"Ngapain lo Gyul?"

Hangyul nengok, terus nyengir. "Eh ada bidadarinya Hangyul."

"Banyak omong, gue tampol nih ya?"

"Jahat amat ayang Suwoong."

Suwoong memasang wajah datar, lalu melempar tisu bekas keringat kepada Hangyul. Yang dilempari cuman nyengir.

"Ngapain ke kampus bahasa?" tanya Suwoong.

"Gak tau nih, kaki gue reflek ke sini abis bubaran kelas."

"Ngomuuuullllll!" sungut Suwoong sambil menjejalkan good time ke mulut Hangyul. Mereka berdua sedang di gazebo dekat kolam, tempat favorite Suwoong.

"Abis ketemu sama Kak Euna, Kim Suwoooonnngg."

"Oh."

Lalu keduanya diam. Hangyul diam-diam menghabiskan good time milik Suwoong dan Suwoong diam-diam memikirkan alasan Hangyul menemui Euna.

"Lho, mau kemana?" tanya Hangyul ketika tetangga sebelah rumahnya itu membereskan barang.

"Pulang."

"Lah, udah selesai tugasnya."

"Gak mood."

"Kak Woong kenapa?"

"Ah diem, banyak bacot bener."

Hangyul senyum ngeliat Suwoong yang nyimpan barangnya sambil cemberut.

"Kak Suwoong."

"Kak Woong."

"Kak Woong."

Suwoong mendelik. "Apaan sih kak woong kak woong, emang gue karung?"

Hangyul mengendikkan bahunya. "Lo bidadari hati gue sih Kak, bukan karung, gak tau kalo kata orang."

Suwoong menahan senyumnya. "Apaan sih, gak jelas lo dasar," ujarnya sambil berdiri.

Hangyul mengambil alih ransel Suwoong. "Yuk dah pulang. Udah makan belum lo kak?"

"Belum, mampir mcd dulu ya?"

"Bilang, 'Hangyul ganteng banget, Kak Suwoong sayang Hangyul' dulu dong."

"Minta diceburin ke kolam ya lo, Gyul?"

"Ke hatimu aja gimana?ㅡeh EH JANGAN DI DORONG DONG NTAR GUE NYEBUR KOLAM BENERAN?"

ㅡlee hangyul, si anak bisnis yang friendzone sama suwoong.

ㅡ kim suwoong, si anak sastra indonesia yang sengaja friendzone sama hangyul soalnya cowok itu ngomul kerjaannya.