowook~

Cup!

"Wookie jaljja ne…" Dengan sayang Sungmin mencium dahi adiknya, dan menarik selimut sebatas dada.

"Eoni jaljja.." Gumam Ryeowook, lalu menutup matanya menuju alam mimpi.

Blam!

Pintu kamar tersebut tertutup, tetapi Sungmin masih saja berdiri di balik pintu tersebut.

"Wookie, mian.. maafkan eoni sudah membohongi mu lagi.."

Esoknya…

Di Apartemen~

Kring! Kring! Kring!

Klik'

"Eukkhh…." Suara serak dari seorang yeoja manis yang baru saja bangun dari alam mimpinya, berusaha membiasakan bias cahaya matahari pagi yang menerobos gorden jendelanya.

"Hooaammm!..." Dengan langkah yang di seret, Sungmin berjalan dengan mata yang masih setengah terbuka dan tertutup.

Bruuaakk!...

"AKH! YA! WOOKIE pelan-pelan ini sak-.. Akh! Sakit Wookie hiks.. appo..(T_T)" Berteriak,menangis, dan mengelinjang sakit karena ulahnya sendiri. Yah! Yeoja ini dengan cerobohnya berjalan dengan mata tertutup ketika ke kamar mandi, dan tidak sengaja kakinya tersandung kursi. Jadi lihat saja sekarang hasil kerja kerasnya, kaki membengkak sempurna dengan kulit yang berwarna merah.

"Ommo! Eoni makanya jangan ceroboh, lihat nih hasilnya jadi bengkak kan…"

"Hiks.. eoni kan tidak tau Wookie…"

"Ne.. ne.. Wookie tau, ya sudah eoni diam dulu jangan bergerak-gerak.. Wookie balut dulu pakai perban.." Suruh Ryeowook, sedangkan Sungmin hanya mengangguk patuh.

Drrtt.. Drrttt…

Klik'

"Yeobseo…" Ucap Sungmin.

"Ya! Minnie cepat ke sini, kami semua sudah menunggu mu untuk menjalankan tugas kita!…" Teriak dari seberang sana, membuat Sungmin harus menjauhkan handphonenya.

"Ne.. Chulie eoni, aku akan kesana…"

Pip'

"Eoni nugu..?" Tanya Ryeowook, dengan tangan yang masih telaten membalut kaki Sungmin.

"Ani, hanya teman.." Jawab Sungmin.

" Wookie sudah selesai kan, eoni harus pergi berkerja karena sudah terlambat.." Ujar Sungmin, sambil mengambil barang-barangnya dan memasukkannya ke tas punggung miliknya.

"Ekh, eoni kerja… dengan kondisi kaki seperti ini.."

"Nde, gwenchana.. eoni masih bisa kok!.."

Hup!

Sungmin menggendong tasnya di punggung, dan menoleh ke Ryeowook.

"Wookie, eoni pergi dulu ne.. oh! iya jangan lupa masakkan makan malam menunya jjamyeon lagi ne.."

"Ck, ne.. hati-hati, pulanglah dengan selamat.." Ucap Ryeowook, sambil melambaikan tangannya.

"Hufhh… sendiri lagi sendiri lagi.." Gumam Ryeowook.

…..

Di Ruang SJ~

Cklek..

"Hai semuanya…." Sapa Sungmin, dengan kepala yang menimbul di pintu.

"YA! ppali masuk dari tadi kami sudah menunggu mu tau!.." Gerutu Zhoumi, dengan pipi yang di gembungkan.

"Ekh, Zhoumi gege jangan memasang wajah seperti itu… hiieee… menggelikan!.." Celetuk Henry, sambil berjalan menjauh. Sedangkan yang di hina, hanya mengeluarkan death glarenya.

"Ommo! Minnie.. kaki mu kenapa?" Pertanyaan Kibum membuat semua menoleh ke kaki Sungmin, yang memang terlihat di balut oleh perban.

"Hehehe… tadi pagi, kaki ku tersandung kursi terus jadi bengkak.. makannya di perban begini sama Wookie.." Jawab Sungmin, dengan cengiran tanpa dosa yang berada di wajahnya.

"Ck, terkadang aku kasihan melihat Wookie mempunyai eoni seperti mu.." Ujar Heechul.

"Aish! Chulie kau ini menyebalkan sekali eoh!.." Balas Sungmin, dengan sedikit menaikan volume suaranya.

"Apa semua sudah berkumpul…!" Suara tegas, dan terdengar dingin tersebut membuat semuanya menoleh ke asal suara.

"Ekh, ketua.. nde.. semuanya sudah berkumpul.." Jawab Leeteuk, sambil menganggukkan kepalanya.

"Hhhmm…. Bagus.." Yesung berjalan menuju tempat duduknya, dan menyuruh bawahannya untuk duduk di sofa.

"Jadi bagaimana apa kalian sudah bisa melacak, dan memperkirakan bagaimana rencana kita..?" Tanya Yesung, dengan telapak tangan yang mengamit satu sama lain.

"Sudah.. saya dan Kibum sudah melacak lewat computer, dan ternyata buronan itu sudah berhasil lolos dari kejaran polisi di sana. Dan bahkan memakan satu korban…" Jelas Leeteuk, sambil memperhatikan sebuah dokumen yang isinya hasil pelacakan mereka selama 1 hari saja dan dengan mudahnya mengetahui dimana Kyuhyun berada.

"Hhhhmm….. sekarang dia berada di mana?.." Tanya Yesung lagi.

"Terakhir kami lihat, dia berada di daerah Seoul. Kami juga cukup susah menetapkan dimana dia, karena namja itu terus berpindah-pindah tempat…" Jawab Leeteuk.

"Baik, Hanggeng dan Zhoumi kalian sudah mengatur rencana kia selanjutnya…"

"Nde, kita mempunyai rencana yang cukup menarik dan yang menarik dari rencana ini. Kita membutuhkan seorang yeoja, dan secara perlahan mendekati Cho Kyuhyun. Atau lebih tepatnya, kita menjebaknya.." Ucap Zhoumi dengan menyeringai.

"Eotthe.. apa rencananya bagus…" Ujar Hanggeng.

"Tapi, yang menjadi umpannya siapa..?" Tanya Heechul.

"Sungmin…!" Jawab Hanggeng dan Zhoumi serempak.

"MWO! AKU!..." Kaget Sungmin, dengan mata yang membulat sempurna.

"Ne, kamu karena ku lihat-lihat kamu itu pandai menjaga dirimu dan sangat pintar. Jadi tidak ada masalahkan…"

"Ta-tapi Zhoumi…"

"Hey! Ingat kamu ini polisi harus berani…" Celetuk Shindong.

"Haahh… baiklah aku akan menjadi umpannya, kapan kita akan memulai rencana ini ketua.."

"Besok.. ya, besok kita akan memulainya.." Ucap Yesung, sambil tersenyum puas mendengar rencana anggotanya.

"Kibum dan kamu Leeteuk, dari hari ini sampai besok pantau Kyuhyun.. jangan sampai kehilangan jejaknya. Karena kita akan sedikit bermain-main dengan anak itu.." Suruh Yesung.

"Nde ketua!..." Jawab Kibum dan Leeteuk bersamaan.

"Hhhmmm…. Baiklah, pembicaraan hari ini selesai.. dan kamu Sungmin, kaki mu harus cepat sembuh karena kamulah yang sangat berperan penting dalam tugas ini.."

"Ne.. saya akan melakukannya dengan baik.." Balas Sungmin, dengan nada suara yang lantang dan tegas.

"Good.. ya sudah, kalian boleh pergi. Kecuali Leeteuk dan Kibum.." Ingat Yesung, sambil menunjuk Kibum dan Leeteuk.

Semua anggota membereskan alat-alat mereka, dan pergi dari tempat tersebut. Termasuk Yesung, namja ini pergi dari ruangan tersebut. Dan sekarang hanya tertinggal Kibum,Siwon,Leeteuk, dan Kangin.

"Bummie, Woonie tungguin ne.." Ucapan seseorang membuat Kibum menoleh, dan yeoja ini mendapatkan namjachingunya yang sedang duduk di sampingnya.

"Nde Woonie.. gomawo ne.."

"Apapun untuk mu Bummie…" Dengan sayang Siwon mengelus pucuk kepala Kibum, sambil menyunggingkan senyum yang memperlihatkan lesung pipinya.

"Chagi… ini aku membawakan makanan untuk mu, dimakan ne.." Suruh Kangin, yang saat ini sama seperti Siwon menunggu yeojachingunya.

"Gomawo chagiya…"

Cup!

Leeteuk mencium sekilas pipi Kangin, membuat namja bertubuh besar ini tersenyum melihat perhatian yeojachingunya.

"Aigo! yeojachingu ku manis sekali eoh!.." Kangin yang suka dengan sikap Leeteuk, mencubit pipi yeoja tersebut dengan gemas membuat sang pemilik memekik kesakitan.

"YA! kalian ini jangan melakukan adegan lovely dovey di sini, Teuki tetap fokus dengan computer mu awasi terus Cho Kyuhyun.." Ingat Kibum dengan volume suara yang sedikit meninggi.

"Ne.. ne.." Jawab Leeteuk pasrah.

…..

Dengan tertatih-tatih Kyuhyun berjalan menelusuri Seoul, yah sekarang dia sudah berada di Seoul. Luka tembakan itu masih berada di kaki kanannya, yang menyebabkan dia susah berjalan. Untuk menyembunyikan statusnya, Kyuhyun memakai jaket miliknya dan menutupi wajahnya dengan topi jaket tersebut.

Puk!

Entah siapa, tiba-tiba menepuk bahu Kyuhyun. Membuat namja ini, mau tidak mau harus menoleh untuk melihat siapa pelakunya.

"Gwenchana…"

.

.

.

TBC

Chapter 2 update!.. :D

Hiks.. Tae Rin sempat kecewa banget, yang review cuma sedikit.. :(

Apa lebih baik ini FF Tae Rin hapus saja ya..? D:

Percuma bikin susah-susah tetapi tidak ada yang mau menghargai..

Haaahhh… (-_-") *lemes

Tae Rin hanya sanggup bilang, jangan lupa habis baca di review ne..

Annyeong.. ^_^