Akhirnya chapter 2...tapi berhubung waktu nulis ini sayanya kuranng niat, jadi mungkin lebih jelek dari yang kemarin...

Buat yang udah review chapter 1 makasih...!

Bleach bukan punya saya...eh, punya saya kok, nyahaha! *dilindas truk sama Kubo-sensei*


CHAPTER 2...

Di markas kelompok 2 yang kosong…Rangiku Matsumoto, Izuru Kira dan Shuhei Hisagi sedang minum sake.

"Matsumoto-san, apa boleh kita santai-santai di sini?" Hisagi mulai khawatir, takut ketahuan menggunakan markas kelompok lain sebagai tempat minum sake.

"Ha? Ah, tidak apa-apa kok...kau ini khawatir sekali, Shuhei...santai saja *hik*(ini maksudnya cegukan karena mabuk) mereka tidak akan kembali sampai nanti sore *hik* atau malah baru balik besok pag*hik* atau malah baru balik tahun depan!*hik* Nyahahaha!"

Saat itu Matsumoto sedang mabuk, bicaranya mulai melantur alias ngaco.

"Apa maksudmu, Matsumoto-san! Jangan bicara begitu, nanti kualat! (sejak kapan shinigami kualat?) Kau sudah mabuk berat, ayo berhenti! Kau juga, Kira! Bukannya kau masih punya kerjaa...hah! Kira, kamu kenapa? Kenapa buka baju! Oi, Kira! Kamu mabuk berat, ya? Sadar, Kira!"

Hisagi 50% kaget 50% panik melihat keadaan Kira. Masalahnya adalah Kira mulai membuka shihakusonya dari atas ke bawah dan ternyata dia pakai fundoshi atau mawashi atau apapun namanya alias celana yang dipakai saat bertanding sumo. Entah kenapa dia bawa-bawa benda aneh begitu, dan mulut Kira berbusa.

Tapi berhubung itu sudah kebiasaan Kira saat mabuk, jadi tidak perlu kita pedulikan.

Mereka tidak tahu, kalau mereka (mungkin) sedang berada dalam bahaya. Tempat yang mereka pakai minum sake itu markas kelompok 2, yang beberapa anggotanya termasuk anggota Onmitsukido—pasukan rahasia—jadi tentu markasnya penuh hal rahasia. Sebanarnya tiga orang—maaf—pemalas yang sedang minum sake itu beruntung bisa selamat sampai sini. Alasannya? Silakan lihat data di bawah, yang berhasil didapat dengan mempertaruhkan nyawa author.

Bonus: Data (super) rahasia markas kelompok 2

1. Di atapnya ada jaring laba-laba yang kelihatannya normal, padahal aslinya BOM yang kalau kesentuh bisa hancurin bukit Soukyoku.

2. Halaman depannya penuh RANJAU dari Hiruma(?)yang kalau keinjek bisa bikin yang nginjek jadi steak.

3. Ada ruang rahasia bawah tanah tempat menyimpan data para penjahat kelas kakap di Soul Society yang cuma bisa dibuka pakai kode rahasia. Sekali salah sebut kode yang salah nyebut itu akan ditembak pakai LASER BEAM dan CANNON.

4. Ranjau yang di halaman belakang bentuknya tanaman semak belukar yang biasanya dipakai buat sembunyi, kalau disentuh bakal ngeluarin ASAP BERACUN, kalau udah 1 menit asapnya jadi GAS LEDAK SUPER yang kalau kena percikan api super kecil pun akan langsung meledak, sehingga kalau ada penyusup yang merokok maka sialah nasibnya.

5. Biasanya ranjau-ranjau maut di atas dimatikan, hanya sedikit yang nyala. Tapi saat markas ditinggalkan seperti sekarang, semua jebakan tersebut AKTIF dan kebetulan hari ini dipasang dengan DAYA HANCUR TERTINGGI, seperti sudah disiapkan khusus untuk tiga orang yang beruntung.

6. Cuma para KAPTEN yang tau soal ini. Karena itu para kapten sering memperingatkan anak buahnya untuk tidak dekat-dekat markas kelompok 2. (sok tahu)

To be continued (lagi)...


Chapter2nya gitu aja deh...lebih ga seru dari chapter1...maaf...

*Soi Fon tiba-tiba muncul* "Kamu...beraninya mencuri data rahasia kami hah!"

*anni (author) merasa seperti akan kena kutuk* "Bu-bukan gitu taicho...ini...ini...lagian kenapa taicho bisa di sini...bukannya lagi pergi ya?"

*sama sekali ga peduli sama pertanyaan anni*"Ini ini apa hah! Pencuri data harus dihancurkan, ga da alasan, rasakan! Jinteki shakusetsu, Suzumebachi!"

"Gyaaa!" *anni KO* "Tu-tunggu sebentar...taicho...saya ada permintaan terakhir (terakhir di chapter ini maksudnya...)"

"Apa? Cepetan ngomong yang jelas!" *Soi Fon udah siap buat tusukan terakhir*

"Yang baca...tolong...revi..ew...uh...*sekarang benar-benar KO*

pokoknya yang baca review ya! biar saya tau kalau ada yang baca karya saya yang amburadul ini...*entah kenapa authornya hidup lagi*