Cast:

-EXO

-Park Eunyi (OC)

-Kim Mindae (OC)

Hari ini seperti biasa,murid-murid perempuan meneriakkan nama EXO di depan gerbang sekolah karena para pujaan hati mereka telah sampai di sekolah yang mengetahui hal tersebut hanya menghela nafas,lalu membuat mukanya seperti poker face baru keluar dari mobil hanya bisa menggedekan kepala melihat kelakuan dongsaengnya Kris? Dia hanya memasang wajah Cool nya yang sontak membuat para fangirl nya berteriak ,sudah seperti sebuah aktivitas manual kalau EXO akan dikerubuti oleh itu….

-Ditempat Lain-

"Aku tidak peduli dengan yang lain,hanya Minseok lah yang kupikirkan!" "Yi eonnie,wae gurae?,kok melihat EXO dengan tatapan seperti itu?" "ah,ani,gwenchanayoo Min-Dae ah!Kajja,kelas sudah masuk!" lalu ia berbalik. "awas saja ada yang menggangu Minseok ku!Kucincang kau!" Rutukknya dalam hati lalu segera pergi.

-Saat Istirahat-

Sehun berlari tergesa-gesa ke kantin untuk mencari menemukannya ia langsung meneriakkan namanya. "KIM MINSEOK!" yang dipanggil pun terlonjak kaget dan akhirnya jatuh siswa hanya bisa cengo bangun,para siswa pun kembali menjalankan aktivitas yang pun langsung menghadiahkan jitakan diatas kepala !.Itu mendarat dengan sangat indah dikepala pun hanya meringis kesakitan. "Ya hyung,appo!" Luhan langsung membela adikknya yang terlihat sangat kesakitan ini. "Ya gege jangan kelewatan seperti itu lah,kasian Sehun"namun…PLETAK!PLETAK!.Sepasang sepatu mendarat mulus di muka dan kepala Luhan. "Jangan membantah yang paling tua,Lulu ku tersayang.." "Cih ge,jangan memanggilku dengan panggilan menjijikkan seperti itu" Minseok dan yang lain pun hanya tertawa,lalu Minseok pun menjawaab "kau mau kupanggil sayang atau manis,Lu?" "TAK SUDI AKU GE!Sudahlah!Aku mau ke toilet!"

-Someone-

"Oh,Xi Luhan,berani kau mengganggu Minseok-ku?Uh,rasakan pembalasanku nanti, nikmatilah ketawa mu itu sebelum berubah menjadi teriakan meminta tolong yang tak akan didengar oleh teman-teman segeng !"

-Di Toilet-

"dudulalalaalaala~.." Luhan asik bersenandung ria sambil merapikan kemejanya yang berantakan . "Apa-apaan itu Minseok hyung! memanggilku seperti itu?!dia pikir itu tidak menjijikan apa? hiiy! awas saja dia! lihat saja pemblasanku nanti kalau aku ? kotoran apa ini? apa mungkin karena sepatu Minseok hyung? ah,ani,sepatu Minseok hyung hanya kena kepalaku saja,tidak mengenai .Minseok hyung,kira-kira apa yang membuat bajuku kotor seperti ini yaaa? ottokhae eommaa?bisa dibunuh eomma kalau sampai eomma melihat kotoran di baju ? ottokhaaeeeeeee?".tiba-tiba ada sebuah suara yang mengganggunya.

BRAK!BRUK!

"Suara apa itu?"batin berjalan kedekat suara barang jatuh,yaitu pintu kamar mandi ke-3. "Eoh,chankkaman,bukankah 3 itu angka sial?hufft,semoga tidak ada apa-apa.."lalu ia berjalan dan membuka pintunya dengan sangat dibuka, "HUAAA!EOMMA!ADA AYAM TIREEN (?) EOMMA!EOMMAAA!" ia pun bergegas untuk berlari keluar kamar mandi karena ia tidak tahan dengan darah. "Hiyy"begitu ia ingin membuka pintu keluar,tiba-tiba "YA!Tolong!pintu ini terkunci!tolong!YA!Sehun-ah!Minseok Hyung!Jongin-ah!Siapapun!Bukakan pintu ini!Tolong!Eommaaaaa,Ottokhaji Eommaaaa?!" Tak disangka,pintu pun didobrak dari luar,Luhan menemukan Sehun dan Jongin sedang terengah-engah. "Ya hyung,gwenchana?ada yang luka?" Tanya Sehun dan Jongin terdiam sebentar. "Ah apa aku kasih tahu saja ya soal ayam tiren itu?ah ytapi,aku yang lebih tua daripada dia saja itu kan ,tidak usah lah" akhirnya ia menjawab "Selain aku yang hampir terkena serangan jantung dan serangan kepanikan tingkat tinggi dan hamper hiportemia rendah,ya,nan gwenchana." Sehun bertanya lagi "Lagi siapa juga yang mengunci pintu ini ya hyung?padahal dari tadi sepertinya tidak ada yang masuk ,bukan?"Sehun kebingungan "oh,andwae,jangan-jangan karena kita mengerjai Minseok hyung…" Luhan berpikir pun langsung mengingat 'Dia' "Ah,maksudmu fangirl sejatinya Minseok hyung alias si Fhyrox itu hum?"Jongin pun terkaget. Iapun langsung menyerobot Sehun yang baru saja ingin berbicara "Bisa jadi bisa jadi(?) dia sangat terobsesi oleh hyungku itu?" "Ya Jonginnie,Minseok hyung itu hyungnya semua member exo!"sembur Sehun dengan emosi. "Tapi yang kumaksud Hyung kandung Hunnie-ya!" Bela Jongin. "Ya,chankkaman,kajja kita keluar sebelum pintu ini menutup lagi karena kerjaan si Fhyrox jelek …" "Ah ne,Kajja!"

-Someone-

"Ah harus ada yang mendengar sih?!aish pabboyaa!Awas ,Jongin, akan membayar atas kebodohan yang telah kalian perbuat kepadaku watch,and see."

-Di Kelas-

"Minseok hyunng!" Panggil Jongin. "ah ye,Jonginnie?kenapa?uangmu kurang lagi?"Tanya minseok ,Minseok adalah yang paling tua dalam keluarganya maupun di ,Jongin Dongsaeng wajar saja apabila dia perhatian. "Ani hyung,uangku masih soal fangirl Fhyrox mu itu membuat Luhan hyung terkunci dikamar mandi tadi karena ia agak sedikit kesal hyung diejek oleh Luhan Sehun dan aku tidak,Luhan hyung sudah hiportemia karena kedinginan kali !" Jongin bergidik ngeri. "Ohh si nappeun yeoja ia keterlaluan akan kubilang kau dan yang ?dan ini,aku takut uangmu tiba-tiba habis." Jongin pun langsung memeluk Minseok. "Ah hyung gomawooo,kau memang hyungku yang terbaik!huh kalau hyung yang itu~" "Hyung yang mana,heum?" Tanya seseorang dengan nada dinginnya. "eoh,a.a…an..annyeong S.S…Suho h. .b-bu-bukan siapa-siapa kok -hyung-hyungdeul,a-aku du-duluan."Jongin langsung berlari keluar pun langsung menjitak kepala Suho "Ya pabboya,kau membuat adikmu sendiri takut dengan aura dinginmu pun takut jika kau sedang mengeluarkan aura dinginmu itu,Myun-ah!"Tiba-tiba keluarlah sifat Suho bila bersama . "Abis aku kesal hyung!jadi dia bilang aku pelit hyung?!ish!jongin nappeun nappeunnn!" Minseok hanya tersenyum dan mengusap kepala Suho dengan lembut. "Joon Myun-ah,jika kau tak mau dibilang pelit traktirlah adikmu itu ?" "Ne hyung,sudah,aku mau kembali kekelas dulu,daah! *cup*"Minseok pun kemudian… "YA KIM JOON-MYUN!EODDISEOO!?"namun Suho telah berlari keluar terlebih dahulu sambil ketawa cekikikan.

-Skip Pulang-

EXO melenggang keluar kelas untuk menuju kelas Eun di kelas.. "ehm ehm,Annyeong Ladies!" Sapa Kris dengan senyumnya yang sontak membuat seluruh perempuan dikelasnya pingsan Eun Yi yang membulatkan ia langsung datang menuju Minseok. "Ah ne Minseok hyung ada apa?"Dengan suara yang dimaniskan. "Eunyi-ya!Jangan membuat suara sok lucu seperti itu mual!"Cibir SeKai. "suut,sudah Sehun, ne Eunyi,Aku ingin kah yang menguncinya dikamar mandi tadi?"Sambil menunjuk Luhan di ujung ruangan. "A-A-Ani Minseokkie!Bagaimana aku bisa menguncinya jika aku berada dikelas seharian ini?" "Baiklah kalau begitu,permisi.."Kata Minseok akhirnya dang meninggalkan kelas yeoja yang baru bangun dari pingsannya langsung dikejutkan oleh Kris yang melakukan….."Bye Ladies,Annyeong!*Wink*",dan para yeojanya pun pingsan lagi untuk kedua kalinya dan hanya membuat Eunyi mencibir dalam hatinya. "Awas kalian EXO!Dan semua yeoja ini sungguhlah bodoh!"Dengan kekuatannya,Eunyi membangungkan para yeoja yang pingsan dan langsung pergi kekamar mandi.

-Keesokan Harinya-

Member EXO kini tengah berkumpul dirumah Kris yang bisa dibilang istana daripada dibilang villa bermain-main ria,Akhirnya Kris pun membuka pembicaraan. "Jadi,mari kita membicarakan topic yang sangat mengganggu kita selama beberapa bulan ?" Semua member hanya menjawab "NE,ARRASEO!"Kris hanya menggangguk-angguk kepalanya sebelum ia berbicara lagi "Jadi seperti yang kita tahu,Lachata sedang mengejar kita dan ratunya mengejar Minseok ,Kalian ada saran bagaimana agar kita bisa mengalahkan Lachata?" semua terdiam.

1 menit.

2 menit.

5 menit.

10 menit.

30 menit.

45 menit.

1 jam kemudian.

"AHA!" Chanyeol berteriak. "Kenapa Chanyeol?Apakah kau mempunyai ide yang bagus sebagai pemegang semua kekuatan?" Kris bertanya "Sebelum itu,bisakah seseorang dari kalian menutupi ruang lingkup kita agar Eunyi tidak mengetahui rencana ini?Minseok dan Luhan mengangkat tinggi-tinggi tangannya. "Lalu,lakukanlah!" kata Chanyeol.

Tak berapa lama kemudian…

"Sudah selesai,Chanyeol-ah!sekarang beritahu kami apa rencanamu?"teriak LuMin. "Sebelumnya gomawo hyungdeul sudah membuat ,kita sudah tahu bukan kekuatan dan kelemahan Eunyi?Yaitu pedang yang kita punya dan Minseok ..~" "Jangan bilang bahwaa"racau Minseok dalam hati. "Kita harus menggunakan Minseok hyung agar kita bisa memusnahkan Eunyi" para member pun terdiam. Jongin mengangkat suara "Tapi,bukankah berbahaya jika Minseok hyung yang dijadikan umpan?lagipula ini hyungku kurang setuju." "Jadi,kau puny ide yang lebih baik agar rencana ini dibatalkan,Jongin-ah?"Tanya hanya ini Suho yang berbicara. "Anggaplah kita setuju dengan rencana kita berhasil Eunyi akan Eunyi tidak sebodoh itu, -bisa ia yang menyerang pula kita hanya tau ia sebagai tidak tahu siapa anggotanya."Member yang lain hanya mengangguk. "Kau betul juga harus tahu bahwa saat ini Eunyi sedang berusaha mencari Luhan mengapa kau terdiam seperti itu" Luhan mendekati Kris dan berbisik padanya. "-….-,Kris-ah" "Jinjjayo?-…-" "Arraseo" Jongin yang penasaran langsung menyenggol Sehun. "Hun,baca pikirannya Hun!" "Aku sedang mencobanya dari sebentar…" Jongin pun langsung terdiam. "Hey,aku ada urusan sebentar,kalian lanjutkanlah dahulu,oke?"

-Sementara itu-

Ibu Kris yang mendengarnya membelalakkan mata tak percaya."Jadi yang dikatakan Victoria Eonnie bahwa anakku adalah seorang EXO itu benar?aku tak bisa membunuh anakku sendiri tuhan!aku haru member tahu yang lain."bisik ibu tak bisa didengar oleh dirinya tiba.. "Hmpphh,lepaskan aku!"teriak Kris eomma. "Maaf eomma,aku tak bisa membiarkan kau memberi tahu member Lachata yang lain!" "K-Kriss,a-aa-paa ya-yaang k-kaau la-laa-kukaan,le-lee-pas-kaan,i-ib-uuu-t-tta-kk b-b-bi-ssaa be-ber-na-na-fa-ss"Dan itulah ucapan terakhir bagi ibu Kris sebelum pingsan ,yang menurutnya semuanya tiba-tiba menjadi gelap.

-Di ruang keluarga-

-Ibu Kris Pov-

"eungghhhh,euhhm,eoddiseo?bukankah aku dibius?kenapa aku masih dirumah?"batin Krystal bingung. Tiba-tiba suara bass yang sangat dikenalnya menyapanya. "Ah eomma,sudah caraku membuat eomma pingsan agak sedikit tidak elit(?) eomma" "Ahh,K-Kr-Kris?Bagaimana kau tahu?"Kris tersenyum.

-Flashback-

"Kau betul juga harus tahu bahwa saat ini Eunyi sedang berusaha mencari Luhan mengapa kau terdiam seperti itu" Luhan mendekati Kris dan berbisik padanya. "Sepertinya ibumu sedang menguping pembicaraan kita adalah anggota Lachata,Kris-ah" "Jinjjayo?Baiklah sebentar aku akan membuatnya pingsan lalu kita mengikatnya kesini" "Arraseo…" Jongin yang penasaran langsung menyenggol Sehun. "Hun,baca pikirannya Hun!" "Aku sedang mencobanya dari sebentar…" Jongin pun langsung terdiam. "Hey,aku ada urusan sebentar,kalian lanjutkanlah dahulu,oke?" Kris pun masuk ke dapur lewat belakang dan melihat ibunya sedang menghadap depan. "Ini kesempatan bagus.."Batin Kris. Lalu ia mendengar ibunya berbicara. ."Jadi yang dikatakan Victoria Eonnie bahwa anakku adalah seorang EXO itu benar?aku tak bisa membunuh anakku sendiri tuhan!aku haru member tahu yang lain."Kris pun saja ia membekap mulut ibunya dengan bius yang telah dituang ke saputangan terlebih dahulu "Hmpphh,lepaskan aku!"teriak Kris eomma. "Maaf eomma,aku tak bisa membiarkan kau memberi tahu member Lachata yang lain" "K-Kriss,a-aa-paa ya-yaang k-kaau la-laa-kukaan,le-lee-pas-kaan,i-ib-uuu-t-tta-kk b-b-bi-ssaa be-ber-na-na-fa-ss".Setelah melihat ibunya pingsan,ia langsung membawa ibunya menuju tempat ia dan member EXO lainnya berkumpul.

"Jadi,seperti itulah caranya aku tahu,eomma"Akhir Kris pada hanya bisa yang lain begitu melihat Krystal dan Kris langsung menyapanya dengan nada sinis yang dibuat-buat. "Oh,haaloo,Madam Krystal,or we should say,Lachata's member,right guys?" Member menjawab kompak. "That's right Luhan!" Luhan pun langsung membaca pikiran Krystal eomma. "Yatuhan,ternyata anak-anak ini menakutkan sekali setelah aku tahu mereka adalah lebih baik tidak tahu segalanya dari awal dan tidak mengenal me god!"Batin Krystal yang langsung ditertawakan Luhan "Ah Krystal Ahjumma,mianhata kita sudah membuat ahjumma ,kita akan terus menakuti Ahjumma sampai ahhjumma memberi tahu siapa saja anggota Lachata." Krystal hanya tersenyum sinis. Ia langsung membatin"Oh nak,jadi kau bisa membaca pikiranku?" Luhan mengangguk. "Kau dan member lain benar-benar ingin tahu siapa saja?" Luhan mengangguk dan yang lain hanya bisa dibuat ia ikut membaca pikiran Krystal. "Jadi baiklah,aku akan memberi tahu,oh dan aku bisa merasakan ada seorang Mind Reader lagi yang sedang membaca pikiranku,baiklah."Sehun menatap tak percaya. "yang pertama,Victoria Park,ibu Chanyeol."Luhan dan Sehun membelalakan mata makin penasaran."Yang kedua,Amber Kim,ibu Jongin,Suho,Minseok" HunHan makin kaget. "yang ketiga,Sulli Kim,ibu Chen dan Dio" HunHan sudah mulai makin tersenyum kemenangan. "yang keempat dan kelima tentu kalian dan Eunyi."HunHan sedikit tenang. "Kalian jangan senang,yang terakhir..Orang yang kalian sayangi yang sudah meninggal...Luna Oh!" Sehun terlalu berubah menjadi Biru dan langsung menjadi Pain yang lain terkejut dengan perubahan Sehun.'Apa yang membuat dikatakan Krystal eomma hingga Sehun seperti ini?'batin member yang lain. "MALDO ANDWAEE! JANGAN BERBOHONG KAU SETAN KECIL!DON'T JUST THINGKING ABOUT IT YOU B~!IBUKU MENINGGGAL DENGAN WAJAR!" ARGH!.Member langsung menatap Krystal yang dibuat tak berdaya oleh Sehun yang tengah menyakiti Krystal lewat tidak bisa mencerna apa yang ,eommanya adalah anggota Lachata?Tapi ia ingat,Sehun bisa koma jika ia menjadi Pain Maker berlebihan. "Oh Sehun,Hentikan semua ini!" Luhan memegang pundak Sehun dan Sehun langsung pun duduk terlalu banyak luka dalam yang serius,Krystal pun meninggal,Krystal hanya berucap "Sehun,Luhan,sekarang beritahu mereka tentang anggota ,memang,apa yang terjadi dengan ibu kalian-Uhuk-tidak senormal yang orang bilang"Dan Krystal pun hanya menepuk pundak Luhan perlahan. "Tidak ini takdir apa yang ibuku bilang tentang anggota Lachata,Luhan?"Luhan pun makin Luhan membuka suara "Kalian ingin tahu? Wu,Victoria Park,Sulli Kim,Amber Kim,Ibuku yang telah meninggal,Luna Oh,dan Park Eunyi tahu sekali tentang semua anggota Lachata tersebut bukan?"Lalu Luhan terisak makin member mencari member Lachata susah payah dan ternyata anggotanya ibu mereka yang tersadar dan melihat kakaknya menangis langsung memeluknya dan berkata "Luhan Hyung,uljimaayooo…Aku tau ini timpaan jangan menangis mohon…Setelah ibu meninggal malah seperti ini,uljimaa"

-To Be Continued