.

.

.

2 weeks ago...

.

.

.

.

.

Jung Yunho tengah berjalan seorang diri di koridor yang melewati fakultas seni saat ia mendengar sebuah suara yang terdengar familiar memanggil namanya.

"Hyung! Yunho hyung!"

Dihadapannya, seorang mahasiswa junior tahun pertama tampak terengah dengan badan membungkuk. Kedua tangannya bertumpu pada lututnya.

"Tao-ah? Kenapa kau berlari-lari seperti itu?"

Mahasiswa yang dipanggil Tao itu menegakkan tubuhnya. Berdehem canggung sambil mengusap tengkuknya, ia tersenyum lebar pada Yunho.

"Anu... Itu hyung... Mmm... Bagaimana mengatakannya ya?"

Yunho menatap Tao dengan gemas. Tingkahnya itu mengingatkannya pada seseorang yang entah dimana keberadaannya sekarang. Pemuda berkulit tan itu mengusak rambut Tao dengan sayang.

"Katakan saja. Tidak apa-apa."

"Emm... kudengar hyung kemarin bertemu dengan orang-orang dari XOXO-Line, ya?"

Senyuman di wajah Yunho luntur seketika. "Darimana kau tau kalau mereka adalah staf XOXO-Line? Kenapa kau menanyakannya?"

Tao mendadak takut saat mendengar suara seniornya itu berubah datar dan dingin.

"Kumohon, hyung jangan marah dulu padaku." Tao berujar dengan panik. "A-aku hanya ingin tau jika saja ada lowongan pekerjaan disana. Kudengar gaji karyawan di XOXO-Line itu besar hyung."

Yunho menatap Tao dengan sorot yang teramat sangat terkejut. "APA?! Yah, apa yang kau pikirkan dengan hingga ingin bekerja disana eoh?!"

Pemuda bermarga Huang itu menunduk dalam, tak berani menatap mata sang senior yang sudah sangat akrab dengannya itu.

"Aku sedang butuh uang hyung. Kau tau kan, tidak mudah hidup di Seoul sendirian. Apalagi aku perantauan dari Cina."

Mendengar suara Tao yang terdengar putus asa, kemarahan yang sempat bersarang di hatinya padam seketika. Yunho menatap Tao dengan pandangan teduh, lalu menghela nafas pelan.

Bagaimana ia bisa marah pada anak ini? Tidak. Nasib mereka tidak jauh beda, bahkan mungkin masalah Tao lebih berat darinya. Ia tak akan tega melihatnya kesusahan apalagi bersedih seperti ini. Ia menyayangi Tao. Baginya Tao sudah seperti adiknya yang sangat sulit untuk ia abaikan.

"Kenapa lagi?"

Tao mengangkat wajahnya saat didengarnya suara Yunho tak sedingin tadi.

"Ini sudah mendekati akhir tahun, hyung. Itu berarti aku harus segera melunasi uang sewa apartemenku—eh, jika bangunan yang kutempati itu bisa disebut apartemen." Tao menggaruk belakang kepalanya yang sebenarnya tidak terasa gatal. "Gajiku saat bekerja di supermarket tidak akan cukup untuk melunasi semua tagihan yang menumpuk, bahkan setelah ditambah dengan gajiku saat bekerja di kafe. Belum lagi biaya kuliahku hyung."

Tao menghela nafas lelah. "Lihatlah hyung. Mataku ini bahkan semakin terlihat mengerikan tiap harinya karena sejak tiga hari yang lalu aku juga bekerja lembur di bar dekat stasiun itu hyung. Aku sudah sangat putus asa hyung. Kumohon bantu aku~" rengeknya dengan wajah memelas dan mata yang berkaca-kaca.

Melihatnya merengek dan berkeluh kesah seperti itu runtuhlah semua tembok pertahanan yang susah payah dibuat Yunho. Lagipula memangnya siapa sih yang bisa tahan jika Huang ZiTao sudah melancarkan jurus puppy eyes begging miliknya?

Tidak ada. Dan Jung Yunho jelas bukan pengecualian.

"Argh! Hentikan itu!" Yunho mengerang frustasi. "Baiklah, baiklah! Akan kukatakan apapun yang kuketahui!"

Pemuda bermarga Jung itu menarik Tao untuk duduk di bangku panjang yang teduh karena berada di bawah naungan pohon ek yang ada di taman Star Museum University.

Sebenarnya sih dia terpaksa mengatakannya. Tapi mau bagaimana lagi, Tao sendiri kondisinya sudah terlalu menyedihkan bahkan untuk sekedar dibayangkan.

"Hyung ditawari pekerjaan ya? Apa posisinya hyung? Pasti penting. Jika tidak, mana mungkin staf XOXO-Line sampai mau merepotkan diri untuk menemui hyung." Tao bertanya dengan penuh antusiasme.

"Ck, sebenarnya kau tau apa itu XOXO-Line tidak sih?" Yunho berujar dengan nada jengkel. Terkadang anak ini bisa sangat cerewet, bahkan nyaris menyamai temannya, Byun Baekhyun.

"Tau lah hyung." Tao mendekatkan diri ke arah Yunho dan berbisik, "Yang phone sex itu kan, hyung?"

Yunho melotot pada Tao yang hanya tersenyum polos.

"Pintar sekali. Darimana kau tau huh?" omelnya sambil mencubit hidung mancung Tao.

"Yah! Bagaimana tidak tau hyung? Semua orang sering membicarakannya! Bahkan beberapa kali teman-temanku di Weibo pernah menyebutkannya." Tao mengelak, lalu mengusap hidungnya yang kini memerah.

"Jadi apa pekerjaannya hyung?" tak menyerah, Tao mencoba mengingatkan Yunho lagi.

"Kau mau tau?"

"Ya! Ya!"

"Pekerjaannya adalah menjadi operator." Yunho menatap Tao yang terdiam dengan mata membulat lucu dan mulut terbuka.

Terkekeh, Yunho mengatupkan rahangnya yang jatuh dengan konyol.

Tao masih tetap melebarkan mata pandanya. "Bukan direkrut jadi manajer hyung?"

"Bukan."

"Jadi staf?"

"Memangnya operator itu tidak masuk hitungan sebagai staf ya?" Yunho berdecak gemas.

"..."

Pemuda bermarga Jung itu menatap Tao sambil menaik-turunkan alisnya, mencoba menggoda si Panda yang dipikirnya pastilah sekarang berubah pikiran. "Bagaimana? Masih ingin bekerja di sana?"

"..."

"Hei?"

"..."

"..."

"Memang gajinya berapa hyung?"

.

.

.

.

.

.


Couphie

XOXO-Line—

Chapter 2 : The CLASSROOM


Wu Yifan, seorang pengusaha muda yang—katanya—tampan, berumur 25 tahun dan berstatus single itu hari ini terus menebarkan senyumannya kemana-mana, bahkan sejak dirinya membuka mata di pagi hari.

Cih, padahal biasanya saja dia pelit ekspresi.

Tentu saja hari ini hatinya dalam situasi yang sangat baik. Semalam saja ia mimpi indah. Apalagi kalau bukan mimpi bercinta dengan Tao, sang operator EXOTIC.

Ah, Yifan merasa akan terjadi hal-hal baik hari ini.

"Ohoi~! Presdir Whoooo~!"

Yifan menoleh cepat saat mendengar suara seseorang yang sangat ia kenal memanggil namanya—dengan pelafalan yang aneh. Siapa lagi kalau bukan Park Chanyeol, sahabat sekaligus partner kerja dan salah satu pemegang saham di perusahaannya.

Dan tebak apa?

Yifan tidak menggerutu saat Chanyeol memanggilnya seperti tadi! Dia bahkan tersenyum lebar hingga barisann gigi depannya terlihat semua, dan membiarkan pemuda bermarga Park itu meletakkan lengan di bahunya. Bravo! Mr. Wu, kau sangat out of character hari ini!

"Aneh sekali." Chanyeol bergumam pelan sambil mengelus dagunya. Matanya menatap Yifan dengan curiga. "Ah, sudahlah." Ia mendengus dan mengibaskan tangan tak peduli. "Ngomong-ngomong semalam EXOTIC minggu ketiga sudah dibuka. Dan kau tau? Calon operator mereka sangat hot~" Chanyeol menjilat bibirnya saat mengingat-ingat. "Aku tertarik dengan tiga di antaranya."

"Yeah?"

"Hmm... kalau tidak salah namanya Hyuna, Baek-H daaaaaannn... emm... Taw?"

Yifan terkesiap. "APA KAU BILANG? TAO?!"

"Yea. Itu maksudku. Tao." Chanyeol mengernyit saat menyadari apa yang dikatakan Yifan. "Tunggu. Kenapa kau tau namanya Tao?"

"Eh? I-itu..."

"Seingatku kau tidak terlihat tertarik saat kami membahas XOXO-Line tempo hari—!" mata Chanyeol seketika melebar saat menyadari sesuatu. "Aww~"

Ia bergidik saat Chanyeol tiba-tiba menatapnya dengan kedua alis yang dinaik-turunkan.

"Kau tertarik dengan pemuda panda itu ya~? Hahahaha!"

Yifan memutar bola matanya malas mendengar tawa Chanyeol yang menggelegar.

"Ya. Ada masalah?!"

"Uhh~ Calm down Presdir Whoooo~ Kau tau kan, hanya bercanda~ Uh-huh? Uh-huh?"

Yifan menepis tangan Chanyeol yang mencoba mencolek dagunya.

"Menjijikkan. Hentikan itu, Mr. Park!" geramnya menahan rasa kesal.

Nyatanya tidak semuanya berjalan dengan baik. Apalagi jika sudah bertemu dengan pemuda yang memiliki julukan The King of Reaction ini. Bagi Yifan, dia adalah orang paling merepotkan sedunia.

"Jadi, apa akhirnya kau memutuskan untuk mencoba reservasi?"

"Ya. Tentu saja."

Tiba-tiba Yifan merasakan getaran lembut berasal dari ponsel yang tengah digenggamnya. Dilihatnya layar ponsel keluaran Apple itu. Terdapat sebuah notifikasi email yang baru masuk.

From : XOXO-Line — xoxo_line .com

Date : 8:17 am, Dec 2, 2013

To : kris_wu at hotmail dot com

Subject : EXOTIC #3rd Week | TAO's CLASSROOM

Message :

Hi, Mr. Wu! Thanks for your participation. You have successfuly registered as audience in TAO's CLASSROOM.

The CLASSROOM will be held on December 8th 2013 at 12:00 pm in the midnight. Your username is Who1893 and your password is K215W069. Don't miss it! See you!

Team XOXO-Line

Yifan merasakan hatinya dipenuhi gelembung-gelembung kebahagiaan.

"Yah, apa-apaan senyumanmu itu! Seperti psychopath saja!" Chanyeol menatap pemuda bermarga Wu itu dengan ngeri.

"Kuperingatkan saja dari sekarang." Yifan menatap Chanyeol dengan tatapan tajamnya. "Tao adalah targetku. Bahkan sekalipun kau mengikuti CLASSROOM-nya, akan kupastikan kau gagal. Aku berkata demikian karena aku masih menganggapmu sebagai sahabatku. Jadi jangan coba-coba Mr. Park."

Chanyeol menatap punggung Yifan yang mulai menjauh dengan pandangan geli. Sampai sekarang ia bahkan tak adapat mempercayai penglihatannya.

Hari ini mood pria itu mudah sekali naik-turun, seperti roller coaster.

"Lagipula siapa yang akan menghalangimu?" Chanyeol bergumam dengan tatapan malas. "Sangat jarang melihat seorang Wu Yifan begitu terobsesi pada sesuatu—selain pada pekerjaan, tentunya."

Pemuda tinggi itu bersiul dengan riang.

"TroubleSehun harus tahu ini~"


.

.

.

.

.

XOXO-Line © Couphie

Disclaimer : All characters isn't mine!

Main pair : Kristao

Warning (!) :

OOC, AU, Yaoi! (Yeah, this is yaoi!), BL, Typos (maybe)

.

.

.

DON'T LIKE? WHY READ?!

I've warned you!

No plagiarism!

.

.

.


December 8th, 11:48 pm

At EXO—The Building of XOXO-Line Company

20th Floor, Dance Studio, Advertisement Division

Hari ini Tao dan ke sembilan calon operator lainnya diminta untuk datang ke studio yang ada di EXO, gedung perusahaan XOXO-Line.

Malam ini, tepat tengah malam acara lelang akan dibuka. Mereka harus berada ditempat, karena bagaimanapun juga, calon operator harus mengetahui siapa calon customer mereka.

Maka kesepuluh orang yang terdiri dari perempuan dan laki-laki itu diminta berkumpul di studio tari yang pernah mereka gunakan sebagai tempat rekaman dan photoshoot.

Yunho—atau di sini dikenal sebagai U-Know—tampak sangat mengantuk. Matanya yang separuh terbuka menatap sekeliling dengan tidak fokus. Ia merebahkan kepalanya yang terasa berat ke bahu Tao, sementara si Panda itu terlihat mengobrol seru dengan Kai.

Lay dan Baek-H tertawa cekikikan dengan sebuah laptop berwarna putih dengan logo apel yang sudah digigit di hadapan mereka—entah apa yang dilihat dua orang itu. Lalu ada Max yang tengah sibuk dengan cheese burger di tangannya dan aneka makanan di atas meja.

Para perempuan berjumlah empat orang—yang terdiri dari Hyorin, Hyuna, Krystal dan Yuri—terlihat membentuk sebuah grup dengan posisi yang agak terpisah dari kelompok laki-laki. Sesekali mereka tertawa-tawa dan berbisik-bisik dengan ekspresi yang mencurigakan.

Terkadang perempuan memang aneh, ya kan?

Pintu ruang studio itu berderit pelan saat dibuka dari luar. Di muka pintu, seorang pria tampan dengan setelan jas yang rapi berdiri dengan gagahnya. Ia tersenyum, menampilkan lesung pipi yang menambah kesan menawan pada dirinya.

"Halo!"

Semua sontak berdiri, lalu membungkuk dan menjawab salam dari pria itu. "Halo!"

"Sebelumnya, perkenalkan. Aku adalah Choi Siwon. Kalian bisa memanggilku Mr. Choi. Aku adalah Pemimpin di Divisi Periklanan. Kalian semua harap ikuti aku. Sebentar lagi CLASSROOM akan dimulai."

Selesai mengatakan itu, Mr. Choi segera keluar ruangan dan berjalan dengan diikuti para calon operator EXOTIC.

Mereka menaiki lift menuju lantai 30. Di lantai itu dipenuhi orang-orang yang sepertinya memang memiliki jadwal kerja di malam hari.

Mr. Choi memberi instruksi pada mereka untuk memasuki pintu yang menghubungkan ke tempat yang penuh dengan bilik-bilik atau konter bersekat rendah yang terbuat dari kaca. Di sana terdapat layar lebar yang menampilkan nama-nama dari kesepuluh operator EXOTIC.

Adapula komputer-komputer yang berjumlah banyak dan orang-orang dengan wajah serius duduk di hadapannya.

Tao dan yang lainnya dipersilahkan duduk di tempat yang sudah disediakan.

Mr. Choi berdiri tak jauh di hadapan mereka, membelakangi layar besar dengan senyuman yang setia terulas di bibirnya.

"Selamat datang di ruang kontrol—jika bisa dibilang begitu." Mr. Choi menatap mereka dengan serius.

"Semua orang di sini akan bekerja mengurus acara lelang di CLASSROOM. Kalian bisa melihat proses lelang dari layar-layar berukuran medium yang terdapat di dinding sebelah sana—" Mr. Choi menunjuk ke arah dinding yang dipenuhi LCD. "—lalu layar besar di belakangku ini akan meunjukkan penghitungan suara yang masuk. Acara lelang ini berlangsung singkat. Paling lama yaitu 2 jam, yang terjadi pada EXOTIC minggu kedua. Tapi pada kali ini kami menerapkan batasan waktu, yaitu hanya selama 30 menit."

Mr. Choi menatap penunjuk waktu digital yang menggantung di langit-langit ruangan. Ia menatap kesepuluh operator dengan senyuman di wajah.

"CLASSROOM akan segera dimulai. Mari menghitung mundur! Sepuluh detik dimulai dari sekarang!"

"10..."

"9..."

"8..."

"7..."

"6..."

"5..."

"4..."

"3..."

"2..."

"1!"

.

.

.

.

.

.

.

XOXO-Line | TAO's CLASSROOM

[ Username ]

[ Enter your password ]

OK

Yifan mengetik password yang sudah didapatnya dengan tergesa. Waktu sudah menunjukkan pukul sebelas lebih lima-puluh sembilah menit dan acara lelang akan dimulai beberapa saat lagi.

Yifan tidak ingin ketinggalan apapun.

Please wait...

Tatapannya tak beranjak sesenti pun dari layar laptop miliknya. Hanya memakan sepersekian detik ikon loading berputar, dan selanjutnya terpampang laman web dengan tema latar belakang hitam dan tulisan putih. Pada header ditulis dengan huruf kapital dan font yang sederhana namun artistik dengan sulur-sulur yang berada ditepiannya. Isinya sendiri tidak seperti yang dibayangkan Yifan sebelumnya.

Begitu lapang. Tidak ada apa-apa selain beberapa tulisan dan kolom-kolom tepat tengah-tengah layar.

TAO's CLASS

Welcome to the Classroom

41.094 People is Online Now

Time Left : 00:28:57

Ia tidak menyangka saingannya terdapat lebih dari empat-puluh ribu orang.

Gila.

Apa benar ia bisa memenangkan acara lelang ini?

The Highest Offer Now : US$5000 by Ice83

[ Enter Your Offer ]

Ia menebak jika acara lelang baru saja berlangsung beberapa menit—atau detik?—entahlah. Tapi yang jelas ia hanya akan menunggu saja. Baru pada saat-saat terakhir ia akan berpartisipasi mengajukan penawarannya.

Sementara itu, ikon loading berputar setiap beberapa detik sekali. Angka penawaran terus berganti. Beberapa nama terlihat lebih sering muncul dibanding yang lainnya. Menandakan betapa inginnya orang tersebut untuk memenangkan sosok operator yang diperebutkan disini. Tao, tentu saja.

The Highest Offer Now : US$10000 by Monster01

...

The Highest Offer Now : US$12000 by Awesome69

...

The Highest Offer Now : US$17000 by Black13

...

The Highest Offer Now : US$25000 by Monster01

Dahi Yifan berkerut.

Selama beberapa menit penawaran tertinggi masihlah dipegang oleh peserta dengan nama pengguna Monster01. Sementara itu waktu yang tersisa tinggal tujuh-belas menit tiga-puluh dua detik.

The Highest Offer Now : US$30000 by Orange4255

Tujuh menit berlalu dan masih tak ada perubahan.

Haruskah ia bergabung sekarang?

The Highest Offer Now : US$40000 by Awesome69

...

The Highest Offer Now : US$50000 by BubblePop0004

Warning! Time left : 00:05:00

...

The Highest Offer Now : US$60000 by Angel76

Warning! Time Left : 00:04:11

Yifan mulai pusing melihat angka-angka itu berganti dengan cepat. Tangannya masih setia di atas keyboard, bingung ingin memasukkan nominal. Sementara waktu terus mendesaknya untuk segera memberikan penawaran.

The Highest Offer Now : US$75000 by Issue34

Warning! Time Left : 00:00:36

Yifan merasakan jari-jemarinya tergelincir beberapa kali. Saat akhirnya ia selesai memasukkan nilai penawaran dan menekan tombol Enter, ikon loading bergerak lambat dan layar di depannya tidak menunjukkan perubahan.

The Highest Offer Now : US$77000 by Orange4255

Warning! Time Left : 00:00:18

...

The Highest Offer Now : US$80000 by Sadistic999

Warning! Time Left : 00:00:10

Pemilik penawaran tertinggi masih bukan ia.

"OH! AYOLAH!"

Nyaris saja ia membanting laptop di depannya.

The Highest Offer Now : US$85000 by Monster01

Warning! Time Left : 00:00:05

"YANG BENAR SAJA!"

Yifan berteriak marah. Suaranya menggema dengan mengerikan ke segala penjuru. Padahal kamar itu sudah dipasang peredam, tapi efek gaung dapat merambat ke dinding beton itu.

Yifan makin murka apalagi saat laman web tiba-tiba kosong. Hanya menyisakan ikon besar bundar berwarna biru neon yang berputar-putar di tengahnya.

TIME'S OUT!

Congratulations to The Winner : Who1893

With The Highest Offer : US$150000

We Will Inform You Via Email

Thank You!

Team XOXO-Line—

.

.

.

.

.

To be continued

.

.

.

Couphie's Note :

Hellooooo? Ada yang menantikan fic ini? Angkat kakinya dong~! (/OwO)/ #ngek

Oke, saya sangat senang, ternyata ada yang tertarik dengan fic ini. Padahal pada chapter pertama saya menyadari banyak typo yang bertebaran QAQ. Dan setelah baca-baca reviews, akhirnya saya memutuskan untuk menjelaskan kembali apa yang yang dimaksud dengan XOXO-Line.

[ FAQ ]

Q : Thor, XOXO-Line itu apa sih? Aku masih gak ngerti.

A : XOXO-Line adalah perusahaan penyedia jasa premium call atau telepon berbayar dimana seluruh biaya telepon dilimpahkan kepada si penelepon. XOXO-Line menyediakan jasa premium call tersebut secara legal dan eksklusif. Jenis jasa premium yang ditawarkan XOXO-Line adalah party line, atau yang labih akrab disebut sebagai phone sex (walau party line sendiri tidak melulu tentang phone sex sih).

Q : Kalo EXOTIC thor?

A : Dalam XOXO-Line terdapat dua kategori party line. Yang pertama adalah General atau umum. Dan satunya adalah EXOTIC. Para operator EXOTIC hanya dipakai satu kali saja dan reservasi/cara pesannya sangat eksklusif. Cara reservasi seperti sudah dijelaskan pada chapter satu.

Q : Sistemnya CLASSROOM itu gimana ya?

A : Acara lelang di CLASSROOM seperti pada acara lelang pada umumnya. Hanya saja kita menyebutkan nilai penawaran tidak secara vokal/suara, melainkan melalui teks/tulisan. Tiap operator memiliki ruang lelang/CLASSROOM yang berbeda-beda.

Q : Semua official pair dimunculin ya thor?

A : Tidak semuanya. Main pairnya tetap Kristao. Tapi jika kalian ingin, saya bisa membuatkan couple yang kalian inginkan sebagai side pair/couple selingan.

Gimana? Masih kurang jelas? Ada saran? Request? Tuliskan saja di kotak review atau via PM! Saya akan membalasnya dengan senang hati~ ^^

Btw, untuk side pair, saya akan mengadakan POLL! Yippie~!

Buat yang punya akun, silahkan kunjungi profil saya dan ikuti poll-nya disana. Buat yang gak login bisa juga ikutan di sini~!

Caranya gampang, silahkan tulis nama couple favorit kalian yang ingin dimunculkan sebagai side pair. INGAT YA! SEMExUKE. Jadi kalau kalian tulis CHANBAEK berarti CHANYEOLSEMExBAEKHYUNUKE atau BAEKYEOL yang berarti BAEKHYUNSEMExCHANYEOLUKE. Jadi JANGAN SAMPE KELIRU nulisnya okay?! ^^

Kalo bisa ditulis huruf BESAAARRR hehehe. Maksimal satu orang boleh menulis 3 couple. Terserah mau official atau yang unofficial, asal jangan straight ya~ saya gak sanggup bikin yang straight soalnya ^^

OK~! That's all~! Don't forget to review and give me your response! See you in the next chapter! (/^w^)/