Summary : Cara malaysia dalam menyambut hari yang baru XD
Disclaimer : Hetalia punya Hidekaz Himaruya.
Malaysia punya mbak dinosaurusgede deviantart! \(*7*)/ PLEASE CHECK HER ART IN DEVIANTART ! PLEASE !
Warning : Karena saya newbie, mungkin ada (banyak) typo atau unsur-unsur kurang bagus yg muncul disini buat sebuah fiction yg baik.
Author Note : Dibawah habis -Fin-
Kau hadir mengisi kekosongan hati..
"..Menyeri sebuah jiwa oh.. yang sepi…"
Kau pergi tanpa aku menyedari…
"Ku terperangkap dalam cinta yang tak pasti.."
Sambil menyirami koleksi tanaman bunga sepatu miliknya, perempuan berdarah melayu asli, berambut panjang itu menyenandungkan lagu favoritnya. Suara beningnya yang melantun dari radio tua miliknya selalu sukses untuk membuat suasana pagi harinya menjadi menyenangkan. Ralat, radio itu bukan miliknya, tapi milik senior beralis tebal yang kadang menyebut dirinya sebagai john-bull. Setiap ditagih seniornya, Ia selalu lupa membawanya dan berjanji akan segera mengembalikan radio tersebut. Tapi pada nyatanya hingga puluhan tahun berlalu radio itu tak pernah kembali, dengan menggunakan sogokan Teh tarik disertai sedikit jurus tatapan memelas dari gadis ini, si empunya pun akhirnya luluh dan menyerahkan kepemilikan radio itu padanya.
"Berarti radio ini memang punyakulah!"
Lumayan juga radio ini, biar umurnya sudah tua. Antennanya masih cukup kuat untuk menangkap sinyal,suara speakernya yang mungkin tidak sekeras atau sejernih radio milik Singapore, memberikan nuansa nostalgia tersendiri baginya.
Malaysia mengusap keringat yang menggantung di poni sampingnya dengan hati-hati supaya tidak menjatuhkan hiasan bunga raya merah yang tersemat dirambutnya. Adik kembarnya belum keluar untuk memberitahu, berarti masakannya di dapur masih belum matang, masih lama. Tak terasa matahari sudah meninggi, selesai menyirami koleksi tanamannya ia melirik kearah ember,airnya masih tersisa banyak. Ia mulai melakukan aktifitas turun-temurun dari kakaknya yang sering mereka lakukan saat matahari mulai bersinar panas.
Mengisi gayung kuning dengan air,dan mulai menyebarkan airnya di sekitar dataran aspal pagar depan serta tepi jalan dekat rumahnya. Dengan gerakan berputar 180 derajat dia menyiram , sebelah utaranya, barat, timur, kiri, kanan dengan merata,terkadang malah menyiramkan gayungnya dengan sedikit gaya. Entah, dia sendiri juga tidak tahu kenapa senang melakukan hal ini, ini hanya kebiasaanya saja jika sehabis menyiram tanaman,atau setelah membersihkan mobil klasiknya, sisa air nya pasti akan disebar-sebar seperti ini. Mungkin dia menyukai bau lembab yang berasal dari tanah sehabis disiram. Dan mulai menciptakan sensasi "AC alami",yang berasal dari air yg menguap karena terik matahari. Menurutnya, kebiasaanya ini tidak buruk-buruk amat. Dia teringat persis bagaimana susahnya Nesia membujuk Amerika menandatangani perjanjian di Pulau Dewata dan berjanji untuk mengurangi emisi ,salah satunya AC. AC kan ada Freon-nya tuh sebagai pendingin yang bereaksi dan merusak ozon. Otak biologinya mulai bekerja.
"Berarti aku melakukan terobosan baguslah !"
Pertanyaannya , kenapa harus didepan rumahnya? Kenapa tidak dipekarangan taman dengan rumput hijaunya? Bukannya seperti ini malah buang-buang air ? ya sekali lagi, Malaysia sendiri tak tahu apa alasanya. Ini hanyalah rutinitasnya yang terasa kurang jika tidak dilakukan, lagi pula air yang dia pakai adalah air sisa. No problem then!
Dan dia juga ingat betul dulu ini adalah aktifitas yang mereka lakukan bersama dulu , sesekali kakaknya akan menyipratkan sebagian airnya kearah pakaian yang baru dia pakai.
"Week ! Kalau kamu ga terima bales aja ! Hah! Dasar lemot !" ejek Kakaknya. Tidak terima, Malaysia lalu mengambil gayung lain untuk membalas serangan, dan tepat sasaran di bagian pundak. Rambut ikal kakaknya yang indah menjuntai kini jadi basah. Counter attack succes!
"Kena kau ! Haha ! Kau yang lamban, Dasar siput !" dia tertawa puas bisa membalas kakaknya.
"Awas kau, adik durhaka….! Terimalah pembalasanku ! Jurus Pembelah Samudra Hindia! " Jawab sang kakak sambil menyiramkan gayungnya secara vertikal seperti seorang prajurit dengan kerisnya yang membelah lawan. Dan oh ! Malaysia terkena di bagian kaki kanan saudara-saudara!
"Hah ! Teknik Perlindungan ! Jurus Pusaran Kolam Lumpur! " Jerit Malaysia dari kejauhan sambil melangkah mundur dengan gayung kuning di tangan kiri, ia memutar-mutar kedua tangannya, seolah membentuk suatu pusaran pelindung kasat mata. Jika sudah begini mereka bisa kejar-kejaran sambil membawa gayung dan ember kecil, mereka meneriakan jurus secara kacau, sepanjang jalan, menarik perhatian orang sekitar. Dan baru berhenti jika kelelahan tapi tertawa-tawa saling menunjuk menertawakan wajah satu sama lain yang basah kuyup karena siraman air. Sampai dirumah, mereka akan dimarahi oleh paman mereka karena bertindak memalukan keluarga ningrat dengan berteriak-teriak menganggu tetangga lain.
Tapi, ya. Itu dulu.
Sebelum paman mereka meninggal dan mereka harus berjuang sendiri-sendiri,
Sebelum mereka menjalani kehidupan dan membuat pilihan sendiri,
Sebelum mereka tinggal dirumah yang terpisah dan juga memperjuangkannya sendiri.
Terhanyut oleh pikirannya , tanpa sadar, Malaysia sudah mengarahkan gayungnya menjauhi daerah target utama dan mulai merambah ke daerah rumah tetangganya. Terlambat untuk meng'inhibisi' gerakan tangannya, air sudah keluar dari mulut gayung. Perlahan cipratan air menukik bagai rudal ke arah depan. Malaysia menjatuhkan gayungnya dan dalam gerakan slow motion tanganya menggapai ke depan, Mulutnya membentuk 'O' dengan latar suara 'No' lambat yang berat,khas setting slow motion. Pikirannya kosong, malam coklat yang belum kering sudah bersatu dengan air membuat motif batik di kain itu menjadi tidak jelas. Gayung kuningnya dengan dramatis jatuh dan pecah di jalan aspal menimbulkan bunyi, yang punya jemuran mendengarnya, segera keluar mencari tahu. Dan tidak percaya dengan apa yang di lihat.
" MA-LAAY-SIAAA ! Ini gara-gara kamu ya ? Ayo tanggung jawab !" Jerit Nesia histeris melihat kain batik dengan motif parang rusaknya yang sudah tak berbentuk lagi ,basah. Kerja kerasnya ! selama 2 bulan !
" Hah? Aku ga sengaja ! Lagipula kau aneh menjemur pakaian di depan rumah ! Sudah ada tempat luas di kiri kanan rumahmu, malah jemur disitu. Jalannya jadi semakin sempitlah! dan menghalangi orang yang mau lewat! " Jawabnya membela diri.
"Berisiiiik ! Aku jemur di depan rumah biar cepet kerinngggg! karena sinar mataharinya ngadep kesini malooonnn ! Ayo ganti rugi! 4 Juta !" 1 juta buat kainnya, 1 juta buat lilinnya, 2 juta buat hasil kerja kerasnya. Otak kalkulator ala dagang Nesia pun pandai berhitung di saat genting seperti ini.
"4 Juta ? Ganjil kau ini ! Hasil jelek kaya gini 40 ribu juga laku ! Ga sampe malah." Jawabnya ringan tanpa dosa. Amarah Nesia sudah sampai ke ubun-ubun,dia maju dan mencengkram bahu Malaysia dengan erat menggoyangkan badannya ke kiri-kanan, Malaysia balas menarik telinga Nesia mendorong kepalanya maju-mundur . Menciptakan suatu irama gerakan yang harmonis dibalik kekacauan, jika diperhatikan.
"4 Juta ! Sekaraaaangggg !"
"GA MAU ! KEMAHALAN !"
" Tanggung jawab doooonggg !"
" GA MAU ! NGAPAIN ? AKU KAN GA SENGAJA !" Para tetangga di sekitar komplek mulai keluar dari rumahnya. Ada yang menonton dari balik pagar, ada yang melanjutkan kesibukan, ada yang mendukung, malah ada yang memasang taruhan untuk menebak sang pemenang.
"Kak Malaya…." Mendadak sosok mungil berambut pendek sedikit ikal,khas melayu melongok dari pintu rumah Malaysia.
" Apa ? " Jawab Malaysia keras, dengan tangan masih di telinga Nesia. Malaka bergetar ketakutan untuk melanjutkan kata-katanya, getarannya terasa sampai ketangan saudari perempuannya. Miri yang sebenarnya malas untuk berkomunikasi dengan kakaknya yang sedang 'sibuk' terpaksa mengambil alih karena kembaran lelakinya angkat tangan, lagipula ini demi kepentingannya juga.
"Nasi Lemaknya gosong ! Gimanalah ini ? Perut ni dah laparlah,Kak !" teriak Miri. Malaysia sejenak menghentikan aktifitasnya. Melihat ia berhenti, Nesia juga berhenti, untuk menarik napas mengumpulkan tenaganya kembali. Dengan nafas tersengal gadis melayu ini berpikir, masakannya gosong. Yang berarti tak ada sarapan untuk hari ini. Padahal itu bahan terakhir yang ia miliki sisa kemarin. Belum lagi dia harus membayar ganti rugi dengan nominal tidak rasional tuntutan kakaknya. Malaysia merasa tadi malam dia tidak bermimpi buruk atau melakukan hal-hal buruk yang menyebabkan ia ditimpa kemalangan beruntun seperti kejadian pagi ini.
"AAAAA ! INI SEMUA GARA-GARA KAMU ! " Kesal dan putus asa mencari pelampiasan Malaysia kembali melanjutkan pertarungannya tadi. Nesia yang kaget ,kembali ke posisinya semula, untung tadi dia sudah istirahat, begitu pikirnya. Penonton yang semula kecewa karena mereka berhenti, mulai berkumpul lagi, datang dengan massa yang lebih banyak. Yang tadi sedang sibuk, kini menyempatkan diri berehat sejenak sambil bercengkrama dengan kawannya yang sudah mengikuti pertandingan dari awal….
Omake
Java The Diva uploaded Cat Fight video.
Saturday at 1.45pm near Jakarta, Indonesia.
You, Koninkrijk der Nederlanden and 13 others like this.
See all comment
Beautiful Bali Aku ga ngira yang nge-like bakal sebanyak ini XD
1 minutes ago.
Java The Diva Like this. Remove.
Java The Diva (/^o^)/ XD ikr ?
1 minutes ago near Jakarta, Indonesia.
Like.
Forever Pasta Veee~ Why they are fighting so fierce like that ? Are they are fighting over Pasta? (=7=)
2 minutes ago near Venice, Italy.
Like.
Java the Diva No,they are not , sir veneziano. ^ ^"
2 minutes ago near Jakarta, Indonesia.
Like.
Forever Pasta Vee~? Really ? Okay then ! (=7=)
2 minutes ago near Venice, Italy.
Java the Diva Like this.
Mafioso d'amore Off course not, you moron ! I'm pretty sure they are fighting over pizza or tomato.
2 minutes ago near Rome, Italy.
Antonnio The Tomato Expert Like this.
Mafioso d'amore Antonnio The Tomato Expert What the fuck is going on with your nicknames ? Self-proclaimed as tomato expert ! Come here you, tomato bastardo!
2 minutes ago near Rome, Italy.
Like.
Antonnio The Tomato Expert Aww, romano. I'll let you to use my nickname if you a want. You just need to tell me , I'll change it immediately, mi tomate :3
2 minutes ago near Verdulería, Valencia, Spain.
Like.
Mafioso d'amore J..JuSt FUCK YOU ! I'm oUT !
2 minutes ago near Rome, Italy.
Like.
La Beau France Ohohohon~ that's a quite hawt video. But I'll love it more if they are ripping their skirt off too ;)
3 minutes ago near Paris, Ile-de-France.
La Beau France , Koninkrijk der Nederlanden and 4 others Like this.
Java The Diva Well actually, monsieur Francis, If Kak Aussie and Kak Brunei didn't separate them. They are ALMOST ripping their last article of clothing (skirt). And serve them selves as quite a view. XP
3 minutes ago Jakarta, Indonesia.
Beautiful Bali, Miri Yang Dipertua Agung, and Tuan Malacca Like this.
Beautiful Bali And I will take my (sinfull) chance to gain some cash from there! 8D lol jk.
3 minutes ago.
Like. Remove.
La Beau France Looking forward for more of these then. Good job ladies! You can tag moi if you have another :*
3 minutes ago Paris, Ile-de-France.
Beautiful Bali and Java The Diva Like this.
Semangat Djoeang '45 You. Are. going to. DEATH France. SLOWLY and PAINFULL DEATH Rlly. Beautiful Bali ,Java The Diva sebaiknya siapkan penjelasan terbaik kalian kalo kakak pulang nanti.
8 minutes ago near Ruang Auditorium KPK, Jakarta, Indonesia.
Malaysia trully Asia Like this.
-FIN-
Author's note : Itu lagu yg keluar dari radionya malay punyanya Siti Nurhaliza - Debaran Cinta. Gara-gara ibu saya ,jadi ikut ketularan suka lagu melayu XP Tapi suaranya lumayan bagus kok (menurut saya)
John Bull : itu sebutan personifikasi umum buat orang-orang Inggris. :D
Teh tarik : ada yg udah pernah coba ? :D Kalo kamu suka nge-stalk mbak dinosaurusgede DA pasti tau deh ;D
Bisa nebak siapa yang jadi pamannya Malay ma Nesia kan? ;D
Bisa nebak itu akun facebook login punyanya siapa ? X) saya ga punya tweeter, soale menurut saya tweeter agak terbatas filturnya dibanding facebook. Wahahahaha 8D
Mohon maaf klo nicknames-nya ga bagus "_"
Pernah liat ? Terutama di daerah pedesaan/kampung. Pas matahari lagi terik-teriknya kadang ada penduduk yang nyiram-nyiram air didepan rumahnya, entah tujuannya apa. Oohhh klo di kampung saya lebih jorok lagi, ga hanya air sisa tapi AIR GOT, di tampung di kaleng yg disatuin sama kayu panjang trus disiram-siramin di depan rumah mereka. Benar-benar kebiasaan yg tidak sehat. -.-" niatnya sih bagus, mau bersihin saluran got (mungkin) dari sampah. Tapi klo kaya gini sampah dari air got yg ditumpuk di sisi jalan biar mengering, tetep berpotensi buat menyebarkan penyakit lewat udara. :O Kalo saya lewat disekitar jalan kaya gini, saya sampe nutup hidung saya :O
Tapi tenang aja disini malay pake air sisa bekas nyiram tanaman kok, jadi asumsikan, bersih lah XD
Malay: itu kan kebiasaan si Indon, kenapa aku diseret-seret ? -.-"
Aku : karena kamu sodaranya ! 8D
Malay : randomness yg berbahaya...sangat berbahaya...
Aku : Wuahahahahahhahhahahha ! 8D
Malay : (-_-)"
Aku : eh...uhhhhh. -_- iya maaap. Soalnya ga bisa nahan. XD
Malay : Please drop a review for this newbie + useless author :)
Aku : terima kasih semuanya! karena sudah meluangkan waktu anda !:D
THANKS FOR READING AND FAVE! ^ ^
