Preview

"sehun bangun sehun" teriak kyungsoo, sambil melempar bantal kearah sehun tapi sehun tidak bangun-bangun, lalu dengan jail kyungsoo mengambil sengatan listriknya

"aarrrrr" teriak sehun lalu bangun

"ayo aku punya rencana " ucap kyungsoo

Title: Alive

Autor : Fire_95/Versa

Cash : Hunhan, Kaisoo,hunbaek, chansoo

Chapter 2

mereka semua mandi (mandinya sendiri-sendiri) ..

setelah luhan,sehun, kyungsoo dan jongin makan sambil berdiskusi tentang rencana kyungsoo dan menyusun strategi

"kalian paham" ucap kyungsoo

"paham " ucap mereka bertiga

Mereka berempat menuju mobil jongin dan sehun sedangkan kyungsoo dan luhan, dengan kecepatan mobil yang diatas rata-rata setelah satu jam perjalanan mereka sampai tujuan. Mobil mereka parkirkan agak jauh dari tempat tujuan agar tidak mencurigakan setelah 25 menit berjalan kaki akhirnya sampai tempat tujuan mereka.

Mereka berempat mengecek sekeliling setelah dipastikan aman, jongin bertugas mengawasi dibagian luar sedangkan sehun, luhan dan kyungsoo masuk kedalam.

Kyungsoo masuk terlebih dahulu mengecek setiap bagian ruangan lalu mendengar suara orang menangis dari salah satu kamar. Dia membuka pelan kamar itu terlihat seseorang sedang duduk disamping tempat tidur dan memeluk kedua kakinya. Kyungsoo mencoba mendekati orang itu dan menepuk pundaknya

"jangan sakiti aku?" teriak orang itu

Sehun yang mendengar teriakan itu, seperti tidak asing dengan itu, dia mencari sumber suara itu dan melihat kyungsoo sudah ada didalam kamar itu.

"kyung" ucap sehun menghampiri kyungsoo

"kau mengenalnya "ucap kyungsoo

"baeky" ucap sehun dan namja yang sejang menangis itu mendengar suara yang familiar itu langsung menatapnya

"hunnie, tolong aku, aku takut" sehun langsung menghampiri dan memeluknya,

"ayo kita pergi" ucap sehun dan namja yang dipanggil baeky alias baekhyun mengikuti sambil menggandeng sehun dengan erat .

Luhan yang tidak sengaja melihat entah kenapa hatinya merasa tertusuk – tusuk ribuan belati , kyungsoo yang menyadari ada yang aneh dengan luhan dia langsung menarik tangan luhan . dan luhan hanya bisa pasrah

"kau ikut aku"

akhirnya mereka keluar dari rumah itu , tapi kyunsoo merasa janggal

"apa kamu merasa ada yang aneh" tanya kyungsoo "maksudmu karena tidak ada penjagaan, dan ini tidak seperti dugaan kita" ucap luhan, kyungsoo mengganguk setuju dengan luhan

"apa mungkin kita masuk perangkap" tanya kyungsoo

"bisa jadi, kris itu licik, kau punya ide" ucap luhan, kyungsoo nampak berfikir

"aku punya rencana rahasia, tapi pakai ini" ucap kyungsoo sambil mencari sambungan jaringan listrik di rumah itu dan mematikannya "kenapa kamu mematikannya" Tanya luhan

"ikuti saja" Tanya balik kyungsoo, luhan hanya menggeleng

"bantu aku memasang benda ini di setiap ruangan " kyungsoo menyerahkan sesuatu kepada luhan, untuk ruangan tersebut tidak terlalu besar hanya berisi 2 kamar, ruang tamu, kamar mandi, dan dapur sehingga memudahkan luhan dan kyungsoo. Luhan membantu kyungsoo memasang benda itu, setelah selesai eksekusi semua ruangan terpasang kyungsoo dan luhan keluar menyusul mereka bertiga.

luhan melihat jendela dan dia terpaku

"kris " ucap luhan,

"lebih baik kita lewat pintu belakang dan berjalan memutar " luhan menarik tangan kyungsoo

kurang lebih setengah jam mereka berjalan memutar akhirnya sampai di mobil

((Skipp))

.

.

Sehun, kai dan baekhyun akhirnya sampai ke rumah mereka , sehun menggendong baekhyun karena baekhyun tertidur, meletakan dengan hati-hati dikamarnya dan sehun memandang kekasihnya, tapi ada yang aneh dia tidak merasakan sesuatu saat memandang kekasihnya itu, tapi sehun coba menepis perasangkat itu, dia malah teringat luhat.

"luhan dan kyungsoo dimana?" Tanya sehun

"tadi di belakang kita " jawab jongin

"tapi kenapa belum sampai, kalau mereka diculik bagaimana" Tanya sehun cemas

"kau tidak usah berlebihan Tuan Oh, mereka pasti bisa menjaga diri, lagian siapa yang mau menculik mereka mereka bisa menghabiskan semua makanan" ucap jongin yang sebenarnya khawatir juga

"baiklah, kita tunggu " ucap sehun .

.

.

.

hampir pukul 11 malam luhan dan kyungsoo sampai rumah

"kalian dari mana" ucap sehun memandang mereka berdua bergantian

"kamu tidak lihat" ucap luhan membawa barang-barang yang sangat banyak

"bagaimana keadaan baekhyun " ucap kyungsoo

"dia sudah sadar , " jawab sehun

"harusnya kamu menjaga dia, luhan biar tidur denganku, jongin bawa barang-barang ini aku lelah " ucap kyungsoo menarik tangan luhan

"merepotkan " gumam jongin

"hitam kau berbicara sesuatu"

"aku tidak hitam, lihat ini sangat sexy" ucap jongin

"terserah kau Tuan Kim" ucap sehun pergi meninggalkan jongin

"dasar albino" teriak jongin mengambil barang-barang belanjaan kyungsoo ke dapur

.

.

"Chagi kau sudah bangun" ucap sehun mengusap surai kecoklatan milih baekhyun, Baekhyun yang sadar langsung memeluk sehun

"aku takut " sehun mengusap punggung baekhyun agar dia tenang

"apa kris menyakitimu" baekhyun hanya menggeleng kepalanya

"sungguh" ucap sehun

"aku merindukanmu" lanjut sehun, baekhyun sedikit tersenyum tetapi senyuman meremehkan

'kau masuk perangkapku hun' batin baekhyun

"aku lapar" ucap sehun

"kalau begitu ayo turun sekalian aku kenalkan dengan teman-temanku" baekhyun tersenyum dan sehun menggandeng baekhyun keruang makan

"hai baekhyun" sapa kyungsoo

Baekhyun tersenyum saat melihat mereka dan tatapannya berhenti saat melihat luhan . Luhan juga memandang baekhyun seperti ada sesuatu ada rasa benci yang mendalam.

"ayo duduk" ucap jongin

Setelah acara makan malam berlangsung tidak seperti biasa mereka bercanda, sehun terlalu memperhatikan baekhyun dan jonginpun menobatkan dirinya menjadi kakaknya baekhyun , .

Luhan dan Kyungsoo merasa terbaikan, kyungsoo hanya mengaduk-aduk makannya tidak berselera, Kyungsoo merasa hal yang aneh pada dirinya saat jongin terlalu dekat dengan baekhyun, dia merasakan sesak yang amat dalam , begitu pula luhan juga dia terkadang menangis dalam diam melihat kebersamaan baekhyun dan sehun .

Sudah hampir satu minggu kyungsoo dan luhan seperti tidak mengenal sehun dan jongin, bahkan saat mereka berdua bertanya bagaimana kelanjutan rencana mereka, mereka seperti tak ada niatan membahas itu rencana yang sudah disusun secara matang,

Luhan Kyungsoo Room

Kyungsoo baru selesai mandi dan duduk menatap langit – langit kamarnya , dan dia melihat luhan berkemas-kemas

"kamu mau kemana lu" Tanya kyungsoo

"aku sudah tidak tahan, mana janji sehun yang akan menghancurkan kris, dia malah asik dengan j*l*ng baekhyun itu"

Sehun yang tidak sengaja mendengar ucapan keluar dari mulut luhan, langsung masuk kekamar kyungsoo mendengar ucapan yang keluar dari mulut luhan langsung menghampiri luhan dan

Plak…

Sehun menampar luhan , luhan yang kaget ditampar sehun tak terasa meneteskan air mata buka hanya pipinya yang panas tetapi hatinya rasanya seperti tusuk – tusuk tombak. Kyungsoo yang melihat sehun menampar luhan langsung berdiri , menarik sehun dari kamarnya walau kyungsoo lebih kecil dari sehun tapi tenaganya lebih kuat

Brak …

Kyungsoo menutup pintu kamarnya dan menghampiri luhan

"kamu tidak apa – apa lu" ucap kyungsoo

'sehun keterlaluan ' batin kyungsoo

"bagaimana kalau kita bergerak tanpa sehun dan jongin" ucap kyungsoo menatap ragu luhan

"kenapa kamu ingin membantuku , apa kamu punya kekasih yang ingin diselamatkan" ucap luhan sambil terisak lalu kyungsoo memeluk luhan sambil menenangkannya

"tidak lu, nampaknya misiku berganti" luhan hanya menatap kyungsoo bingung

"misi" Tanya luhan

Tapi kyungsoo tidak menjawab dan membuka salah satu komputernya

"aku punya kejutan untukmu lu" ucap kyungsoo sambil menujuk layar laptopnya

"bukanya itu kamar sehun" Tanya luhan bukannya menjawab kyungsoo memberi earphone ke luhan dan luhan hanya menurut saja luhan menumpat kesal saat mendengar ucapan baekhyun lalu dia bertanya "apa aku bisa mendengar apa yang diucapkan orang di telepon itu" kyungsoo mengangguk dan menyalakan hp dan membuka sesuatu dari hpnya dan terdengar percakapan baekhyun dan orang yang sedang ditelepon

"sialan" hampir saja luhan melempar hp kyungsoo , tapi tangan kyungsoo langsung bergerak dan merampas hpnnya

"ada yang lebih mengejutkan lagi lu?" kyungsoo memberikan hasil rekaman cctv yang dia sadap dari rumah kris

"ini tidak bisa dibiarkan " ucap luhan

"kita harus beri tau sehun, aku tidak ingin dia kenapa-kenapa" lanjut luhan,

"kau juga jadi korban lu, hmm aku curiga" ucap kyungsoo penuh selidik sambil tersenyum ke arah lalu berbisik ke telinga luhan " kamu mencintai sehunkan"

"tidak tidak, aku hanya" luhan langsung berdiri mengalihkan pembicaraan tapi kyungsoo mencegah

"kita ikuti dulu permainan mereka" ucap kyungsoo

"lalu aku harus bagaimana?" Tanya luhan

Lalu kyungsoo menjelaskan semua rencananya itu dengan luhan , awalnya luhan ragu tapi kyungsoo mencoba menyakinkan "tapi kita tidak bisa bergerak berdua" ucap kyungsoo

"aku punya sahabat, dia dulu adalah pengacaraku yang membebaskan aku dari penjara" ucap luhan

"kau yakin dia bisa di percaya, siapa namanya" Tanya kyungsoo

"Park Chanyeol" kyungsoo langsung membuka laptopnya dan mencari info nama itu

"aku rasa dia sangat tampan" ucap kyungsoo berbinar memandang wajah chanyeol, luhan menatap kyungsoo dengan malas

"aku juga punya sahabat hacker sepertiku, Kim Jongdae namanya" lanjut kyungsoo

"kapan kita bisa bertemu dengan mereka" ucap luhan

"kamu telpon chanyeol dan aku telpon jongdae" ucap kyungsoo

Tok..

Tok..

Kyungsoo dan luhan kaget mendengar ada yang mengetok pintu , kyungsoo mengambil remote dan memencet tombol untuk menyembunyikan komputer-komputernya,

Dan memencet tombol pembuka pintu

"masuk" ucap kyungsoo ramah

"hai luhan , hai kyungsoo" sapa baekhyun

"hai baek, ada apa" ucap kyungsoo ramah

"aku hanya ingin lebih dekat dengan kalian " ucap baekhyun mendekat ke luhan dan kyungsoo, luhan yang merasakan pandangan yang aneh dari baekyun langsung mengetik sesuatu ke nomor kyungsoo, kyungsoo yang mendengar hpnya berbunyi, dan membaca pesan itu langsung tersenyum ke luhans

"ayo duduk baek" ucap luhan merangkut baekhyun untuk duduk dan memulai aktingnya menceritakan hal-hal menyedihkan yang terjadi pada dirinya. kyungsoo dan luhan bahkan ikut menangis

"baekhyun " teriak sesorang dari luar aku pun menoleh, ternyata jongin memanggil baekhyun . setelah pintu kamar di tutup kyungsoo," dia tidak pantas untuk sehun" ucap luhan, "iya yang pantas kau" sahut kyungsoo . " iya kau benar" luhan yang sadar perkataannya langsung membekap mulutnya sendiri dan melirik kyungsoo yang tertawa terbahak-bahak.

Baekhyun Pov:

Tok.. tok

Aku mengetuk pintu kamar kyungsoo dan luhan dan selang lama pintu di buka

"masuk" ucap kyungsoo ramah

"hai luhan , hai kyungsoo" sapa baekhyun

"hai baek, ada apa" ucap kyungsoo ramah

"aku hanya ingin lebih dekat dengan kalian " ucap ku mendekat ke luhan ,aku menatap luhan sekilas

"ayo duduk baek" ucap luhan merangkulku untuk duduk, suasana begitu canggung disini tapi aku mencoba mencairkan suasana agar lebih akrab dengan mereka tujuan sebenarnya adalah bukan mengakrabkan diri dengan mereka tapi aku hanya mengikuti rencana yang aku yakini mereka pasti tidak tahu, lihat saja luhan memang aku akui dia cantik tapi menurutku akulah yang paling cantik dan kyungsoo tampak begitu idiot memakai kacamata yang besar, aku terpaksa mengakrabkan diri dengan mereka , bercanda dengan mereka kukira awalnya sulit tapi ternyata mereka mudah ditipu dengan cerita-ceritaku yang menyedihkan bahkan mereka berdua ikut menagis,

"baekhyun " teriak sesorang dari luar aku pun menoleh, ternyata jongin memanggilku

"aku kita makan" ucap jongin mendekatiku, aku hanya menganggukan kepalaku dan aku berpamitan dengan luhan dan kyungsoo, tapi ada yang aneh saat aku tatapan kyungsoo pada jongin , apa kyungsoo menyukai jongin , 'ini akan seru ' batinku

Baekhyun Pov End,

.

.

Normal Pov:

2 hari setelah luhan dan kyungsoo menghubungi teman mereka, akhirnya mereka berkumpul dan membicarakan soal rencana mereka, setelah mereka pulang tidak sengaja kris , kris meminta maaf dengan luhan atas bertemu kejadiannya yang menimpa luhan dulu. Luhan menoleh ke kyungsoo dan kyungsoo mengangguk. Kris mengajak mereka bertiga makan bersama sebagai tanda persahaban. Saat mereka berbincang tanpa mereka sadar ada ada yang mengawasi mereka dan mengambil gambar mereka. Lalu kyungsoo dan luhan berpamitan pulang. Saat dalam perjalanan "dia bodoh" ucap luhan, "tapi jangan senang dulu, sampai rumah pasti kita mendapat kejutan" sahut kyungsoo, luhan menatap kyungsoo bingung tapi kyungsoo tidak peduli dan fokus menyetir mobilnya. Setelah sampai rumah mereka berdua turun dari mobil dan melihat jam sudah hampir tengah malam, luhan membuka pintu dan kyungsoo mengekor dari membuka pintu ruangan gelap, mereka berdua berjalan mengendap-endap

Klik..

Tiba-tiba lampu menyala terlihat jongin dan sehun menatap kyungsoo dan luhan dengan tatapan membunuh dengan kedua tangannya disaku. Kyungsoo dan luhan memandang jongin dan sehun bergantian. Luhan dan kyungsoo menelan kasar ludah mereka sampai sehun menatap mereka seperti seorang singa yang akan membunuh mangsanya.

Tbc.