KICK THEN KISS
A VKOOK/TAEKOOK's Fanfiction by shyfukuru
Please do not do plagiarism each work is very meaningful for the artist. Thankyou.
Yaoi, V!Seme JK!Uke, that could be mean a romantic relationship between two boys.
Mature Content
Romance, Crime, Mafia
"Joongkook baru saja berusia 20 tahun tapi ayahnya memaksa dia menikah dengan kepala mafia Kim Taehyung yang terkenal keji. Dihadiri gangster seram dan orang-orang penting di dunia mafia di upacara pernikahannya, Jungkook tak habis pikir apa yang akan terjadi dengan masa depannya."
.
Kick Then Kiss Chapter 2: Boy Meets Evil
.
Udara dingin dari pendingin ruangan menggelitik jari-jari kaki Jungkook yang keluar dari selimut yang menutupi tubuhnya. Jeon muda begitu nyaman dengan tidurnya, namun kesadarannya mulai pulih walau fisiknya belum rela meninggalkan kelembutan ranjang. Sekilas kejadian terakhir yang dialami pria muda ini terbesit di otaknya dan langsung menyadarkannya kalau keadaanya tidak aman. Dia langsung duduk dari tidurnya membuat kepalanya langsung pusing teramat sangat. Jungkook menekan-nekan kepalanya berusaha menghilangkan rasa sakit itu.
Dia melihat sekelilingnya, dia berada didalam kamar hotel. Ia ingat sebelum dia kabur, mobil yang dinaiki dia dan ayahnya pun berhenti di depan suatu hotel. Jadi, apakah sekarang situasinya aman karena dia berada di pengawasan ayahnya. Atau dia diculik orang lain yang dengan sangat baiknya memberi kamar hotel dan bukan ruangan gelap yang pengap seperti adegan penculikan biasanya.
KREKK—suara pintu yang terbuka kemudian debuman pintu tertutup membuat Jeon muda menghentikan kegiatannya. Ia jadi waspada melihat arah masuk ke kamar ini. Tak butuh waktu lama seorang pria muncul dari arah itu.
Jungkook bisa melihat seorang pria dewasa yang begitu memesona dari ujung kepala hingga ujung kakinya. Setelan yang dipakainya begitu pintar dan terlihat mahal, model jam tangan yang pas di pergelangan tangannya dan sepatu kulit yang begitu licin dan mengkilat sangat sempurna. Dan saat Jungkook melihat wajah rupawan yang terbingkai oleh rahang yang begitu tegas, bibir merah, serta mata teduh yang begitu dalam melihatnya serta aura mendominasi dari dalam dirinya, tak bisa Jungkook elak telah menghanyutkan dirinya yang juga seorang laki-laki. Inikah pesona seorang pria dewasa?
Pria itu terkekeh melihat Jeon yang menatapnya terpukau. Jungkook tersadar dan merasa malu. Dengan senyum kecil yang yang tepatri di wajahnya, pria asing tadi menghampiri Jungkook dan duduk ditepi ranjang membuat Jeon muda refleks menarik kakinya kedada dan mudur hingga punggungnya menabrak kepala kasur. Ia kaget dengan aksi pria asing ini.
"Jeon Jungkook." Panggil pria rupawan itu. Suara baritonenya semakin membuat nilai plus dimata Jungkook.
"Ya?" Pria ini tahu namanya batin Jeon muda. Suara Jungkook yang lembut membuat senyumnya semakin lebar.
"Bagaimana kabarmu? Kepalamu sakit?"
Jeon muda mengangguk "Sudah tidak begitu buruk."
"Syukurlah." Ucap pria itu, Jungkook berusaha tetap waspada.
"Kenapa aku disini? Dan kau siapa?" Tanya Jeon muda mencoba berbicara tegas dan dingin.
"Tenang Jungkook, kau aman. Orang-orangku yang membawamu kemari. Aku orang yang ada dipihak ayahmu bahkan sekarang dia sedang berada disalah satu kamar dihotel ini beristirahat. " Ucap pria itu menyakinkan, tapi Jungkook masih belum mendapatkan satu jawaban lain.
"Jadi, kau siapa?" Tanya Jungkook lagi.
"Aku Kim Taehyung." Detik itupun Jungkook membulatkan mata dan mulutnya. Yang dibayangkannya selama ini seorang Kim Taehyung adalaha pria tua mesum yang keji. Tapi melihat langsung orang nya, Jungkook rasa harus menghapus kata pria tua menjadi pria dewasa yang memesona. Tapi untuk mesum dan keji Jungkook belum tahu, dan itu membuat dirinya kembali waspada.
"Kau Kim Taehyung. Kenapa kau datang kemari?" Taehyung terkekeh manis. Mata pria itu selalu menatap manik Jeon muda dalam.
"Apa aku tidak boleh melihat calon pengantinku sendiri, Jungkook-ah?" Jungkook terkejut, dia jadi ingat kembali alasan dia ada di Kanada.
"Siapa kau seenaknya memanggilku calon pengantinmu. Aku belum menyetujuinya, kau tahu." Jungkook gugup karena walaupun dia mengatakan itu tapi pria bernama Kim Taehyung ini tetap tenang.
"Jadi itu kenapa kau kabur?" Jungkook meneguk salivanya pelan. Ia bisa merasakan sedikit aura yang mengintimidasi keluar dari pria Kim ini. "Kau tahu aku tidak menyangka calon pengantinku ini sangat nakal." Taehyung menyeringai saat melihat pria muda didepannya mulai takut, ia memajukan tubuhnya ke Jeon muda membuat Jungkook refleks untuk semakin mundur menjauhi Taehyung.
Namun satu lengan Taehyung bertumpu tepat disamping telinga Jungkook dan satunya bertumpu di ranjang membuat tubuh Jeon muda terkungkung tubuh Taehyung. Pemuda itu panik bukan main bahkan matanya berusaha mencari sesuatu agar tidak perlu melihat wajah Taehyung.
"Kau takut padaku Jungkook?" Mendengar ucapan Taehyung, Jungkook menegapkan badannya. "Aku? Aku tidak." Walau berkata begitu Jungkook belum berani membalas tatapan dalam Taehyung.
"Kalau begitu, apa kau benci aku?" Jungkook bingung ingin menjawab apa. Sejujurnya dia tidak punya jawaban, tapi jika ditanya apa dia benci dipaksa menikah dengan orang yang dia tidak kenal secara mendadak, maka jawabannya iya. "Aku rasa begi—"
"Kau rasa? Kau yakin?" Taehyung memotong kalimat Jungkook. Pria muda itu menggigit bibirnya gugup sedangkan Taehyung menjilat bibir bawahnya karena melihat mangsanya yang begitu polos.
"Aku tahu kau tidak suka apa yang akan terjadi dan apa yang dipaksakan padamu saat ini. Tapi percaya padaku semua ini dilakukan untuk melindungimu." Taehyung mendongakan wajah Jungkook yang sedari tadi menunduk, pria muda itu memberontak tapi ketika iris coklat taehyung menatap manik hitam Jeon Jungkook begitu dalam hingga Jeon muda tenggelam lagi disana membuatnya tenang ditambah saat ibu jari Taehyung menyapu rahangnya lembut, seketika ia merasa mabuk.
"Ayahmu mencoba melindungimu Jungkook." Kata-kata Taehyung membuat Jungkook teringat kembali pesan dari seseorang yang sangat disayanginya, wanita yang diujung kematiannya masih sempat berkata kepada Jeon muda untuk menuruti ayahnya, karena apa yang dilakukan wanita itu dan ayahnya tidaklah lain untuk melindunginya.
Jungkook terdiam, pandangannya masih tenggelam pada iris coklat Taehyung. Pria bermarga Kim itu tersenyum lembut. "Karena itu aku ingin mengatakannya dengan benar dan membuatmu merasa tidak terpaksa lagi. Jeon Jungkook mau kah kau menikah denganku?" seperti disihir suara yang begitu dalam dan terasa begitu tulus itu membuat Jungkook tanpa sadar menganggukan kepalanya dan belaian tangan hangat Taehyung yang membuatnya begitu tenang.
Taehyung tersenyum lembut melihatnya. "Anak baik."
To Be Continued
.
First, sedikit curhat dulu, Ch.2 ini sejujurnya SHY kurang puas karena saat SHY mendeskripsikan V di mata Jungkook itu masih banyak kekurangan. V bisa lebih baik digambarkan lagi, tapi kemampuan SHY mengolah kata itu rendah jadi gak maksimal padahal YA LORD kita semua tahu V itu lebih dari ini. Juga keintiman antara Jungkook dan V juga gak maksimal diatas...Ugh mau nangis...Tapi dengan banyaknya kekurangan dalam Kick Then Kisssemoga FF ini tetep dinantikan ya.
Dan SHY mau mengucapkan terima kasih banget karena ternyata banyak yang menanti FF ini. Banyak yang riview, fav dan bahkan lebih banyak lagi yang nge-follow, SHY jadi semangat untuk ngelanjutin FF ini lebih cepat. Dan saran yang diberikan udah SHY terima, semoga chapter selanjutnya lebih baik.
Sekali lagi, terimakasih atas segala apresiasinya dan semoga kalian gak bosen ya hehe.
SALAM BEBEK TERBANG!1!
