Banyak orang berkata bahwa setiap hubungan dilandasi oleh cinta. Mungkin ada beberapa pihak yang setuju dan juga mungkin saja ada beberapa pihak yang menentangnya. Hubungan yang ideal itu bisa dibilang relatif, mengapa begitu? banyak pendapat yang bertebaran layaknnya kumpulan kertas kosong yang dilemparkan begitu saja dan pada akhirnya kumpulan kertas tersebut hanya akan tertarik kembali oleh gaya tarik gravitasi bumi. Hanyalah kumpulan kertas yang dibuang sia - sia dan tanpa adanya maksud dan tujuan yang jelas dan tidak seorangpun tau maksud dari orang yang melemparkan kumpulan kertas tersebut. Seperti itu jika diibaratkan dengan kata - kata yang simple, bagi sebagian orang, cinta itu muncul dari hati dan tanpa ada hal yang melandasi tanpa ada yang mengganggu.

My Untold Story

Disclaimer:

Masashi Kishimoto and Ichie Ishibumi

Rate:

T-M

Genre:

Drama,hurt/comfort,Family

Pair:

?

Warning:

EBI/EYD,Bahasa tidak baku,bahasa yang lumayan kasar, AbsoluteTypo,NotShinobiTheme! , RTN for some Character , and many more!.

Summary:

Sebuah cerita yang ingin sekali ia lupakan, namun cerita itu terus menerus berputar didalam kepalanya layaknya sebuah piringan kaset tua yang sudah rusak. Sebuah kisah cinta yang manis diawal namun pahit diakhir. Sebuah trauma besar menjadi hadiah yang sangat buruk bagi ia ... yang berjuang dengan sepenuh hati namun dibalas dengan sebuah kekecewaan yang mendalam.

.

.

.

.

.

.

.

Chapter 2: Is this love ?

Suara langkah kaki yang begitu bergema terdengar dilorong panjang itu. Begitu keras terdengar oleh siapa saja yang berada disepanjang lorong tersebut, tanpa memperhatikan keaadan dan tanpa memperdulikan sekitar, dia berjalan dengan sedikit tergesa - gesa dan untung saja hanya terdapat beberapa pelajar saja yang berada dilorong tersebut sehingga tidak menggangu perjalanan dia menuju tempat tujuannya. Dengan sedikit terengah - engah ia berhenti tepat didepan tempat tujuannya yaitu ruangan kelas yang akan ia huni sampai tahun ajaran baru nanti. Dengan sedikit membungkukkan badannya, ia pun mulai mengambil nafas sejenak lalu menyeka keringat yang sedikit keluar dari pelipisnya, lalu dengan santai ia berjalan masuk keladan kelas tersebut. Ia bukanlah para Ikemen yang akan langsung diteriaki oleh para gadis yang berada dikelas oleh karena ketampanannnya, namun ia juga bukanlah seorang yang anti sosial dan dijauhi oleh teman - teman sekelasnya.

Ia hanyalah pelajar biasas yang akan memulai aktivitasnya ditahun ajaran baru ini dengan bermodalkan niat dan semangat belajar yang mungkin saja akan menghilang niatannya itu. Ia berjalan dengan santai sambil sesekali menyapa orang - orang yang ia kenal disana lalu dengan segera mendudukan bokongnya tepat diatas kursi lalu dengan pelan menghela nafas sambil menatap keadaan kelas yang mulai ramai oleh beberapa obrolan ringan yang tidak ada maknanya sama sekali(Gosip) baik siswa maupun siswi. Karna ia sedang malas untuk berinteraksi dengan yang lain, ia dengan segera menarik sikutnya keatas meja dan dengan segera ia gunakan sikutnya itu untuk menjadi 'bantal sementara' bagi dirinya. Yah, mungkin saja jika sebentar ia menutup matanya, maka rasa kantuk yang menyerangnya akan sedikit berkurang.

Baru saja beberapa detik ia memejamkan matanya, salah satu temannya datang menghampiri dia yang sedang mencoba untuk mengobati rasa kantuknya itu. Dengan kasar ia menepuk pundak seseorang yang baru saja akan menyelam kealam mimpinya.

"Hoi Naruto , cepat bangun!" ujar Kiba dengan watadosnya membangunkan Naruto yang baru saja akan menyelami alam mimpinya.

"hmm~, nani?" balas Naruto dengan nada yang begitu malas dan tatapan penuh akan rasa mengintimidasi menatap Kiba, yang notabenenya adalah seorang yang telah menggangu kegiatannya itu.

"Ahaha eto.. boleh kupinjam pr Matematika?" ujar Kiba dengan sedikit mengeluarkan keringat dinginnya dan sesekali menatap kearah lain karena ia merasakan tatapan penuh intimidasi dari Naruto.

(A/N: jika kalian ingin tau bagaimana wajah Naruto yang penuh intimidasi, search aja di Google Kiyoshi Fujino Face Blank from Prison School)

"Hee.. Wakatta , ambil saja didalam tasku ini dan segera enyahlah dari sini!" ujar Naruto dengan nada malasnya namun terkandung nada mengancam.

Tidak ingin mati muda , Kiba dengan segera mengambil barang yang ia perlukan dan tidak lupa ia mengucapkan terima kasih kepada teman seperjuangannya itu lalu pergi dengan segera untuk menghindari tatapan penuh kesuraman itu.

Setelah merasa ia sudah bisa melanjutkan kegiatan 'bobo ganteng'nya itu, iya dengan segera mencari posisi ternyaman untuk ia tidur, namun baru saja memejamkan matanya, suara bel masuk telah berbunyi dengan begitu nyaringnya dan dengan segera ia menunjukan lagi wajah penuh intimidasinya dan langsung menatap kearah Kiba yang kebetulan hanya terpisah dua baris didepannya. Kiba yang sedang tergesa - gesa ,emyalin pr milik teman seperjuangannya pun dengan seketika mulai berhenti menulis karena ia merasakan aura yang menerornya dengan intensitas yang besar! dan dengan perlahan namun pasti , Kiba melihat kebelakang dan ia hanya bisa terpaku menatap teman seperjuangannya yang Kiba yakini tengah mengumpat kepadanya.

'Akan kubunuh kau maniak Anj*nk!' batin Naruto berucap dengan masih memasang wajah suram penuh intimidasinya itu.

'Glek!'

'Yappari! semoga Kami - Sama menerimaku disisinya nanti!' batin Kiba berucap dengan putus asa.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

2 bulan berlalu dan telah banyak kejadian terjadi dari yang senang maupun tidak, manis maupun pahit dan apapun yang nyambung dengan kata yang sebelumnya telas kuketik ini. Kalian tau? sebenernya ada beberapa kejadian menarik dan itu membuatku senang untuk membahasnya kembali. Yah kalian tau? sepertinya kehidupanku sebagai anak SMA dimulai semenjak 1 bulan yang lalu!.

Nampaknya Kami - Sama kasian denganku yang dari dulu selalu hidup dengan kehidupan yang datar. Sehingga ia mendatangkan ... etoo sesosok malaikat cantik yang dulu pernah kulihat diawal ku memulai sekolah ditahun ajaran baru juga. Yah heran juga jika kuingat, padahal dia itu orangnya jutek , cuek dan sebangsanya itu terhadap orang - orang yang ada dikelas dan juga ehem.. dia juga pemalu. Tapi herannya diriku ini tidak peduli dengan sifatnya itu dan dengan segera ingin menjalin pertemanan dengan dia yang notabenenya murid baru dan menurut informasi yang beredar dia ini adalah murid pindahan dari Kyoto.

Mungkin kalian pikir aku ini hanyalah seorang lelaki yang tidak pandai merayu wanita, tapi memang kenyataannya begitu! namun entah mengapa dihadapan dia , diriku ini selalu saja lancar untuk PDKT atau istilah lainnya itu modus dan it works!. Dengan segera hubungan kami berjalan dengan lancar seperti kereta api yang bergerak dengan lancar tanpa adanya hambatan. Awalnya kuberpikir bahwa dia itu cuma sebatas teman, namun ketika dia juga menjalin hubungan pertemanan dengan beberapa orang laki - laki yang ada dikelas, entah mengapa ada sesuatu yang mencubit hati kecilku. Dan entah mengapa ada setan kecil yang membisikan sesuatu kepadaku dan hal tersebut adalah

"JAUHI PEREMPUAN ITU!"

terdengar aneh bukan? namun hal tersebut dengan bodohnya kulakukan dan kuakui itu sangat membuatku malu. Namun ... layaknya seorang pesuruh yang patuh akan perintah yang diucapkan oleh tuannya, diriku mulai melakukan apa yang setan kecil ini bisikan padaku. Awalnya hitungan jam, jujur saja dalam hitungan jam saja diriku ini merasakan kegelisahan yang muncul dari dalam lubuk hati terdalam, terdengar alay kan? naah tapi itulah yang kurasakan, namun kubuang rasa tidak enak yang bersemayam didalam hatiku yang terdalam itu. Perlahan tapi pasti, detik berubah menjadi jam , lalu jam berubah menjadi hari lalu hari berubah menjadi beberapa minggu. Kulakukan hal bodoh yang dibisikan oleh setan bodoh yang berada disisi kiri pundakku ini.

Namun, pada tanggal 16 Oktober itu kusadari sesuatu pada saat kulihat dia lagi, ada getaran lembut yang menggelitik hati kecilku dan perlahan tak kuhiraukan bisikian - bisikan dari setan kecil itu, dengan perlahan kumenutup mata dan mulai mengalihkan penglihatanku menuju papan tulis dan sesekali menghembuskan nafas dengan berat. Yang kupikirkan pada saat itu adalah...

'Kirei ..'

Satu kata namun memiliki arti yang mendalam bagi diriku, namun seakan mendapat tamparan keras oleh kenyataan yang ada. Diriku dibuat sadar oleh keadaan yang ada, kau tau? kubilang dia cantik pada saat diriku telah memulai kegajean ku itu... hazukashi ne...

.

.

.

.

.

.

.

.

TBC~~~

...

...

...

...

Jujur aja, saya gatau harus bikin note apaan disini.

Yaa saya tau kalau saya bener - bener telatt banget nge Up FFnya haha..

Gomenn", sebenernya waktu luangku banyak , tapi ... yagitulah, terlalu banyak dicekoki oleh permainan dari pc .. ataupun hp jadi saya terlalu menganggurkan kerjaan di FFn ini haha... jadi kalau soal Up FF ini, kayaknya gabakal teratur deh, nih liat aja buktinya, updatenya kapan, lanjutinnya kapan dan juga... gomen kalau wordnya masih aja stuck di 1k, maklum saya dah lama engga ngetik - ngetik, ya ada sih, tapi paling seputar 'W','A','S','D','Z','C','Tab'. you know lah. Jujur aja, baru segini aja jari - jari tangan kiri saya dah keriting T-T. Jadi gomen ya...

saya udah liat Review kalian, dari yang Flame gaje ampe ada yang dukung sampe cuma ada yang ngasih '.' aja ...

saya apresiasikan review kalian , namun kalo masih ada yang flame/Toxic ya silahkan bae, lagi bulan puasa gini, kalo saya banyak sabar , pahala saya bertambah banyak!.

...

...

...

...

NYAHAHAHAHAHAHAHAHA!

Ehem... yah sebenernya kubuat cerita ini untuk dia sih...

dah sekian cocot"nya

yee~~