Cast : MiXian / KyuMi
Other Cast : All other members SJ
Lengh : 2/5 chapter
Warning : OOC, YAOI, gaje, ancur, bahasa semau ega, dan gak sesuai dengan EYD! Gaksuka? Tinggal keluar, menerima segala bentuk penghinaan sanjungan, atau mungkin cacian
Semua tokoh didalam ff ini sepenuhnya bukan milik author. Ff ini di persembahkan untuk ZHOUMI yang sebentar lagi ulang tahun. Dan jika suatu saat salah satu character di ff ini menikah dengan author, itu adalah kehendak yang kuasa. Hahahah
Happy reading gurlsssss
Prefecious chapter...
Zhou mi pun menelingkupkan tubuhnya dan wajahnya kearah kasur. Sepertinya ia sedang merasakan kesal yang teramat, namun serba salah untuk mengeluarkan kesal itu. Kyuhyun yang melihat keadaan zhou mi tadipun masih membatu didepan pintu kamar zhou mi. Ia ingin sekali memeluk dan bertanya pada gege tersayangnya itu apa yang sedang mengganggunya. Akhirnya dibulatkan tekatnya dan langsung masuk ke kamar zhou mi tanpa mengetuk dulu.
"Henly-ah tinggalkan aku sendiri dulu, aku tak ingin diganggu dulu oleh siapapun bisa? Dan kalo kau ingin tidur biarkan aku yang pergi" ucap zhou mi dingin saat mengetahui pintunya terbuka karena meninggalkan suara
"Aku bukan henry, aku kui xian mimi-ge. Bolehkah aku masuk?"
Mendengar nama dan suara namja itu, zhou mi pun langsung bangkit dari kasurnya dan menoleh tajam kearah kyuhyun. Kyuhyun yang tak mengerti pun memajukan kakinya dan berjalan mendekat ke arah zhou mi. Zhou mi hanya memandangi tubuh kyuhyun yang mendekat dengan wajah ogah-ogahan ya karena ia masih merasa kesal dengan kejadian kyuhyun dan sungmin dimeja makan tadi. Didudukilah kasur zhou mi oleh kyuhyun, dipandanginya dengan intens wajah zhou mi mencari sesuatu sebab-kenapa-kau-begini-mimige
"mi, apa kau baik-baik saja?" tanya kyuhyun mengawali pembicaraan mereka
"iya aku baik-baik saja, ada apa kui xian kekamarku?" jawab zhou mi dingin namnun tetap saja ia tak akan pernah marah dengan kyuhyun sekesal apapun ia pada kyuhyun
"hem kau yakin mi? Aku merasa ada yang aneh dari mu, bisa kau katakan padaku?"
"tidak, tidak ada yang aneh denganku. Mungkin itu hanya pikiranmu saja kui xian"
"kalau tidak ada yang aneh, mimi-ge tak mungkin menjawab pertanyaan ku seadanya seperti sekarang ini, jujurlah padaku mi jika ada yang kau tak suka denganku"
Zhou mi menghela nafasnya yang cukup berat sambil menggaruk kepala belakangnya yang kyuhyun tau itu tidak gatal sama sekali. Dipandanginya wajah kyuhyun yang sudah mulai mengeluarkan puppyeyes yang biasanya tak akan pernah bisa ditolak oleh zhou mi, tapi naas kali ini puppyeyes itu tidak mempan. Digoncangkan tubuh zhou mi yang sedang memandangi kyuhyun tajam, namun karena ia tahu semuanya tak akan berhasil untuk membuat zhou mi jujur kepadanya iapun mulai melangkahkan kakinya keluar dari kamar zhou mi. Sampai sebuah tangan menahan pergelangan kanan kyuhyun
"apa aku salah jika aku cemburu melihat kui xian bercanda semesra tadi dengan chang min-ge?
"hah? Ke-kenapa mimi-ge berkata seperti itu? A-a-apa maksut mimi-ge?" karena kaget dengan pernyataam zhou mi barusan, kyuhyun sampai terbata menjawab pertanyaan zhou mi
"Tidak bukan apa-apa. Jika tak ada yang ingin kui xian bicarakan lagi tinggalkan aku sendiri bisa? Aku lelah"
Mendengar zhou mi berbicara sangat dingin membuat tubuh kyuhyun bergetar. Dibaliklah tubuhnya dan memeluk zhou mi yang masih tertunduk. Hati kecil kyuhyun sudah bergetar hebat tak sanggup menahan perasaannya yang sudah lama ia pendam. Semakin dieratkan pergelangan tangannya di punggung zhou mi. "Wo ai ni mimi ge, aku sangat menyukai mu maafkan aku jika aku membuatmu kesal dengan kejadian barusan" kata-kata kyuhyun barusan mampu menyihir zhou mi seketika. Ia tak percaya dengan apa yang di dengarnya, dihadapkan wajah kyuhyun tepat di hadapannya. Ditatapnya dalam manik mata hitam kyuhyun, mencoba mencari kebohongan. Namun hanya sinar ketulusan yang terlihat.
"Kau yakin dengan apa yang kau bicarakan kui xian?"
"Iya mimi-ge aku sangat yakin"
"Jika begitu, maukah kau menjadi kekasihku? Mungkin ini hal konyol yang akan menggemparkan dunia jika mereka mengetahuinya, namun aku sangat mencintaimu aku hanya ingin kau menjadi milikku bersamaku selamanya apapun keadaannya kui xian"
"Tapi apa mimi sudah yakin dengan keputusan mimi? Apa mimi tak takut dengan umpatan yang lain jika mereka mengetahui hubungan kita? Aku bisa saja acuh, tapi apa mimi bisa?"
Zhou mi terdiam, ia nampak berfikir keras semua resiko yang akan diterimanya. Namun karna cintanya pada kui xian akhirnya dengan mantap ia menganggukkan kepalanya. "Walaupun member lain akan membenci mimi dan aku, apa mimi akan tetap bertahan denganku?" Kyuhyun kembali memastikan. "Tentu, walaupun aku harus dikeluarkan dari SjM sekalipun dan dibenci seluruh orang didunia aku akan tetap pada pendirianku, bersama dengan kui xian" kyuhyun tersentuh mendengar kata-kata zhou mi barusan, dipeluknya lagi koala tinggi itu erat seperti tak ingin kehilangannya walau hanya sebentar. Pelukan itu dibalas oleh zhou mi, sambil sesekali mengelus rambut kyuhyun dan mencium ujung pangkal kepala kyuhyun
"Mi jadi sekarang kita resmi jadi sepasang kekasih?"
"Iya kui xian, aku adalah milikmu mulai hari ini. Dan kau juga milikku mulai hari ini"
Keduanya pun tersenyum bersyukur karena akhirnya bisa melepaskan perasaan satu sama lain dan berakhir dengan menjadi sepasang kekasih. Kyuhyun pun mengangkat kepalanya dan mulai menatap zhou mi dalam. Si koala itu hanya terdiam dan membalas tatapan kyuhyun teduh. Kyuhyun pun memajukan wajahnya agar lebih dekat dengan zhou mi. Tanpa butuh waktu lama, bibir keduanya sudah saling berhadapan dan menimbulkan suatu ciuman hangat. Namun ciuman hangat tersebut berubah semakin panas saat lidah kyuhyun menyusuri rongga mulut zhou mi. Zhou mi pun membalasnya sama dengan perlakuan kyuhyun padanya walaupun awalnya ia tak menyangka kalau kyuhyun akan seagresif ini.
"Ehem" suara tenor milik sungmin menghancurkan moment kissing MiXian saat sudah sampai titik yang paling panas. Kyuhyun dan zhou mi pun melepaskan bibir mereka saat melihat sungmin, ryewook dan henry sudah berada di depan pintu
"Min-minnie hyung? A-ada apa?" Tanya kyuhyun gelagapan sementara zhou mi hanya cengengesan sambil garuk-garuk kepala padahal semuanya tau kepala zhou mi tak gatal sekali
"Santai saja kyuhnie tak usah kaget seperti itu. Kita cuma ingin menawarkan kau dan mimi ingin titip apa soalnya kita bertiga mau keluar bosan di dorm terus" ucap sungmin yang diamini oleh ryewook dan henry yang masih cengo membatu melihat adegan panas barusan
"Oh chang min-ge, henly dan li xu ah ingin keluar? Yasudah kalian jalan-jalan saja, aku dan kui xian tak ingin menitip apa-apa kok. Jika kalian kesasar telfon aku saja ya aku pasti akan menjemput kalian" namja tiang listrik itupun akhirnya kembali normal dari cengengesan gajenya
"Jadi kalian tak ingin menitip? Yasudah kami pergi dulu ya kalian lanjutkan saja yang 'tadi' kalian lakukan, hehehe" ucap sungmin sambil sedikit menggoda di kata 'tadi'. Dengan senyuman evilnya, sungmin pun meninggalkan pasangan kekasih baru itu sambil mendorong paksa ryewook dan henry yang masih membatu ditempat. Kyuhyun yang sudah menahan malunya pun akhirnya menelungkupkan tubuhnya di kasur henry saat sungmin serta ryewook dan henry keluar dari kamarnya. Sementara zhou mi hanya tersenyum melihat kelakuan kekasih barunya itu
•
•
•
Tahun pertama itu pun berlalu dengan suram oleh pasangan baru itu. Mulai dari kekagetan member lain saat mengetahui hubungan mereka, ketidak setujuan pihak Sment dan anjuran untuk menyudahi hubungan dari masing-masing keluarga mereka. Namun karena tekat mereka yang sudah kuat, semuanya pun bisa dikendalikan oleh keduanya walaupun sangat sulit untuk meyakinkan pihak Sment ataupun keluarga keduanya. Sekarang keduanya plus member lain hanya memikirkan satu hal lagi, bagaimana cara menyampaikan berita ini kepada dunia terutama ELF karna tak mungkin bisa disembunyikan selamanya sama kaya pepatan 'sebaik-baiknya bangkai disimpan pasti akan tercium juga'.
Sosok namja tampan berambut ikal itu sedang duduk termengu memegangi handphone yang samasekali tak menunjukan kehidupan. Pikiran manja itu melayang tinggi memikirkan namja tampan berwajah koala yang berada disebrang lautan. Sesekali senyuman tersungging diwajahnya saat mengingat kejadian konyol saat keduanya menyatakan perasaan masing-masing. Tak lama senyumnya menghilang saat ia memikirkan nasibnya dan kekasihnya jika suatu saat sparkyu, honeys dan elf mengetahui hubungannya dengan namja tampan berwajah koala itu. Ditekannya angka 1 pada screen handphone yang sedaritadi diam membisu. Tak lama nada sambung pun berbunyi dan suara high pitch orang disebrang lautan sana pun terdengar
"Yobseyo mimi-ge" ucap kyuhyun menyapa zhou mi di sebrang sana
"Ne kui xian, ada apa tumben sekali menelfonku?" Jawab zhou mi dengan nada manja
"Ah mimi aku kan sering menelfonmu, mi"
"Iya kenapa kui xian? Mengapa suaramu lemah begitu? Apa kau sakit lagi? Atau kau kenapa?"
"Mimi gak usah cemas, aku baik-baik saja kok. Aku hanya sedang memikirkan hubungan kita kedepannya bagaimana mi"
"Eh maksutnya apa kui xian? Kau sedang tak ingin memutuskan ku lewat telfon dan membuatku terjun bebas dari balkon dorm ku kan?"
"Eh, aduh mimi jangan bercanda dong mana mungkin aku memutuskan mimi setelah apa yang kita lewati selama ini. Mi aku mau tanya sesuatu boleh?"
"Hehe aku hanya bercanda kui xian-ku sayang, iya kau ingin tanya apa?"
"Mimi, bagaimana kita akan jujur kepada dunia tentang hubungan kita? Ani, maksutnya bagaimana cara kita jujur ke sparkyu dan honeys termaksut ke elf tentang hubungan kita ini?"
Hening, orang disbrang lautan itupun terdiam sejenak, memikirkan pertanyaan dari kyuhyun. Kyuhyun yang mengerti pun hanya mampu menunggu jawaban dari zhou mi
"Yasudah secepatnya jika aku sedang free aku akan ke korea dan aku akan meminta tolong sama member SJ yang lain untuk menemani kita saat confersi pers nanti, bagaimana kui xian?"
"Tapi apa mimi sudah siap dengan semua resikonya?" Kali ini suara kyuhyun pun melemah takut akan resiko yang akan diterima kekasihnya saat keadaan sudah agak membaik untuk kekasihnya seperti saat ini
"I'll accept anything, as long as we stay together, kui xian" jawab zhou mi tegas namun tetap lembut
Kyuhyun yang mendengar jawaban zhou mi pun terhenyang, air mata yang sedari tadi ditahan pun akhirnya jatuh bebas membasahi kedua pipi pucatnya. Isakannya pun terdengar zhou mi yang mulai mencemaskannya
"Kui xian kau baik-baik saja? Kenapa kau menangis? Jangan menangis disaat aku tak ada disampingmu kui xian, karena aku akan menyesal tak dapat memelukmu dan menghangatkan perasaanmu"
"Maaf mimi, aku tak dapat menahan lagi air mataku. Yasudah sekarang aku akan berhenti menangis, tapi saat mimi datang ijinkan aku menangis dipelukan mimi gimana?"
"Silahkan kau mau membanjiri bajuku dengan air matamu ataupun ingusmu juga gaakan masalah asal sekarang kau berhenti menangis, arra?"
"Ne mimi-ge, makasih mimi sudah menenangkan pikiran dan hatiku sekarang. I really miss you mimi jaga kesehatan jangan makan ramen terus! Jika tidak aku akan sakit"
"Jangan berterimakasih kepadaku kui xian, me too kui xian. Hahaha iya kui xian-ku sayang aku tidak akan makan ramen terus. Ingat ya jangan menangis sampai aku datang ke korea, dan jaga kesehatan mu makan nasi yang banyak dan jangan terlalu cape sama job gila-gilaan mu itu. Yasudah aku kerja lagi ya chagi, sudah waktunya. Seeyou kui xian, wo ai ni"
"Iya mimi-ku yang bawel, wo ai ni"
Sambungan telfon pun mati saat kyuhyun menyelesaikan bicaranya. Kembali digenggamnya handphone itu dan memandang langit yang mulai memerah menenggelamkan matahari ke sisi barat langit merah itu. Kyuhyun pun beranjak saat menyadari ia ada job malam ini dan tanpa babibubebo, ia segera masuk ke kamarnya dan bersiap-siap.
•
•
•
Empat hari berlalu setelah percakapan zhou mi dengan kyuhyun. Pagi ini, mendung menyelimuti kota taiwan disertai angin yang berhembus cukup kencang. Namja tampan berambut merah itupun bangun dengan wajah dan rambut yang sangat berantakan. Dua bulan terakhir ini, hanya wajah namja mochi itu yang menyambut paginya yang tidur ditempat biasa kekasihnya itu tidur. Dilihatnya kalender yang ada di nakas samping kasurnya, ada lingkaran merah yang mengelilingi tanggal hari ini. Senyuman langsung tersungging di bibirnya dan dengan semangat iapun membangunkan namja mochi itu dengan sedikit menggoncangkan tubuh namja mochi itu.
"Henly-ah ayo bangun kita kekorea sekarang, kau tidak ada job kan?"
"Ah gege, aku masih ngantuk. Eh apa ke korea? Sekarang?"
"Iyalah sekarang henly-ah, ayo aku sudah ingin bertemu dengan kui xian. Kau sedang libur kan?"
"Iya mimi, memang mimi libur berapa lama?"
"Aku meminta pada menejer dua minggu, hehe. Aku ingin bersama kui xian henly-ah"
Mendengar jawaban dari zhou mi, henry hanya melongos pelan tapi ia mengerti perasaan gege kesayangannya itu. Iapun beranjak dari kasurnya dan menuju kamarnya untuk mandi dan mengemasi pakaian yang akan dibawanya. Zhou mi pun juga masuk kekamar mandi untuk mandi, tak lama ia pun keluar dengan tubuh dan wajah yang segar. Setelah berpakaian dan merapikan baju yang akan dibawanya, diraihnya lagi handphonenya untuk menelfon tiketing dan memesan dua kursi pesawat VIP untuk terbang kekorea pagi ini. Setelah memesan pesawat, zhou mi pun keluar dari kamarnya membawa sebuah koper dan tak lupa kacamata hitam di sangkutkan di bajunya. Terlihat sang namja mochi sudah bersiap menunggu zhou mi dengan sebuah koper dan earphone putih yang menggantung ditelinganya. Akhirnya kedua namja itupun pergi menuju bandara yang akan membawanya ke korea beberapa jam kemudian.
Di dorm semua member sudah berkumpul karena semalam zhou mi menghubungi leeteuk soal persiapan confersi pers nanti malam. Kyuhyun terlihat menyendiri di sudut ruangan. Semuanya hening, berfikir bagaimana caranya membantu zhou mi dan kyuhyun saat confersi pers nanti malam. Keheningan pun buyar saat bel dorm itu berbunyi. Memang tak ada yang tahu soal keberangkatan zhou mi dan henry karena keduanya berniat memberikan surprise ke semuanya terlebih untuk kyuhyun. Namja imut berbadan agak besar pun berjalan menuju pintu untuk membukakan pintu. Terdengar suara histeris senang dari namja yang membukakan pintu itu.
"Henly-ah, mimi!" Teriak sungmin saat membukakan pintu dan langsung dipeluknya kedua tamu tampan itu
Mendengar teriakan sungmin memanggil nama zhou mi, tanpa aba-aba tubuh kyuhyun beranjak bangun dan berlari menuju pintu dorm. Dilihatnya namja berambut merah itu sudah membuka tangannya siap menerima pelukan. Kyuhyun pun berlari mengahmpiri namja berambut merah itu, dan dipeluklah erat kekasihnya yang sudah lama di china
"Mimi, akhirnya kau datang. Kenapa gak kabarin kalo mau datang? Huh" ucap kyuhyun dipelukan zhou mi
"Hehe maaf kui xian, aku ingin memberikan surprise kepadamu makanya aku gak ngabarin apa-apa. Bagaimana keadaanmu?" Jawab zhou mi sambil melepaskan pelukannya.
"Ah mimi jahat, keadaanku baik-baik saja. Mimi bagaimana? Sini aku bantu bawa kopernya, kasian mimi pasti kelelahan kan?"
"Ah tidak kui xian biar aku saja yang membawanya sendiri, lagi pula aku tak lelah kok. Keadaan ku baik-baik saja. Yang lain sudah berkumpul?"
"Ne sudah ayo kita kedalam"
Kyuhyun, zhou mi, sungmin dan henry pun melangkah masuk kedalam ruang tengah. Terlihat senyuman hangat dari semua member yang sudah menantinya. Zhou mi dan henry masuk ke kamar kyuhyun dan sungmin untuk meletakkan koper dan membersihkan diri mereka sejenak. Sementara kyuhyun dan sungmin kembali ketempat mereka duduk tadi. Lima belas menit kemudian, zhou mi dan henry keluar dengan wajah yang sudah segar. Keduanya berjalan menghampiri semua member yang berada di ruang tengah dan sedikit berbasa-basi menanyakan kabar mereka satu persatu.
"Hem bagaimana kabarmu mimi, henry?" Tanya sang leader
"Baik kok gege, gege bagaimana?" Keduanya kompak menjawab
"Aku juga baik, apakah pekerjaan mu baik disana dan berjalan lancar mimi?"
"Iya li te-ge pekerjaan ku baik, kalian semua disini bagaimana?"
"Kami juga baik, tapi seperti biasa kekasihmu itu sangat gila dengan job-jobnya" leetuk pun mengadukan hal yang paling zhou mi sebal dan diliriknya kyuhyun yang mulai merajuk di bahu zhou mi
"Kui xian, apakah benar yang dikatakan li te-ge?" Tanya zhou mi menyelidik kearah kyuhyun yang sudah cengengesan tak bersalah dan mengangguk kemudian merajuk lagi di lengan zhou mi. Zhou mi yang gemas pun hanyak mengacak-acak rambut ikal kekasihnya itu
"Oh ya bagaimana persiapan nanti malam? Aku sudah memberitahukan menejer beberapa paparazi, beberapa elf dan tentunya sparkyu dan flowels untuk datang nanti malam"
Tiba-tiba suara sang leader mengubah suasana yang sudah hangat pun kembali mengeluarkan suasana dinginnya. Semuanya nampak berfikir, mencoba membantu sepasang kekasih itu. Zhou mi menggenggam tangan kyuhyun yang mulai gemetaran itu. Manik mata coklatnya memandang manik mata hitam itu sangat dalam.
"Bisakah li te-ge, xi che-ge, chang min-ge dan satu pihak Sment menemaniku dan kui xian saat confersi pers nanti? Aku akan sangat membutuhkan kalian" jawab zhou mi dengan suara agak parau yang membuat semua member mendekatinya dan kyuhyun.
"Tapi apa kalian sudah siap dengan resikonya? Terutama padamu seasonging?" Tanya heechul dengan penuh penekanan
Kyuhyun pun makin mengeratkan genggaman tangannya pada tangan zhou mi. Menyalurkan kehangatan kepada zhou mi yang sudah siap dengan semua resiko yang ada. Semua member yang melihat adegan romantis itupun tersenyum melihat keteguhan hati kedua pasangan kekasih itu. Zhou mi pun mengela nafas memulai menjawab pertanyaan heechul
"Ne xi che-ge, aku sudah siap dengan semuanya. Kalopun kami harus dikeluarkan, akan aku usahakan agar hanya aku yang dikeluarkan namun kui xian harus tetap di super junior!"
"Andwe! Aku tak akan sudi jika mimi dikeluarkan! Kalopun harus ya berarti harus kita berdua bukan mimi saja" bentak kyuhyun menimpali perkataan zhou mi tadi
"Tidak! Tidak akan ada yang dikeluarkan atau keluar! Aku tidak akan membiarkan dongsaengku berkurang lagi, dan akan aku usahakan sebisa mungkin untuk mempertahankan kalian walaupun aku harus membangkan manajemen!" Suara tegas leeteuk pun menggema membuat zhou mi tertunduk
"Aku juga akan membantu kalian!" Sekarang suara heechul
"Aku juga gege!" Siwon pun angkat bicara
"Kami juga akan membantumu!" Suara YeMing pun ikut meramaikan suasana
Dan akhirnya semua member berniat membantu kedua kekasih itu agar tidak ada yang akan dikeluarkan. Kyuhyun yang sebelumnya tidak pernah menangis di depan semua hyungdheulnya pun sekarang menangis di pundak zhou mi. Zhou mi yang menyadari kekasihnya menangis itupun sesuai dengan janjinya beberapa hari lalu langsung memeluknya membiarkan dada bidangnya untuk ditangisi oleh kyuhyun. Semua member pun terharu dan memeluk zhou mi dan kyuhyun yang sedang mengahadapi masalah yang begitu kelut. Heechul pun menarik leeteuk meninggalkan semua dongsaengnya dan berbicara di luar dorm. Tak ada yang menyadari kepergian heechul dan leeteuk, hanya zhou mi yang memandang punggung keduanya yang sudah menjauh dan tersenyum terimakasih. Sementara itu di luar dorm...
"Ada apa chullie menarikku?" Tanya leeteuk bingung
"Temani aku ke pihak Sment, sebelum konfersi diadakan lebih baik kita minta saran apa yang harus kita katakan nanti"
Leeteuk mengangguk dan keduanya pun pergi menuju gedung sment. Sementara member yang tersisa plus kyuhyun dan zhou mi sedang berbicara hangat dan menyusun rencana untuk malam nanti. Zhou mi meninggalkan kerumbolan member itu dan berjalan menuju kamarnya gontai. Langkah kakinya diseret, menunjukan kegalauan besar yang akan dihadapinya nanti. Kyuhyun yang melihat kekasihnya murung pun mengikuti langkah zhou mi setelah meminta ijin semua member yang berada di ruang tengah.
•
•
•
Kini zhou mi, kyuhyun, leeteuk, heechul, sungmin dan perwakilan pihak Sment duduk di sebuah gedung yang sudah dipenuhi paparazi dengan lampu blitz dan beberapa kerumulan elf yang sedang menanti sebuah jawaban. Suasana tegang makin terasa saat lampu-lampu blitz dari para paparazi itu menyala-nyala di wajah zhou mi dan kyuhyun. Tak lama acara pun mulai dengan rentetan pertanyaan dari paparazi dan beberapa perwakilan dari elf itu. Semuanya masih di jawab oleh leeteuk dan heechul sampai suatu pertanyaan membuat suasana menjadi tegang
"Apa benar rumor yang beredar sekarang kalo kyuhyun itu menjadi kekasih dari zhou mi super junior M?" Pertanyaan inti dari seorang wartawan pun meluncur bebas membuat semua member saling tatap. Zhou mi pun menganggukkan kepalanya mengisyaratkan bahwa pertanyaan ini agar ia sendiri yang menjawabnya sambil terus menggenggam tangan kanan kyuhyun diatas pahanya
"Jika rumor itu benar adanya apa pendapat kalian?"
Mendengar jawaban zhou mi, semuanya pun terdiam. Menatap tajam member SjM itu, terutama para elf yang hadir disana. Bisikan menghujat pun mulai terdengar, namun zhou mi masih kuat untuk menahan amarahnya
"Jadi bagaimana kepastiannya? Apa kabar itu benar?" Sekarang salah satu elf itu yang mendesak zhou mi dengan suara ketus
Zhou mi pun menghela nafas, memulai kehidupan yang akan lebih suram setelah hari ini. Kyuhyun yang memandangi mata zhou mi pun makin mengeratkan genggaman tangannya. Zhou mi yang diperlakukan seperti itupun tersenyum kearah kyuhyun sebelum menjawab semuanya
"Iya hal itu benar, aku dan kui xian sudah berhubungan. Mungkin untuk kalian ini adalah hal konyol yang memalukan. Namun untukku bersama kui xian adalah hal terindah di hidupku setelah aku membahagiakan orang tuaku"
Zhou mi pun akhirnya mengatakan yang sejujurnya, blitz kamera yang sedari tadi menyambar-nyambar pun menghilang bak ditelan bumi setelah zhou mi selesai bicara. Keheningan pun menghampiri ruangan tersebut, tak ada yang mau menanggapi kejujuran zhou mi. Leeteuk, heechul, sungmin dan kyuhyun pun memandangi zhou mi yang sudah berkaca-kaca namun tak terlihat karena ia memakai kacamata putihnya.
"Jadi sejak kapan kalian menyembunyikan masalah ini dari kami?"
"Dan bagaimana bisa kalian menjadi sepasang kekasih?"
"Dan apa kah kalian sudah siap menerima semua resiko yang pasti akan kalian terima? Mulai dikeluarkan dari manajemen, dijauhi fans-fans kalian dan dikecam oleh dunia?"
"Siapa yang memulai hubungan ini semua?"
"Apakah dalang semua ini adalah zhou mi?"
"Cho kyuhyun apakah kau yakin dengan keputusan mu untuk bersama dengan zhou mi?"
"Semua karena zhou mi!"
"Kita benci zhou mi!"
"Zhou mi, kau menyebabkan kyuhyun oppa kami dalam masalah besar! Dasar tak tau diri!
"Zhou mi keluar! Zhou mi keluar!"
"Biarkan uri kyuhyun oppa bersama dengan yeoja bukan namja macam dirimu!"
"Kyuhyun oppa, tinggalkan zhou mi! Ia tak pantas bagimu!"
Segala umpatan dan pertanyaan dari beberapa paparazi, elf dan tentunya sparkyu membuat telinga ke tujuh namja di depan itu memanas. Bagaimana tidak, secara tidak langsung mereka menyalahkan zhou mi atas hubungan kyuhyun dan zhou mi. Zhou mi pun hanya menatap kosong orang-orang yang menghujatnya sedari tadi. Melihat keadaan itu kyuhyun pun angkat bicara
"Jangan salahkan mimi ge! Karena semua ini adalah aku CHO KYUHYUN yang memulainya! Aku yang memintanya untuk menjadi namjachinguku! Jadi jika kalian ingin menyalahkan dan mengumpat, salahkan dan umpatlah aku bukan MIMI-GE arra?"
Amarah kyuhyun pun meledak, ia tak mampu menahannya lagi saat mendengar umpatan orang-orang itu. Digebraknya meja tak berdosa itu setelah kyuhyun menyelesaikan pembicaraan. Semua mata memandang ngeri kearah kyuhyun yang sedang kalut. Sampai semua hyungnya plus zhou mi hanya bisa terdiam mendengar kata-kata kyuhyun barusan. Kyuhyun pun menarik paksa tangan zhou mi dan melangkahkan kakinya kasar meninggalkan tempat laknat baginya dan sang kekasih. Ditariknya tangan zhou mi kuat ke arah parkiran mobilnya, dan dibukakan pintu sebelah kanan untuk zhou mi. Zhou mi hanya mengikuti kemauan kekasihnya yang sedang kalut. Dimasukinya kursi pengemudi oleh kyuhyun, tanpa babibubebo langsung ia tancap gas meninggalkan tempat laknat itu. Sedangkan leeteuk, sungmin, dan heechul hanya diam cemas melihat mobil itu melaju gila karena kyuhyunlah yang mengemudikannya. Ketiganya tau kalo kyuhyun bukan orang yang pintar mengendarai, apalagi dalam kondisi kalut seperti ini. Hanya doa yang dapat ketiganya panjatkan sekarang.
Didalam mobil yang dikemudikan gila oleh kyuhyun pun hening. Tak ada pembicaraan sama-sekali yang keluar dari mulut keduanya. Zhou mi diam bukan karena apa, dia merasa memang dialah sumber bencana bagi kyuhyun. Dia memikirkan nasip kyuhyun selanjutnya. Ia tak mau egois dengan tetap bersama dengan kyuhyun dan membuat kyuhyun di benci oleh sparkyu. Ditatapnya wajah kalut kyuhyun yang masih menatap lurus ke jalan yang ada didepannya. Ingin rasanya zhou mi memeluknya dan mengatakan selamat tinggal untuk kekasihnya itu. Namun nyalinya tidak sebesar itu, dan didalam hatinya terus saja bergetar antara tetap disisi kyuhyun atau meninggalkannya dan keluar dari Sment terutama SjM.
"Kui xian kau baik-baik saja?" Dengan selembut mungkin zhou mi mengeluarkan suaranya
"Ne chagi" jawab kyuhyun sambil menatap zhou mi sebentar lalu kembali memandangi jalanan yang agak lengang itu
"Maafkan aku sebelumnya, bagaimana jika kita akhiri saja hubungan ini? Aku tak ingin membuatmu susah dan aku akan menjauh dari dirimu sebisa kau tak melihat aku" ucap zhou mi dengan suara parau
Degh! Hati kyuhyun terasa amat sakit, mata dan telinganya memanas, tubuhnya bergetar hebat saat mendengar pernyataan dari zhou mi barusan. Pikirannya tak lagi fokus pada jalanan, adu argumentasi pun terjadi antara kedua pasangan kalut itu. Zhou mi dengan ketenangannya, sementara kyuhyun dengan amarah yang meluap-luap. Karena argumentasi itulah konsentrasi kyuhyun hilang. Namun naas, didepannya ada truk tronton yang sedang berhenti. Dan...
•Sesaat sebelum kejadian naas•
-Zhoumi PoV-
Aku bingung dengan apa yang harus aku lakukan sekarang. Apakah harus bersama dengan kui xian atau menghilang total dari hidupnya. Tapi bukan bunuh diri yang aku maksutkan dengan menghilang total, namun sebisa mungkin tak terlihat oleh dirinya. Hatiku bergetar hebat, bingung harus memilih bersamanya menghadapi semuanya atau meninggalkan dirinya. Entah setan apa yang merasukiku hingga aku memintanya mengakhiri hubungan ini walaupun sebenarnya aku sangat mencintai kui xian
"Kui xian kau baik-baik saja?" Dengan suara selembut mungkin aku menanyakan keadaannya
"Ne chagi" jawab kui xian sebentar sambil menatap mataku lalu kembali menatap jalanan yang agak lengang itu
"Maafkan aku sebelumnya, bagaimana jika kita akhiri saja hubungan ini? Aku tak ingin membuatmu susah dan aku akan menjauh dari dirimu sebisa kau tak melihat aku" ucapku parau tak ingin mengatakan ini sebenarnya
Kui xian terdiam matanya pun memerah dan aku yakin 1000% ia sangat marah dan ingin memukulku saat ini. Terjadilah adu argumen antara aku dan kui xian. Antara mempertahankan dan mengakhiri hubungan ini. Kendali kyuhyun akan mobil ini pun semakin kacau, sampai ku lihat sebuah truk tronton berhenti di depan mobil kita. Kui xian terlihat panik namun mobil ini terlanjur melaju kencang tak akan bisa menghindari truk didepan dan...
Brugh! Mobil sebelah kanan kami menghantam truk dengan posisi tepat didepanku, kulihat kui xian terbentur setir mobil. Baru ingin ku sentuh rambutnya namun semuanya berubah jadi gelap...
-Zhou mi PoV ends-
TBC-
Tolong di review ya chingu, 1 review kalian sangat menentukan kelanjutan dari chapter ini, gumowo
