~Desclaimer~

Abang Kishimoto-sensei *Eh gelo! Gue emank nggak tua, tapi nggak gitu juga kalee lu manggilnya!*

~ Warning~

Gaje, OOC, gila, norak, bejat, dan hal buruk lainnya, Don't Like? Just don't read dude! Nggak suka liat peNistaan, nggak usah mangkal disini daripada cuman nyebar bibit Chaos Flame Syndrome

~Genre~

Humor orang gila

~Story~

Inspirasi dari acara Room Raiders di Global TV plus ide bejat dari otak saia *mulai keluar*

~Chapter~

2

Rare Collaboration, New Trio, Hajimeru show

Sasuke's Mind :

"Sendirian dirumah? Seandainya Itachi pergi dari rumah selamanya…"

Sasori's Mind :

"Hmm… seandainya Nenek meninggalkan banyak kue stroberi sebelum pergi…"

Naruto's Mind :

"Seandainya papih Yondy nonton bukan empat mata sampe selesai… padahal lagi seru - serunya"

xXx

Nagareboshi comin'

Wishes…

Sasuke : … ada bintang jatoh… seandainya Aniki jatoh kecomberan… atau mengalami kejadian memalukan seperti pipis dicelana ataupun kecepirit… *Parah lo Sas!*

Sasori : Semoga saat pulang nanti, Nenek Chiyo membawa cake Stroberi yang banyak *Maniak! Bukannya ngedo'ain nenek lu pulang dengan selamat!*

Naruto : semoga besok bisa dapet TTD nya om Tukul.. Naru mau pamer ama Papih Yondy… *Heh! Ngga ada yang perlu lu pamerin!*

Mendengar ucapan dan permintaan mereka, sang bintang kepengen minjem ember isi aer buat chaebok. (?) *Emank ada bintang yang cebok?*

xXx

Morning, 07.52 AM

Kediaman Uchiha,

"Hnn… Udah pagi…" Sasuke beranjak dari ranjang putihnya, kemudian bergegas memasuki kamar mandi. Kaki mulusnya mendarat didepan Bathtube kosong yang kini sedang ia isi dengan air keran.

Setelah Bathtube terisi penuh, ia segera melepas pakaiannya. Lalu meletakkan baju kotornya di tempat cucian. Setelah itu bersiap diri untuk membuka celananya perlahan *adegan di selaw mosien*

TING TONG : Sesi pertanyaan

Cewek A "Apakah Sasuke-kun make Celana dalem?"

Author "meneketehe…! Yang pasti dia bener – bener keterlaluan kalo sampe nggak make!"

DOTT DOTT : Waktu habis

"STOP right here Uchiha-sama!" seseorang berteriak diambang pintu kamar mandi. Kemudian, disusul oleh beberapa orang yang salah satunya membawa kamera menerobos masuk dan menarik Sasuke.

"HEH! Apa – apaan ini? Gua mau MANDI!" teriak Sasuke sewot sambil meronta – ronta

"Mandinya nanti aja! Ada urusan yang lebih penting dari ini! Ayo semua! Kita pergi kerumah yang selanjutnya!" teriak salah satu Kru TV dengan semangat

"OSH!" yang laen ikutan kena virus masa muda si kru tadi

"Woi! Gua belom pake baju neh! Minggir!" Sasuke memperkeras teriakan dan rontaannya. Namun para Kru aneh tadi semakin mempererat pegangannya.

"Ga usah dipikirin. Yang penting kan benda yang ada dibalik celana Sasuke-sama save.. Sasuke-sama manis deh… mau kencan ama om? Hehehe…" teriak seorang Kru bermasker dengan senyum mesumnya

"Brengsek! Mau dibawa kemana guaa!" Sasuke diseret paksa. Namun teriakannya dihiraukan oleh sekumpulan manusia yang menculiknya (baca : membawanya)

Sasuke's : Clear

xXx

Morning, 08. 20 AM

Kediaman Uzumaki,

KRIIING Uzumaki tampan ayo bangun! Uzumaki ganteng ayo bangun! U-Z-U-M-A-K-I Kyaa!

Bunyi jam wekernya Naruto yang menggunakan suara Nana Mizuki berbunyi *kok bisa gitu bunyinya..?* namun, karena masih terlalu ngantuk, ia memukul weker tak berdosanya dengan tangan bejat nan nista.. Alhasil,

BRAKK

Jam wekernya berhenti berbunyi. Dan Naruto pun bisa kembali meneruskan kegiatan Tidur nyenyaknya…

Nyenyak?

Author rasa tidak akan terjadi…

Tiba – tiba saja segerombolan manusia bising (Baca : Kru TV) datang menggedor – gedor pintu kamar Naruto. karena pintu kamar tersebut tetap tidak dibukakan oleh Naruto, para Kru TV terpaksa Menjebol pintu dengan tendangan bersamanya.

DAAARRR *bunyinya nggak gitu kale…*

"Mana UZUMAKI NARUTO?" teriak seorang berbaju ketat ijo sambil celingak – celinguk mencari Naruto.

"HAH! Masih tidur? Siapin keranda mayat!" teriak si Om Bee yang disambut dengan tanda tanya dari para partnernya

"Buat apa?"

"Buat ngegotong dia lah! Masi mending gue mintanya keranda, daripada kerangkeng Babon!"

"Ooh…"

*Parah banget om Bee*

-Keranda siap-

Naruto segera diangkat dan diletakkan di atas sebuah keranda mayat yang ditutupi dengan kain motif lope – lope. Beberapa kru ada yang mengibarkan bendera lambang awan merah sambil nyanyiin lagu kebangsaan Indonesia *Ha?* dan Betapa tololnya Naruto yang pada saat itu sama sekali belom sadar bahwa dia telah digondol oleh sekumpulan orang – orang gila (baca : Kru TV). Diperjalanan, Seorang pejalan kaki yang melihat penggotongan itu, spontan bertanya dengan wajah Innocent nya, *menurut kalian, pejalan kaki ini memiliki image seperti siapa?*

"Ngangkat apaan tuh mas? Kok rame – rame gitu..?"

"Ooh.. ini Daging babi pesenan tetangga… haha.." ucap seorang pria bermasker dengan rambut jibrik berwarna perak. Yang lainnya hanya mengangguk. *beuuh… Naruto dikatain daging babi*

Naruto's : Clear

xXx

Morning, 08.54 AM

Kediaman Sasori,

"Hmm… habis mandi enaknya makan kue Stroberi… lalala" Sasori sedang asik bergembira ria dengan menyantap kue favoritnya (lagi) sambil nonton DVD film Naruto episode 165.

"Huwaa…" matanya tetap datar meskipun suaranya berteriak – teriak. dasar Manusia kekurangan Vitamin.. Ee, maksudnya kekurangan Ekspresi

Lagi asik – asiknya menikmati hidup, tiba – tiba saja suara bising nan menjengkelkan muncul di dalam rumahnya. Sayangnya, karena Sasori terlalu sibuk nonton,suara kebisingan yang dimaksud nggak kedengeran oleh telinganya *Nah lho?*

"Dikamar mandi ada nggak?" tanya Bee-sama kepada kru TV lainnya

"Nggak bos!"

"Dikamar tidur?"

"Nggak ada juga bos!"

"Cari – cari – cari dia!" sambut si manusia ketat beralis tebal heboh. Yang lain cuman menatapnya dengan mata yang dipicingkan seraya berkata dalam hati 'Berisik LOE!'

"Cek! Aku menemukannya di ruang TV!" mendengar sebuah teriakan dari salah seorang anggota kru, yang lainnya segera berbondong – bondong memasuki ruang TV yang dimaksud.

BLAM

"Kau yang disana! Ikut kami!" teriak seorang junior beralis tebal yang mempunyai tataan rambut seperti idola favoritnya *siapa lagi klo bukan Guy. Masa Lee ngefans sama justin bieber?*

Sasori melirik nista kearah sekumpulan orang yang menerobos masuk kerumahnya. Namun, sedetik kemudian pandangannya kembali tertuju kepada layar TV dan mulutnya kembali menyuapi diri dengan sepotong kue Stroberi favoritnya *perasan gue udah nyebut ini berapa kali ya?* dalam kata lain, Kru TV di Cuekin *2 3 Malam jum– (Author Diiket di ujung menara Dubai gara – gara bikin pantun kelewat Norak) Apaan tuh? 2 3 - 2 3? Mate aja loe! xP*

"Waah… Naruto hebat…! Maju terus! Kalahkan si Pierching sialan itu!" para Kru TV yang (merasa) diabaikan langsung Sweatdrop dengan tingkah laku aneh Sasori.

"Orang ini…. Seret dia!" seru seorang bos diantara kru yakni Bee-sama sambil menunjuk – nunjuk Sasori. Yang merasa diperintah *karna Kakashi nggak merasa, jadinya dia cuman asik ngupil* segera menyeret Sasori seperti piaraan mereka.

"Eh? Apa – apaan nih! Gue belom selesai makan dan nonton!" bentaknya yang baru kali ini bersahabat dengan kesewotan

"Diam! Ada urusan yang lebih penting dibanding makan dan nonton!" balas nggak kalah mengerikannya.

"Ayo ikut kamiiii~" sambut si duo norak berbaju ijo ketat Lee, dan masternya Guy.

"Seenak jidat lu nyuruh – nyuruh gua! Awas lu semua!" Sasori mencoba untuk menendang mereka, namun sayangnya, ia telah gagal melancarkan aksi dan serangannya dikarenakan saat ini seluruh kaki dan tangannya dipegangin oleh Kru TV itu.

"Ayo pergi semuanya" seru Kakashi yang disambut dengan anggukan para team nya.

"Tunggu!" seorang pria berbaju ketat ijo (baca : Guy) tiba – tiba saja ingin menunda kepergian mereka.

"Napa lagi?" tanya Kakashi dengan tampang malasnya

"Ada kue stroberi yang ke sisa… lumayan tuh.." bales Guy sambil nunjuk – nunjuk kue yang dimaksud. Mendengar percakapan Guy, pendengaran Sasori semakin tajam khususnya saat guy mengucapkan kata 'Cake Stroberi'

"Bangsatt! Awas lu ya nistain kue gueee! Nggak ada kata HIDUP lagi buat LOE!" Sasori geram, ia melepaskan dirinya dari para kru TV dan berusaha mencekik Guy dengan segenap kekuatannya.

"Eekkkk! To-Tolong… HeekKk"

"Oy! Tolongin si bodoh tuh!" ujar Bee yang menyuruh anak buahnya untuk segera memisahkan kedua insan yang sedang mempertunjukkan pertandingan gulat gratis ini. *Nyuruh aja bisanya…*

-Masalah selesai-

"Hmm… Sudah siap semua? Ayo cepat pergi.. tinggalin aja kuenya disitu…" balas Kakashi, kemudian mereka semua menghilang dari rumah Sasori *baca : pergi*. (tentunya bersama dengan Sasori yang saat ini sedang mereka seret – seret seperti bulldog pemalas)

Sasori's : Clear

xXx

Di suatu mobil Van, dimana terdapat sebuah TV besar didalamnya…

BUGH! *suara jatoh Sasuke*

DAK! *Suara jatoh Naruto*

BADUM! *suara Jatoh Sasori*

"Di mana ini?" tanya Ketiganya yang saat ini sedang cengok, gara – gara di bawa paksa ke dalam mobil van yang cukup untuk menampung mereka bertiga.

"Kalian semua telah berhasil masuk kedalam acara MTV Room Raiders… bersikaplah yang baik dan manis nanti… haha" balas Kakashi yang tersenyum gaje

"Apa?" Naruto dengan tampang bodohnya

"Hah?" Sasuke dengan dahi yang mengernyit

"Eh? Room raiders…?" Sasori

To Be Continue

Saia salah duga.. ternyata masuk ke bagian inti cerita di Chap 3… hwehwehwe…

Pesan Moral : jangan lupa gosok gigi setiap Hari 3x *Hah? Apa hubungannya dodol!*

Jaa Mata Kudasai~