Runa : Hello para readers ku! Kembali lagi bersama Runa yang unyu unyu ini
Kaito : Halah, ngapain lo balik lagi?
Runa : Kau menyebalkan BaKaito! kalau begini terus lebih baik aku buat kau jadi baka kembali!
Kaito : Heh, Aku tidak baka, Author sarap
Miku : /Sweatdrops
Runa : Ah sudahlah, Nah Miku-chan ayo bacakan disclaimer nya!
Miku : Ck, baiklah aku sedang tak ingin berdebat
.
.
Disclaimer : Bagaimana bisa Author baka seperti Runa memiliki Vocaloid? Lagipula Vocaloid milik Yamaha dan Crypton
( Runa : Ugh, Miku-chan! Kau sama saja dengan BaKaito! Kaito : ck, sudah kubilang kau itu memang baka)
~ Fanfic Hate at first, Love at last © Haruna Mori~
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Hate at first, Love at last"
Warning: Content gaje, OOC, alur kecepetan, typo bertebaran dan dapat menyebabkan gangguan kehamilan
(Luka : Lo kira spanduk rokok? Runa : Kyaaaa! Ada Luka-chan! Luka : /Sweatdrops BakAuthor)
ENJOYYY!
Sampai di depan gerbang sekolah, dapat dilihat olehnya seseorang yang sedang bersandar di tembok dengan raut bosan terlihat jelas diwajahnya. Tampak menyadari kehadiran Miku, dia berbalik dan berjalan ke arah Miku.
"Ayo."
"EHHHHH? KAUUU?"
~~~~~Hate at first, Love at last~~~~~
"KENAPA KAU ADA DISINI?!" Ujar Miku sewot
"Tch, Aku disini karena disuruh oleh Kaa-san untuk menjemputmu."
Sahut lelaki tadi yang ternyata adalah Kaito Shion, musuh besar Hatsune Miku.
"JADI KAU ADALAH ANAK DARI TEMAN KAA-SANKU?" Ujar Miku tidak terima
"Hn. Apa Kaa-sanmu tidak bilang?" Jawab Kaito malas
"Ughh, Kenapa nasibku seperti ini Kami-sama..." Miku bergumam kesal
"Ayo cepatlah, kau ini benar benar lamban ya" Ujar Lelaki bersurai biru itu dengan dinginnya
"APA? SIAPA YANG KAU BILANG LAMBAN HAH?" Sahut Miku yang benar benar kesal dengan sikap lelaki didepannya itu
"Siapa lagi? Tentu saja kau. Ayo cepat, jika tidak aku akan meninggalkanmu" Jawab Kaito masih dengan dinginnya
"Grrrr, awas kau! Kalau bukan karena Kaa-san pasti aku tidak akan mau" Jawab Miku sambil menggeram kesal
~ Di Parkiran
Sesampai di parkiran, mereka berdua berjalan menuju sebuah motor hitam besar keluaran terbaru yang dimiliki oleh lelaki bersurai biru yang sekarang sudah menaikinya.
"Pakai ini" Ujar Kaito sambil menyodorkan helm untuk Miku
"Apa? Apa kau gila? Aku memakai rok! Bagaimana bisa aku menaiki motor dengan rok?!" Jawab Miku yang kali ini benar benar frustasi dengan lelaki didepannya ini
"Ck, kau tak perlu khawatir. Siapa yang ingin melihat dalaman gadis jelek seperti mu?"
"APA KAU BILANG?!" Gadis bersurai teal itu tampak benar benar kesal saat ini
"Kau benar benar cerewet, ini pakailah untuk menutupi rok mu." Lelaki bersurai biru itu melepas blazer sekolahnya nya dan memberikannya kepada Miku
"E-eh? Arigatou" Miku merasakan wajahnya memanas, dia benar benar tak percaya bahwa yang didepannya ini adalah Kaito Shion, musuh besarnya.
"Hn, Ayo naik." Ujar lelaki itu kembali dengan sifat dinginnya itu
"Huh, padahal aku sempat berdebar-debar karenamu" Batin Miku kesal
Mereka lalu menaiki motor besar Kaito, dengan Miku memakai blazer Kaito untuk menutupi roknya.
"Pegang yang erat nanti kau jatuh, aku tak ingin diomeli Kaa-san"Ujar Kaito datar
"Huh, baiklah" Miku merasakan bahwa wajahnya kembali memanas
Miku P.O.V
Apa-apaan sih lelaki itu? Dia membuatku berdebar-debar. Dan kenapa wajahku memanas? Tapi kalau dilihat lihat dia memang tampan, pantas saja banyak wanita yang tergila gila padanya.
EH? Tidak Miku kau tidak boleh berpikiran seperti itu. Dia itu musuhmu ingat. Aku benar benar benci sifatnya itu. Dingin dan tidak berperasaan. Uh ingin rasanya aku mencabik muka sok kerennya itu. Tapi belakangan ini aku selalu berdebar jika berdekatan dengannya. Perasaan apa ini?
Tak terasa kami sudah sampai di rumahku, kediaman Hatsune. Dia memarkirkan motornya di depan rumahku.
"Arigatou atas tumpangan dan blazernya" Aku segera turun dan memberikan helm serta blazer miliknya kepadanya.
"Hn" Dia menjawab dengan 'Hn' miliknya itu. Apa artinya itu? Iya? Dia memang benar benar menyebalkan
"Nah kau mau mampir? Sepertinya Kaa-san mu ada di dalam" Aku bertanya padanya, begini begini aku masih punya sopan santun
Dia hanya menggelengkan kepalanya lalu berkata
"Aku menunggu disini saja"
"Oke jika kau ada perlu masuk saja" Lalu aku lalu masuk ke rumah yang tampak ramai, karena sepertinya Kaa-sannya Kaito ada di dalam.
"Tadaima" Ah benar dugaanku, dapat kulihat wanita bersurai hitam sedang duduk dan berbincang dengan Kaa-sanku, Lola.
"Ah okaeri Miku, Nah ayo sini kenalkan ini Lily, teman Kaa-san" Ujar Kaa-san sambil menyuruhku duduk disampingnya
Benar dugaanku, dia memang benar Kaa-sannya Kaito. Wanita itu sangat mirip dengan Kaito. Apa dia juga bersikap dingin sama seperti anaknya?
"Wah Miku sudah besar ya dan juga sangat cantik" Wanita bernama Rui itu tersenyum hangat padaku, kali ini dugaanku salah. Dia benar benar cantik dan anggun berbeda jauh dengan anaknya itu.
"Senang bertemu dengan anda Baa-san" Aku ikut tersenyum padanya, yah mereka memang berbeda jauh.
"Ah ya, Apa Kaito ada di luar?" Rui Baa-san bertanya padaku masih dengan senyum indah miliknya itu
"Iya, dia ada diluar, aku sudah mengajaknya masuk ke dalam tapi dia menolak Baa-san, gomen" Ugh, Miku bodoh, Apakah nanti Rui Baa-san akan menganggapku sebagai gadis yang tidak memiliki sopan santun?
"Ah tidak apa, Dia memang lebih senang menunggu di luar ketimbang di dalam. Nah Baa-san keluar dulu untuk melihat Kaito ya?" Rui Baa-san tersenyum lalu berjalan keluar untuk menghampiri Kaito
"Apa tadi kau diantar oleh Kaito?" Tiba tiba Kaa-san bertanya
"Huh, iya. Kenapa Kaa-san tidak bilang? Aku kan tidak tau kalo Kaito itu anak teman Kaa-san." Aku mendengus kesal
"Gomen Miku, Ah Baguslah kalau kalian sudah saling mengenal. Besok Kaa-san akan pergi ke Amerika bersama dengan Mikuo, karena Tou-san sedang sakit. Dan Tou-san menyuruh Mikuo agar menggantikannya menjadi direktur Hatsune Corp untuk sementara disana. Jadi Kaa-san memutuskan untuk menyuruhmu tinggal di rumah Rui." Ujar Kaa-san sambil tersenyum lebar
"APA?!"
Ini benar benar awal dari kehancuran.
Runa : Nah minna, bagaimana ceritanya?
Miku : Kenapa aku harus tinggal bersama BaKaito?!
Kaito : Aku juga tidak ingin tinggal bersamamu gadis negi.
Runa : /Sweatdrops
Luka : HEY! Kenapa tidak ada bagianku di chap ini?
Runa : Gomen Luka-chan, aku janji di chap depan Luka-chan bisa menyiksa Gakupo sepuasnya!
Gakupo : APA?! TIDAK LUKA-SAMA JANGAN LAKUKAN ITU
Luka : Hmm, baiklah. Dan untuk Gakupo, aku bisa menyiksamu sepuasnya! /Evil Smirk
Gakupo : Tidakkkk!
Runa : Nah ayo bacakan review nya!
Miku : Oke, aku yang pertama ya!
Untuk : YamiRei28
Arigatou sudah mereview^^
Benarkah? Padahal menurutku cerita ini benar benar gaje...
Ah iya tebakan Rei benar sekali!
Yang menjemput Miku itu benar BaKaito dan soal pairing memang benar bakal MiKai, RinLen, LukaGaku dan MeiAkai, karena mereka adalah pairing favorite si BakAuthor:3
Oke ini sudah lanjut, Ah benarkah Rei mau memfav dan memfollow cerita ini? Arigatou lagi! ^^ Dan review lagi yaa;3
Kaito : Ini bagianku.
Untuk : yunaaizawa
Arigatou sudah mereview. Tch, Aku tidak menyebalkan seperti yang kau kira Yuna-san. Yah Nii-san ku memang mesum. Hn, ya yang menjemput gadis jelek itu aku. Sudah update ya, jangan review lagi cerita ini karena benar benar gaje
Runa : Apa?! BaKaito kau benar benar jahat!
Runa : Nah sekarang bagianku!:D
Untuk : Ryuuna Hideyoshi
Arigatou sudah mereview^^ Iya betul sekali yang menjemput Miku adalah Kaito!:D
Benarkah? Ku kira tidak ada yang ingin membaca fict ini:( Sudah update ya!:3 Jangan lupa untuk mereview lagi!^^
.
.
.
.
Nah Minna..
MIND TO REVIEW?
