Cast: Kyumin, Haehyuk, Yewook & other cast(Menyusul)

Disclaimer: Semua cast milik Tuhan, tapi cerita ini milik author mesum (Cupid'skyumin)...

Chapter 2

My Doctor My Love

Yaoi "Kyumin"

Please Enjoy it ^^

Jam sudah menunjukkan pukul 7 malam, namun namja mungil itu masih terlelap dalam mimpinya, nampaknya ia terlalu lelah untuk sekedar membuka kelopak matanya. Kegiatan yang ia lakukan bersama dokter Cho sepulang sekolah tadi, benar-benar menguras habis tenaganya.

Kyuhyun yang menyadari kekasihnya belum bangun tampak khawatir. Pasalnya namja imut itu sepulang sekolah tadi belum makan siang dan mengganti seragam sekolahnya. Hmmm benar-benar seorang dokter yang ceroboh...

"Aigooo...Minnie~ah, irreona chaggy". Kyuhyun menepuk-nepuk pipi chubby sungmin.

"Eumhh..." sungmin yang merasa terganggu, hanya mengganti posisi tidurnya membelakangi kyuhyun.

"Hei...ini sudah malam Ming, ayo mandi.."

"Shirroyo..." Sungmin tetap mempertahankan posisi tidurnya

"Ne..ne..sepertinya tak ada cara lain eoh" Kyuhyun semakin mendekati sungmin, dan menyibak selimut namja mungil itu.

'HUPP'

"Yak...turunkan aku dokter Cho!" sungmin tampak terkejut, tiba-tiba tubuhnya terangkat karena ulah kyuhyun.

"Shirro...aku ingin memandikanmu ming"

"Aku tidak mandi hari ini, turunkan aku"

"Tidak mandi? Mussun sorriya? Hei tubuhmu ini sangat bau chaggy" kyuhyun mencium leher sungmin dalam gendongannya.

"Kau menyebalkan kyu"

"Jinjja?" kyuhyun menurunkan sungmin, di depan bathup yang berisi penuh air hangat.
"Ne...sangat menyebalkan"

"Hmmmmm". Kyuhyun tampak fokus membuka satu persatu kancing baju sungmin.

"Kau dokter jelek"

"Hmmm". Kyuhyun masih fokus pada kegiatan mari membuka seragam sungmin"
"Hei ajjushi, kau mendengarkanku tidak?" sungmin menepuk-nepuk dahi kyuhyun dengan seenaknya.

"Yak...anak nakal, siapa yang ajjushi eoh? Panggil aku hyung...Kau ini tidak sopan sekali..." Kyuhyun yang gemas, mencubit pipi namja bunny itu.

"Awww...appo kyuuuu, memang benar kau ajjushi jelek"

"Hmm dan...kenapa kau tidak takut pada ajjushi jelek sepertiku eoh?" Kyuhyun mengangkat tubuh telanjang sungmin kedalam bathup.

"Molla... tapi aku menyayangi ajjushi jelek ini " Sungmin menggeleng imut, dan menatap mata kyuhyun. Sejenak mereka saling berpandangan tanpa keluar sepatah katapun.

Kedua bola mata foxy itu seolah menarik kyuhyun untuk tenggelam ke dalamnya. Kyuhyun teramat sangat mencintai namja di depannya...Lee Sungmin.

"Hmm kau ini, cepat mandi sebelum tubuhmu menggigil"

Kyuhyun menggosok tubuh sungmin yang berada di dalam bathup, sementara sungmin asik memainkan busa-busa yang membungkus tubuhnya, berkali-kali sungmin meniupkan busa kearah kyuhyun hingga busa tersebut bertebangan dan menempel di wajah, pakaian dan rambut kyuhyun. Hal itu membuat gelak tawa dari sungmin, baginya kyuhyun tampak seperti badut busa yang sedang memandikannya.

"Kyu..."

"Hmm waeyo Chaggy" Kyuhyun mengeringkan rambut basah sungmin dengan handuk, kegiatan mandi mereka sudah selesai dan kini mereka berada di dalam kamar kyumin.

"Bolehkah..." Sungmin menggantungkan kalimatnya, sepertinya ada keraguan di dalam penuturannya.

"Kau ingin apa chaggy, katakan saja"

"Emmm aku ingin seperti hyuki"

"Mwo? Memangnya hyukki kenapa?" Kyuhyun sibuk memakaikan sungmin baju tidur.
"Aku ingin melakukan 'itu', ayolah kyu malam ini ne?". Kyuhyun berhenti sejenak mengancingkan piyama sungmin, ia tertegun mendengar perkataan namja 16 tahun di hadapannya. Banyak hal berkecamuk dalam pikirannya.

Kyuhyun bimbang, kyuhyun takut, ia benar-benar takut menyakiti namja mungil itu. Pusing...ya kyuhyun pusing harus memberi alasan apa. Bagaimana tidak pusing..Sungmin masih di bawah umur, tapi sudah meminta berhubungan intim dengannya. Memang selama ini, kyuhyun menyentuh sungmin hanya sebatas foreplay dan tidak lebih. Hal ini ia lakukan karena kyuhyun benar-benar menyayangi sungmin, kyuhyun menunggu waktu yang tepat, waktu dimana sungmin benar-benar siap menerima kyuhyun di dalam tubuhnya. Dan kali ini, ia benar-benar merutukki kecerobohan Donghae dan Eunhyuk yang meracuni kepolosan kekasihnya itu.

"Kyu...kenapa diam saja? Jawab aku" Sungmin yang tidak mendapat jawaban, akhirnya menginterupsi lamunan kyuhyun.

"Hmmm dengar Chaggy...kau masih kecil belum wakt-
" Memang kenapa kalau aku masih kecil? Kau tidak ingin melakukanya kyu?" Kedua foxy itu mulai berkaca-kaca.

"Shhh tidak chaggy..tidak seperti itu...jebal jangan menangis ne?"

"Kau tidak menyukai tubuhku Dokter Cho kyuhyun? Hikss"...

"Aniyoo...kenapa bicara seperti itu chaggy, tentu aku menyukai tubuhmu, uljima ne?"

"Kalau kau menyukai tubuhku, kenapa tidak melakukahmmmmphhhh"
Kyuhyun membungkam bibir sungmin, sebelum namja itu terus berceloteh meragukan tubuhnya dan perasaan cinta kyuhyun.

"Eumhhh,,k-kyuhh.."
Kyuhyun melumat bibir atas dan bawah sungmin, merasa terlena tubuh sungmin lemas dan jatuh di atas ranjang mereka dengan kyuhyun yang berada di atasnya. Hanya sebatas jilat dan hisap yang dilakukannya pada bibir merah itu. Kyuhyun belum sekalipun menggunakan lidahnya untuk mencumbu mulut namja mungil di bawahnya. Dokter muda itu takut jika hal itu dilakukan, ia akan kehilangan kontrol menyerang Sungmin.

"Emmhhh ahh, hentikhannhhmmphhh" Sungmin meronta, berulang kali ia mendorong tubuh kyuhyun di atasnya, namun usahanya sia-sia karena memang tubuh kyuhyun lebih besar dan lebih kuat dari tubuh mungilnya.

"Hmphhh enggghhhh...aku tidak mau kyu henti- argh..Stop it kyuhh nggh!" Seruan sungmin tak menghentikan kegiatan kyuhyun menjilat dan menggigit leher jenjang sungmin.

"Aku tidak akan berhenti, sebelum kau mendengarkanku ming" kyuhyun melanjutkan mencumbu namja manisnya.
"Ngghhaa...ah, nan niga shirro (aku membencimu)"

Dan perkataan sungmin berhasil menghentikan aktivitas kyuhyun terhadap tubuhnya, mereka saling berpandangan mencoba menyelami perasaan satu sama lain.

"Wae, mengapa kau membenciku?"

"Karena kau tidak menyukaiku kyu...kau tidak menginginkanku...kau tidahmphhhhh"

Kyuhyun kembali membungkam bibir sungmin, namun kali ini berbeda...kyuhyun meminumkan sungmin obat tidur yang ia peroleh dari dalam loker meja dekat tempat tidurnya.5 menit berlalu, Namja tamoan itu masih berusaha melumat bibir merah di bawahnya, sementara Sungmin terus meronta dalam dekapan dan ciuman kyuhyun, namun perlahan gerakannya semakin melemah, kyuhyun menyadarinya...sungmin telah tertidur. Dengan hati-hati ia membenarkan posisi tidur sungmin.

"Mianhae chaggy...seharusnya kau tidak berpikiran seperti itu ming"'Ccuuuupp'. kyuhyun mengecup sayang bibir sungmin, kemudian membaringkan tubuhnya di samping sungmin, memeluk namja yang amat ia cintai itu. Kyuhyun membelai surai lembut sungmin, hingga perlahan kedua sorot matanya semakin meredup, dan jatuh terlelap.

Esoknya

"Eungghhh" Kyuhyun bangun lebih awal dari kekasihnya...bukannya beranjak dari tempat tidur, kyuhyun malah menyangga kepalanya dengan sebelah tangannya dan mengamati sungmin yang masih terpejam.

"Hmm, wajah tidurmu sangat polos Ming... neomu kyeoptaa" Kyuhyun berdialog sendiri, Dokter Cho ini memang selalu mengagumi wajah imut kekasihnya, namun saat sungmin sedang tidurlah moment yang paling ia sukai, seperti saat ini... ia dapat melihat wajah angelic seorang Lee sungmin.

Kyuhyun tetap mempertahankan posisinya mengamati sungmin yang tengah tertidur, hingga saat kedua kelopak mata namja kelinci itu terbuka dan mengerjap imut.

"Kyu..." Sungmin menyadari dirinya tengah ditatap oleh orang di sampingnya kemudian menggerakkan tubuhnya menghadap kyuhyun.

"Ne..Chaggy, apa tidurmu nyenyak?"

"Aku sedang marah denganmu kyu"

"Aigoo...kekasihku pemarah ne, aishhh sebentar lagi pasti banyak kerutan diwajahnya"

"Mwo? Aku tidak ingin seperti itu, Dokter Cho pabbo!" sepertinya sungmin melupakan kejadian kemarin, pagi ini kyuhyun berhasil meluluhkan emosi sungmin dengan candaannya...sungmin memang labil.

"Ne..ne arra chaggy, kemarilah aku ingin memelukmu".

Layaknya anak kucing yang menuruti perintah majikannya,Sungmin beringsut mendekati kyuhyun dan masuk kedalam pelukannya.

"Ming, sepertinya hari ini aku pulang malam"

"Wae, kenapa pulang malam?"

"Hmmm...hari ini jadwalku mengoprasi pasien chaggy, mianhae" kyuhyun semakin mengeratkan pelukannya.

"Ne.., aku bisa menyusulmu kerumah sakit setelah pulang sekolah kyu".

"Hm...bukankah kekasihku ini benci rumah sakit, kenapa tiba-tiba ingin pergi kesana?"

"Karena aku tak ingin kau dekat-dekat dengan suster-suster centil di sana"

"Arraso my princesss, kajja kita mandi" kyuhyun menggendong sungmin menuju kamar mandi.

"Yak..aku namja dokter Cho pabbo"

Jam telah menunjukkan pukul 06:45 waktunya sungmin untuk berangkat ke sekolah, hanya membutuhkan waktu 10 menit bagi mereka untuk mencapai sekolah sungmin, Miracle Senior High School.

Setibanya di depan gerbang Miracle High School, kyuhyun membuka seatbelt milik sungmin.
"Chaggy, jangan melakukan hal yang berhubungan dengan berlari, aku tak ingin kau kelelahan arraseo". Kyuhyun selalu mengatakan pesan yang sama tiap sungmin berangkat ke sekolah, mengingat sungmin sangat aktif dan sering lupa bahwa dirinya memiliki anemia, kelelahan sedikit saja sudah dipastikan namja bergigi kelinci itu akan pingsan.

"Uhm ne ajjushi, Cup". Sungmin menganggukan kepalanya imut, dan mengecup bibir namja yang 6 tahun lebih tua darinya itu.

"Yaa...panggil aku hyuuung"

"he he,,, ne lain kali ajjushi...annyeong" sungmin cepat-cepat turun dari mobil kyuhyun, sebelum dokter muda itu banyak berceloteh dan memprotes dirinya.

Kyuhyun hanya tersenyum memandang punggung sungmin dari kejauhan, dan melajukan mobilnya setelah namja kelinci itu hilang dari penglihatannya.

"Sungmin~ah..." Dari kejauhan, tampak seorang namja berambut blonde memanggil dan berlari ke arahnya.

Tap Tap Tap...

"Yaa..kenapa kau berlari seperti itu?" sungmin mengerutkan dahinya, pasalnya temannya yang satu ini tak pernah berlari seheboh tadi kecuali jika ada sesuatu yang penting dan menarik yang ingin ditunjukkan.

"Hoshh..hosh...hosh... hehe ada yang ingin aku tunjukkan padamu ming" Eunhyuk menunjukkan gummy smile andalannya.

"Hyuuuuuuunggggg" satu lagi namja berseru dan berlari kearah dua namja termanis di Miracle Senior High School. Dan sekarang jadilah 3 orang namja termanis di sekolah elit itu.

"Waeeee?kalian senang sekali berteriak dan berlari seperti itu?"

"Minnie hyuuung, hyukii hyyuung aku senaaaang sekali" namja imut ini tampak berbinar-binar.

"Ada apa denganmu wookie, c-chakaman,... ige mwoyaaaaa?" Eunhyuk mengamati ryewook, menyipitkan matanya kemudian berteriak keras setelah melihat bercak-bercak merah di leher namja bermata caramel itu.

"Mwo, kenapa berteriak seperti itu..ada apa dengan wookie?"

"Yak...ming, lihat...leher anak ini." Eunhyuk menarik sedikit kerah wookie, sementara wookie hanya senyum-senyum sendiri.

"Eumm...aigoooo...kenapa banyak sekali gigitan nyamuk di lehermu wookie?"

Eunhyuk dan ryewook, hanya menganga mendengar celotehan sungmin...sungmin memang kelewat polos.

"Nyamuk apanya ming, aissshhh...yak, wookie jelaskan apa maksud dari semua ini pada kami terutama pada Sungmin"

"Minnie hyung, ini semua adalah tanda cinta dari yesung hyung hehehe" sepertinya yang polos di sini tidak hanya sungmin.

"Tanda cinta?" sungmin masih kesulitan mencerna kata-kata ryewook.

"Yak..pabo, kenapa tidak menutupi lehermu dengan syal. Bagaimana jika orang-orang tau akan hal ini wookiieee".Eunhyuk frustasi menghadapi kepolosan kedua temannya ini.

TTEEENGG...TTEEEENGGGG...TTEEENGGGG, bel masuk berbunyi,siswa siswi senior high school berlari menuju ruang kelas mereka masing-masing, tak terkecuali ke-3 namja yang asik membicarakan spots merah di leher wookie.

"Eum..hyukki, apa benar yang dikatakan wookie tadi adalah tanda cinta dari yesung hyung?"

"Tentu saja ming, aku juga punya beberapa di sini pemberian dari Hae hyung hehe sebenarnya ini juga yang ingin aku tinjukkan padamu tadi pagi" Eunhyuk membuka sedikit kerah bajunya dan memperlihatkan spot merah miliknya.

"Hae Ajjushi juga memnberikannya padamu, tapi...mengapa kyu tidak memberikannya padaku?"

"Mwo? Dokter Cho tidak memberimu tanda cinta? Yang benar saja ming?"

"Eum..ne dia tidak memberiku, mungkin kyu tak mencintaiku". Tatapan sungmin tampak meredup, matanya mulai berkaca-kaca.

"Y yaa ming, ja-jangan menangis, bagimana kalau sepulang sekolah nanti kau memintanya pada dokter Cho"

'PLETAKK' sepotong kapur tulis melayang indah mengenai kepala berambut blonde.

"DUA HAKSENG DI SANA, JIKA TAK MENGINGINKAN MATA PELAJARAN INI...SEBAIKNYA KELUAR"

" Awh...dengar ming, nanti temui Dokter Cho.."

Dengan perasaan yang kalut, sungmin melalui satu demi satu mata pelajaran pada hari ini. Begitu berat, begitu membosankan...semua yang ada di benaknya hanyalah tentang perasaan Dokter bermarga Cho...

Dan tibalah namja kelinci ini di rumah sakit, tempat Kyuhyun bekerja.

Sungmin melangkahkan kakinya memasuki lift, menekan tombol 3. Namja ini dengan sabar menanti lift membawa tubuhnya ke lantai ruang kerja kekasihnya.

Sementara itu di ruangan Cho Uisangnim.

Seoran yeoja dengan pakaian yang sangat minim, memasuki ruangan kyuhyun.

"Selamat siang dokter cho, saya membawa beberapa hasil diagnosa dari pasien yang akan anda tangani nanti" yeoja itu mendekati tempat duduk kyuhyun, dua kancing teratas bajunya ia buka tampak menyembulkan dadanya, berjalan berlenggak-lenggok bermaksud menggoda namja di hadapannya.

"Ne...letakkan di situ saja Jessica-shi" Kyuhyun yang sibuk berkutat dengan dokumen-dokumen miliknya tak sedikitpun menoleh pada yeoja itu, apalagi untuk sekedar melihat belahan dadanya. Namun yeoja ini tak habis akal untuk menarik perhatian dokter muda Cho, ia tetap melangkah mendekat dan...

"Aaaahh...dokter awh...sakiit" Jessica berpura-pura menyandung meja kyuhyun dan jatuh menimpa kyuhyun.

"O..oh gwaenchana Jessica-shi?.. Kyuhyun menangkap tubuh perempuan itu, sehingga jika dilihat oleh orang lain. Kyu seperti memeluk Jessica.

"Emh...sepertinya kakiku terkilir dokter..."

'CKLEK' Pintu ruangan kyuhyun terbuka. Sesosok namja imut mematung, kedua foxynya tampak berkaca-kaca siap meluncurkan cairan bening menyaksikan adegan yang ia saksikan di hadapannya. Hatinya hancur berkeping-keping, banyak pertanyaan berkecamuk dalam benaknya saat ini.

"S-Sungmin..." Kyuhyun terkejut akan kedatangan Sungmin, dan melepas begitu saja tubuh jessica. Terdengar debaman dan erangan dari tubuh jessica.

"Apa yang kalian lakukan?" Terdengar cicitan kecil dari sungmin yang menggigit bibirnya, menahan tangisannya.

"Ch-Chaggy...dengarkan aku"

"Kau menyukai suster pabbo itu Kyu? Hiksss"

"Ani...dengarkan aku ming, kau salah paham". Kyuhyun melangkah mendekati sungmin, bermaksud memeluk namja kecilnya.

"Kau tidak menyayangiku!" Sungmin semakin memundurkan langkahnya menjauhi Kyuhyun.

"Jebal Chaggy, dengarkan aku..."

"Kau jahat!"...

Tap..Tap..Tap..Tap..

Sungmin berlari meninggalkan kyuhyun dan Jessica yang tengah tersenyum sinis di ruangan kerja itu..

"MIIING TUNGGUU DENGARKAN AKU DULU MING!"

TBC

Ini Chappy 2nya...^^ masih author pov T_T, maklum author baru...

Untuk GamerPink, Diavolos, chikakyumin, thepaendeo, NicKyun, Nda Indiesetyaputry, ChoKyunnie, Rima KyuMin Elf , , vicsparkyu4ever...Gomawoooo sudah mereview Ffic ini, Semoga Chap 2 ini dapat menjawab pertanyaan Chingudeul ...

Terimakasih juga bagi readers yang sudah berkenan membaca,

Masukan dari Readers sangat berarti bagi saya...

Review ne ^^