NOTE : BUAT READERS YANG MERASA SUDAH PERNAH MEMBACA FANFICT INI, SILAHKAN UNTUK TIDAK MEMBACA NYA KEMBALI JIKA KALIAN MEMENAG TIDAK SUKA. DAN INI ADALAH FANFICT BUATAN YUTA TANPA MEM 'PLAGIAT' ATAU APAPUN SEMACAMNYA. YUTA HANYA TERINSPIRASI DARI BLOG PENULIS DRAMA INI. DAN YUTA JUGA SUDAH IZIN.
SUDAH DI PERINGATKAN JIKA TIDAK SUKA DENGAN FANFICT INI, TIDAK PERLU MEMBACANYA KARENA YUTA SAMA SEKALI TIDAK MEMAKSA. TERIMA KASIH UNTUK MASUKANNYA, YUTA TERIMA DENGAN SENANG HATI.
SEKALI LAGI, DLDR!
Author:
Yuta CBKSHH
Tittle:
Twenty Years Old (CHANBAEK)
Cast:
Park Chanyeol
Byun Baekhyun
Support cast:
Do Kyungsoo
Oh Sehun
Kim Jong In
Rating:
T - aman, tapi mungkin terdapat kiss-scene
Genre:
Romance, Drama
Disclaimer:
Ini adalah hasil remake'an Yuta yang di ambil berdasarkan dari mini drama Korea yang berjudul sama dengan fanfict ini. Tapi Yuta bikin versi ChanBaeknya. Yuta juga udh izin kok sama blog yang bikin sinopsis drama ini. Kalo ada yang udah tau drama ini, bisa memudahkan kalian dalam memahaminya. Cuma ada sedikit bagian yang Yuta ubah karena drama asli itu straight, dan Yuta ubah menjadi Yaoi. Semoga kalian suka ^^
Warning:
BL-BoysLove / YAOI / SHOUNEN-AI / HUBUNGAN SESAMA JENIS. DLDR! DO NOT BASH BUT KRITIK ATAU SARAN SANGAT DI PERBOLEHKAN. ENJOY IT!
Summary:
Tentang kisah percintaan Baekhyun si lelaki cantik di umurnya yang ke-20 tahun. Apakah ia benar-benar bisa menjadi seorang yang dewasa? Apakah diumurnya yang ke-20 tahun ini hidupnya akan berubah dan menyenangkan seperti apa yang orang-orang katakan? CHECK THIS OUT! YAOI! (CHANBAEK Slight KRISBAEK, KAISOO)
Chapter Lenght:
4 chapters
-HAPPY READING-
Chapter 2
'Usia 20 tahun adalah saat dimana aku memulai minum bir. Ketika aku mulai minum dalam jumlah yang sangat banyak, aku sering sekali tak sadarkan diri karena mabuk'
Baekhyun terbangun di sebuah club dalam keadaan mabuk dan melihat keadaan disekitarnya sangat kacau balau penuh dengan orang-orang yang juga mabuk. Saat ia hendak pergi dari club itu, ia melihat seorang sunbae yang dulu memaksanya untuk minum-minum, sunbae itu sudah mabuk dan ia ingin pergi tanpa mau membayar.
"Ah, dasar makhluk itu. Apa kau tidak mau bayar setelah minum sebanyak itu? Cepat bayar, brengsek" teriak Baekhyun yang sedang mabuk pada si sunbae yang juga sedang mabuk.
Sunbae yang bernama Sehun itu hanya tersenyum aneh pada Baekhyun sebelum ia pingsan, Baekhyun yang sudah sangat kesal serta merta menghampiri Sehun lalu menampar wajah lelaki albino itu ke meja sampai kepala bagian belakang Sehun terbentur ke meja yang berada disana. Dan Sehun langsung meringis kesakitan dan tubuhnya merosot ke lantai sambil mengeluh kesakitan.
'Oh tidak! Apa yang aku lakukan? Aahhh umma~'
Baekhyun sangat terkejut dengan tingkah lakunya sendiri sementara orang-orang di sekitarnya malah tertawa geli. Dan Baekhyun sungguh merasa menyesal dan malu atas tindakan konyolnya barusan.
'Bagian yang paling misterius saat pingsan karena mabuk adalah... saat aku tersadar dari pingsanku dan menyadari segalanya. Aku benar-benar tidak mengerti kenapa aku malah tersadar tepat disaat-saat seperti itu. Padahal sama sekali tidak ada alasan untuk melakukan hal seperti itu tadi'
Di sebuah tempat dan waktu yang lain, Baekhyun tiba-tiba tersadar dari pingsannya karena mabuk tadi. Dan ketika ia membuka matanya, ia langsung berhadapan dengan wajah Chanyeol yang mendekatinya seolah hendak mencium bibirnya.
Kenapa ia bisa tiba-tiba berada di ruang tamu apartemennya? Dan errr.. dengan Chanyeol yang berada sangat dekat dengannya dan seperti ingin menciumnya?
Baekhyun hanya mampu terdiam sibuk dengan pemikirannya.
'Ini aneh! Tetapi saat ini, sebesar apapun keinginanku untuk mengubur saat-saat yang sangat memalukan itu, sekarang ini aku malah berada dalam situasi yang sangat sulit dipercaya'
Baekhyun sangat kebingungan dengan apa yang sedang ia dan Chanyeol lakukan saat ini. Ia bingung apa yang harus ia lakukan saat wajah Chanyeol benar-benar sudah semakin mendekatinya, hanya tinggal beberapa centi saja maka kedua bibir itu akan bertemu. Apakah ia harus menamparnya? atau mendorongnya? atau pura-pura tak mengingat kejadian ini?
atau haruskah ia menciumnya?
'Apa yang harus aku lakukan supaya dia tidak mengataiku seorang yang murahan atau bodoh? Berpikir... berpikir. Ayolah Baekhyun berpikirlah~'
Baekhyun masih tetap membuka matanya untuk berpikir keras saat ini.
'Yaps benar, aku harus memikirkan kembali apa yang terjadi kemarin'
Baekhyun lalu menutup matanya kembali dan mulai mengingat semua awal kejadian ini.
Sepertinya ia mulai teringat. Baekhyun ingat bahwa kemarin jam 8 malam tiba-tiba saja Chanyeol muncul di hadapannya. Baekhyun lalu mulai memutar otaknya kembali untuk mengingat 3 jam sebelum ia bertemu Chanyeol.
Flashback
3 jam sebelum Baekhyun bertemu Chanyeol, ia sedang berada di sebuah salon untuk mengeriting rambutnya agar ia bisa melupakan Kris. Tetapi tiba-tiba ponselnya berdering dan sepertinya ia mendapat pesan ka-talk dari Chanyeol.
Ternyata sejak kejadian pesan ka-talk ajaib itu, Chanyeol sering sekali mengirimi Baekhyun pesan seolah-olah mereka memiliki hubungan yang sangat akrab. Dan sekarang Chanyeol sedang bertanya apa yang sedang Baekhyun lakukan, dan Baekhyun memberitahu pada Chanyeol bahwa saat ini ia sedang berada disebuah salon untuk mengeriting rambutnya.
Segera setelah Baekhyun memberitahu kegiatannya pada Chanyeol, Chanyeol langsung mengiriminya pesan-pesan yang lain bertanya dengan panik kenapa Baekhyun tiba-tiba mengeriting rambutnya? apakah terjadi sesuatu? di salon mana? salon di gangnam? atau salon dekat universitas?
"Dimana? Katakan. Aku akan terus mengirim pesan sampai kau menjawabku. Cepat! Katakaaaa~~n" rengek Chanyeol sungguh berlebihan di ka-talk.
Pertanyaan aneh Chanyeol membuat Baekhyun keheranan sendiri kenapa Chanyeol bersikap seperti itu, sampai seorang pegawai salon yang sedang mengeriting rambutnya bertanya padanya.
"Apakah pria di ka-talk itu kekasihmu? Karena sepertinya pria itu terus menempel padamu?" Ucap pegawai salon itu.
"Tidak, bukan. Dia bukan siapa-siapaku.." Baekhyun memerah dan dengan cepat-cepat menyangkalnya.
Tak beberapa lama, TV di salon itu menanyangkan konser EXO kemarin.
sajin sogui hwanhan misowa, neowa naui hwansangui johwaI think I'm a lucky guy, neomu joha urin jigeum kkum sogui donghwa
Tepat sekali part rap Chanyeol di lagu Lucky milik EXO.
Dan setelah melihatnya, Baekhyun tersenyum dan langsung membalas pesan Chanyeol untuk memberitahunya.
"Aku sedang berada di salon dekat unversitas. Kau beristirahatlah dan cepat tidur, mungkin kau lelah karena semua kesibukanmu itu.." setelah menekan send Baekhyun terdiam sejenak melihat kembali pesan yang ia kirim ke Chanyeol barusan.
Kenapa mereka semakin terlihat seperti sepasang kekasih?
Pipi Baekhyun kembali merona karena ia merasa malu dan jantungnya sedikit berdegup.
Beberapa waktu kemudian, Baekhyun memutuskan untuk melihat daftar teman-teman ka-talk di ponselnya. Dan betapa terkejutnya Baekhyun karena ia malah menemukan Foto profil Kris sedang bersama pacar barunya yang bernama Huang Zi Tao, orang yang juga adalah teman Baekhyun.
"Eoh? Apa-apaan ini?" Baekhyun mencebikkan bibirnya.
Baekhyun sungguh kesal ketika melihat foto itu dan saat ia sedang asal memencet tombol secara tak sengaja ia malah menekan tombol free call.
"Astaga astagaa mati aku!"
Baekhyun langsung panik dan ia segera mematikan free call-nya pada Kris yang tidak sengaja itu.
"Aishh memalukan sekali! Semoga Kris tidak menelepon balik. Ku mohon ku mohon~" Baekhyun memejamkan matanya dan ia melakukan gerakan seperti menyembah ponselnya tersebut.
Bersyukur Kris tidak meneleponnya, tetapi ia malah mengiriminya pesan.
Dan dengan cepat Baekhyun membuka matanya untuk melihat pesan tersebut.
"Baekhyun? Bagaimana kabarmu? Kenapa kau akhir-akhir ini jarang datang untuk latihan?" Tanya Kris di pesan Ka-Talknya.
Baekhyun langsung tersenyum sinis saat membaca pesan itu.
Pesan pertama itu lalu diikuti oleh pesan kedua dari Kris.
"Baek.. aku ingin meminta maaf atas kejadian malam itu, dan juga..."
"Tidak, tolong jangan katakan, kumohon" pinta Baekhyun pada ponselnya
"Bisakah kau merahasiakannya dari Tao? Dia mungkin akan salah paham. Maafkan aku" lanjut Kris di pesan ka-talknya.
BINGO!
"Hya! Ssaekki yaaaaa!" Baekhyun hampir saja berdiri dari duduknya dan melempar ponselnya jika saja ia tidak di tahan oleh pegawai salon yang mengeriting rambutnya.
Setelah kejadian itu, Baekhyun menggumam sendirian sepanjang jalan pulang sambil minum bir kalengan yang ia beli di supermarket disana dengan sedih.
Seperti orang bodoh karena saat ini sudah menjelang malam hari. Ia tidak perduli jika orang yang melihatnya akan menganggapnya seperti apa. Karena ia memang sungguh kesal dan ia sedang sakit hati saat ini.
"Masa bodoh! Aku tidak perduli huweeee~ Aku cantik! Bahkan lebih cantik dari siapapun! Tetapi kenapa aku bernasib sial seperti ini? Huweee~ orang cantik yang terkena kutukan.. hmmm. Aaaaa~ aku berbicara apa barusan?!"
Jika Baekhyun tidak cantik dan berpakaian manis, mungkin ia sudah di giring orang yang melihatnya saat ini ke rumah sakit jiwa.
"Terserahlah, lagipula aku tidak pernah menjadi pacarnya. Tidak terjadi apapun juga. Tak ada tempat bagi Baekhyun di hati Kris. Begitu saja. Ah, benar-benar keterlaluan. Kenapa aku bahkan tidak punya hak untuk marah. Aku benar-benar marah sampai mau mati. Dasar brengsek!"
Saat Baekhyun ingin meminum birnya lagi, ternyata kaleng bir itu telah kosong dan saat ia hendak memasukkannya kembali ke kantong plastik, kaleng kosong itu malah tak sengaja terjatuh dan menggelinding ke kaki seseorang yang berada di belakangnya.
Baekhyun yang sudah sedikit mabuk lalu cepat-cepat mengambil kaleng kosongnya kembali dan meminta maaf pada orang itu karena ia telah membuang kalengnya sembarangan.
"Waktu itu sandal, sekarang kaleng bir? Kau benar-benar ceroboh" ucap orang bertudung hitam yang tadinya berada di belakang Baekhyun.
Baekhyun langsung bengong mendengar perkataan orang itu, saat Baekhyun melihat orang yang menyapanya dengan akrab itu, orang itu langsung melepaskan hoodie jaketnya dan tersenyum pada Baekhyun.
"Ini aku. Yeollie"
Satu fakta untuk kalian, Yeollie adalah panggilan akrab Baekhyun pada Chanyeol saat mereka masih duduk di bangku sekolah menengah.
Saat melihat Baekhyun hanya terbengong memandanginya, Chanyeol langsung menggodanya.
"Kenapa? Apa kau tidak mengenaliku karena aku terlalu tampan?"
Mata Baekhyun langsung berkaca-kaca ketika melihat kedatangan Chanyeol yang tiba-tiba. Sementara itu Chanyeol malah mengeluh dan meringis melihat wajah cantik Baekhyun yang sepertinya akan menangis itu.
"Hya.. harusnya aku yang menangis karena telah mengikutimu sejak satu setengah jam yang lalu, tetapi kau tidak membalikkan tubuhmu. Hah~ kakiku rasanya pegal" keluh Chanyeol.
Saat Chanyeol akhirnya memperhatikan bahwa Baekhyun benar-benar menangis, ia langsung kebingungan.
"Hei hei, kenapa kau malah menangis. Jangan menangis Baek.." tanya Chanyeol kebingungan sambil terus memperhatikan wajah Baekhyun dan memegang kedua bahu sempit milik Baekhyun.
"YA! AKU MEMANG MENANGIS! KENAPA?! HIKS" Baekhyun langsung berteriak membenarkannya.
'Saat aku melihat pria ini tersenyum seperti dulu, aku merasa ingin menangis. Aku juga tidak tahu kenapa. Ah, bahkan memikirkannya saja aku merasa malu'
Tak lama kemudian Baekhyun langsung berpaling untuk pergi tetapi Chanyeol langsung mengejarnya dan bertanya dengan cemas.
"Baek! kenapa kau tiba-tiba menangis?"
Baekhyun terus melangkahkan kakinya untuk menjauh dari Chanyeol.
"Apakah karena waktu terakhir kali kita bertemu, aku tidak mengucapkan salam perpisahan dan pergi begitu saja. Atau apakah karena aku tidak meneleponmu tetapi hanya mengirimimu pesan ka-talk saja Baek? Ku mohon jawab aku"
Chanyeol sungguh kesal karena Baekhyun tidak mau menanggapi pertanyaannya. Maka dari itu Chanyeol memutuskan untuk langung mencegat Baekhyun didepan sebuah toko dan mencoba memberi Baekhyun penjelasan.
"Jadwalku benar-benar padat. Aku sangat sibuk. Sungguh" Jelas Chanyeol.
Sikap Chanyeol sekarang ini membuat Baekhyun teringat kembali akan kenangan masa SMP mereka.
Saat itu Baekhyun duduk dengan sedih di halte bus sementara Chanyeol terus mencoba memberi penjelasan pada Baekhyun karena Chanyeol mengira bahwa Baekhyun sedang marah padanya karena Chanyeol lupa untuk menjemputnya padahal Chanyeol sudah berjanji.
'Sama seperti saat ia masih berusia 16 tahun dulu, dia selalu mengakui hal buruk yang ia kira kesalahannya. Padahal itu bukan kesalahannya sama sekali'
Kembali ke saat Chanyeol menghentikan langkah Baekhyun didepan toko, Baekhyun malah mengomeli Chanyeol.
"Kenapa kau masih saja sama seperti dulu Chanyeol? Hiks" ucap Baekhyun.
"Aku tidak menangis karenamu" lanjut Baekhyun sambil menghapus air matanya.
Setelah mendengar penjelasan dari Baekhyun itu, akhirnya Chanyeol bisa tersenyum lega.
Namun tak beberapa kemudian, beberapa siswi yang sedang nongkrong didepan toko tiba-tiba mengenali Chanyeol dan mereka langsung berteriak-teriak histeris saat melihat sang idola.
"Aaaaa~ apa itu Chanyeol oppa? Chanyeol oppaaa~" jerit salah satu siswi tersebut pada teman-temannya.
"O-ow"
Dan Chanyeol cepat-cepat memakai kembali hoodie jaketnya lalu menggandeng tangan Baekhyun dan mengajaknya melarikan diri dan para siswi itu langsung berlarian mengejar mereka berdua.
Berlari sambil bergandengan tangan seperti itu mengingatkan mereka berdua pada kenangan mereka saat mereka masih SMP. Mereka berlari di lapangan sekolah sambil bergandengan tangan dengan gembira.
Namun sekarang ini mereka malah bergandengan tangan sambil bersembunyi di semak-semak dari kejaran para fans Chanyeol yang masih belum menyerah untuk mengejar idola mereka.
'Aku merasa aneh karena harus berlari begitu kencang hanya karena anak-anak sekolahan yang gila. Pria ini terlihat seperti bintang idola Park Chanyeol, tetapi pada saat yang bersamaan terlihat seperti Park Chanyeol sahabat lamaku'
Saat Chanyeol harus menarik napas dalam-dalam untuk melepaskan ketegangannya akibat kejadian tadi, Baekhyun malah tertawa geli. Chanyeol awalnya bingung kenapa Baekhyun tiba-tiba tertawa tapi saat ia melihat Baekhyun terus tertawa, Chanyeol jadi ikut tersenyum.
Sungguh cantik Baekhyunnya ini.
Setelah berhasil lepas dari para fans-nya Chanyeol, mereka berdua jalan berdua hingga akhirnya mereka sampai didepan apartemen Baekhyun yang jaraknya memang tidak jauh dari supermartket tadi. Dan entah kenapa Baekhyun malah membiarkan Chanyeol masuk ke dalam apartemennya.
"Kyungsoo.. apa kau berada didalam?" Baekhyun mencari-cari Kyungsoo dengan membuka satu persatu kamar yang ada disana.
Baekhyun mencari Kyungsoo didalam kamarnya tetapi Kyungsoo ternyata sedang pergi. Baekhyun jadi teringat bahwa sekarang Kyungsoo pasti pergi ke klub karena hari ini hari jumat.
Ketidak beradaan Kyungsoo di apartemen mereka, membuat Baekhyun merasa bingung apakah ia harus merasa lega atau tidak.
"Kau tunggu disini oke, aku ingin mandi.." ucap Baekhyun pada Chanyeol dan langsung di angguki oleh pria tinggi tersebut lalu ia mendudukan dirinya di sofa apartemen Baekhyun.
Tidak beberapa lama kemudian setelah Baekhyun menyelesaikan acara mandinya, Baekhyun kembali ke ruang tamu, dan ia kaget karena Chanyeol malah minum bir dan memuji jika apartemen Baekhyun itu sangat bagus.
"Apa yang kau lakukan? Kenapa kau malah mabuk disini? Cepat kau keluar dari apartemenku! Kau hanya boleh disini 30 menit" keluh Baekhyun sambil mendorong-dorong tubuh besar Chanyeol.
"Oh ayolah.. bisakah kau sedikit berbaik hati padaku? Aku akan pergi setelah aku menghabiskan bir-bir ini cantik.." ucap Chanyeol dengan wajah yang sudah memerah karena efek mabuk itu.
Baekhyun sedikit blushing ketika Chanyeol menggodanya.
"Tidak Chan.. kau harus per-"
"Ini.. minumlah ini" Chanyeol memotong perkataan Baekhyun dan malah menawari Baekhyun untuk meminum bir tersebut.
"Aku berjanji hanya sebentar saja.." ucap Chanyeol lagi karena ia melihat Baekhyun yang hanya terdiam saja.
Baekhyun berdecih lalu mengambil kaleng bir yang disodorkan oleh Chanyeol dan duduk di kursi yang agak jauh dari posisi duduk Chanyeol.
Duduk berduaan di rumah benar-benar membuat mereka berdua menjadi canggung satu sama lain sampai saat sesuatu di luar jendela menarik perhatian Chanyeol.
Yaitu deretan jemuran pakaian dalam milik Baekhyun.
Baekhyun mengikuti arah pandangan Chanyeol dan ia langsung membulatkan matanya terkejut lalu dengan cepat-cepat ia berlari kearah jendela tersebut dan membentangkan tangannya di depan jendela tersebut untuk menghalangi pandangan Chanyeol pada jemurannya.
"Jangan lihat! Akan kubunuh kau kalau kau melihatnya!" ancam Baekhyun.
"Apakah yang berwarna merah dan zebra itu milikmu?" goda Chanyeol sambil tersenyum-senyum khas orang mabuk.
"Yaishhh!"
Baekhyun langsung berlari ke bawah untuk mengangkat jemurannya tersebut.
"Huwaaa memalukan sekali!"
Baekhyun menggerutu sambil mengangkati jemurannya dengan pipi yang memerah. Setelah ia memastikan tidak ada satupun jemuran pakaian dalamnya yang tertinggal, ia lalu kembali ke tempat Chanyeol berada.
"Cepat pergilah darisini Chanyeol~ huwee" rengek Baekhyun.
"Kenapa?" Tanya Chanyeol dengan santai.
"Semua fans mu pasti sudah pergi, jadi tidak ada alasan lagi kau berada disini. Cepat pulanglah Chanyeol~ ku mohon huwee"
"Tidak mau" jawab Chanyeol sambil meminum kembali birnya.
"Kau itu mabuk! Aku tidak mau jika terjadi sesuatu pada kita!" Teriak Baekhyun.
Tetapi Chanyeol hanya menatap Baekhyun dengan pandangan bertanya.
"Aishhh sudahlah!"
Baekhyun jadi merasa malu sendiri dengan perkataan konyolnya barusan. Maka dari itu ia memutuskan untuk melangkahkan kakinya menuju kamarnya dan meninggalkan Chanyeol sendirian disana.
Sesampainya Baekhyun dikamarnya, ia lalu melipat semua jemurannya tadi dan matanya tidak sengaja melihat buku alumni di lemarinya.
Baekhyun lalu mengambil buku itu dan tersenyum saat ia melihat foto alumni Chanyeol.
"Benarkah Chanyeol saat ini adalah Yeollieku yang dulu?"
Setelah beberapa menit menatap foto Chanyeol, Baekhyun langsung tersadar dan berlari kembali keruang tamu untuk menemui Chanyeol.
Namun saat ia sudah tiba disana, ia hanya melihat ruangan itu sudah kosong. Dan kekosongan itu malah membuat Baekhyun merasa sedih karena Chanyeol benar-benar sudah pergi.
"Sepertinya aku terlambat" gumam Baekhyun sambil menundukkan kepalanya lesu.
Namun tiba-tiba saja pintu kamar mandi terbuka dan walaupun Baekhyun tidak membalikkan tubuhnya, tapi ia tahu bahwa itu adalah Chanyeol.
Ternyata Chanyeol masih belum pergi dan hal itu langsung membuat Baekhyun kembali tersenyum.
"Byun Baekhyun.." panggil Chanyeol dengan suara beratnya.
Baekhyun lalu cepat-cepat menghapus senyumnya lalu berpaling untuk menatap pada Chanyeol dengan ekspresi wajah yang sangat kaku.
"A-ada apa?" Cicit Baekhyun.
"Eung.. bolehkah aku meminta izin untuk mandi disini? Aku sungguh gerah dan tubuhku sangat lengket karena tadi berlari-lari membuatku berkeringat" Chanyeol menyembulkan kepalanya dari pintu kamar mandi untuk menatap Baekhyun yang sialnya sungguh manis dimatanya karena ia sedang berdiri dengan wajah imutnya disana.
Baekhyun yang sempat terdiam itu lalu tersadar dan kembali menunjukkan wajah sinisnya.
"Hya! Apa kau gila?! Berani-beraninya kau mandi dirumah orang lain! Sungguh tidak sopan!"
Baekhyun yang tadinya terdiam kaku kini malah menjerit seperti seorang gadis yang sedang diintip oleh ahjussi mesum pada saat ia mandi. Padahal nyatanya Chanyeol hanya meminta izin untuk menumpang mandi.
"Cepat keluar" perintah Baekhyun.
"Apa aku harus benar-benar keluar. Aku... sudah melepas semua pakaianku"
Blush!
Chanyeol langsung menggoda Baekhyun dengan berpura-pura akan keluar dari kamar mandi. Baekhyun langsung cepat-cepat memalingkan mukanya dan memejamkan mata.
"Awas kalau kau berani keluar, Yeollie! Akan kubuat kau menyesali saat ini seumur hidupmu" ancam Baekhyun.
Bukannya takut, Chanyeol malah tenang-tenang saja mendengar ancaman. Yang itu membuatnya merasa senang karena dia dipanggil Yeollie lagi setelah sekian lama oleh Baekhyun.
Akhirnya Baekhyun mengalah dan membiarkan Chanyeol mandi disana.
'Kukira pria itu pergi, tapi anehnya aku malah merasa lega melihatnya dihadapanku lagi'
Baekhyun lalu duduk di ruang tamu sambil menunggu Chanyeol selesai mandi. Untuk membunuh waktu, Ia memutuskan untuk mengambil ponselnya dan kembali melihat foto Kris bersama pacar barunya.
Baekhyun kembali merasa kesal, marah dan sedih dalam waktu yang bersamaan karena melihat foto yang menurutnya mengerikan itu.
'Kenapa aku tidak menyadarinya jika Kris itu dari dulu memang sudah menyukai Tao. Aku yang salah karena aku terlalu naif'
Tak beberapa lama, tiba-tiba ia mendengar Chanyeol di kamar mandi sedang bernyanyi, menyanyikan lagu yang akrab di telinga Baekhyun. Sebuah lagu yang mengingatkannya dengan Chanyeol 4 tahun yang lalu. Mengingatkannya pada...
Ciuman pertamanya.
Bersama Chanyeol.
4 tahun yang lalu.
Baekhyun dan Chanyeol sedang asik mendengarkan lagu 'on rainy days' di dalam sebuah bus sepulang mereka dari sekolah. Inilah awal mula kejadian yang tidak akan Baekhyun lupakan selama-lamanya.
Awalnya semua berjalan dengan tenang dan sungguh romantis. Saat Baekhyun berpaling dari pemandanhan jendela luar untuk menatap Chanyeol, tiba-tiba saja Chanyeol mendekatkan wajahnya pada Baekhyun dan mencium bibir Baekhyun tanpa mengucapkan apapun.
Baekhyun memutuskan untuk memejamkan matanya saat Chanyeol menciumnya dengan lembut dan penuh perasaan. Tetapi sesuatu tiba-tiba membuatnya terkejut hingga membuat Baekhyun langsung membuka matanya kembali.
Baekhyun terkejut bukan main saat ia melihat tangan Chanyeol hampir menyentuh dadanya. Baekhyun langsung melepas ciuman nya dengan Chanyeol dan sedangkan Chanyeol dengan cepat menarik tangannya kembali dan berusaha memberi penjelasan pada Baekhyun.
Tetapi Baekhyun sudah terlanjur marah dan langsung pergi meninggalkan Chanyeol keluar dari bus tersebut.
Setelah keluar dari bus, Baekhyun berjongkok dan berpaling kembali memandangi bus yang telah berlalu pergi dengan sedih.
"Brengsek" ujar Baekhyun dengan airmata yang sudah mengalir dengan deras membasahi wajah cantiknya.
'Saat itu adalah saat paling buruk dalam hidupku. Seperti itulah akhirnya. Setelah kejadian itu, aku berusaha menghindarinya seperti orang gila. Begitulah bagaimana kami terpisah dan cinta pertamaku pun berakhir'
Cinta pertama Baekhyun adalah Chanyeol.
Saat ini ingatan akan kejadian 4 tahun yang lalu tersebut, membuat Baekhyun kembali menangis. Ia menangis dengan tiba-tiba dan dengan suara yang keras.
Kebetulan Chanyeol baru saja menyelesaikan mandinya dan ia langsung keluar dari kamar mandi untuk menghampiri Baekhyun yang sedang menangis. Baekhyun yang melihat Chanyeol semakin mendekat itu langsung melempar kaleng bir kosong pada Chanyeol dan mengatainya brengsek berulang-ulang kali.
"Kenapa kau melakukannya? Kenapa kau melakukan hal itu padaku? Kau adalah cinta pertamaku dan ciuman itu adalah ciuman pertama yang kutunggu-tunggu. Kau mengacaukan semuanya, dasar cabul!" teriak Baekhyun yang sudah banjir oleh airmatanya.
Baekhyun terus menangis, sementara itu Chanyeol berlutut disampingnya dan meminta maaf.
Chanyeol mengakui bahwa ia bersalah atas kejadian itu.
"Waktu itu kita masih sangat muda bahkan sebelum aku menyadarinya aku tahu bahwa aku melakukan kesalahan. Aku tidak bermaksud untuk menyakitimu. Aku sungguh-sungguh meminta maaf" mohon Chanyeol.
Ugh! Ingin sekali rasanya ia memeluk lelaki manis ini lalu menciumnya kembali untuk memenangkannya.
"Pergi! pergi! pergi" teriak Baekhyun sambil memukuli Chanyeol, tetapi Chabyeol masih tetap berlutut disampingnya dan meminta maaf sekali lagi.
"Aku juga minta maaf karena waktu itu aku tidak langsung turun dari bus untuk mengejarmu. Maaf karena waktu itu aku tidak langsung meneleponmu. Aku sungguh-sungguh minta maaf karena mengatakannya sekarang setelah sekian lama"
Akhirnya Baekhyun sedikit tenang dengan permintaan maaf Chanyeol.
Chanyeol terus menemani Baekhyun yang menangis dan minum bir. Chanyeol sudah mencoba berbagai cara untuk membuat Baekhyun tersenyum, seperti menggodanya, menggelitikinya dan membelai rambutnya yang sungguh lucu karena sehabis di keriting itu.
'Dia mengatakan 'maaf' ratusan kali untuk menenangkanku. Tiba-tiba aku berpikir, 4 tahun yang lalu, seandainya saat itu kami berbicara seperti ini, segalanya mungkin akan berbeda bagi kami'
Saat Baekhyun mulai benar-benar mabuk, ia mendapat pesan ka-talk dari Kyungsoo yang memberitahunya tentang Chanyeol jika sore ini...
.
.
.
Dan hanya sampai saat itulah ingatan Baekhyun tentang pertemuannya dengan Chanyeol.
Kembali ke saat dimana Baekhyun tersadar dari mabuknya dan langsung berhadapan dengan Chanyeol yang hampir menciumnya di sofa.
Baekhyun mencoba mengingat pesan ka-talk Kyungsoo yang ada hubungannya dengan Chanyeol itu. Baekhyun berusaha menyuruh dirinya sendiri untuk mengingat pesan ka-talk dari Kyungsoo itu.
Ya! Akhirnya ia ingat.
Kyungsoo mengatakan pada Baekhyun bahwa sore ini Chbayeol menunggu Baekhyun di rumah sakit tetapi Baekhyun tidak membiarkannya masuk. Tetapi setelah Baekhyun memikirkannya lagi sepertinya bukan itu isi pesan ka-talk Kyungsoo.
Setelah berusaha memikirkannya lagi, Baekhyun akhirnya ingat isi pesannya. Kyungsoo memberitahu Baekhyun bahwa sore ini Chanyeol pingsan.
Saat Chanyeol semakin mendekatkan wajahnya untuk mencium Baekhyun. Baekhyun cepat-cepat menghentikannya lalu menyingkap lengan jaket yang dikenakan Chanyeol dan ia melihat bekas jarum infus di lengan kanan Chanyeol. Baekhyun langsung mengomeli Chanyeol karena tidak ke rumah sakit malah pergi menemuinya.
"Apa yang kau lakukan disini? Kenapa kau malah mencariku?" Tanya Baaekhyun.
Chanyeol hanya tersenyum mendengar omelan Baekhyun.
Baekhyun malah bingung kenapa Chanyeol malah tersenyum seperti itu. Apakah Chanyeol sedang menertawainya.
"Apa kau tahu kalau kau sudah menanyakan pertanyaan itu 2 kali Baek? Dan aku bahkan sudah menjawabnya" ucap Chanyeol.
Sungguh Chanyeol sangat gemas saat ini karena ciumannya sudah tertunda 2 kali oleh pertanyaan konyol Baekhyun. Apakah Baekhyun memang pelupa seperti itu?
Akhirnya Chanyeol berusaha untuk menahan nafsunya menunda ciumannya pada bibir tipis Baekhyun, karena ia tidak ingin kejadian buruk itu terulang kembali.
Sedangkan Baekhyun menjadi semakin bingung dengan ucapan Chanyeol tadi.
Baekhyun bertanya-tanya sendiri apakah ia tadi menanyakan pertanyaan saat ia mabuk. Chanyeol lalu memberinya jawaban lagi, dia datang untuk menemui Baekhyun karena hari ini Baekhyun mengatakan bahwa ia mengeriting rambutnya.
"Aku khawatir. Kukira terjadi sesuatu padamu" ucap Chanyeol dengan sabar.
Baekhyun hampir saja terlena oleh perkataan Chanyeol barusan, namun ia cepat-cepat sadar diri dan kemudian ia mengomeli Chanyeol lagi.
"Hei, urusi saja dirimu sendiri. Kenapa kau..."
"Kenapa kau mengkhawatirkanku? Itu kan yang ingin kau tanyakan? Karena aku menyukaimu. Aku ingin datang menemuimu lebih cepat tapi aku tidak punya cukup keberanian" ucap Chanyeol dengan cepat memotong perkataan Baekhyun.
'Kurasa sekarang aku tahu kenapa aku tersadar dari pingsanku di saat seperti ini...'
Melihat Baekhyun terdiam seperti itu, lalu Chanyeol kembali mendekatkan wajahnya untuk mencium bibir Baekhyun. Namun tiba-tiba Chanyeol tersadar dan bertanya pada Baekhyun untuk melancarkan aksinya.
"Apakah kau sudah tidak punya pertanyaan apapun lagi untuk ditanyakan padaku?" Ucap Chanyeol sambil menatap mata cantik Baekhyun.
Baekhyun tersenyum dan mengangguk lalu menutup matanya kembali saat Chanyeol mendekatkan wajahnya.
Jantung Baekhyun terasa berdebar saat ia mulai merasakan nafas hangat Chanyeol sudah membelai wajahnya.
'Karena aku ingin mengenang saat ini setiap saat'
Mereka akhirnya berciuman.
Bibir tebal Chanyeol mendarat dengan tepat pada bibir tipis Baekhyun. Dan keduanya saling memejamkan mata mereka untuk menikmati ciuman yang mendebarkan ini.
Ingat. Mereka berciuman!
Bukan hanya Chanyeol yang mencium bibir Baekhyun, tetapi Baekhyun juga mencium bibir Chanyeol. Lebih tepatnya Baekhyun membalas ciuman Chanyeol setelah 4 tahun lamanya bibir mereka tidak bertemu seperti ini.
Chanyeol dengan posisi yang sudah menindih tubuh Baekhyun semakin memperdalam ciumannya dan sedikit membuat Baekhyun melenguh dan membuka bibirnya.
Keduanya tidak ingin mengakhiri ciuman ini.
Tetapi suara pintu apartemen yang tepat berhadapan dengan posisi sofa tempat mereka berciuman itu membuat mereka harus menghentikan ciuman mereka.
Ya, sepertinya Kyungsoo sudah tiba di apartemennya.
.
.
.
.
.
.
TBC!
.
.
.
.
.
.
a.n : kalo mau nge bash silahkan gunakan akun asli ya? biar Yuta gampang untuk mengklarifikasinya. Kalo kalian ga pake akun, gimana Yuta bisa PM kalian atas bash'an kalian? Thanks ^^
Huwaa Kyungsoo perusak suasana!
Tapi gapapa deh, daripada ChanBaek harus melanjutkan aksinya/? :v
Yang ada malah ini jadi Rate M bhaqq
Maklum lah, Yuta kan specialist Rate M *apaini*
Okelah, review mencapai 5 bakal Yuta lanjut.
Makanya review yaa, ff ini cuma ada 4 chap doang kok.
Kalo banyak yang suka nanti Yuta bikin sequelnya, tapi yang Rate M bhaqq
Thanks buat semuanyaaa~
SARANGHAE BBUING~!
