Black-Purple
Kagerou project is belong to Jin (Shizennotekki-p)
And 'Black-Purple' is mine as Baka-arisa-chan.
Warning : Gaje, Typo, Abal, Random, Garing, dan seluruh keluarganya.
Okay, The story is begin!
.
.
.
April Fool ; April Mop.
.
Boooooooo—!
"U-UWAAAHHH—!"
.
.
Sebuah boneka usang bermatang bolong yang dilumuri saos meloncat keluar dari kota kado berwarna Ungu-Hitam. Bersamaan dengan sebuah teriakan menggelegar memenuhi ruang tamu markas Mekakushi-Dan.
'Untuk Tsubomi-chan~'
Sebuah tulisan kecil berwarna hitam pekat terpampang di sisi kotak tersebut. Dari cara tulisnya. Kido sudah tau siapa 'terdakwa' kasus 'Kado-Zonk' tersebut.
.
"KANO SHUUYA!"
Yap, Siapa lagi kalau bukan jejadian satu itu?
Bhuak!
Duuaarrr!
Booommmm!
Dan beberapa detik setelah teriakan menggelegar yang kedua, Seseorang bermata kucing ditemukan dalam keadaan sekarat dengan mulut tersumpal kotak kado berwarna Ungu-Hitam.
'Dan detik itu juga, semua orang berjanji tidak akan pernah menjahili Kido saat April Fool'
.
.
.
Cat Eye's ; Mata Kucing.
.
.
Mata Kucing. Kata tersebut sudah menjadi gambaran umum untuk menggambarkan sosok makhluk 16 tahun berjaket hitam bintik-bintik putih yang menjadi karakter kesayangan banyak orang. Kano Shuuya.
Tapi, Selain matanya yang mirip kucing. Ada satu hal lagi kemiripan Kano dengan mamalia peliharaan manusia tersebut. Dan Kidolah yang orang yang mengemukakan hal tersebut.
"Kano suka nyakar tembok kalo GREGETAN. mirip sekali dengan kucing."
.
Kano yang mendengarkan pidato singkat Kido tersebut langsung gigit jari ; Menahan diri untuk tidak nyakar tembok.
.
.
.
Dark ; Gelap.
.
.
Terlihat ruang tamu Mekakushi-Dan yang sangat gelap. Dua siluet manusia hijau-pirang tengah meringkuk di dalam. Tanpa adanya penerangan kecuali cahanya bulan.
"K-k-kano…..Gelap." Kata Si Hijau terbata, Bahunya bergetar kecil. Terlihat sangat ketakutan.
Sementara yang disampingnya menoleh pelan. "Tenang saja Kido!, aku ada ide!" Katanya kemudian semangat.
.
Ceklek.
.
Suara saklar lampu tertekan mengisi kesunyian ruangan tersebut. Yang sekarang sudah menjadi terang.
"SIALAN KAU IDIOT!, KAU BILANG SEKARANG MATI LAMPU!" Teriak Kido marah. Juga merasa bodoh karena tertipu orang idiot macam Kano. Nah, sekarang siapa yang lebih Idiot?.
"Khukhukhu~ aku kan penasaran bagaimana wajahmu saat ketakutan Kido~"
Buahk!
.
Doeng!
.
Bruarr!
.
Dan malam yang tadinya sunyi tersebut telah berubah menjadi sangat ribut.
.
.
.
Eat ; Makan.
.
.
Seenak apapun makanan restoran ataupun rumah makan ternama, Kano tetap akan memilih untuk makan di rumah.
Sebuah alasan unik dikemukakannya saat ditanyai oleh Momo.
.
"Tentu saja karena Kido yang memasaknya!"
.
Yap, Jadi. Meskipun dimasaki RACUN sekalipun. Kano akan tetap memakan masakan Kido Tsubomi tersayangnya.
.
.
.
.
.
.
.
A/N :
Heiiilloooo lagi~! Author ini lagi-lagi dateng!
Hwehehehehe, kalo ada yang tanya 'kenapa fict yang ini cepet sekali dilanjutin sementara yang satunya nauzubillah lama bener... itu karena yang ini dibuat nya cepet. 30 menit aja beres#Wuiiih sombong.
Makasih yah! Yang mau baca Fict ini maupun Yang mau Review juga makasih banyak!
Mohon saran, kesan, dan apapun yang lainnya~!
oke, hanya itu saja
.
.
.
NB : Review?
