" cho kyu hyun imnida" ucapnya singkat membuat semua orang terbengong dengan ucapan perkenalan singkatnya

"ehem.. baiklah kyu kau bisa duduk dibelakang dibelakang sungmin"

"ini diaa~ aigoo.. kenapa kau bisa terselip dibuku sejarah.." senangnya kemudian menoleh kedepan dan tatapannya mengarah pada seorang namja yang sedang berjalan menuju bangku belakangnya namun saat namja itu berjalan lambat didepanya menatapnya tajam dengan seringai dibibirnya

"OMO! Neo~"

Please, don't make me love you

.

Kyumin fanfiction

.

Chapter 2

.

Presented by hyuna

.

Genre : romance, hurt , drama

.

Rate T

Warning : GS, typo (s) , tidak sesuai dengan EYD

kyumin milik tuhan, orang tua mereka , super junior , ELF , sparkyu , pumpkins , joyer dan saya adalah author yang meminjam nama mereka ˆ.ˆ"

"ya! kau kenapa Minnie-ah jangan bilang kalau kau juga terpesona padanya" Tanya hyukie dengan alis berkerut

"anio.." gelengnya cepat

"baiklah~ kita mulai pelajaran hari ini buka halaman 163" sela seosangnim membuat semua siswa yang tadinya sibuk bergosip seputar murid baru berakhir hingga jam pelajaran berakhir

TENG TENG TENG

"kyaa! Kyu mau kutemani berkeliling sekolah tidak" ucap beberapa yeoja dikelas dengan hebohnya namun namja itu hanya diam dan mengeluarkan psp berwarna hitam dari sakunya

"kyu kau pindahan dari sekolah mana?"

"kyu.. kau sudah punya yeojachingu?" Tanya para yeoja bertubi-tubi

"akhirnya selesai sudah.. kajja hyuk kita kekantin?" tawarnya pada sahabatnya "baiklah ayo.." sambil berdiri berjalan mendahului sungmin

"hyuk.. tunggu dulu sebentar" sambil memasang tali sepatu yang sempat terlepas

"hai kyu~" sapa reiko yang tiba-tiba datang "neo!" tunjuk haruna "cih pembawa sial" ketus reika namun yang ditunjuk hanya diam dan berjalan melewati mereka dengan menabraknya kasar

"yaa! Sungmin" teriak sunny

"oh~ ada orang" balasnya sambil berlalu

'sratt

"yaaa! Apa la…" ucapnya terputus saat tahu siapa orang yang menarik lenganya "kau lagi! lepaskan aku bodoh.." rontanya sambil berusaha melepaskan tanganya yang dicengkram kuat namun urung saat dirinya ditarik

"yaa! Mau kemana.." teriaknya dan kemudian menghilang dari ruang kelas

"wanita sial" geram reika

"Minnie-ah~ kau itu lama sek…" ucap hyukie saat tak melihat temanya dikelas dan malah melihat raut wajah kesal para yeoja dikelas "ya! kalian.. dimana sahabatku?" tanyanya

"cih.. wajah sok polos " ucap haruna

"apa maksudmu eoh!" bentaknya sambil menatap tajam kearah haruna "kau dan temanmu yang bermuka penjilat.. dasar murahan"

"YAAAAK! Tutup mulutmu yeoja plastik" sambil maju mendorong bahu haruna dan aksi berkelahi dimulai

"yaa! Mau kemana? Lepaskan tanganku.. sakit!" teriaknya

"kau berisik nona~" sambil melepaskan tangganya pelan

"apa maumu?" kesalnya sambil menatap tajam kearah namja didepanya

"kau belum meminta maaf padaku.. " balasnya sambil menatap tajam "

hah~ baiklah aku mengalah.. aku minta maaf" ucapnya sambil berjalan meningalkannya namun tanganya kembali dicekal "yaa! Apa lagi"

"tak sopan sekali~ baiklah dengan berat hati ku maafkan dan sebagai gantinya kau harus menemaniku berkeliling sekolah " tawarnya membuat yeoja dihadapanya mendengus kesal

"apa kau bilang? Aku?.." sambil menunjuk wajahnya sendiri "bahkan yeoja disana banyak menawarkan diri tanpa pamrih.. kau bisa meminta tolong pada mereka.. atau apa perlu aku yang memangil mereka kemari?" kesalnya

"baiklah kalau kau tidak mau.. aku bisa melaporkanmu pada kepala sekolah agar kau dikeluarkan dari sekolah ini karena menganiaya murid baru hingga tulangku remuk.. eoh itu seosangnim.. seosangni.. " ucapanya berhenti saat mulutnya ditutup "ya ya! baiklah aku akan menemanimu sepulang sekolah" ucapnya pelan sambil membekap mulut kyu hyun dan melepaskannya pelan membuatnya tersenyum

"ada apa kyu? Dan sungmin kenapa kau menutup mulut kyu hyun?" Tanya seosangnim

"anio seosangnim.. kami hanya bercanda tadi.." jawab kyu hyun sambil tersenyum kearah sungmin dan mengerlingkan mata

"ne seosangnim.."ucap sungmin takut-takut

"kalian sudah saling kenal?cha.. itu bagus~ sungmin kau harus membantu kyu hyun, berhubung dia siswa baru disini" sambil tersenyum dan dijawab angukan oleh yeoja itu "baiklah jika begitu saya keruang kerja dulu.." ucap seosangim sambil berlalu diikuti anggukan keduaanya

"ya! kau sudah tidak ada urusan lagi kan denganku.. " ucap yeoja itu kesal dan hanya dijawab angukan oleh sang namja

"baiklah" hela sang yeoja sambil berjalan meningalkannya tanpa disadari namja tadi mengikutinya dibelakang

"yak! Kau dari mana saja eoh?" Tanya hyukie kesal "kenapa dengan wajahmu?" sambil memegang pipi dan sudut bibir sahabatnya

"akhh jangan ditekan.. ini semua gara-garamu bodoh!" kesalnya

"naega?" jawabnya polos sambil menunjuk wajahnya

"yaaa! Babo yeoja" teriaknya sambil memukul kepala sahabatnya pelan "appo~" rintihnya kemudian aksi brutal itu berhenti saat melihat sosok namja yang datang berbarengan dengan sahabatnya "kau? Kenapa bisa berbarengan dengan kyu hyun" selidiknya kemudian yeoja itu menoleh kebelakang

"yaa! Kenapa mengikutiku" teriaknya pada sosok namja dibelakangnya, namun yang diteriaki hanya diam dan memasang wajah dinginya dan berjalan melewatinya membuat kedua yeoja itu terbengong dan tentunya menahan malu setengah mati saat teriaknya didengar seluruh siswa dikantin membuat mereka berbisik-bisik

-sungmin pov-

"Minnie-ah.. mau pulang bareng tidak?" Tanya hyukie

"sepertinya kau duluan saja hyukie.. aku ada urusan sebentar" jawabku sambil tersenyum

"baiklah.. kau hati-hati ne? gwachena?" khawatirnya "ne~ nan gwachena hyukie-ah.. kau juga hati-hati ne" kemudian dijawab angukan dan kemudian berjalan meningalkanku kemudian aku berjalan menuju taman belakang

`hah~ kemana namja jelek itu.. awas saja dia berani-beraninya membuatku malu didepan semua orang dan membuatku seperti ini!` gumamku sambil menendang rumput

"mian membuatmu menunggu~" membuatku mendongkakan kepalaku menatapnya tajam

"sudah tau membuatku menunggu.. kenapa tetap terlambat eoh.. palli aku tidak ada waktu.." ucapku sambil berjalan mendahuluinya

"tunggu"

TBC