CHAPTER 2 - MEET JONGIN AND BAEKHYUN
.
.
.
Hari jum'at selalu mejadi hari yang ditunggu murid SM, Art, dan Athletic school termasuk kyungoo. Hari ini adalah hari full pelatihan bakat minat dan pulang awal. Sabtu nya mereka libur. Betapa indah nya hari jum'at, tapi jum'at minggu ini akan menjadi hal yang berbeda untuk kyungsoo.
Di setiap sekolah hanya ada 2 kelas dan didalam nya hanya 30 murid. Pagi ini dirumorkan akan ada murid baru, kyungsoo hanya mendengarkan sulli dan krystal yang menceritakan murid baru itu.
"krys kau tau anak menteri kyuhyun kudengar akan pindah kesini, setelah sekian lama identitas nya disembunyikan sekarang ia muncul. Semenjak istri menteri kyuhyun meninggal kabar tentang anaknya pun menghilang. Terakhir yang aku lihat dia sangat amat tampan, dan juga imut kyaaa..."
"sulli ahh aku mengenal anak meteri kyuhyun itu dia satu sekolah dengan ku dulu saat SMP, kyungs hanhan mu pasti mengenalnya dengan baik. Dia bersahabat baik saat SMP bersama Kim Jongin, sulli kau tau Jongin kan ? Nah mereka dulu bertiga adalah pangeran sekolah. Byun Baekhyun namanya."
Kyungsoo mangut mangut mendengarkan pembicaraan krystal dan sulli. Anak menteri ? Satu jejeran orang berbakat dan berduit masuk ke SM. Seperti biasa, anak baru ini pasti akan menjadi incaran sulli dan genk genk gadis yang doyan bergonta ganti pacar.
Kenapa gadis begitu suka pada sesuatu yang berbau lelaki tampan ? Kenapa mereka begitu ingin menjadi "pacar" lelaki tampan ? Ayolah pacaran bukan hal untuk bermain main, ketika kalian sudah menjadi pacarnya dan kalian tau bahwa mereka hanya bagus difisik sedangkan dalamnya tidak seperti yang kalian harapkan. Kalian akan meninggalkan nya. Klasik.
One princess three prince
Baekhyun mengikuti langkah seorang guru masuk ke dalam sebuah kelas. Ketika ia masuk kelas, semua mata tertuju padanya. Tapi ada satu mata yang menariknya, mata bulat yang memandangnya polos tidak seperti mata gadis lain dalam kelas yang memandangnya.
"baiklah sebelum kita keruangan seni hari ini, kalian kedatangan murid baru. Baekhyun-ssi silahkan perkenalkan diri mu"
"Byun Baekhyun pindahan dari jepang. Kalian bisa memanggil ku Baekhyun, salam kenal dan mohon bantuannya"
Mata baekhyun tertuju pada gadis yang duduk didekat jendela itu, gadis manis yang sekarang mengalihkan pandangannya ke luar jendela seakan pemandangan diluar jendela lebih menarik dari baekhyun.
"baekhun kau duduk di meja belakang sulli, di depan ken, sebelah kiri mu kyungsoo dan kanan mu jiyeon. Dan untuk hari ini kalian akan group vokal akan berduet dengan group dancer dari Art school. Kyungsoo kau perwakilan utama dari group vokal sehabis ini kau harus pergi keruangan VIP Vokal group. Dan yang lain silahkan ke aula bergabung denga kelas B"
Kyungsoo mengambil buku musiknya dan kontak pensilnya dan memakai kaca matanya. Ia tidak menyadari seseorang memperhatikannya dari sebelah tempat duduknya.
"kyungie ku, ini susu vanila titipan myungsoo dan tadaaa pocky vanila kesukaan muu! Fighting kyungsoo! Banggakan group vokal kita"
Mata baekhyun beralih ke gadis yang duduk depan kyungsoo, dia tersenyum melihat gadis itu. Krystal, gadis cantik yang sempat dekat dengan luhan. Ia tak berubah tetap seperti dulu..
"hai baekhyun, aku choi sulli. Kau bisa memanggilku sulli atau cull. Salam kenal ya. Aku harap kau akan suka bersekolah disini"
"hai sulli, salam kenal juga. Kalo boleh tau habis ini kenapa kita akan kumpul di aula ?"
"kita akan bergambung dengan kelas B, ber diskusi latihan sesuai minat bakat kita. Hari ini adalah hari favorit semua orang, kau akan kenal banyak orang baru disana. Ayo baek kesana bareng aku dan krystal"
Baekhyun hanya menganggukan kepala lalu tersenyum kearas sulli dan krystal. Bisa dilihat krystal hanya meng gigit bibirnya.
Aku harap kau tak memakai topeng putri mu lagi dan kau bukan seorang perempuan yang memainkan hati layaknya sebuah bola.
Kyungsoo masuk ke ruangan vokal dan disambut dengan pemandangan namja berkulit tan yang sedang meliukkan badannya didepan kaca. Dia tertegun. Ntah ada aura apa yang berhasil membuatnya merinding ketika melihat namja itu. Namja itu berhenti dance ketika melihat seorang yeoja dari pantulan kaca. Dia membalikan badannya, dan memandang ke arah yeoja itu.
"kau Do Kyungsoo ?"
Yeoja yang masih tertegun itu hanya bisa menganggukan kepalanya dan membuat sang namja tersenyum.
"aku Kim Jongin yang akan berduet dengan mu, jangan terpesona seperti itu. Muka seperti patrick" ujar kim jongin sambil tertawa.
Kyungsoo membulatkan matanya, mukanya seperti patrick ? Berarti bertampang bodoh ? Kyungsoo merasa kesal tapi ntah mengapa melihat jongin tertawa ada perasaan senang didirinya.
"berhenti tertawa jongin, aku rasa kau sudah tau nama ku. Salam kenal, semoga kita bisa menjadi partner yang baik dan mohon bantuan nya... Hmm jongin tadi dance mu sangat bagus"
"aku tau, sampai kau terpesona seperti itu"
Seburat merah mulai muncul di pipi kyungsoo, ntah kenapa kyungsoo merasa malu karena ketahuan oleh jongin. Jongin tersenyum tipis, kyungsoo terlihat sangat manis. Dia sangat suka seburat merah itu timbul dipipi putih yang tembem itu. Dan bagaimana kyungsoo mencoba menyembunyikannya dengan mengalihkan badannya dan berjalan menuju piano yang terletak di pojokan ruangan
Bukannya menjawab pertanyaan jongin kyungsoo malah menekan jarinya ke tuts piona dan mulai memainkan sebuah lagu.
I've been alone with you inside my mind
And in my dreams i kiss your lips, a thousand time
A somitimes see you pass outside may door
Hello, isnt me your looking for ?
"uhuuk test test, aku rasa suara ku sedikit serak."
Kyungsoo memandang ke arah jongin, jongin memandangnya tak berkedip. Mata mereka bertemu untuk yang kedua kali.
"jongin apakah suara ku sangat jelek tadi ?"
Kyungsoo membuyarkan lamunan jongin, jongin mengedipkan matanya dan mengelus lehernya.
"tidak kyungsoo, suara mu indah... Hmm apa yang kau rencanakan untuk duet kita nanti ?"
Jongin mengambil kursi dan menepatkan kursi di sebelah kiri kursi piano menghadap ke arah kyungsoo. Kyungsoo meminum susunya sambil berfikir sejenak.
"aku belum memiliki ide, aku berfikir bagaimana aku bernyanyi dan kau dance ? Menurut mu dance yang tidak mainstream apa ?"
Jongin berfikir sebentar dan melirik ke arah kyungsoo, tiba tiba sebuah ide melintas di pikiran jongin.
"bagaiman kalau dansa kyungs ? Aku rasa jarang penyanyi bernyanyi sambil berdansa."
Kyungsoo tersenyum setuju.
"tapi aku tak bisa berdansa jongin, bagaimana ?"
Bukan sebuah jawaban yang kyungsoo dengar dari jongin melain kan sebuah uluran jongin dan sebuah senyum manis. Kyungsoo ikut tersenyum dan meraih tangan jongin.
Kyungsoo mengalungkan tangan dileher jongin sedangkan tangan jongin dipingang kyugsoo. Kyungsoo mendengarkan setiap aba aba yang diberikan kyungsoo dan terkadang ada kejadian yang tak terduga membuat mereka tertawa.
Seperti kyungsoo yang tidak sengaja menginjak kaki jongin. Jongin yang tak sengaja buang gas, atau kyungsoo yang mengeluarkan ekspresi senang karena berhasil mengusai sebuah gerakan dansa. Kyungsoo memutarkan badannya sambil tertawa. Mata elang jongin memperhatikannya, dan sebuah senyum muncul di bibir jongin.
Aku kira kau akan dingin seperti yang mereka katakan, ternyata kau bisa menjadi sangat hangat dan membuat sebuah getaran yang menyembuhkan luka lama.
Kyungsoo masih mempelajari langkah langkah dansa yang di ajarkan di kaca, jongin berdiri dibelakang memperhatikan langkah kyungsoo. Tiba tiba salah satu kaki kyungsoo kesandung dengan kaki yang lain. Membuat badannya oleng kebelakang, dan tiba tiba...
Sebuah tangan memeluknya dari belakang dan membuat punggungnya jatuh didada yang menangkapnya. Bisa kyungsoo rasakan sebuah detakan jantung yang cepat seiringan detak jantungnya.
"berhati hatilah kyungs, kau membuat jantungku berdetak sepuluh kali lebih cepat. Perhatikan langkahmu"
Dari kaca kyungsoo bisa melihat raut khawati diwajah jongin, wajahnya terlihat lucu dimata kyungsoo. Kyungsoo tertawa dan membuat jongin bingung.
"lihatlah wajah mu jongin, kau sangat lucu ketika kaget... Terima kasih telah menangkap ku, aku berhutang budi padamu. Sudah jam 1 jongin, kelas sudah bubar 2 jam yang lalu, tak terasa ya. Ayo pulang minggu depan akan ada liburan buat kita kerana kakak angkatan libur, bagaimana kite latihan disini ?"
"baiklah nona cerewet, hm boleh aku meminta nomer mu ?"
Jongin menyodorkan hape nya kepada kyungsoo, kyungsoo mengangguk dan memberika nomernya. Tiba tiba pintu terbuka melihatkan 2 yeoja dan seorang namja. Mata namja itu memperhatikan namja lain yang sedang bersama yeoja diruangan itu. Kelihatan nya ia belum menyadari kehadiran orang lain diruangan ini.
"kyungsoo, aku, sulli, dan baekhyun membawakan tas mu kesini ? Sudah selesai ? ayo pulang bersama kita"
Jongin mengalihkan pandangannya ke orang orang yang baru masuk dan matanya terfokus kepada sesorang yang sedang memandangnya juga. Mereka melakukan eye contact dan mereka berdua menyunggingkan sebuah smirk.
"krystal sulli aku rasa aku masih ada urusan disini, kalian boleh pulang duluan."
"kyungsoo bisa kah kau tunggu aku ? Aku ingin pulang bersama mu, adda beberapa hal penting yang harus aku bicarakan. Dan kalian tolong tinggalkan aku berdua dengan dia"
Kyungsoo krystal dan sulli keluar ruangan dan meninggalkan jongin dan baekhyun berdua di dalam ruangan.
Kystal dan sulli hanya saling memandang satu sama lain sedangkan kyungsoo bersikap tidak peduli. Dia membuka hapenya ada beberapa pesan, dari luhan myungsoo oppa umma krystal dan sebuah nomer asing,
From: kim jongin
Subjek: -
'hai kyungsoo ini nomer ku, kim jongin. Membutuhkan ku ? Sebut namaku 3 kali'
.
Kyugsoo tersenyum.
.
.
.
.
.
.
Chapter 2 end
Waaaah aku nulis chapter 2 senyum senyum sendiri sambil bayangin kyungsoo jongin, kaisoo memanng favorit otp akuu. Tapi aku suka ngelihat kyungsoo sama baekhyun, sama luhan juga. Aduh aku minta maaf di chap sebelumnya banyak eror atau kesalahan, tapi aku perbaikin lagi kok ini.
chocohazelnut07 : ya luhan suka sama kyungsoo ^^
someone : maafkan authoor yaa :( authoor coba perbaiki lagi chap 1 nyaa
park min mi : gomawo saran dan masukan nya, aku coba perbaikin chap 1 nyaa ehehe kasih saran lagi yaa di chap ini /? sekali lagi gomawoo
NopwillineKaiSoo : baeksoo disini bakal banyak humornya (bocoran) gomawo yaaa ;]
cute : endingnya hansoo ? kita ikutin aja alurnya yaa :b
reru95 : iyaa masih misteri, biar waktu yang menjawab /? gomawo ya
Terakhir makasih yang udah fav sama ngefollow, selanjutnya.
Dasar namja ketebelan eyeliner
Dasar yeoja ketebalan pipi
Luhan oppa, siapa dia ?
Tinggalin review ya ? :] annyeong
